Aset adalah? Kenali Pengertian, Karakteristik dan Jenis

Apa itu pengertian aset? Aset adalah semua kekayaan yang dipunyai oleh individu ataupun kelompok yang berwujud maupun tidak berwujud. Apa saja jenis dan contoh aset yang harus diketahui terutama bagi pebisnis? Simak ulasannya di Blog Mekari Jurnal.

Apakah Anda ingat dengan persamaan dasar akuntansi? Persamaan dasar akuntansi yakni Harta (Aset) = Utang (Kewajiban) + Modal.

Jika melihat persamaan tersebut, aset atau aktiva memiliki hubungan erat dengan modal dan utang.

Hal ini karena untuk memperolehnya, Anda dapat menggunakan modal atau utang ataupun gabungan dari keduanya.

Selain itu, ketiga jenis akun tersebut juga merupakan elemen-elemen yang ada pada laporan neraca.

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai aktiva. Seperti kita ketahui, modal merupakan komponen penting dalam perusahaan.

Dapat dipastikan semua perusahaan pasti memiliki aktiva untuk kegiatan operasional.

Selain itu, kegiatan lain seperti investasi dan pembiayaan juga akan berhubungan dengan modal.

Tanpa adanya modal di suatu perusahaan, maka operasional perusahaan tidak akan berjalan.

Bagi sebagian orang yang bekerja di bidang akuntansi, aktiva atau modal bukanlah hal yang baru untuk didengar.

Namun, apakah Anda memahaminya?

Terlebih untuk sebagian orang yang tidak bekerja pada bidang akuntansi.

Berikut ulasan mengenai pengertian, jenis-jenis, dan contoh aset yang dapat membantu Anda memahami lebih dalam.

 

Pengertian Aset

Apa itu pengertian aset? Menurut PSAK No. 16 Revisi Tahun 2011, aset adalah semua kekayaan yang dipunyai oleh individu ataupun kelompok yang berwujud maupun tidak berwujud, yang memiliki nilai akan memiliki manfaat bagi setiap orang atau perusahaan.

Sementara, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mendefinisikan aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari kejadian yang terjadi pada masa lalu dan asal muasal datangnya manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan memiliki manfaat bagi perusahaan.

Sejalan dengan pengertian tersebut IFRS /International Financial Reporting Standards (2008), mengartikan aset sebagai berikut “an asset is a resource controlled by the enterprise as a result of past events and from which future economic benefits are expected for flow to the enterprise”.

Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa aset adalah semua kekayaan yang dimiliki perusahaan maupun individu yang memiliki potensi manfaat ekonomi di masa depan.

Baca juga: 4 Strategi yang Harus Dilakukan untuk Menjaga Barang Milik Perusahaan

Karakteristik Aset

Aset memiliki karakteristik yang berbeda dengan komponen laporan keuangan lainnya. Sehingga Anda dapat mengenali aktiva dengan melihat karakteristiknya.

Adapun karakteristik aset yaitu adalah:

  • Memiliki manfaat ekonomi yang diperoleh untuk masa yang akan datang
  • Dikuasai dan dikendalikan oleh perusahaan
  • Hasil dari transaksi atau peristiwa di masa lalu

Jenis-Jenis Aset

apa itu pengertian aset dan jenis adalah

Pada dasarnya aset digolongkan menjadi dua, yaitu aset lancar dan aset tidak lancar.

Berikut penjelasan masing-masing jenis aset tersebut:

1. Aktiva Lancar

Aset lancar merupakan jenis aktiva yang paling liquid. Maksudnya, subtansi tersebut paling cepat dan mudah untuk dikonversi menjadi uang tunai.

Aktiva lancar memiliki siklus atau perputaran dan manfaat yang singkat.

Umumnya, jangka waktu perputaran aset lancar selama 1 tahun atau dalam satu siklus norma perusahaan.

Karena perputarannya yang cepat, manfaat dari aktiva lancar juga cepat habis, tetapi setelah habis akan digantikan dengan modal atau aktiva lainnya.

Keadaan tersebut terus dilakukan sampai dengan akhir periode.

Contoh dari aktiva lancar seperti kas, piutang usaha, wesel tagih, persediaan, perlengkapan, investasi jangka pendek, beban dibayar di muka dan penghasilan yang masih akan diterima.

Kelola Kas & Transaksi Lebih Mudah dan Akurat, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

2. Aktiva Tidak Lancar

Aset tidak lancar merupakan aktiva yang memiliki siklus dan masa manfaat lebih dari satu tahun.

Aset tidak lancar dibagi menjadi 3 bagian yaitu.

a. Aset Tetap

Aset tetap atau aktiva berwujud adalah modal yang memiliki wujud atau bentuk secara fisik.

Aset tetap dimanfaatkan dan digunakan oleh perusahaan untuk kegiatan produksi barang atau jasa.

Sehingga tujuan memiliki aktiva tetap adalah bukan untuk dijual kembali tetapi digunakan dalam operasional perusahaan.

Aktiva tetap dapat dijual oleh perusahaan jika masa atau umur manfaat dari kekayaan tersebut sudah habis, rusak, atau karena ada masalah lain.

Contoh aktiva tetap adalah tanah, bangunan, gedung, mesin, kendaraan, dan lainnya.

b. Aktiva Tidak Berwujud

Selain aset tetap, aktiva tidak berwujud juga digolongkan dalam kategori aset tidak lancar.

Kekayaan tidak berwujud merupakan aktiva yang tidak nampak /atau tidak terlihat secara fisik tetapi memiliki nilai dan manfaat bagi perusahaan.

Adapun contoh dari aktiva tidak berwujud adalah goodwill, hak paten, hak cipta, hak guna bangunan, hak sewa, dan sebagainya.

Baca juga: Revaluasi Aset, Hal Penting yang Harus Anda Lakukan Sebelum Menjual Aset

c. Investasi Jangka Panjang

Investasi merupakan suatu modal yang difungsikan dengan tujuan untuk mendapatkan pertumbuhan kekayaan.

Investasi jangka panjang yang dimaksud meliputi semua investasi jangka panjang yang  dilakukan oleh perusahaan baik di masa sebelumnya atau masa sekarang.

Sebagai contoh: perusahaan Maju Jaya melakukan investasi di perusahaan Sejahtera Bersama, maka perusahaan Maju Jaya harus mencatat aktiva berupa investasi tersebut dalam laporan neraca yang dimiliki.

Di atas merupakan penjelasan tentang aset dan jenisnya. Aset adalah bagian penting dari perusahaan maupun perseorangan.

Modal dapat digunakan sebagai tolak ukur performa kinerja perusahaan.

Pengelolaan kekayaan dalam perusahaan juga merupakan hal yang penting agar kinerja perusahaan semakin maju dan mencapai tujuan.

Setelah mengetahui beberapa hal penting mengenai aktiva, Anda harus mulai mengelola perusahaan dengan benar.

Jurnal dengan fitur aplikasi inventaris barang dapat membantu Anda mengelola perusahaan dengan lebih mudah melalui manajemen aset.

Di mana, Anda dapat menghitung nilai penyusutan secara otomatis dan dapat membuat laporan aset dengan akurat dan cepat.

Dengan menggunakan software akuntansi online Anda dapat mengakses data perusahaan Anda kapan pun dan di mana pun.

Untuk informasi lengkap mengenai fitur ini dan fitur lainnya seperti misalkan aplikasi accounting dan aplikasi stok barang.

Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dan dapatkan free trial selama 14 hari dengan klik tombol dibawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

 

Di atas adalah penjelasan apa itu pengertian, jenis, dan contoh aset yang perlu Anda ketahui. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat.

Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, pembukuan usaha, dan akuntansi.

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo