Buku Besar Bentuk T: Pengertian, Contoh, Cara Membuat

Pelajari lebih lanjut apa itu buku besar bentuk atau akun T lengkap dengan fungsi, format, cara membuat, serta contoh dari bagian pelaporan akuntansi ini di Blog Mekari Jurnal!

Salah satu kegiatan penting dalam proses akuntansi adalah menyusun buku besar.

Salah satu tipe buku besar yang paling sering dipakai adalah buku besar bentuk T.

Dalam dunia akuntansi, para akuntan juga biasa menyebut buku besar bentuk T dengan istilah akun T.

Cara membuat akun T sebenarnya tidaklah terlalu sulit.

Namun, sangat penting bagi Anda untuk memahami lebih dalam tentang akun ini.

Umumnya, buku besar berisi berbagai akun untuk meringkas transaksi yang dicatat dalam jurnal.

Buku besar juga dikenal sebagai buku entri akhir atau tahap pencatatan akhir dalam akuntansi.

Anda perlu memahami pengertian buku besar bentuk T atau akun T terlebih dahulu sebelum mengetahui cara membuatnya.

Untuk informasi lebih detail tentang akun T dan langkah-langkah membuat recordnya, baca terus artikel ini sampai selesai.

Apa yang Dimaksud dengan Buku Besar Bentuk atau Akun T?

Secara umum, pengertian buku besar atau ledger book adalah istilah untuk kumpulan akun yang digunakan untuk meringkas suatu transaksi ke dalam jurnal.

Buku besar juga biasa diartikan sebagai tahapan dalam pencatatan rangkuman akhir dari data yang diperoleh dari jurnal umum ataupun jurnal khusus.

Ledger book dapat menggambarkan pengaruh transaksi keuangan akibat perubahan aset, kewajiban, dan modal dalam suatu perusahaan.

Jadi, dokumen ini adalah alat yang digunakan perusahaan untuk mencatat berbagai perubahan dalam akun karena transaksi keuangan.

Kegiatan menyusun buku besar disebut posting.

Sebagaimana diketahui bahwa buku besar adalah pemindahbukuan dari jurnal umum, maka posting dilakukan setelah membuat jurnal umum.

Dengan begitu, dalam proses cara membuat buku besar, Anda harus terlebih dahulu membuat jurnal umum.

apa itu buku besar bentuk t

Ada beberapa bentuk buku besar, antara lain buku besar bentuk T (T shape), Scoring Shape, Single Balance Column Staffle Form, dan Staffle Column Double Balance.

Di antara keempat bentuk buku besar, yang paling sederhana adalah bentuk T.

Bentuknya seperti T besar. Sisi kanan menunjukkan sisi kredit dan sisi kiri menunjukkan sisi debit.

Bentuk dan fungsi buku besar ini cukup sederhana, sehingga Anda dapat dengan mudah menggunakannya.

Pada buku besar berbentuk T ini, nama akun harus diletakkan di sisi kiri atas dan kode akun harus diletakkan di sisi kanan atas buku besar.

Buku besar bentuk T adalah sebutan untuk kumpulan catatan transaksi keuangan yang menggunakan pembukuan entri ganda.

Istilah ini menggambarkan tampilan entri pembukuan. Pertama, sebuah huruf besar T digambar pada sebuah halaman.

Tampilan visual dari jurnal buku besar dari masing-masing akun menyerupai bentuk T, oleh karena itu akun buku besar disebut juga akun T.

Judul akun lalu dicatat tepat di atas garis horizontal atas.

Sedangkan di bawahnya dicantumkan debit di sebelah kiri dan kredit dicatat di sebelah kanan, dipisahkan oleh garis vertikal huruf T.

Baca juga: Contoh Pembukuan serta Cara Membuatnya dengan Sederhana

Fungsi dan Pentingnya Buku Besar Bentuk T

Dalam proses pembuatan dokumen buku besar, akun-akun yang terlibat dibagi menjadi akun riil dan akun nominal.

Akun riil adalah akun di neraca seperti aset, kewajiban, ekuitas.

Sedangkan akun nominal adalah akun dalam laporan laba rugi, seperti akun beban dan akun pendapatan.

Fungsi buku besar dalam suatu perusahaan sangatlah penting.

Buku besar berfungsi untuk meringkas semua data perihal transaksi keuangan yang sebelumnya telah tercatat dalam jurnal umum.

Maka dari itu lah, penting bagi Anda untuk mempelajari bagaimana cara membuat buku besar.

Penting untuk mengetahui metode penyusunan buku besar, karena buku besar digunakan sebagai alat untuk mengklasifikasikan data keuangan.

Mulai dari angka besar hingga kecil. Jadi Anda tahu perbedaan antara semua data keuangan yang masuk.

pengertian contoh cara membuat buku besar bentuk t

Format Buku Besar Bentuk T

Setiap data yang yang dicatat dalam jurnal harus diklasifikasikan lagi dalam buku besar bentuk T.

Hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan jumlah rekening yang terdapat pada kolom debit dan kredit serta sebagai bahan informasi pada saat menyusun laporan keuangan.

Jadi, dapat dikatakan bahwa fungsi buku besar bentuk T dalam laporan keuangan perusahaan sangatlah penting.

Kredit dan debit dicatat dalam akun T, di mana semua saldo akun harus cocok.

Akun T adalah representasi dari buku besar isinya berisi catatan transaksi bisnis. Formatnya adalah sebagai berikut:

  • Judul akun di garis horizontal atas T
  • Sisi debit di sebelah kiri
  • Sisi kredit di sebelah kanan

Akun T adalah istilah informal untuk sekumpulan catatan keuangan yang menggunakan pembukuan entri ganda.

Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa entri pembukuan dalam akun T ditata sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk T.

Akun-T dapat memudahkan akuntan untuk mengetahui macam-macam akun yang harus dimasukkan ke dalam buku besar.

Dengan begitu, akan saldo penyesuaian akan diperoleh sehingga pendapatan sama dengan pengeluaran alias seimbang.

Baca juga: Contoh Pembukuan Toko Excel Sederhana, Download Sekarang!

Kapan Sebaiknya Anda Menggunakan Akun T?

contoh buku besar bentuk t

Akun T biasanya digunakan oleh pemegang buku dan akuntan ketika mencoba menentukan entri jurnal yang tepat untuk dibuat.

Berikut adalah saat yang tepat kapan Anda harus menggunakan akun T:

1. Saat Mengajar Akuntansi atau Pembukuan

Prinsip akuntansi mungkin sulit untuk dipahami, tetapi menggunakan akun T dapat membantu Anda untuk lebih memahami prinsip tersebut.

Terutama bagi Anda yang mungkin kesulitan memahami debit dan kredit dan cara mencatatnya dengan benar.

Ini karena buku besar bentuk T adalah bentuk buku besar yang paling mudah untuk dipahami serta digunakan.

2. Saat Pertama Kali Belajar Akuntansi

Akun T bisa sangat berguna bagi Anda yang tengah berusaha untuk memahami prinsip-prinsip akuntansi.

Jika saat ini Anda menggunakan atau berencana menggunakan perangkat lunak akuntansi untuk bisnis Anda, maka cobalah gunakan buku besar bentuk T untuk pembukuan.

Menggunakan akun T untuk mencatat entri praktik dapat sangat membantu bagi Anda yang ingin lebih memahami debit dan kredit serta pengaruhnya terhadap laporan keuangan Anda.

3. Saat Mencoba Memahami Entri yang Rumit

Apakah Anda masih mencatat entri jurnal di berbagai jurnal akuntansi atau melacak transaksi keuangan menggunakan spreadsheet?

Jika iya, maka gunakanlah akun T untuk mempermudah Anda dalam melakukan proses entri.

Akun T juga dapat memungkinkan Anda untuk melihat dengan tepat bagaimana entri Anda akan mempengaruhi akun Anda.

Ini dapat membantu mencegah kesalahan sekaligus memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang keseluruhan proses akuntansi.

Bagaimana Cara Membuat Akun T?

Dengan membuat akun T akan memberikan tampilan yang lebih akurat dan lebih mendalam pada arus kas masuk dan keluar organisasi.

Langkah-langkah berikut bisa Anda lakukan untuk mencatat debit dan kredit di akun T:

1. Atur Semua Data Transaksi dan Keuangan

Langkah pertama untuk membuat buku besar bentuk T adalah dengan mencatat semua data perihal transaksi keuangan.

Anda bisa gunakan laporan laba rugi atau neraca untuk mengatur transaksi di akun T.

Setiap jenis akun memerlukan T chart yang terpisah, jadi penting untuk membedakan transaksi yang ingin Anda catat.

Misalnya, seorang pemegang buku mencatat debit dan kredit dalam akun pendapatan secara terpisah dari kewajiban.

2. Buat Bagan T (T Chart)

Selanjutnya, buatlah template bagan T dengan garis horizontal di bagian atas lembar dan garis vertikal yang memisahkan sisi kiri dan kanan.

Jika Anda berencana untuk melacak beberapa transaksi akun, buat template T chart untuk setiap akun yang ingin Anda seimbangkan.

Sebagai contoh, buat satu akun T untuk aset, pengeluaran, atau akun lain yang ingin Anda lacak, lalu atur entri debit dan kredit untuk setiap akun T yang Anda buat.

Dengan cara ini, debit ke aset menunjukkan peningkatan dan kredit menunjukkan penurunan.

Sementara itu, debit akan menunjukkan penurunan akun pengeluaran dan kredit akan menunjukkan peningkatan akun pengeluaran.

4. Membuat Daftar Debit dan Kredit

Setelah Anda mengatur transaksi debit dan kredit untuk setiap akun, buat daftar debit di sisi kiri grafik dan kredit di sebelah kanan.

Setiap transaksi harus seimbang di akun T untuk kredit dan debit untuk mencerminkan semua arus kas masuk dan keluar.

Selain itu, arus kas keluar mewakili rencana pembayaran bisnis masa depan untuk pengeluaran dan kewajiban.

Sedangkan arus kas masuk dapat mencakup rencana pembayaran yang akan dikumpulkan oleh bisnis atau perusahaan Anda di masa depan.

cara membuat buku besar bentuk t

Contoh Buku Besar Akun T

Dalam contoh buku besar bentuk T yang akan dihadirkan di sini, mari gunakan ilustrasi berikut:

Sebuah perusahaan yang menjual perangkat keras dan aksesori komputer kepada individu dan bisnis lain mencatat penjualannya di akun T.

Proses pembukuan tersebut mengatur semua transaksi piutang bisnis ke dalam kredit dan debit untuk kuartal tersebut, termasuk pembayaran yang belum dilakukan pelanggan.

Perusahaan akan mendebit pembayaran yang telah selesai dan mengkredit akun inventaris bisnis, kemudian menyoroti pembayaran yang tidak lengkap untuk evaluasi lebih lanjut.

Berikut ini contoh sederhana buku besar dengan bentuk atau akun T dari perusahaan tersebut:

Tanggal Transaksi Penjualan (Debit) Persediaan (Kredit)
15/01/2017 250.000.000
30/01/2017 150.000.000
115.000.000
13/02/2017 120.000.000
27/02/2017 130.000.000
65.000.000
15/03/2017 180.000.000
30/03/2017 145.000.000
18.000.000
Total Keseluruhan: 975.000.000

Total Kredit: 198.000.000

Total Debit: 777.000.000

Total Persediaan yang Terjual: 777.000.000

 

Baca juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Keuntungan Menggunakan Akun T

Akun T biasanya dipakai para akuntan untuk proses pembuatan jurnal penyesuaian.

Berdasarkan prinsip penyesuaian dalam metode akuntansi akrual, seluruh biaya harus sesuai dengan pendapatan yang diperoleh selama jangka waktu tersebut.

Dengan begitu, Anda akan lebih paham tentang apa yang harus dimasukkan ke dalam buku besar supaya total pendapatan sama dengan pengeluaran.

Pemilik bisnis juga dapat menggunakan akun T untuk memperoleh informasi secara lebih detail, seperti sifat transaksi atau saldo dan pergerakannya pada setiap akun.

Akun T memudahkan pengelolaan sistem pembukuan berpasangan. Mereka membantu mencatat setiap transaksi dengan entri yang sesuai di akun yang berbeda.

Ini berarti bahwa ada entri ganda, yaitu, dua aspek untuk setiap transaksi dalam sistem.

Jadi, total debit harus selalu seimbang dengan total kredit untuk menyeimbangkan pembukuan.

Jika ada perbedaan berarti telah terjadi kesalahan.

Struktur dalam buku besar bentuk T yang sederhana memudahkan bagi Anda yang mencatat transaksi untuk membuat dua entri yang sesuai dalam pembukuan.

Dengan demikian, informasi yang direkam lebih mudah dipahami secara sekilas.

Keuntungan dari sistem buku besar bentuk T adalah:

  • Memudahkan pemeliharaan catatan akun pribadi dan impersonal
  • Lebih berimbang secara aritmatika
  • Sangat mudah untuk mendeteksi kesalahan dan meminimalkan penipuan
  • Mudah untuk mengecek saldo terutang yang dimiliki bisnis Anda
  • Memudahkan Anda untuk melihat posisi keuangan bisnis untuk jangka waktu tertentu dan membandingkannya dengan periode waktu lain
  • Lebih mudah digunakan untuk menghitung dan menentukan pajak berdasarkan laba bersih bisnis
  • Buku besar bentuk T juga bisa Anda gunakan untuk melihat posisi keuangan bisnis dan membuat keputusan yang tepat.

Baca juga: Template Pembukuan Excel yang Bisa Anda Contoh dan Download

Pembukuan Lebih Akurat dengan Software Akuntansi Mekari Jurnal

tampilan buku besar pembukuan usaha kecil dan perusahaan

Anda juga dapat memanfaatkan software akuntansi seperti Mekari Jurnal untuk menyusun pembukuan keuangan dan akuntansi bisnis Anda.

Pencatatan transaksi akan jadi lebih mudah sesuai dengan akun yang tepat. Tidak hanya itu saja, Anda dapat menghasilkan laporan keuangan seperti laba rugi, neraca, arus kas, dan lainnya lebih akurat.

Coba langsung Jurnal gratis selama 14 hari dengan menekan tombol di bawah ini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Nah, demikianlah beberapa informasi terkait buku besar bentuk T, mulai dari pengertian, keuntungan, contoh, hingga cara membuatnya.

Dengan memahami alur debit dan kredit dalam akun T dapat membantu Anda menyesuaikan proses untuk mengurangi biaya atau mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien.

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo