Jurnal Enterpreneur

Apa Itu Kode Faktur Pajak? Simak Komponen Berikut!

Berkecimpung di dunia bisnis apalagi dalam nilai besar itu Anda perlu mengenal kode faktur pajak lebih jauh. Apa itu kode faktur pajak, fungsi, cara mengajukan dan contoh komponen yang adalah penting untuk Anda ketahui? Simak penjelasannya di Blog Jurnal by Mekari.

Setiap kali melakukan transaksi jual beli, bagian ini akan selalu digunakan, sebab berhubungan dengan hukum.

Semua aktivitas yang melibatkan keuangan atau aset selalu berkaitan dengan pajak sebagai kewajiban.

Hal ini berlaku untuk Para Pengusaha Kena Pajak sesuai dengan ketentuan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Transaksi jual beli melibatkan uang dan barang dalam nilai yang besar memerlukan bukti untuk keamanan kedua belah pihak.

Bukti semua transaksi jual beli kena pajak yang wajib kena pajak itu disebut faktur pajak.

Di dalamnya terdapat kode faktur pajak.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda membuat laporan pajak perusahaan secara lebih praktis? Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Apa Itu Kode Faktur Pajak?

Faktur pajak sebagai bukti kena pajak dibuat dan dikeluarkan sendiri oleh pengusaha kena pajak (PKP) dengan syarat menyerahkan BKP atau JKP.

Jika belum disahkan oleh PKP maka faktur tersebut tidak dapat dikeluarkan oleh pemberi pajak.

Kode dalam faktur dibuat sendiri oleh pengusaha yang kena pajak, namun pengesahannya dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Kode atau nomor seri faktur pajak dikeluarkan sebagai bentuk validasi bukti kena pajak yang sudah dibuat oleh pengusaha secara langsung.

Format penulisan kode faktur pajak itu sendiri memiliki struktur yang unik.

Yaitu, 2 digit pertama menunjukkan kode transaksi, 1 digit berikutnya adalah kode status, 13 digit berikutnya merupakan kode dari Direktorat Jenderal Pajak.

Itulah kenapa diperlukan pemahaman lebih jauh tentang penggunaan kode faktur pajak tersebut berdasarkan fungsinya.

Karena masing-masing kode tersebut memiliki arti dan pemakaian yang tidak sama.

Salah satunya digunakan untuk barang yang terkena PPN, ada yang bebas pajak, ada pula yang dikenakan pajak pemerintah.

Kelola Pajak Secara Langsung Cukup dengan Sekali Klik, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Fungsi Kode Faktur Pajak

kode faktur pajak adalah

Faktur pajak berfungsi sebagai bukti bahwa pengusaha telah membayar pajak kepada negara atas aktifitasnya di dunia bisnis.

Sehingga tidak ada sanksi hukum atau teguran dalam bentuk apapun karena aktifitas yang telah dijalankan oleh pengusaha.

Bukti tersebut nantinya berlaku sebagai pegangan ketika terjadi kesalahan dalam pencacatan, sehingga menghindari adanya pungutan pajak.

Kode dalam faktur yang merupakan nomor seri memiliki fungsi unik sebagai pembeda ketentuan wajib pajak.

Fungsinya untuk memudahkan memeriksa pajak yang telah dibayar berdasarkan nama perusahaan, jenis usaha, transaksi dan status pajak pengusaha bersangkutan.

Kelas pengusaha besar seperti importir atau eksportir berbeda kriteria dengan pengusaha kecil meski sama-sama memiliki kewajiban membayar.

Itulah kenapa masing-masing diantara dari mereka harus memahami letak perbedaan dari setiap pajak yang dibayarkan.

Baca juga: Bagaimana Cara Scan Faktur? Cari Tahu Langkahnya di Sini!

Komponen dalam Kode Faktur Pajak

Nomor seri tidak dibuat bebas, namun mengikuti ketentuan dari Direktorat Jenderal Pajak.

Komponen penyusun dalam nomor seri pajak merupakan ketentuan keseragaman.

Berikut ini adalah komponen yang digunakan dalam kode faktur pajak, antara lain:

1. Komponen pertama adalah kode transaksi berisi 2 digit dengan 9 kriteria

Kode 01, penyerahan BKP terutang, 02 untuk penyerahan pemungut PPN oleh bendahara pemerintah.

Kode 03, untuk penyerahan BKP atau JKP kepada pemungut non-bendahara pemerintah, 04 untuk penyerahan BKP/dan JKP untuk penggunaan DPP Nilai lain dan PPN-nya dipungut oleh PKP Penjual.

Kode 05, penyerahan pajak yang masukannya dipungut selain pemungut PPN namun sejak 2010 sudah tidak digunakan.

Kode 06, penyerahannya kepada personal yang memiliki paspor luar negeri, lalu 07 untuk penyerahan BKP/JKP dengan fasilitas PPN ditanggung pemerintah (DTP).

Kode 08, untuk penyerahan BKP/JKP yang dibebaskan dari PPN, kemudian 09 untuk penyerahan aktiva (pasal 16D) pemungutannya dilakukan PKP penjual.

Proses Akuntansi Otomatis Minim Risiko Human Error dengan Jurnal. Pelajari selengkapnya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

2. Komponen kedua adalah status pajak yang hanya satu digit 0 atau 1. 

Kode 0 menunjukkan status pajak normal, sedangkan 1 merupakan status faktur pajak penggantian.

Komponen ketiga merupakan seri berisi 13 digit yang telah ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk digunakan oleh Pengusaha Kena Pajak.

Untuk komponen ketiga ini penulisan formatnya adalah tiga digit di depan dipisahkan dengan tanda strip, lalu 10 digit angka berikutnya.

Penulisannya tidak boleh salah karena ketentuan penulisan ini ditetapkan langsung oleh pihak Direktorat Jenderal Pajak.

Tujuannya adalah untuk kemudahan penulisan bagi wajib pajak sekaligus kemudahan pemeriksaan di kantor pajak.

Dengan begitu, tidak ada kesalahan penulisan lagi untuk pembayar pajak.

Baca juga: Pemindahbukuan Pajak: Pengertian, Cara, dan Syarat Pengajuan

Cara Membuat Kode Faktur Pajak

Di bawah ini adalah cara membuat kode faktur pajak yang benar, antara lain:

1. Mengajukan permohonan NSFP ke Kantor Pelayanan Pajak 

Langkah pertama membuat kode faktur pajak adalah mengajukan permohonan NSFP (Nomor Seri Faktur Pajak) yang hanya diterbitkan satu kali dalam setahun oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Anda bisa meminta langsung dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak, kemudian menyerahkan surat permohonan NSFP.

Baca juga: Pengertian e-Faktur dan Jenis-Jenis Faktur

2. Mengajukan permohonan secara online

Bisa juga mengajukan secara online melalui https://efaktur.pajak.go.id untuk meminta e-Nofa (elektronik nomor faktur).

Untuk pengajuan secara online anda harus memiliki sertifikat elektronik terlebih dahulu dengan mengajukan langsung di Kantor Pelayanan Pajak atau secara online dan telah mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pajak.

3. Susun kode faktur pajak yang benar dan lengkapi berkasnya

Setelah mendapatkan nomor seri yang berjumlah 13 digit tersebut anda dapat menyusun kode faktur pajak mulai dari kode transaksi, status transaksi, lalu baru nomor seri.

Anda perlu melengkapi berkas untuk mengurus pajak berupa NPWP, alamat, nama yang memberikan PKP, NPWP, alamat nama pembeli PKP, informasi barang dan jasa, jumlah PPN, jumlah PPnBM, nomor seri, kode serta tanggal pembuatan, jabatan, nama dan tanda tangan pihak terkait.

Baca juga: Mengenal Tentang Laporan Pajak Tahunan di Indonesia

Contoh Kode Faktur Pajak

Seri faktur pajak selalu mengikuti format yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

1. Contoh Kode Kena Pajak dipungut PKP penjual

Contoh 010.000-0000000000, 01 pertama adalah kode untuk penyerahan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak yang PPNnya dipungut PKP penjual, lalu 0 selanjutnya menunjukkan status normal.

2. Contoh Kode Kena Pajak PPN dipungut bendahara pemerintah

Contoh 021.000-0000000000, 02 menunjukkan penyerahan BKP/JKP yang memungut PPNnya adalah bendahara pemerintah, kemudian 1 menunjukkan status penggantian pajak, sedangkan 13 digit selanjutnya merupakan NSFP dari Direktorat Jenderal Pajak.

Bendahara pemerintah yang dimaksud adalah Bendaharawan Pemerintah dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, BUMN dan Badan Usaha tertentu.

Baca juga: Pengertian Pajak Penghasilan dan Cara Menghitungnya

3. Contoh Kode Kena Pajak BKP/ JKP bebas PPN

Contoh 081.000-0000000000, 08 adalah penyerahan BKP/JKP yang bebas PPN, 1 menunjukkan status penggantian pajak.

Pada penerbitannya kode 1 digunakan untuk penyebutan penggantian status ke-2 ke-3 dan seterusnya.

Contoh usaha yang masuk dalam kategori transaksi 08 adalah bisnis air bersih, hasil pertanian, penjualan bibit tanaman untuk pertanian perkebunan dan perhutanan, penjualan pakan ternak unggas dan ikan.

Pembuatan urutan kode faktur pajak cukup mengikuti aturan yang telah ditetapkan, sehingga proses pemeriksaannya mudah.

Baca juga: Cara Membuat E-Faktur Paling Mudah, Ikuti Langkah Ini!

Aplikasi Jurnal Memudahkan Anda dalam Membuat Laporan Pajak Perusahaan

 

laporan pajak tahunan

Sekarang, Anda tidak perlu repot lagi harus menghitung pajak secara manual di setiap aktivitas penjualan atau transaksi.

Software akuntansi Jurnal by Mekari dapat membantu Anda melakukan perhitungan pajak secara otomatis  sesuai dengan aturan pemerintah di Indonesia sehingga prosesnya pun lebih cepat, aman dan, menguntungkan.

Melalui fitur aplikasi pajak Jurnal yang terintegrasi dengan mitra resmi DJP yaitu Klikpajak. Segala proses pelaporan dari PPN, Pajak Karyawan (PPh 21) dan PPh Final agar berjalan lebih mudah.

Adapun beberapa fitur yang bisa Anda nikmati adalah:

  • Laporan pajak pemotongan. Lihat kembali ringkasan perhitungan pajak dengan tipe pemotongan dari semua aktivitas keuangan bisnis secara online.
  • Laporan Pajak Penjualan. Memantau perhitungan pajak dengan tipe penambahan berdasarkan aktivitas penjualan di bisnis Anda.
  • E-Faktur. Satu klik untuk lapor pajak PPN dan langsung dapatkan bukti lapor sah dari DJP. Proses otomatis dan lebih praktis.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Di adalah penjelasan lengkap tentang apa itu kode faktur pajak, fungsi, komponen, cara membuat atau mengajukan, dan apa saja contoh-contoh yang perlu diketahui.

Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial Jurnal by Mekari untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo