Jurnal Enterpreneur

Akun Nominal vs Akun Riil, Ini Dia Perbedaan Keduanya!

Dalam akuntansi, terdapat 3 macam jenis akun, salah satunya adalah akun nominal yang merupakan bagian penting dalam proses akuntansi. Apa itu pengertian, jenis, dan juga perbedaan antara akun nominal dan riil? Simak penjelasannya di Blog Jurnal by Mekari.

Perakunan merupakan suatu proses yang meliputi penggolongan, pencatatan, dan pengikhtisaran seluruh transaksi perusahaan yang berupa nilai uang.

Oleh karena itu, akun nominal selalu tersimpan dengan baik sampai dengan masa 1 tahun periode fiskal.

Biasanya, akun nominal selalu disandingkan dengan akun riil. Kedua akun ini juga sama pentingnya dalam kegiatan pembuatan laporan keuangan.

Kedua akun ini juga sering disebut karena memiliki kaitan erat dengan ekuitas, aset, dan kewajiban.

Nah, jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang perbedaan akun nominal dan riil dalam dunia akuntansi, mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

 

Pengertian dan Fungsi Akun

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pengertian akun adalah catatan sistematis yang berisi transaksi keuangan.

Karena memiliki posisi penting, maka akun dalam dunia akuntansi juga memiliki sejumlah fungsi penting.

Pertama, akun berfungsi untuk menunjukkan tempat untuk mencatat unsur aktiva, kewajiban, pendapatan, ekuitas, prive, dan beban.

Selain itu, akun juga berfungsi untuk menunjukkan tentang bertambah atau berkurangnya unsur modal, beban, utang, dan harta.

Selanjutnya, akun juga berfungsi untuk memberikan informasi tentang posisi modal, utang, dan harta serta perubahan hal-hal tersebut sebagai pondasi dalam menyusun laporan keuangan.

Lantas, apa sebenarnya manfaat dari adanya penggolongan akun, seperti akun nominal, dalam dunia akuntansi?

Manfaatnya adalah untuk mempermudah proses pencatatan transaksi yang ada sesuai dengan akun-akun tersebut.

Pembukuan untuk laporan keuangan pun menjadi lebih mudah dan rapi, yang mana laporan keuangan ini nantinya berfungsi untuk bahan analisa krusial untuk mengambil keputusan.

Penggolongan akun juga bermanfaat untuk menghindari adanya kesalahan kegiatan akuntansi yang bisa berdampak buruk kepada aktivitas perusahaan lainnya.

Baca juga: Simak Perbedaan antara Faktur Penjualan dan Pembelian

Penggolongan/Pengelompokan Akun

perbedaan akun nominal dan riil adalah 2

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada ilmu akuntansi memiliki sejumlah akun yang dikelompokkan menjadi 3 kategori.

1. Akun Riil

Pertama, ada kategori akun riil (real account). Akun riil merupakan akun yang selalu ada dalam neraca, seperti utang, modal, dan aktiva.

Selain itu, akun riil juga disebut sebagai akun permanen atau akun terbuka karena akun ini mempunyai saldo yang nantinya akan dibuka pada tahun berikutnya.

2. Akun Nominal 

Akun nominal (nominal account) adalahh akun yang tersaji dalam laporan laba rugi, seperti contoh laporan pendapatan dan beban.

Berbeda dengan akun riil, nominal account tidak memiliki saldo apapun. Mengapa demikian? Hal ini karena saldo dalam akun ini sudah dipindah ke modal usaha.

Saldo tersebut dipindahkan ke akun permanen ketika sudah akhir periode fiskal atau dikenal juga dengan istilah tutup buku.

Oleh karena itu, akun ini disebut sebagai close account atau akun tertutup. Contoh dari nominal account adalah biaya/beban dan pendapatan.

Kelola Invoice Terintegrasi Ke Dalam Laporan Keuangan Anda, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

3. Akun Campuran 

Akun ini disebut sebagai akun campuran karena fungsinya yang selalu menambah untuk akun lainnya. Akun ini juga disebut sebagai akun kontra.

Kode Akun

Pengertian dari kode akun adalah kerangka berupa huruf, angka, atau kombinasi dari huruf dan angka yang berfungsi untuk memudahkan identifikasi sejumlah akun dalam general ledger/buku besar.

Nah, di bawah ini adalah sejumlah aturan kode yang biasa digunakan oleh sebuah perusahaan.

1. Kode Numerial 

Kode numeral adalah aturan kode yang memakai angka 1-100 (atau lebih) secara berurutan.

2. Kode Kelompok

Kode kelompok merupakan cara pengkodean yang dilakukan dengan mengelompokkan masing-masing akun berdasarkan jenis dan golongan, seperti akun aset, pendapatan, ekuitas, kewajiban, serta beban.

Baca juga: Penggunaan Debit dan Kredit Akuntansi yang Perlu Dipahami

3. Kode Angka Blok

Jika Anda ingin menggunakan kode akun ini, maka pertama kali Anda harus membagi akun ke beberapa golongan akun sejenis.

Kemudian, di setiap golongan akun tersebut harus tersedia blok angka yang berurutan.

4. Kode Mnemonik

Kode ini dibuat berdasarkan jenis dan golongan akun dengan memakai kode huruf.

Kelola Kas & Transaksi Lebih Mudah dan Akurat, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

5. Kode Kombinasi

Kode kombinasi adalah kode akun yang menggunakan campuran antara huruf dan angka berdasarkan jenis dan golongan akun, seperti akun nominal.

Kode huruf berfungsi sebagai tanda golongan akun. Tempatnya yaitu berada di bagian depan. Sedangkan, kode angka ada di bagian belakang yang berfungsi sebagai kode akun.

6. Kode Angka Desimal

Kode angka desimal adalah membuat akun dengan memakai 10 unit angka, yakni dari 0-9, serta memakai bilangan desimal untuk penggolongannya.

Baca juga: Neraca Saldo Setelah Penutupan: Pengertian, Cara Membuat, Contoh

Perbedaan Akun Nominal dan Akun Riil 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, akun nominal dan akun riil memiliki perbedaan. Untuk mengetahui perbedaan tersebut, ada sejumlah indikator yang bisa Anda lihat.

Nominal account selalu berawal dengan jumlah saldo 0 dan berakhir juga dengan saldo 0.

Hal ini berbeda dengan akun riil yang mana akun ini tidak berakhir pada angka 0 di akhir tahun.

Selanjutnya, apabila ada saldo akun riil di tahun lalu, maka saldo tersebut bisa diteruskan ke tahun fiskal berikutnya.

Perbedaan yang kedua yaitu terkait pencatatan akun.

Akun nominal masuk dalam pencatatan akun laporan laba rugi, sedangkan akun riil masuk ke dalam pencatatan akun neraca.

Akun neraca adalah akun untuk mencatat ekuitas, aset, dan kewajiban.

Pada setiap akhir tahun periode fiskal, saldo di akun nominal account selalu dipindah ke akun riil untuk melakukan perubahan bersih selama satu tahun.

Perbedaan yang selanjutnya yaitu pencatatan entry di nominal account dilakukan berdasarkan entri jurnal tentang tanggal dan waktu.

Nah, inilah perbedaan dari akun nominal riil dalam dunia akuntansi. Meski memiliki kedudukan yang sama penting, kedua memiliki perbedaan yang signifikan.

Baca juga: Perbedaan Akun Biaya dan Beban, Beserta Contohnya

Jenis Akun Nominal

Selain ada penggolongan akun secara umum, akun nominal juga memiliki penggolongan jenis lagi.

Nominal account terdiri dari dua jenis akun yaitu akun pendapatan dan akun beban. Nah, jika Anda ingin tahu lebih lanjut, berikut ulasan lengkapnya.

1. Pendapatan

Akun pendapatan adalah termasuk dari kelompok akun nominal yang di dalamnya ada penambahan jumlah aset yang berasal dari operasional dan kegiatan perusahaan.

Akun ini dicatat dengan menggunakan dasar penjualan produk berupa jasa atau barang yang terjadi pada satu periode fiskal.

Akun ini memiliki dua kelompok, yaitu pendapatan operasional perusahaan dan pendapatan lain.

Pendapatan operasional adalah setiap pendapatan yang didapat dari kegiatan penjualan atau aktivitas utama perusahaan.

Di sisi lain, akun pendapatan lainnya yaitu akun yang mencatat setiap pendapatan tidak tetap perusahaan, contohnya yaitu komisi dan bunga perusahaan.

Permudah Pengelolaan Inventori dan Stok Barang dengan Jurnal. Baca Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

2. Beban

Pengertian beban di akuntansi adalah semua biaya yang perusahaan harus bayar untuk melakukan operasional perusahaan.

Contoh beban perusahaan yaitu biaya perlengkapan perusahaan, penjualan, dan beban lainnya.

Akun beban juga terdiri dari dua golongan, yaitu beban untuk pendapatan dan beban perusahaan lainnya.

Beban perusahaan adalah biaya yang dikeluarkan dengan tujuan untuk menjalankan semua kegiatan perusahaan.

Selanjutnya, beban lain adalah beban yang dikeluarkan secara tiba-tiba.

Baca juga: Cara Membuat Pembukuan Sederhana Bagi Bisnis Kecil

Entri Akun Nominal Maupun Riil Jadi Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Keuangan Jurnal

Biar tidak repot, Anda bisa menggunakan software untuk pembukuan dan pencatatan transaksi untuk mengatur keuangan dan arus transaksi.

Dengan menggunakan aplikasi Jurnal by Mekari, Anda bisa menghemat biaya, waktu, dan energi karena data keuangan bisnis diproses dengan baik.

Setiap akun dapat diinput dengan tepat dan akurat sehingga meminimalisir kesalahan.

Kembangkan bisnis Anda dengan memulai pembukuan yang benar mulai sekarang! Dengan beragam fitur yang diberikan, seperti:

  1. Invoice & PO, buat faktur penjualan, pesanan pembelian, dan surat jalan profesional secara otomatis.
  2. Laporan cepat & tepat, susun laporan finansial dan aktivitas bisnis secara real-time dengan 1-klik.
  3. Kontrol stok persediaan, monitor stok serta lakukan stok opname untuk laporan tepat.
  4. Kolaborasi real-time, tambah pengguna lainnya untuk performa kerja multi-tasking.
  5. Online live chat tiap Saat, hubungi kami kapan saja, tim support kami siap membantu Anda.

Penggunaan software akuntansi seperti Jurnal akan mempermudah Anda dalam mengelola arus transaksi dan juga informasi akuntansi bisnis Anda. Silakan coba aplikasi akuntansi Jurnal secara gratis selama 14 hari.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Baiklah, demikian adalah penjelasan tentang akun nominal dan akun riil dalam dunia akuntansi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Ikuti media sosial Jurnal by Mekari untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo