5 Strategi Marketing Apple yang Dapat Anda Pelajari

Steve Jobs merupakan pendiri perusahaan berbasis teknologi. Steve Jobs memiliki pemikiran khas dalam berinovasi. Inovasi yang selalu dilakukan oleh Steve Jobs seperti  menghasilkan produk yang selalu selangkah lebih maju dan tidak pernah terpikirkan oleh pelanggannya begitu juga kompetitornya. Meskipun tidak menyelesaikan strata pendidikannya, Steve Jobs berhasil membuktikan kesuksesannya melalui perusahaan Apple. Apple memang dikenal sebagai salah satu pelopor teknologi tingkat dunia. Produk-produknya seperti iPod, iPhone dan MacBook sudah jelas selalu terjual seperti payung di musim hujan.

Disaat perusahaan teknologi lain beriklan dengan saling mengunggulkan produk satu sama lain. Steve Jobs dengan produk Apple-nya berani mengambil langkah berbeda. Langkah inilah yang membuat Steve Jobs berhasil. Salah satunya yaitu  kombinasi dari strategi marketing Apple yang dirancang dengan sangat baik. Apabila Anda adalah calon pemilik perusahaan atau sedang merintis sebuah perusahaan, berikut adalah beberapa tips sukses strategi Marketing Apple yang dapat diterapkan dalam perusahaan Anda.

1. Fokus pada Nilai Keunikan Dibanding Harga

Apple tidak pernah terjebak dalam persaingan harga, perusahaan ini selalu mempunyai cara sendiri untuk menentukan harga setiap produknya. Mereka lebih berfokus untuk mengembangkan nilai keunikan produknya daripada harus menghabiskan waktu dalam persaingan harga suatu produk. Nilai keunikan tersebutlah yang menjadi kekuatan jika dibandingkan dengan kompetitor lain. Anda dapat melihat sendiri bagaimana produk Apple memiliki desain yang unik, cantik dan menarik.

2. Terus Melakukan Inovasi

Kunci dari semua yang dilakukan Apple adalah inovasi, inovasi inilah yang membuat Apple mampu bertahan dalam kondisi persaingan yang luar biasa ketat. Apple tidak pernah berhenti untuk selalu berinovasi. Apple terus meluncurkan produk-produk inovatif terbarunya. Inovasi inilah yang telah membuat perusahaan raksasa teknologi ini selalu berada di baris terdepan dari kompetitor lainnya. Contoh inovasi yang dilakukan Apple yaitu pada produk iPhone. Produk iPhone terus berinovasi dari generasi ke generasi. Belakangan ini, iPhone menjadi smartphone yang pertama kali memiliki desain poni lebar di layar depannya.

3. Strategi Branding yang Baik

Dengan logo serta nama perusahaan yang mudah diingat, Apple menanamkan ide bahwa barang-barang produksinya merupakan teknologi canggih dan mudah digunakan atau dapat dikatakan user friendly. Kebalikan dari pemahaman umum bahwa semakin canggih suatu alat, maka semakin rumit pengoperasiannya. Dengan begitu, terbukti bahwa Apple memang memiliki strategi branding yang baik dengan selalu berkomitmen untuk menciptakan solusi pada setiap permasalahan yang dimiliki oleh target pasarnya.

Selain itu, Apple juga melakukan uji coba gratis pada setiap produknya. Setelah pelanggan menggunakan produk, mintalah testimonial atau ulasan terhadap produk. Semakin banyak ulasan positif, semakin terbukti bahwa produk Anda memang yang terbaik. Jangan lupa juga gunakan kata-kata dalam branding yang mudah dimengerti oleh target pasar Anda. Gunakanlah kata yang sederhana seperti “Think Different”, hanya dua kata tetapi sudah menggambarkan produk Apple. Anda harus dapat berteknologi tanpa harus menggunakan istilah tinggi.

Baca juga : Branding: Unsur, Jenis, Tujuan, dan Manfaatnya yang Harus Anda Ketahui

4. Mendengar Masukan dari Pelanggan

Dengan hadirnya media sosial, pelanggan memiliki banyak cara untuk mengekspresikan opini mereka untuk produk-produk suatu perusahaan. Apple menyadari pentingnya hal itu dengan mengarahkan pengembangan produk sesuai dengan keinginan pelanggan. Apple juga selalu update dan menjaga komunikasi dengan para pengguna produknya. Setiap meluncurkan produk terbarunya maka akan diadakan seminar dan gathering untuk para pelanggannya. Dengan begitu, terbukti bahwa Apple memang mengenal setiap pelanggannya dengan baik.

5. Membangun Sebuah Pengalaman

Semua orang dapat membuat produk tetapi tidak semuanya mampu menciptakan sebuah pengalaman bagi penggunanya. Pengalaman tersebut mampu diingat dan membuat mereka dengan rela kembali pada bisnis Anda lagi. Dalam hal ini, Apple benar-benar menerapkan hal tersebut dengan sempurna. Pengalaman merupakan senjata ampuh jika ingin produk Anda unggul diantara produk-produk yang lain. Ketika terdapat 1 pengguna yang mengalami pengalaman baik dengan produk Anda, maka Ia akan menyebarkannya dengan sukarela dan menjadi ‘marketing gratis’ untuk Anda.

 

Baca juga : Maksimalkan Strategi Pemasaran untuk Menyasar Pasar Lebih Luas

Menjadi besar seperti Apple tidaklah didapat dengan mudah. Butuh waktu dan pengalaman bertahun–tahun untuk mendapatkan kesuksesan seperti saat ini. Kini, dengan ketatnya persaingan pasar saat ini, Anda harus dapat memenangkan pasar dengan strategi yang tepat dan juga ide yang inovatif seperti strategi marketing Apple.

Strategi marketing memang sangat diperlukan dalam sebuah bisnis. Akan tetapi, Anda juga perlu ingat bahwa Anda memiliki anggaran perusahaan untuk marketing Anda. Tidak perlu secara manual, tidak perlu membawa kertas kesana-kesini. Kini sudah banyak aplikasi akuntansi, contohnya Jurnal. Software akuntansi online dengan fitur keuangan yang lengkap, aman dan cepat untuk bisnis Anda.


PUBLISHED04 Oct 2016
Simon Iqbal Fahlevi
Simon Iqbal Fahlevi


Kategori : Marketing