Jurnal Enterpreneur

Ketahui Pengertian dan Cara Pembuatan Faktur Penjualan

Apa itu pengertian juga cara membuat faktur penjualan adalah? Pembahasannya akan diulas oleh blog Jurnal by Mekari di sini.

Dalam sebuah transaksi bisnis, sudah sewajarnya jika penjual menerbitkan catatan bukti transaksi berupa nota atau faktur.

Jika perusahaan Anda bergerak di bidang perdagangan, maka salah satu bukti transaksi yang sering dikeluarkan adalah faktur penjualan.

Beberapa orang mungkin masih kebingungan membedakan antara faktur penjualan dan faktur pembelian sehingga sering keliru dalam penggunaannya.

Artikel berikut ini akan menjelaskan tentang faktur ini dan cara pembuatannya.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Pengertian Definisi Faktur Penjualan Adalah?

Faktur penjualan sering juga disebut dengan sales invoice, yaitu bukti transaksi berupa tagihan yang dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli. Lihat manfaat fitur software invoice dari Jurnal.

Dokumen ini biasanya dikirimkan kepada pembeli bersamaan dengan pengiriman barang.

Seiring perkembangan teknologi, kini sales invoice tidak lagi berbentuk lembaran kertas. Saat ini sudah tersedia faktur digital yang bisa dikirimkan melalui email kapan saja dan di mana saja.

Dalam kehidupan sehari-hari sales invoice sering sekali Anda temui. Misalnya saat membeli peralatan kantor, setelah membayar dan menerima barang, pihak penjual akan memberikan sales invoice.

Faktur ini bisa digunakan sebagai bukti sah jika pembeli ingin komplain terhadap produk yang dibeli.

Apa itu pengertian juga cara membuat faktur penjualan adalah? Pembahasannya akan diulas oleh blog Jurnal by Mekari di sini.

Baca Juga : Tips Agar Invoice Penjualan Dibayar Tepat Waktu

Fungsi Faktur Penjualan Adalah Sebagai Berikut

Secara rinci, pengertian fungsi dari faktur penjualan atau sales invoice adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai bukti tertulis atas transaksi jual beli yang terjadi.
  2. Informasi barang atau jasa yang sudah dibeli oleh pelanggan. Informasi ini biasanya memuat tentang deskripsi produk atas jasa, harga, dan kuantitas.
  3. Digunakan untuk memberikan informasi tagihan dan termin pembayaran yang harus dilakukan oleh pelanggan.
  4. Dapat digunakan sebagai bukti bahwa barang atau jasa telah selesai diberikan kepada pelanggan;
  5. Bagi pembeli atau pelanggan, faktur ini bisa digunakan sebagai alat komplain yang sah jika barang yang diterima tidak sesuai dengan kesepakatan awal.
  6. Digunakan sebagai dokumen rujukan yang sah jika barang atau jasa akan dijual kembali.
  7. Faktur adalah bukti valid yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan.
  8. Merupakan bukti yang sah untuk pelaporan pajak.
  9. Informasi nilai tagihan yang tertera pada faktur dan harus dibayar oleh pembeli baik secara cash maupun kredit.
  10. Sebagai bukti penjualan, bahwa barang atau jasa telah terjual secara sah sesuai dengan pesanan yang dibuat oleh pembeli.
  11. Sebagai bukti pembelian, di mana faktur dapat menjadi bukti yang sah bagi pembeli untuk mengajukan ganti rugi maupun komplain jika di kemudian hari barang atau jasa yang dibeli mengalami kesalahan atau kerusakan.

Baca Juga : Panduan Lengkap Kelola Stock Opname untuk Bisnis Ritel

Cara Pembuatan Faktur Penjualan Adalah Sebagai Berikut

Cara Pembuatan Faktur Penjualan Adalah Sebagai Berikut

Membuat faktur dapat dilakukan secara manual, menggunakan bantuan rumus microsoft excel, atau software akuntansi online.

Pada dasarnya tidak ada aturan baku dalam menyusun sales invoice.

Setidaknya, dalam satu faktur memuat kolom dengan informasi sebagai berikut:

  1. Identitas perusahaan yang berisi nama perusahaan, logo, alamat, dan nomor telepon.
  2. Identitas lengkap pembeli , seperti nama, alamat, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  3. Kode atau nomor transaksi, ini merupakan informasi sangat penting bagi penjual agar bisa membedakan dengan transaksi lainnya.
  4. Tanggal transaksi.
  5. Detail barang yang ditransaksikan. Biasanya tersedia kolom yang cukup besar untuk menuliskan deskripsi barang yang dijual, harga satuan, dan diskon jika ada.
  6. Nominal yang harus dibayar. Nominal ini mencakup sub total, PPN, dan total yang harus dibayarkan. Informasi tentang PPN harus dicantumkan karena konsumen berhak mengetahui besaran PPN Pajak Pertambahan Nilai yang harus mereka tanggung.
  7. Nama dan tanda tangan kasir, serta tanda tangan konsumen. Dengan adanya tanda tangan ini berarti faktur yang dibuat berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak. Dan antara penjual dan pembeli telah sama-sama mengetahui.

Setiap transaksi yang terjadi dalam suatu bisnis tentu memerlukan bukti yang sah. Dalam akuntansi, bukti sah untuk setiap transaksi yang terjadi disebut juga sebagai faktur penjualan.

Pembuatan faktur harus dilakukan dengan cermat dan seksama agar transaksi yang terjadi dapat terdokumentasi dengan baik dan benar, serta akan disertakan sebagai laporan keuangan.

Di atas adalah template contoh faktur penjualan yang ada pada aplikasi Jurnal By Mekari! Jika berminat, Anda bisa mencobanya sendiri.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Atau anda juga bisa membaca lebih lanjut terkait topik ini karena di artikel ini akan membahas faktur penjualan lebih lanjut.

Pada dasarnya, pengertian faktur penjualan adalah merupakan dokumen transaksi yang diberikan oleh pihak penjual kepada pembeli saat terjadi transaksi.

Baca juga: Contoh Template Invoice Format Excel dan Word, Download Yuk!

Faktur penjualan dibuat sebagai bukti transaksi yang menyatakan bahwa barang atau jasa telah dibeli oleh pembeli, baik itu dalam bentuk cash maupun kredit.

Faktur penjualan memuat data-data penting yang diperlukan mulai dari nama barang, harga, tanggal transaksi, potongan harga, serta harga akhir yang harus dibayarkan oleh pembeli.

Oleh karena faktur ini menjadi bukti transaksi penjualan yang sah, penulisan data-data penting di dalamnya sangat penting untuk diperhatikan.

Baca Juga : Memahami Seluk Beluk dan Cara Kelola Bisnis Franchise

Jenis-jenis Faktur Penjualan Adalah Sebagai Berikut

Apa itu pengertian juga cara membuat faktur penjualan adalah? Pembahasannya akan diulas oleh blog Jurnal by Mekari di sini.

Berdasarkan jenisnya, faktur penjualan terbagi menjadi empat jenis, yaitu faktur standar, faktur proforma, faktur komersial, dan faktur berulang atau repeating.

Keempat jenis faktur tersebut dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Berikut penjelasan lebih lanjut:

Faktur Standar

Faktur standar merupakan faktur yang umum Anda jumpai. Ya hal ini karena faktur standar mudah untuk membuatnya.

Anda dapat membuat faktur standar di kertas (manual) atau dalam format digital.

Selain itu, sifatnya yang fleksibel untuk berbagai macam transaksi dan konsumen juga membuat faktur ini banyak digunakan.

Pengertian faktur penjualan jenis ini adalah merupakan faktur yang paling sering digunakan serta paling sederhana.

Komponen informasi yang terdapat pada faktur jenis ini termasuk komponen dasar, seperti tanggal transaksi, informasi pihak penjual, nomor referensi, informasi pihak pembeli, daftar produk atau jasa yang dibeli, harga, informasi pilihan metode pembayaran, dan lain-lain.

Faktur jenis ini dapat dibuat secara manual dengan menggunakan software akuntansi.

Baca Juga : Contoh Faktur dan Komponen Penting di Dalamnya

Faktur Proforma

Faktur jenis proforma merupakan jenis faktur yang diberikan kepada pihak penjual dan pembeli sebelum barang atau jasa diberikan kepada pembeli.

Sehingga faktur ini dapat menjadi dokumen pengingat pelanggan untuk membayar tagihannya.

Faktur pro-forma berbeda dengan jenis-jenis faktur lain.

Jika biasanya faktur diberikan untuk menagihkan pembayaran atas produk atau jasa yang diterima, faktur pro-forma akan diberikan dahulu sebelum produk atau jasa diberikan.

Sehingga informasi yang ada di dalam faktur pro-forma ada yang berbeda, seperti sifat produk, layanan yang akan diberikan seperti apa, transportasi, dan seterusnya.

Jadi yang penting atau ditekankan dari pengertian faktur penjualan pro-forma adalah penilaian awal pekerjaan yang akan dilakukan, bukan pada biaya tagihannya.

Baca Juga : Memilih Syarat Pembayaran yang Tepat

Faktur Komersial Internasional

Faktur jenis ini merupakan jenis faktur yang khusus untuk transaksi pembelian maupun penjualan di mancanegara.

Faktur komersial juga berfungsi sebagai dokumentasi pada perdagangan luar negeri, serta informasi pajak dari nilai pabean.

Faktur komersial internasional digunakan untuk transaksi internasional. Biasanya digunakan untuk barang impor.

Untuk dapat masuk dalam negara barang impor memerlukan faktur khusus yang disetujui oleh pabean yang juga akan menilai pajak dan biaya bea.

Faktur khusus itulah faktur komersial internasional. Informasi atau bentuk faktur ini lebih detail dari jenis faktur lainnya.

Dari format yang umum kemudian akan ada tambahan informasi yang lengkap tentang kuantitas pengiriman, volume atau berat, format pengemasan, deskripsi barang, unit dan nilai total, waktu pengiriman yang berlaku, asuransi, biaya tambahan, dan sebagainya.

Baca Juga : Manfaat dan Cara Membuat Faktur untuk Bisnis Anda

Faktur Repeating

Berbeda dengan ketiga faktur sebelumnya, faktur jenis ini dibuat secara otomatis serta terjadwal.

Tidak hanya itu, faktur repeating juga berfungsi sebagai penagihan kepada pelanggan berdasarkan transaksi pada periode tertentu.

Faktur Otomatis

Seperti namanya, jenis faktur ini bekerja secara otomatis. Jadi penggunaannya menggunakan perangkat komputer dan jaringan internet.

Karenanya, faktur otomatis sangat cocok untuk bisnis yang tidak mau ribet dengan hal-hal penagihan.

Faktur otomatis dapat mengirimkan tagihan atau pemberitahuan kepada konsumen Anda secara otomatis.

Yang Anda perlukan hanyalah menginput data secara teratur setiap kali ada penjualan, terutama penjualan kredit.

Informasi yang ada pada faktur otomatis sebenarnya mirip dengan faktur standar seperti informasi tentang pembeli, informasi tentang penjual, produk atau layanan.

Baca Juga : Cara Mencatat Transaksi Keuangan Bisnis dengan Rapi dan Mudah

Perbedaan Pengertian Faktur Penjualan bagi UKM dan Usaha Enterprise Adalah Berikut

Umumnya, faktur pada UKM dibuat secara manual.

Faktur dapat dibuat secara manual dengan menuliskan langsung informasi utama terkait dengan transaksi yang dilakukan.

Berbeda dengan UKM, faktur penjualan untuk enterprise umumnya menggunakan faktur penjualan yang dibuat secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi seperti software akuntansi.

Dengan demikian, komponen informasi yang terdapat pada faktur enterprise lebih spesifik dan mendetail.

Namun saat ini, UKM juga dapat membuat faktur secara otomatis menggunakan software akuntansi dengan cepat dan mudah.

Beberapa software akuntansi menyediakan layanan untuk UKM.

Salah satunya adalah Jurnal by Mekari.

Baca Juga : Aplikasi Pembukuan Gratis yang Baik, Modal UKM Lebarkan Sayap

Kelola Faktur Penjualan Adalah Lebih Mudah Dengan Aplikasi Jurnal by Mekari

Software akuntansi online Jurnal by Mekari dapat mempermudah Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan tersedianya berbagai fitur, seperti laporan keuangan, kelola stok persediaan barang, rekonsiliasi bank dan transaksi lain termasuk pula pencatatan faktur penjualan.

Dengan menggunakan aplikasi faktur penjualan dan aplikasi accounting online Jurnal by Mekari, Anda bisa menghemat biaya, waktu, dan energi karena data keuangan bisnis diproses dengan baik.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Software Jurnal by Mekari dapat mempermudah Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan tersedianya berbagai fitur, seperti laporan keuangan, persediaan barang, pembukuan usaha, rekonsiliasi transaksi, termasuk pula pencatatan faktur pembelian dan pembayaran.

Dengan menggunakan aplikasi accounting online Jurnal by Mekari, Anda bisa menghemat biaya, waktu, dan energi karena data keuangan bisnis diproses dengan baik oleh Jurnal.

Apa itu pengertian juga cara membuat faktur penjualan adalah? Pembahasannya akan diulas oleh blog Jurnal by Mekari di atas.

Semoga bisa bermanfaat, dan silahkan untuk membaagikannya ke sosial media.

Kategori : Accounting

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo