Jurnal Enterpreneur

Pengertian Kredit dalam Akuntansi dan Perbankan

Di artikel Blog Jurnal by Mekari, kita akan mengulik lebih dalam apa yang adalah dimaksud dengan kredit (credit) dalam akuntansi dan juga transaksi perbankan.

Anda tentu sudah sering mendengar istilah kredit. Namun, kebanyakan dari Anda mungkin lebih memahami artinya menurut istilah perbankan.

Sementara, penggunaannya pada kegiatan akuntansi tidak semua orang memahami. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas perbedaan dari keduanya.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Pengertian Kredit Menurut Istilah Perbankan Adalah

Dalam dunia perbankan kita kerap mendengar istilah kredit, baik sebagai kegiatan transaksi ataupun jenis kartu yang diterbitkan oleh pihak bank.

Kata kredit sendiri mengadaptasi dari Bahasa Latin yakni credere yang artinya ialah percaya dalam Bahasa Indonesia dan trust atau to believe dalam Bahasa Inggris.

Oleh sebab itu, dasar perbankan memberikan kredit kepada nasabahnya baik badan maupun perorangan adalah kepercayaan.

Menurut Undang-Undang perbankan nomor 10 tahun 1998, istilah ini diartikan sebagai tagihan atau penyediaan uang yang dapat dipersamakan dengan hal tersebut.

Dimana terdapat kesepakatan yang mendasari transaksi hutang piutang antara bank dengan debitur serta mewajibkan peminjam melunasi hutangnya dalam periode waktu tertentu ditambah dengan pemberian jasa atau bunga.

Dari pengertian di atas, dapat kita simpulkan bahwa terdapat beberapa unsur kredit. Unsur-unsur tersebut diantaranya adalah:

  1. Kepercayaan

Sesuai dengan asal muasal kata kredit dan juga pengertian menurut UU perbankan, kegiatan pemberian kredit didasarkan pada rasa kepercayaan.

Dengan begitu dapat terjadi kesepakatan pinjam meminjam antara kedua belah pihak dalam periode yang ditentukan.

Baca juga: Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan UKM Sederhana

  1. Waktu

Unsur kredit yang kedua ialah waktu. Dimana sesuai kesepakatan, terdapat rentang waktu dalam periode tertentu antara pemberian kredit dengan pelunasan pinjaman.

  1. Perjanjian atau Kesepakatan

Unsur yang ketiga yaitu adanya kesepakatan antara kreditur dengan debitur, yang dibuktikan dengan adanya perjanjian tertulis dan legal.

  1. Penyerahan

Berikutnya yaitu penyerahan sejumlah pinjaman dari kreditur kepada debitur dan harus dikembalikan sesuai jangka waktu yang disepakati oleh kedua pihak.

Jurnal Jadikan Proses Bisnis Lebih Efisien melalui Tools Terintegrasi. Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

  1. Risiko

Meski tidak disebutkan secara langsung dan jelas, akan tetapi risiko menjadi unsur terakhir kredit yang tak dapat dihindari. Selama rentang waktu antara pemberian pinjaman hingga pelunasan, akan ada kemungkinan risiko yang terjadi.

Seperti kredit macet, atau pelunasan melebihi jangka waktu yang sudah ditentukan. Oleh sebab itu dalam kesepakatan akan selalu ada poin antisipasi akan timbulnya risiko ini.

Kredit yang diberikan oleh bank, kini juga hadir dalam bentuk yang lebih praktis yaitu melalui layanan kartu kredit.

Baca juga: Cara Membuat Neraca Saldo dengan Mudah

Anda bisa melakukan transaksi pembelian menggunakan kartu tersebut, baru membayar tagihan pada pihak bank di waktu yang ditentukan.

Selain unsur-unsur kredit, dari pengertian yang dijabarkan menurut UU perbankan juga memunculkan unsur-unsur dalam perjanjian. Unsur-unsur tersebut, yaitu:

  1. Penyediaan uang yang bisa dipersamakan dengan hal itu. Artinya pinjaman bisa berupa uang tunai dalam mata uang Rupiah maupun valas, overdraft, factoring maupun take over
  2. Didasarkan pada persetujuan kedua belah pihak dalam transaksi pinjam meminjam. Untuk mengesahkan perjanjian tersebut, maka harus memenuhi syarat seperti kesepakatan semua pihak, kecakapan pembuatan perjanjian, ada obyeknya dan ada kausa yang halal
  3. Pihak peminjam wajib melunasi hutangnya dalam jangka waktu tertentu yang sudah disepakati bersama. Dimana kewajiban tersebut merupakan konsekuensi logis dari akad utang piutang atau pinjam meminjam
  4. Jumlah pelunasan disertai dengan bunga pinjaman. Bunga pinjaman menjadi pengganti atau balas jasa kepada kreditur atas sejumlah pinjaman yang sudah diberikan kepada debitur

Jika pada istilah perbankan istilah iniidentik dengan pinjaman, bagaimana menurut ilmu akuntansi? Anda bisa simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Kelola Invoice Terintegrasi Ke Dalam Laporan Keuangan Anda, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Arti Kredit Menurut Ilmu Akuntansi Adalah

Penggunaan perbedaan Debit dan Kredit Akuntansi yang Perlu Dipahami

Istilah kredit (credit) sangat sering digunakan dalam akuntansi untuk mendampingi kolom debit. Secara umum dan sederhana, kredit diartikan sebagai transaksi pengeluaran.

Namun, untuk kepentingan penyusunan laporan keuangan pengertiannya tidak sesederhana itu. Terdapat beberapa detail yang harus dipahami agar dapat berguna sesuai fungsi yang diingini.

Kredit dalam akuntansi adalah kolom tempat pencatatan utang, juga ekuitas yang dalam keadaan meningkat atau sedang bertambah. Kolom credit biasanya ada pada sisi kanan dari buku akun.

Ketika aset atau kewajiban terletak pada kolom kredit, artinya adalah terjadi penyusutan nilai. Sebaliknya, jika utang serta ekuitas ada pada kolom debit berarti dua akun tersebut sedang mengalami penurunan nilai.

Baca juga: 7 Poin Penting Mengenai Pencatatan Jurnal Pembelian dan Penjualan Perusahaan Dagang

Baik ekuitas, utang, laba juga penjualan, apabila terletak di kolom kredit maka artinya tengah mengalami peningkatan.

Penggunaan kredit dalam akuntansi, tidak akan lepas dari kolom debit. Keduanya tidak dapat dipisahkan karena saling terhubung dan menyeimbangkan.

Dalam rekening, penerimaan akan masuk pada kolom debit, sedangkan pemberian dicatat pada kolom kredit. Artinya seluruh transaksi pengeluaran dicatat pada sisi kredit.

Sementara dalam laporan laba rugi, kredit justru digunakan untuk mencatat pendapatan. Peningkatan yang terjadi pada kolom ini, biasanya dikarenakan oleh kenaikan utang, laba ditahan, dana pemegang saham serta biaya dan lain sebagainya.

Kelola Kas & Transaksi Lebih Mudah dan Akurat, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pengaplikasian Kredit dalam Akuntansi Adalah

Penggunaan kredit yang adalah senantiasa berdampingan dengan debit, diaplikasikan dalam beberapa proses akuntansi.

Berikut ini beberapa pencatatan akuntansi yang menggunakannya:

1. Pencatatan Aset

Aset atau harta terdiri dari aset lancar dan juga aset tetap. Pada aset lancar, ketika terjadi penyusutan atau pengurangan, maka transaksi akan ditulis pada kolom kredit di sisi kanan buku akun.

Baca juga: Yuk, Kenali Neraca Lajur untuk Laporan Keuangan

2. Pencatatan Beban

Akun kedua yaitu beban. Beban yang dimaksud di sini ialah transaksi pembelanjaan yang dilakukan untuk membuat operasional usaha tetap berjalan.

Saat beban mengalami pengurangan, maka saat itulah dicatat di sisi kanan.

Baca juga: Apa Itu Saldo Normal Akun dalam Akuntansi? Ini Dia Penjelasannya!

3. Ekuitas dan Liability

Anda juga bisa menemukan penggunaan kredit pada akun pencatatan liabilitas maupun ekuitas. Sisi kanan akan terisi ketika terdapat peningkatan.

Sebagai contoh yaitu ketika Anda memperoleh pinjaman modal dari bank.

4. Pencatatan Akumulasi

Di akun yang terakhir ini, transaksinya berhubungan dengan aset tidak lancar atau aset tetap. Dimana ketika terdapat penambahan nilai, maka akan ditulis pada kolom kredit di akun akumulasi.

Akun akumulasi ini berfungsi mengurangi nilai aset tetap. Contoh aset tetap yaitu kendaraan dan juga peralatan yang dipakai untuk operasional perusahaan.

Tujuan dari pencatatan ini adalah memudahkan penilaian atas aset tetap perusahaan.

Dengan begitu akan lebih mudah memprediksikan apakah ketika dijual kembali akan memperoleh keuntungan atau justru mengalami kerugian.

Dengan penjelasan mengenai apa itu pengertian kredit juga penggunaannya di atas, maka adalah dapat kita lihat perbedaannya menurut akuntansi juga istilah perbankan.

Permudah Pengelolaan Inventori dan Stok Barang dengan Jurnal. Baca Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Kesimpulan

Pada transaksi perbankan, kredit dibutuhkan sebagai solusi permasalahan finansial juga kepemilikan suatu barang. Sementara pada akuntansi, kredit berfungsi merekam transaksi yang akan berguna bagi laporan keuangan sebuah bisnis atau usaha.

Keduanya masih berhubungan erat dengan keuangan. Selain itu juga sama-sama penting serta bermanfaat bagi kegiatan perekonomian.

Oleh sebab itu, penting untuk memahami fungsi juga manfaatnya dengan lebih mendalam.

Dalam menjalankan sebuah bisnis atau perusahaan, mungkin sudah saatnya kini Anda menggunakan software akuntansi online seperti Jurnal.

Dengan bantuan software akuntansi, laporan keuangan pada bisnis Anda akan terkelola secara lebih akurat. Penasaran? coba gratis aplikasi Jurnal selama 14 hari di sini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Di atas adalah penjelasan tentang pengertian kredit baik dalam akuntansi dan perbankan. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat.

Ikuti media sosial Jurnal by Mekari untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo