Pentingnya Bukti Transaksi dalam Pencatatan Keuangan

Penjelasan mengenai bukti kas masuk, bukti kas keluar, bukti transaksi internal, eksternal adalah sebagai berikut. Itu adalah bagian dari pencatatan transaksi keuangan perusahaan yang harus dilakukan oleh bisnis atau usaha. Misalnya, bukti transaksi terjadinya pembelian secara tunai disebut Kuitansi yang juga akan dibahas disini.

Lalu selengkapnya mengenai pembahasan secara lengkap ada di blog Jurnal By Mekari.

Pencatatan #transaksi keuangan perusahaan adalah kegiatan penting yang harus dilakukan oleh sebuah bisnis.

Dalam akuntansi, pencatatan transaksi keuangan adalah hal mendasar yang harus dilakukan.

Dengan adanya catatan tersebut, semua #transaksi keuangan bisnis dapat dipertanggungjawabkan dan dibawa ke laporan keuangan, termasuk bukti transaksi.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Pentingnya Bukti Transaksi Internal, Eksternal, Kas Masuk, Kas Keluar dalam Pencatatan Keuangan Keuangan Perusahaan

Mari dimulai dengan memahami pengertian dari Transaksi adalah sebeagaimana dijelaskan dibawah ini.

Penjelasan mengenai bukti kas masuk, bukti kas keluar, bukti transaksi internal, eksternal adalah sebagai berikut. Itu adalah bagian dari pencatatan transaksi keuangan perusahaan yang harus dilakukan oleh bisnis atau usaha. Misalnya, bukti transaksi terjadinya pembelian secara tunai disebut Kuitansi yang juga akan dibahas disini.

Baca Juga : Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan UKM Sederhana

Pengertian Transaksi Menurut Para Ahli Adalah?

Transaksi keuangan menurut Mardi (2011) merupakan aktivitas ekonomi dalam sub-sistem perusahaan atau kejadian yang terjadi pada unit perusahaan yang dimiliki.

Anda perlu memahami hal ini terlebih dahulu untuk mengerti dan memahami bukti kas masuk juga kas keluar adalah seperti apa.

Dimana Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pengertiannya Adalah

Dilansir dari laman resmi KBBI, transaksi adalah bentuk persetujuan jual-beli dalam kegiatan perdagangan antar pihak pembeli dan juga pihak penjual.

Di mana, objek pengukurannya dapat dinilai dengan nilai mata uang, serta dapat memengaruhi laporan keuangan yang dibuat dalam sistem akuntansi.

Lalu menurut para ahli lainnya dijelaskan pengertian transaksi adalah sebagai berikut ini:

Indra Bastian

Disini Indra Bastian menjelaskan bahwa definisi arti juga pengertian dari transaksi adalah suatu bentuk pertemuan yang terjadi diantara pihak penjual dan pembeli yang saling menguntungkan dan disertai dengan adanya sebuah bukti, data, atau dokumen pendukung untuk diinput dalam jurnal melalui adanya pencatatan.

Baca Juga : 5 Manfaat Akuntansi dalam Perkembangan Usaha

Sunarto Zulkifli

Lalu menurut Sunarto Zulkifli memiliki pendapat bahwa arti pengertian transaksi adalah suatu kegiatan finansial atau ekonomi yang akan melibatkan minimal 2 pihak yang akan melakukan pertukaran, pinjam-meminjam atas dasar kesengajaan, melibatkan diri dalam suatu perserikatan usaha, dan lain lainnya.

Baca Juga : Cara Melakukan Analisis Transaksi Akuntansi Bagi Pemula

Slamet Wiyono

Berdasarkan ahli Slamet Wiyono, definisi arti pengertian transaksi adalah suatu kejadian finansial atau ekonomi yang melibatkan minimal paling tidak dua pihak yang mana keduanya akan saling melakukan kegiatan pertukaran, pinjam-meminjam, melibatkan diri dalam suatu perserikatan usaha, ataupun kegiatan lain dengan dasar sesuai keinginan masing-masing atau peraturan yang berlaku.

Baca Juga : Ingin Bisnis Tetap Sustainable Dari Para Kompetitor? Pahami Analisis SWOT Perusahaan Anda

Mursyidi

Disini Mursyidi menjelaskan bahwa definisi arti pengertian transaksi adalah suatu bentuk kejadian dalam dunia bisnis dan tidak hanya mencakup proses jual-beli atau penerimaan dan pembayaran saja, tapi juga akan berimbas pada kehilangan, arus, kebakaran dan kejadian lainnya yang bisa diukur dengan uang.

#Transaksi keuangan memang mempunyai nilai atau dinyatakan dalam satuan uang yang sangat berpengaruh terhadap kondisi keuangan perusahaan atau unit organisasi.

Dengan adanya transaksi, kita dapat melihat bagaimana perusahaan menggunakan sumber daya ekonomi dan bagaimana cara memperoleh dana yang dapat digunakan untuk membiayai kegiatan tersebut.

Baca Juga : Cara Mudah Membuat Laporan Keluar Masuk Barang

Apa Saja Jenis-Jenis Transaksi Yang Ada? 

Pada umumnya, kegiatan transaksi yang biasanya terjadi terbagi menjadi  sebagai berikut :

1. Transaksi Internal

Pengertian dari Transaksi internal adalah sebuah jenis #transaksi ekonomi yang biasanya akan melibatkan divisi-divisi pada suatu perusahaan, dimana jenis transaksi ini biasanya akan melahirkan perubahan kondisi ekonomi pada perusahaan tersebut.

Beberapa contoh bukti dari jenis transaksi internal ini adalah memo dari atasan kepada bawahan yang diberi perintah, atau perubahan nilai finansial karena penyusutan, dan juga pemanfaatan perlengkapan kantor yang diperlukan oleh berbagai divisi.

2. Transaksi Eksternal

Lalu pengertian dari transaksi eksternal adalah sebuah jenis #transaksi yang biasanya akan melibatkan pihak luar perusahaan, dimana transaksi ini akan membuat sebuah perubahan kondisi finansial perusahaan.

Contoh bukti dari jenis transaksi eksternal disini adalah misalnya sebuah kegiatan #transaksi penjualan dengan pihak lain diluar, #transaksi pembelian yang dilakukan dengan pihak luar lain, dan juga proses pembayaran utang piutang perusahaan.

Baca Juga : Contoh Laporan Keuangan Bisnis Kue Sederhana

Tujuan Pencatatan Transaksi Keuangan Adalah?

Karena pentingnya sebuah transaksi keuangan dalam internal perusahaan, maka perusahaan perlu mengadakan pencatatan.

Lalu, seberapa pentingnya pencatatan transaksi keuangan dilakukan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut ini penjelasan yang bisa Anda pahami.

Kegiatan mencatat transaksi keuangan bukanlah tanpa tujuan.

Dari kegiatan ini, perusahaan dapat:

  1. Memberikan informasi yang berkaitan dengan sumber-sumber ekonomi, modal perusahaan, serta kewajiban.
  2. Memberikan informasi detail mengenai perubahan pada sumber ekonomi akibat adanya aktivitas usaha yang dilakukan untuk mendapat keuntungan.
  3. Mengungkapkan informasi yang berkaitan dengan laporan keuangan perusahaan yang relevan kepada pengguna laporan keuangan.
  4. Memberikan informasi keuangan yang dapat membantu perusahaan untuk memperkirakan potensi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan kedepannya.

Untuk melengkapi sebuah pencatatan transaksi keuangan, maka bukti-bukti transaksi harus disimpan agar dapat digunakan jika terjadi selisih atau kesalahan dalam pencatatan.

Baca juga: 5 Manfaat Membuat & Mengirimkan Invoice Melalui Jurnal

Macam-Macam Bukti Transaksi Keuangan adalah sebagai berikut

Pentingnya Bukti Transaksi Internal, External, Kas Masuk, Kas Keluar dalam Pencatatan Keuangan Keuangan Perusahaan

Dilihat dari sumbernya, bukti transaksi dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu.

A. Bukti Transaksi Internal Adalah?

Bukti internal adalah bukti transaksi keuangan yang dibuat oleh pihak di dalam perusahaan dan untuk internal perusahaan.

Sederhananya adalah berupa memo dari pimpinan ataupun orang tertentu.

Berikut adalah macam-macam bukti internal:

    1. Bukti kas masuk adalah bukti bahwa perusahaan telah menerima uang secara tunai.
    2. Bukti kas keluar adalah bukti bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang tunai, misalnya untuk membayar gaji karyawan, utang, dan lain-lain.
    3. Memo adalah bukti pencatatan antar bagian atau manajer dengan bagi-bagi yang ada di lingkungan perusahaan.

Baca Juga : Pengertian, Tujuan, Metode dan Contoh Kas Kecil

B. Bukti Transaksi Eksternal Adalah?

Yang dimaksud dengan bukti eksternal adalah bukti #transaksi yang berhubungan dengan pihak di luar perusahaan.

Berikut ini adalah macam-macam bukti transaksi eksternal:

    1. Faktur (invoice): Jadi surat bukti terjadinya #transaksi pembelian atau penjualan secara kredit disebut Faktur ini. Faktur disini biasanya dibuat rangkap dua, yaitu asli dan copy-an. Faktur asli diberikan kepada pembeli yaitu sebagai bukti pencatatan pembelian kredit. Sedangkan faktur copy dibawa oleh penjual sebagai bukti pencatatan penjualan secara kredit.
    2. Kuitansi: bukti #transaksi penerimaan uang atas pembayaran suatu hal yang dilakukan secara tunai atau kontan. Kwitansi dibuat dan ditanda tangani oleh kedua belah pihak baik pihak yang menerima uang maupun pihak yang sudah melakukan pembayaran. Jadi sekarang Anda paham kalau bukti transaksi terjadinya pembelian secara tunai disebut kuitansi.
    3. Nota: bukti #transaksi yang diberikan oleh penjual kepada pembeli sebagai bukti pembelian tunai.
    4. Nota debit: Ini adalah bukti transaksi ekternal yang dibuat oleh perusahaan untuk dikirim kepada pihak di luar perusahaan karena ada suatu barang atau jasa yang tidak sesuai dengan pesanan/pembelian atau rusak adalah dikenal dengan nota debit atau nota debet. Dengan nota debet, penjual dapat memberitahukan kepada konsumen bahwa akunnya sudah didebet dengan jumlah tertentu. Penerima nota debet dapat mencatat pada akun pihak pengirim nota yang terdapat pada sisi kredit.
    5. Nota kredit: bukti pemberitahuan atau penghitungan yang dikirim suatu perusahaan kepada kepada pelanggannya bahwa akunnya telah dikredit sejumlah tertentu. Nota kredit diberikan kepada konsumen supaya konsumen tersebut tahu bahwa akunnya sudah dikredit dengan jumlah tertentu. Penerima nota kredit tersebut akan mencatat pada akun pihak pengirim nota.
    6. Cek: surat perintah yang dibuat oleh pihak yang mempunyai rekening di bank agar bank tersebut membayar sejumlah uang kepada pihak yang disebut oleh pemilik rekening bank. Cek ditandatangi oleh pihak yang menjadi nasabah, kemudian nasabah tersebut memiliki simpanan pada bank dalam bentuk giro.
    7. Bilyet giro: surat perintah dari nasabah bank kepada bank yang bersangkutan untuk memindah bukukan sejumlah uang dari rekeningnya ke rekening penerima yang namanya disebut dalam bilyet giro pada bank yang sama atau bank yang lain.
    8. Rekening koran: bukti mutasi kas di bank yang disusun oleh bank untuk para nasabahnya dan digunakan sebagai dasar penyesuaian pencatatan antara saldo kas menurut perusahaan dan saldo kas menurut bank.

Baca Juga : 5 Langkah Merencanakan Manajemen Keuangan Perusahaan

Dengan adanya kepentingan untuk melakukan pencatatan terhadap keuangan untuk bukti transaksi internal ataupun eksternal, maka perusahaan telah dihadapkan pada perlunya seorang tenaga akuntan.

Akan tetapi, tenaga tambahan ini cukup menghabiskan biaya lebih besar bagi perusahaan.

Untungnya, saat ini perusahaan bisa menggunakan bantuan software akuntansi online yang dapat membantu melakukan pencatatan kapan pun dan di mana pun transaksi terjadi.

Note: Ingin memulai usaha dan butuh pinjaman modal? baca ebook dari kami Panduan Mudah Mendapatkan Pinjaman Modal untuk UKM yang dapat Anda akses secara gratis!

Kemajuan teknologi saat ini tentunya memberikan dampak yang cukup besar salah satunya pemanfaatan software akuntansi dasar online.

Baca Juga : Dokumen yang Dibutuhkan dan Tips Melakukan Stock Opname

Gunakan Jurnal Untuk Pencatatan Bukti Transaksi Eksternal Dan Internal Keuangan Perusahaan Anda

Salah satu software akuntansi online yang bisa digunakan yaitu Jurnal by Mekari.

Jurnal merupakan software akuntansi online yang memiliki beberapa fitur untuk mencatat, menghitung, dan mengelola urusan keuangan perusahaan.

Salah satu fiturnya berfungsi untuk mencatat bukti transaksi keuangan.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Jurnal sebagai software akuntansi online juga telah dilengkapi dengan aplikasi tambahan yang dapat membantu Anda menyimpan bukti transaksi dengan aman dan nyaman.

Jurnal Snap adalah salah satu fitur program akuntansi Jurnal berbasis Android yang berfungsi untuk menyimpan semua bukti transaksi perusahaan Anda.

Melalui jurnal snap, Anda tidak perlu lagi khawatir akan kehilangan bukti transaksi.

Hanya dengan meng-upload bukti transaksi dengan Jurnal Snap, Anda dapat membantu akuntan dalam melakukan proses audit dan validasi keuangan perusahaan lebih mudah.

Segera daftarkan perusahaan Anda pada sistem Aplikasi Akuntansi Jurnal By Mekari dan nikmati free trial/coba gratis hingga 14 hari!

Nah, diatas telah dijelaskan kalau bukti kas masuk, bukti kas keluar, bukti transaksi internal, eksternal adalah bagian penting dari pencatatan #transaksi keuangan perusahaan yang harus dilakukan oleh bisnis atau usaha.

Sekarang Anda juga bisa menjawab beberapa pertanyaan terkait hal ini seperti :

  • Bukti transaksi terjadinya pembelian secara tunai disebut apa?
  • Burat bukti terjadinya transaksi pembelian atau penjualan secara kredit disebut apa?
  • Bukti transaksi adanya penerimaan uang karena adanya pembayaran disebut apa?

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda yang memerlukannya. Jangan lupa dibagikan ke teman atau kerabat yang mungkin juga memerlukan informasi ini atau Aplikasi Akuntansi Jurnal By Mekari.

Baca Juga : Pencatatan Pajak Sesuai Ketentuan Perundang-undangan

 

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo