Apakah Anda ingin memulai bisnis? Atau baru menjalankan bisnis? Dengan memutuskan untuk memulai bisnis, berarti Anda juga siap menerima risiko bisnis. Menurut CBInsight, terdapat 42% bisnis startup gagal karena tidak bisa melayani kebutuhan pasar, dan 29% lainnya terjadi karena tim yang tidak solid, produk yang kurang, pesaing yang kuat, dan lain sebagainya. Namun, Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa terhindar dari masalah dan kegagalan bisnis dengan melakukan beberapa hal di bawah ini.

 

Fokus

Di awal memulai bisnis, pasti Anda akan merasakan banyak sekali masalah dan tantangan yang harus dilewati dengan baik. Salah satu masalah yang sering dihadapi di awal bisnis adalah tidak bisa melihat bisnis lain ramai, dan pindah ke bisnis lain yang sedang ramai. Misalnya, Anda sedang menjalani bisnis kuliner dan sedang sepi. Kemudian, Anda melihat teman yang menjalankan bisnis fashion dan ramai. Di kondisi ini, pasti Anda akan goyah dan berfikir untuk menjalankan bisnis baru. Hal ini adalah salah satu yang harus Anda hindari. Memulai bisnis berarti Anda harus fokus dan konsisten pada bisnis yang sedang dijalani. Dengan tidak fokus, bukan keuntungan yang akan Anda dapatkan, tapi kegagalan pada bisnis. Dan jika Anda mengalami masalah pada bisnis, jangan pernah Anda keluar dari masalah tersebut dengan berganti bisnis. Tapi, jalankan dan cari solusinya untuk keluar dari masalah tersebut.

 

Inovasi

Inovasi merupakan hal yang harus dilakukan pengusaha jika ingin bisnisnya berkembang dan bertahan di tengah persaingan bisnis. Inovasi dapat membedakan produk Anda dan pesaing, usahakan untuk menciptakan inovasi baru, bukan mengikuti inovasi yang sudah dilakukan terlebih dulu oleh pesaing. Buatlah inovasi yang memiliki nilai dan manfaat lebih, sehingga membuat pelanggan tertarik dan tidak membuat mereka bosan. Pastikan Anda memiliki jadwal rutin untuk menciptakan produk atau variasi baru. Dengan begitu, pelanggan tidak akan beralih ke pesaing Anda.

 

Networking

Memulai bisnis berarti Anda juga harus siap menjaga hubungan baik atau networking ke semua orang, mulai dari karyawan, pelanggan, supplier, ataupun pesaing. Dengan hubungan yang baik, kredibilitas bisnis di mata orang lain akan menjadi lebih baik, sehingga mereka akan lebih percaya kepada bisnis Anda. Hal ini juga dapat membantu ketika bisnis startup Anda sedang jatuh atau mengalami masalah bisnis. Dengan menjalin hubungan yang baik, Anda bisa meminta bantuan kepada rekan bisnis Anda, misalnya dengan bekerja sama atau bergabung dalam mengembangkan bisnis.

 

Marketing

Banyak pengusaha startup yang mengeluarkan budget marketing secara berlebih tanpa adanya strategi yang matang. Hal ini justru membuat biaya iklan membengkak tanpa dibarengi peningkatan penjualan. Jika Anda ingin melakukan promosi marketing, cobalah buat startegi yang tepat. Misalnya beriklan dengan target yang tepat bukan beriklan dengan target semua orang atau target yang terlalu umum. Anda bisa mengatur target mana yang ingin Anda tuju, seperti usia, jenis kelamin, tempat tinggal, dan lain sebagainya. Pastikan semua orang yang melihat iklan Anda adalah target market yang sesuai dan tertarik pada produk Anda.

 

Manajemen Keuangan

Keberhasilan bisnis juga ditentukan dari bagaimana Anda mengelola keuangan bisnisnya. Cobalah mulai dengan memisahkan mana uang untuk bisnis dan mana untuk pribadi. Buatlah pembukuan sederhana dengan data yang sedetail mungkin. Dengan begitu, Anda dapat mengatur keuangan dengan baik sehingga biaya yang keluar lebih efisien.

Jika Anda merasa sulit dalam mengelola keuangan dengan baik, Anda dapat memanfaatkan software akuntansi online. Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat membantu Anda mengelola keuangan bisnis dengan baik, cepat, aman, dan nyaman. Melalui Jurnal, Anda dapat melihat kondisi keuangan bisnis kapan dan di mana saja. Hanya dengan meng-input seluruh transaksi bisnis, Jurnal akan membantu Anda menyediakan laporan keuangan secara instan dengan data yang akurat. Daftarkan bisnis Anda sekarang dan nikmati free trial hingga 14 hari.

Author