Transaksi Digital dalam Perkembangan Bisnis Online

Bagaimana transaksi digital berperan penting dalam kemajuan bisnis online atau e-commerce? Temukan jawabannya di Blog Mekari Jurnal!

Perkembangan teknologi khususnya di bidang e-commerce menunjukkan bahwa kebiasaan masyarakat dalam melakukan pembayaran mengalami perubahan.

Dari yang biasanya membayar pakai uang tunai atau cash, kini berganti menggunakan dompet atau uang digital (e-wallet).

Sebagai pelaku usaha dari skala mikro kecil, menengah, hingga besar, harus memiliki metode pembayaran yang lebih fleksibel agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan.

Untuk itu, mari kita pahami lebih lanjut apa yang dimaksud dengan transaksi digital, elektronik, ataupun online, kelebihan kekurangan, serta beberapa jenis contoh dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam proses jual-beli.

Pengertian Transaksi Digital dan Online

Transaksi digital adalah jenis pembayaran secara virtual dengan menggunakan perangkat dalam bentuk aplikasi ataupun website penyedia jasa.

Transaksi ini mengubah cara pembayaran, dari yang biasanya pakai uang tunai (cash) menjadi non tunai (cashless) melalui dompet digital, bukan dompet tradisional yang harus dibawa.

Seiring berkembangnya waktu, transaksi digital semakin diminati karena lebih praktis dan juga aman serta didukung dan dilindungi oleh pemerintah dan lembaga keuangan resmi.

Transaksi online adalah metode pembayaran yang difasilitasi oleh penyedia layanan pembayaran, disebut juga sebagai payment gateway, untuk membeli produk atau jasa, berinvestasi, maupun menggunakan jasa perbankan.

Transaksi ini umumnya dilakukan melalui jaringan atau koneksi internet yang terenkripsi sehingga lebih aman dan mengurangi kemungkinan pencurian data pribadi.

Kelebihan dan Kekurangan Transaksi Digital maupun Online

transaksi elektronik, online, digital adalah

Berikut ini adalah beberapa kelebihan penggunaan transaksi digital maupun online:

  • Lebih mudah dan efisien. Pembayaran dapat dilakukan dengan cepat melalui aplikasi smartphone sehingga tidak perlu repot-repot membawa uang tunai, terlebih untuk transaksi dengan nominal besar.
  • Lebih hemat biaya. Lebih murah dibandingkan metode pembayaran manual seperti cek atau wesel karena pembayaran online biasanya dilakukan secara otomatis.
  • Fleksibilitas nominal transaksi. Dapat membayar dengan jumlah yang pas sehingga tidak perlu menerima kembalian dalam uang logam/receh.
  • Meminimalisir risiko pencurian. Setelah diproses, biasanya dana akan langsung masuk ke rekening atau virtual account milik penjual.
  • Memudahkan proses transaksi. Penjual bisa langsung mengetahui kapan dana masuk ke rekening sehingga mereka dapat menentukan kapan barang akan dikirim pada pembeli.

Di balik kemudahan yang ditawarkan, sistem transaksi digital dan online juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Butuh pemahaman teknologi. Transaksi digital akan dianggap cukup menyulitkan terutama bagi masyarakat yang tidak terlalu paham tentang teknologi.
  • Pembayaran online tetap tidak gratis. Hal ini karena adanya biaya layanan yang dibebankan pada pengguna.
  • Rentan terhadap kejahatan dunia maya (cyber crime). Contohnya seperti hacker yang meretas sistem, mencuri data atau informasi pribadi, dan lainnya.
  • Ketergantungan pada infrastruktur telekomunikasi. Tanpa adanya internet maka transaksi online tidak mungkin dapat berlangsung.

Baca juga: Peran Sistem Pemrosesan Transaksi Bagi Perusahaan

Jenis-Jenis Transaksi Digital

Jenis- jenis transaksi digital yang cukup populer digunakan di Indonesia adalah sebagai berikut:

Uang Elektronik (E-money)

Uang elektronik atau e-money merupakan uang yang dimiliki dalam sistem perbankan untuk digunakan dalam kegiatan transaksi elektronik.

Umumnya, e-money dikeluarkan oleh lembaga institusi perbankan yang berbentuk kartu yang memiliki chip sehingga dapat digunakan dalam kegiatan transaksi.

Beberapa contoh dari uang elektronik adalah JakCard (Bank DKI), Flazz (Bank BCA), Mandiri e-Money (Bank Mandiri), Mega Cash (Bank Mega), TapCash (Bank BNI), d;;

Dompet Digital (E-wallet)

E-wallet atau dompet digital merupakan layanan elektronik yang berfungsi untuk menampung dana, menyimpan data transaksi, dan juga melakukan pembayaran baik itu menggunakan kartu atau uang digital.

Beberapa contoh e-wallet yang ada di Indonesia adalah seperti Mekari Pay, Gopay, Ovo, Dana, LinkAja, iSaku, Jenius.

Dengan dompet digital Mekari Pay, Anda bisa menerima dan mengirim pembayaran virtual account, kartu kredit, e-wallet dan konfirmasi manual melalui sistem bank mana saja yang secara otomatis langsung terintegrasi dengan sistem pengelolaan invoice dan pembukuan Jurnal.

Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan tonton tutorial penggunaannya melalui video di bawah ini.

Online Banking

Online banking adalah layanan transaksi keuangan perbankan dengan menggunakan internet.

Layanan dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu internet banking atau e-banking yang menggunakan browser untuk mengoperasikannya, dan mobile banking yang menggunakan aplikasi pada smartphone.

Contohnya seperti KlikBCA dan Livin by Mandiri.

QR Code

QR code atau quick response code adalah suatu barcode dua dimensi yang memiliki berbagai jenis informasi yang dapat dibuka dengan cara scan atau pemindaian menggunakan smartphone.

Umumnya, QR code mampu menyimpan 2089 digit atau 4289 karakter, termasuk tanda baca ataupun karakter spesial di dalamnya yang mampu menampilkan berbagai teks, membuka URL, menyimpan kontak pada buku telepon, dan sebagainya.

Penggunaan QR code dalam transaksi digital biasanya memerlukan kolaborasi dengan perusahaan dompet digital.

Penyatuan berbagai macam QR code dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) dikenal dengan istilah QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

Dengan menggunakan QRIS,  maka seluruh aplikasi pembayaran dari penyelenggara manapun baik itu lembaga perbankan maupun non bank yang digunakan masyarakat dapat digunakan di seluruh toko atau merchant berlogo QRIS, meskipun penyedianya berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

Merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari Bank Indonesia​ untuk menerima pembayaran dari aplikasi manapun.

Baca juga: Kelola Transaksi Bisnis dengan Rekonsiliasi Otomatis dan Cashlink Transfer dari Jurnal

Jenis Transaksi Online yang Paling Banyak Dilakukan

kelebihan kekurangan transaksi digita online

Dengan dimudahkannya proses transaksi dengan memanfaatkan sistem online atau digital, maka pembayaran keperluan sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih praktis, sebagai contoh:

  • Top up pulsa dan layanan transportasi online

Kini, pelanggan bisa dengan cepat membeli pulsa atau kuota internet, baik melalui aplikasi e-wallet atau mobile banking.

Selain itu, sebagian besar layanan transportasi online juga  menghadirkan fitur pembayaran nontunai melalui aplikasi sehingga pelanggan hanya perlu melakukan top up atau menggunakan pembayaran kartu.

  • Pembayaran tagihan listrik, telepon, PDAM, iuran BPJS

Jika sebelumnya pelanggan harus mengantri untuk membayar tagihan listrik, air, atau telepon, kini pembayaran bisa dilakukan secara online melalui berbagai macam layanan digital, baik berupa aplikasi maupun jalur perbankan.

Selain lebih mudah, beberapa aplikasi juga sering menawarkan berbagai promo.

  • Pembelian barang, tiket kereta api dan pesawat, secara online

Pembelian barang atau jasa melalui marketplace ataupun online travel agent jadi lebih mudah tanpa harus datang langsung ke toko fisik karena bisa dilakukan dengan transaksi online.

  • Pembayaran angsuran, pajak bumi dan bangunan (PBB), dan zakat

Tanpa perlu membuang waktu dan tenaga, membayar angsuran atau cicilan bulanan jadi lebih mudah jika dilakukan secara online, mulai dari angsuran rumah (KPR), asuransi, sampai pembayaran kredit.

Pembayaran zakat melalui transaksi online atau menggunakan platform kini sudah semakin umum melalui marketplace dan layanan fintech yang sudah bekerja sama dengan pihak Baznas.

Baca juga: Forstok x Jurnal: Integrasi Marketplace Untuk Bisnis Online Anda

Tips Aman dalam Transaksi Digital ataupun Online

tips aman transaksi online

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk menjaga keamanan selama melakukan transaksi online ataupun digital, seperti:

  • Jaga Kerahasiaan Data

Jangan pernah membagikan pin/password, kode OTP, authentication code dan lain sebagainya ketika melakukan transaksi secara virtual.

  • Aktifkan Notifikasi Transaksi dan Two Factor Authentication

Penting sekali untuk mengaktifkan sistem Two Factor Authentication dan notifikasi transaksi agar lebih aman dalam bertransaksi.

Anda akan mendapatkan kode verifikasi atau kode OTP (One Time Password) ke nomor yang sudah didaftarkan.

Selain itu, notifikasi berfungsi untuk mencegah adanya transaksi yang tidak dikenal.

Segera laporkan ke pihak bank jika mendapatkan notifikasi transaksi yang tidak Anda lakukan.

  • Gunakan Alamat Email Khusus

Memiliki email khusus untuk keperluan tertentu akan membuat Anda lebih mudah dalam mengidentifikasi jika ada email yang mencurigakan.

Bedakan antara email pribadi, bank, dan kantor, sehingga dapat mempermudah pengidentifikasian.

Banyak serangan phising yang meretas data pribadi pengguna email.

Maka dari itu jika ada email mencurigakan, cermati terlebih dahulu sebelum membuka tautan tersebut.

  • Cek Kembali Tujuan Transaksi

Sebelum melakukan transaksi atau mentransfer uang, pastikan Anda sudah yakin kepada pihak yang dituju agar terhindar dari penipuan.

  • Hanya Menjawab ke Pihak Resmi

Tidak sedikit orang yang menjadi korban penipuan melalui telepon, email, atau SMS.

Maka dari itu, penting untuk menjadi lebih kritis dalam menilai kebenaran informasi yang didapat serta lembaga atau pihak pengirimnya.

  • Ganti Password dan Pin secara Berkala

Tips menjaga keamanan dalam melakukan transaksi online atau digital yang terakhir adalah mengganti kode akses secara berkala.

Hal ini penting untuk mencegah pihak lain mengetahui kode akses Anda, serta dapat meningkatkan kerahasiaan kode Anda.

Itulah penjelasan mengenai apa itu transaksi digital maupun online, kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh metode pembayaran tersebut, serta bagaiamana tips agar transaksi dapat dilakukan dengan aman.

Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda!

 

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo