Jurnal Enterpreneur

Arus Kas: Strategi Pengelolaan Efektif Bagi UMKM

Berikut ini adalah penjelasan tentang apa itu arus kas perusahaan dan bagaimana bisnis terutama usaha mikro, kecil, menengah dapat kelola arus kas demi pertumbuhan bisnis mereka yang akan dijelaskan oleh Blog Jurnal by Mekari.

Pada dasarnya, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan entitas usaha yang paling besar serta memiliki dampak strategis terhadap perekonomian Indonesia.

UMKM memiliki definisi yang berbeda-beda menurut berbagai literatur. Badan Pusat Statistik (BPS) mendefinisikan UMKM berdasarkan kuantitas tenaga kerja.

Usaha kecil merupakan entitas usaha yang memiliki jumlah tenaga kerja 5 sampai 19 orang. Sedangkan usaha menengah merupakan entitas usaha yang memiliki tenaga kerja 20 sampai 99 orang.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Arus Kas dalam Laporan Keuangan

Laporan arus kas merupakan rincian laporan keuangan yang menunjukkan aliran kas masuk dan kas keluar pada suatu periode akuntansi tertentu berdasarkan aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pembiayaan.

Laporan arus kas biasanya menyajikan rincian sumber penerimaan kas dan kas yang dikeluarkan perusahaan.

Jumlah kas yang diterima yakni meliputi investasi tunai dan pendapatan tunai. Sementara itu, jumlah kas yang dikeluarkan biasanya berbentuk belanja perusahaan.

Intinya, ini menyajikan informasi mengenai sumber dana, penggunaan dana, perubahan kas dan setara kas selama periode akuntansi.

Selain itu, terdapat pula saldo kas dan setara kas pada tanggal pelaporan.

Penyajian laporan digunakan sebagai indikator jumlah di masa mendatang yang bermanfaat baik bagi perusahaan, investor, maupun kreditor.

Laporan arus kas juga bisa digunakan sebagai alat untuk menganalisis rencana perusahaan terkait investasi dan pembiayaan yang berjalan pada masa mendatang.

Baca juga: Peran Penting Laporan Arus Kas dalam Kelangsungan Bisnis Anda

Fungsi Arus Kas dalam Laporan Keuangan UMKM

Pada dasarnya, laporan keuangan digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan menghasilkan kas di masa mendatang.

Fokus utama laporan keuangan adalah laba dan informasi terkait laba lainnya merupakan indikator untuk menilai kemampuan perusahaan menghasilkan kas di masa mendatang.

Namun ukuran laba saja tak cukup untuk menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan yang sesungguhnya.

Maka itu, laporan arus kas melalui software laporan keuangan dibutuhkan untuk mengetahui gambaran kondisi perusahaan yang sesungguhnya.

Pasalnya, seluruh informasi mengenai kinerja perusahaan selama periode tertentu dapat diperoleh dari laporan arus kas.

Sebagai gambaran, perusahaan dengan tingkat pertumbuhan laba bersih yang tinggi tidak menjamin bahwa perusahaan memiliki uang kas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kas jangka pendek.

Hal itu karena laba bersih disusun bukan atas dasar kas, melainkan atas dasar akrual, yaitu melalui proses perbandingan antara beban dan pendapatan. Dengan begitu, jumlah laba tidak identik dengan besarnya uang kas yang tersedia.

Baca juga: Buku Kas: Pengertian, Jenis, dan Manfaat

Maka tak heran jika UMKM dengan tingkat laba besar namun mengalami kesulitan likuiditas. Biasanya hal itu terjadi karena perusahaan membelanjakan uang kas yang tidak terpakai untuk investasi atau ekspansi.

Sebaliknya, ketika laba bersih terhitung sangat rendah karena beban non-kas membengkak, hal itu tak berarti kemampuan kas perusahaan juga rendah.

Bisa jadi beban tersebut diakui tanpa ada pengeluaran uang kas.

Melalui laporan arus kas, Anda dapat menilai kemampuan entitas dalam mendapatkan arus kas, memeriksa transaksi investasi dan pendanaan kas, dan dapat melihat kemampuan perusahaan membayar dividen atau kewajiban.

Selain itu, dapat pula memperoleh keterangan atas perbedaan antara jumlah laba bersih dan kas bersih.

Kelola Kas & Transaksi Lebih Mudah dan Akurat, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Komponen Utama Arus Kas

Berdasarkan PSAK yang disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK IAI), pada dasarnya laporan arus kas memiliki tiga komponen utama berdasarkan aktivitasnya, yaitu:

Arus kas dari kegiatan operasi

Arus kas dari kegiatan operasi merupakan yang berasal dari transaksi kegiatan usaha, yakni berupa pemasukan dan pengeluaran perusahaan.

Aktivitas operasi meliputi transaksi-transaksi penentu besarnya laba atau rugi bersih perusahaan.

Penerimaan kas dari penjualan barang atau jasa merupakan sumber cash flow masuk utama.

Penerimaan kas lain berasal dari pendapatan bunga, dividen, dan lainnya.

Sedangkan  kas keluar yakni pembayaran untuk membeli bahan baku atau barang dagangan, membayar gaji atau upah karyawan, beban pajak, bunga, beban utilitas, sewa, dan lainnya.

Arus kas dari kegiatan investasi

Arus kas yang mempengaruhi investasi dalam bentuk aset non-lancar.

Umumnya, kegiatan investasi itu berhubungan dengan aktivitas penjualan dan pembelian dari aktiva atau aset tetap perusahaan, seperti pembelian atau penjualan tanah, bangunan, gedung, dan peralatan.

Baca juga: Mengupas Lebih Dalam Perbedaan Pembukuan dan Pencatatan

Arus kas dari kegiatan pembiayaan

Transaksi yang terkait dengan utang jangka panjang dan modal (ekuitas) perusahaan. Aktivitas pembiayaan meliputi transaksi saat kas diperoleh atau dibayarkan kembali ke pemilik dana, baik investor maupun kreditur.

Misalnya kas bersih diterima dari penerbitan saham atau obligasi, pembayaran untuk membeli kembali saham biasa atau menebus kembali utang obligasi, dan pembayaran dividen tunai, serta pelunasan kredit perbankan.

Dalam hal ini, terdapat aktivitas investasi dan pembiayaan yang tidak mempengaruhi cash flow.

Contohnya, penerbitan saham biaya atau surat utang dalam rangka pembelian aktiva tetap, konversi obligasi menjadi saham biaya, pertukaran aktiva tetap, dan penerbitan saham untuk ditukar dengan saham preferen konvertibel.

Coba Fitur Laporan Keuangan dan Bisnis untuk Keputusan Bisnis Lebih Cepat dan Akurat

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Strategi UMKM Kelola Arus Kas dalam Laporan Keuangan

Pada dasarnya, laporan arus kas akan memberikan informasi terkait kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari aktivitas operasi, melakukan investasi, melunasi kewajiban, dan membayar dividen.

Laporan ini didasari pada tiga kategori utama.

Laporan Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Anda dapat menggunakan dua metode dalam menghitung dan melaporkan jumlah arus kas bersih dari aktivitas operasi, yakni metode langsung dan metode tidak langsung.

Dalam metode langsung atau seringkali disebut metode pelaporan laba rugi, biasanya dilakukan dengan menguji kembali setiap komponen laba rugi untuk melaporkan seberapa besar kas yang diterima atau dibayar benar-benar digunakan pada setiap komponen dari laporan laba rugi.

Baca juga: Kenali Perbedaan Hutang Piutang dalam Bisnis Serta Cara Mengelolanya

Misalnya, jumlah penjualan yang tersaji pada laporan laba rugi diuji kembali dengan menggunakan laporan arus kas untuk mengetahui seberapa besar uang kas yang diterima perusahaan dari pelanggan sepanjang periode.

Begitu juga harga pokok penjualan (HPP) disinkronkan dengan seberapa besar uang kas yang keluar ke supplier.

Untuk beban gaji, beban bunga, beban pajak penghasilan, dan beban lain juga disesuaikan dengan uang kas.

Metode tidak langsung atau sering disebut metode rekonsiliasi dimulai dengan angka laba atau rugi yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan menyesuaikan laba atau rugi bersih yang sudah diukur atas dasar akrual tersebut dengan komponen yang tidak mempengaruhi cash flow.

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Intinya, laba atau rugi bersih akrual disesuaikan untuk menentukan jumlah arus kas bersih dari aktivitas operasi.

Penyesuaian terdiri dari, pendapatan dan beban yang tidak melibatkan arus kas masuk atau keluar, seperti amortisasi premium atau diskonto investasi obligasi, beban penyisihan piutang ragu-ragu, beban penyusutan aktiva tetap, beban amortisasi aktiva tidak berwujud, dan beban amortisasi.

Baca juga: Manajemen Piutang: Ketahui Pengelolaan yang Tepat Bagi Bisnis

Keuntungan dan kerugian terkait aktivitas investasi atau pembiayaan, misalnya dalam penjualan aktiva tetap, penjualan investasi saham, atau penebusan kembali utang obligasi.

Selain itu, perubahan dalam aktiva lancar selain kas dan kewajiban lancar sebagai hasil transaksi pendapatan dan beban yang tidak mempengaruhi cash flow.

Misalnya perubahan saldo piutang usaha, persediaan barang dagang, biaya dibayar dimuka, utang usaha, utang gaji, utang bunga, dan utang pajak penghasilan.

Pada dasarnya, baik metode langsung maupun metode tidak langsung akan menghasilkan angka kas yang sama, yaitu jumlah arus kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas operasi perusahaan.

Metode tidak langsung lebih disukai para pengusaha atau manajer keuangan karena relatif lebih mudah penerapannya, yakni hanya merekonsiliasi perbedaan antara jumlah laba rugi bersih dengan arus kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas operasi perusahaan.

Baca juga: Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan

Dalam hal ini, data yang diperlukan untuk melaporkan arus kas bersih dari aktivitas operasi dapat segera didapat dari laporan laba rugi dan neraca komparatif, tanpa dianalisa.

Di sisi lain, ada pula yang menyukai metode langsung karena bisa melaporkan sumber arus kas masuk dan keluar secara langsung tanpa harus dibingungkan dengan masalah penyesuaian terhadap laba rugi bersih.

Namun, metode langsung umumnya jarang dipakai pembuat laporan keuangan karena data tidak bisa langsung tersaji, melainkan harus dianalisa terlebih dulu.

Metode langsung seringkali dianggap kurang efisien karena membutuhkan waktu lebih panjang untuk proses analisa antara angka dalam laporan laba rugi dan neraca komparatif.

Kendati demikian, pilihan antara metode langsung dan metode tidak langsung hanya mempengaruhi format penyusunan laporan arus kas dari aktivitas operasi.

Baca juga: 6 Cara Mengukur Arus Kas yang Menentukan Keberhasilan Bisnis Anda

Laporan Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Aktivitas yang termasuk dalam investasi adalah membeli atau menjual tanah, bangunan, dan peralatan. Laporan dalam aktivitas ini tidak dipengaruhi oleh metode langsung dan metode tidak langsung.

Secara rinci, jika arus kas masuk lebih besar dari  keluar, maka laporan berupa arus kas bersih yang dihasilkan.

Sebaliknya, jika arus kas masuk lebih kecil dari  keluar, maka laporan berupa arus kas yang digunakan.

Laporan Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan

Seperti dijelaskan sebelumnya, arus kas dari aktivitas pembiayaan meliputi transaksi yang diperoleh atau dibayarkan kembali ke pemilik modal atau  kreditur, yakni terkait transaksi utang jangka panjang dan modal perusahaan.

Jika arus kas masuk dari aktivitas pembiayaan lebih besar dibanding arus kas keluarnya, maka laporan berupa arus kas bersih yang dihasilkan.

Sementara itu, jika arus kas masuk lebih kecil dibanding arus kas keluar, maka laporan berupa arus kas yang digunakan.

Baca juga: Tips Menjaga Kestabilan Arus Kas (Cash Flow)

Hal-hal yang Perlu Dihindari saat Kelola Arus Kas

Demi menjaga kinerja perusahaan, sangat penting mengelola arus kas dengan baik dan benar. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda hindari saat mengelola arus kas:

Jumlah Kas Kurang

Anda perlu menempatkan dan mengelola arus kas dengan baik dan benar sehingga tak menghasilkan kekurangan kas. Pada dasarnya jumlah kas yang berkurang bisa menimbulkan persoalan.

Kekurangan kas bisa menyebabkan operasi UKM terhenti, misalnya untuk membeli bahan baku, tidak mampu membayar gaji karyawan, sehingga para karyawan mogok kerja, atau utang jatuh tempo tidak bisa dibayar sehingga bisa menimbulkan masalah hukum.

Proses Akuntansi Otomatis Minim Risiko Human Error dengan Jurnal. Pelajari selengkapnya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Jumlah Kas Lebih

Kelebihan kas atau bisa dikenal dengan istilah kas menganggur (idle) juga berpotensi menimbulkan kerugian.

Selain muncul risiko penggelapan dana atau kecurangan lain, kelebihan kas juga memunculkan kerugian penurunan nilai intrinsik.

Pada dasarnya, perusahaan jadi kehilangan kesempatan berinvestasi pada sektor yang menguntungkan. Intinya, strategi pengelolaan kas menentukan keberhasilan UMKM.

Baca juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Excel Lengkap

Cepat Ambil Kesimpulan atas Posisi Kas

Penilaian atas baik atau tidaknya posisi kas hanya dilihat dari kenaikan dan penurunan jumlah kas dianggap terlalu naif bagi sebagian besar akuntan.

Pasalnya, kenaikan jumlah kas tidak bisa ditafsirkan sebagai peningkatan kinerja atau laba perusahaan. Sebaliknya, penurunan jumlah kas tidak bisa ditafsirkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja atau rugi.

Laba memang menghasilkan penambahan kas, namun UMKM bisa saja menggunakan laba tersebut untuk mengembangkan usahanya. Pada akhirnya, total kas perusahaan menurun akibat ekspansi.

Tujuannya, untuk mendatangkan kas lebih besar di kemudian hari. Dengan begitu, penurunan kas tidak berarti buruk.

Dalam kasus lain, perusahaan mengalami kerugian, tetapi di saat bersamaan terdapat investor baru yang menanamkan dananya dan membuat total kas meningkat.

Dalam hal ini, penambahan kas tidak menunjukkan keberhasilan kinerja perusahaan.

3 Cara Tepat Menambah Arus Kas Perusahaan

Dalam menjalankan sebuah bisnis, pengelolaan transaksi kas yang baik merupakan kunci dari keberlangsungan bisnis. Sebuah studi yang dilakukan Jessie Hargen dari U.S. Bank menemukan bahwa 82% bisnis gagal karena buruknya manajemen arus kas.

Di dunia akuntansi terdapat beberapa sumber dana dari aktivitas perusahaan seperti, arus kas operasional, investasi, dan dari pembiayaan.

Perusahaan yang sehat dalam masalah keuangan adalah perusahaan yang bisa meningkatkan cash flow dari aktivitas operasional. Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan arus kas perusahaan.

Mengurangi Umur Piutang

Ubahlah cara pembayaran konsumen menjadi tunai. Namun, bila Anda tidak bisa terlepas dari cara pembayaran secara piutang, maka Anda harus memiliki laporan umur piutang terbaru.

Laporan ini bisa menjadi kunci untuk menagih piutang tepat waktu di mana konsumen yang selalu ditagih memiliki kecenderungan untuk membayar lebih cepat dibandingkan yang tidak pernah ditagih.

Semakin cepat penagihan piutang ke konsumen, semakin sehat arus kas perusahaan Anda.

Bila perlu, berikan diskon tambahan untuk konsumen yang melakukan pembayaran piutang sebelum jatuh tempo.

Baca Juga : 6 Ide Kreatif Untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Menambah Umur Utang

10 Cara Efektif Mengelola Utang Perusahaan arus kas

Coba lakukan negosiasi ulang dengan vendor. Jika perusahaan Anda memiliki reputasi yang baik, vendor akan mempertimbangkan untuk memberikan jangka waktu yang lebih panjang.

Jika hal itu tidak memungkinkan, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan Financing Bank, di mana pada saat jatuh tempo, bank akan secara otomatis membayar utang perusahaan Anda ke vendor dan Anda memiliki waktu untuk membayar di hari lain (sesuai perjanjian) dengan dikenakan bunga yang rendah.

Mengurangi Umur Persediaan

Jual barang yang laku dipasaran. Untuk mengetahui barang mana yang laku dijual, Anda harus memiliki laporan stok barang atau persediaan.

Jika, persediaan di gudang sudah terlalu banyak dan tidak mengalami pergerakan, Anda bisa memberikan diskon atau promosi lain yang menarik konsumen.

Selain itu, Anda juga dapat mem-bundling produk yang laku dengan yang kurang laku dijual di pasaran.

Hal ini dapat menarik konsumen untuk membelinya dan produk yang terlalu lama berada di gudang pun akan mengalami pergerakan sedikit demi sedikit.

Baca Juga : 8 Cara Mudah Meningkatkan Profit Bisnis Anda

Itulah beberapa cara untuk menambah arus kas perusahaan Anda. Dengan memiliki laporan arus kas yang baik, secara otomatis keuangan perusahaan Anda akan terus sehat dan bisnis pun akan terus berkembang.

Dengan Jurnal, Anda dapat mengelola arus kas perusahaan dengan baik dengan aplikasi keluar masuk kas sehingga Anda dapat lebih fokus mengambil keputusan dalam melakukan aktivitas bisnis.

Kelola Arus Kas UMKM dengan Program Akuntansi UKM dari Jurnal

Laporan arus kas pada aplikasi akuntansi UKM dari Jurnal berfungsi untuk mengukur kas yang telah dihasilkan atau digunakan oleh suatu perusahaan dan menunjukkan detail pergerakannya dalam suatu periode.

Pada laporan ini juga, transaksi yang mempengaruhi pergerakan Akun Kas/Bank dikelompokkan berdasarkan aktivitas Operasi, Investasi, dan Pendanaan.

Untuk perhitungan kelompok aktivitas Investasi dan Pendanaan pada kedua metode tidak jauh berbeda. Perbedaan hanya terlihat pada perhitungan kelompok transaksi pada aktivitas Operasi, namun akan tetap menghasilkan cash flow dari aktivitas Operasi yang sama.

Di Jurnal, laporan arus kas ini tersedia dalam 2 metode yaitu langsung dan tidak langsung:

a. Metode Langsung (Direct Method)

Metode langsung di Jurnal ini memiliki sumber transaksi pada kelompok aktivitas Operasi, Pendanaan dan Investasi yang berasal dari transaksi yang memiliki pengaruh langsung terhadap akun kas/bank.

Transaksi tersebut seperti penerimaan pembayaran dari pelanggan, pembelian secara tunai atas persediaan atau perlengkapan yang umurnya diperkirakan kurang dari setahun, pembayaran ke supplier, pembayaran hutang lancar lain, penerimaan pendapatan lain, pengeluaran untuk biaya perusahaan, pembelian/penjualan aset, pinjaman dan modal.

b. Metode Tidak Langsung

Pada metode ini,  penentuan arus kas dari kelompok aktivitas operasional dilakukan dengan menyesuaikan nilai laba/rugi bersih yang telah tersaji dalam laporan laba rugi.

Perhitungan akan dimulai dari nilai laba/rugi bersih dikurangi dengan nilai piutang, aset lancar lain dan persediaan, kemudian ditambahkan dengan nilai penyusutan dari aset tetap, hutang usaha dan hutang jangka pendek lainnya.

Dengan metode yang ditawarkan oleh aplikasi akuntansi terlengkap untuk UKM dari Jurnal tersebut, tentu saja akan memudahkan Anda dalam mengelola bisnis UKM. Jadi, daftarkan bisnis Anda sekarang, dan rasakan sendiri manfaatnya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Di atas adalah pengertian dan penjelasan mengenai arus kas, jenis, dan bagaimana UMKM bisa kelola dengan strategi yang tepat. Semoga bermanfaat!

Kategori : Dunia UKM

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo