Akuntan Publik: Pengertian, Tugas, Jenis, dan Tips Profesional

Tertarik untuk menjalankan profesi sebagai akuntan publik? Pelajari dulu apa itu pengertian, peran, tugas, dan jenis dari akuntan publik yang adalah bisa Anda simak di Blog Mekari Jurnal.

Akuntan publik sangat diperlukan untuk melakukan audit dan pemeriksaan laporan keuangan sebuah perusahaan.

Informasi keuangan yang dilaporkan oleh akuntan publik bisa mempengaruhi citra baik atau kredibilitas perusahaan tersebut.

Kredibilitas perusahaan menjadi taruhannya jika akuntan publik tidak memberikan laporan keuangan yang baik.

Sebagai contoh, pada awal tahun 2020, kantor public accountant milik beberapa perusahaan besar mendapatkan sanksi dari Kementerian Keuangan RI.

Mengapa demikian? Hal ini karena laporan keuangan perusahaan tersebut memiliki keterkaitan dengan kasus modus permainan saham dan memberikan efek negatif ke ekonomi nasional.

Nah, itulah mengapa akuntansi sektor publik sangat diperlukan saat ini seiring banyaknya perusahaan baru yang bermunculan.

Agar Anda lebih tahu mengenai pengertian, peran, tugas, dan jenis dari akuntan publik, mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Pengertian Akuntan Publik

Secara umum, akuntan publik memiliki pengertian yaitu adalah sebuah profesi yang memberikan pelayanan berupa jasa profesional dan sudah memiliki izin resmi untuk praktek sebagai akuntan swasta secara independen.

Selain pengertian di atas, ada pengertian lainnya yang berasal dari sejumlah narasumber.

Menurut UU RI No. 3 Tahun 2011, profesi satu ini memiliki definisi sebagai profesi yang memberikan jasa yang dapat digunakan oleh masyarakat luas untuk membantu dalam mengambil keputusan penting.

Peraturan Menkeu No. 443/KMK.01/2011 juga menjelaskan bahwa setiap akuntan publik wajib untuk masuk menjadi anggota dalam IAPI (Institut Akuntan Publik Indonesia). 

Menurut UU Akuntan Publik No. 5 Tahun 2011, Akuntan Publik adalah seseorang yang telah memperoleh izin untuk memberikan jasa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tersebut.

Akuntan publik merupakan akuntan independen yang memberikan jasa akuntansi tertentu dan menerima pembayaran atas jasa yang telah diberikannya.

Profesi ini mempunyai tugas yang cukup kompleks, bukan hanya melakukan perhitungan-perhitungan angka, tetapi juga sebagai penghubung aktivitas bisnis antara perusahaan yang menjadi kliennya dan perusahaan lain dalam proses keberlanjutan bisnis.

Laporan yang dibuat oleh seorang akuntan publik juga sangat penting dalam menganalisa dan membuat keputusan bisnis kedepannya. Oleh sebab itu untuk mengemban tugas ini diperlukan seseorang yang profesional dalam bekerja.

Nah, dari ulasan di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa profesi satu ini merupakan akuntan yang sudah memiliki izin resmi pemerintah untuk melakukan praktik akuntan dalam memeriksa laporan keuangan sebuah perusahaan.

Selain memiliki tugas untuk memeriksa laporan keuangan, akuntan publik juga bertugas dalam membantu akuntansi manajemen perusahaan.

Hal ini bertujuan untuk mempermudah pihak internal perusahaan, seperti pemegang saham dan manajer perusahaan dalam mengambil keputusan penting dalam bisnis.

Tugas lainnya yaitu harus melakukan analisa laporan keuangan, audit pajak, audit laporan keuangan, dan masih banyak lagi.

Dengan semua tanggung jawab dan tugas tersebut, gaji akuntan publik pun lumayan besar.

Setiap akuntan publik juga harus mengikuti aturan yang sudah berlaku atau disebut juga sebagai etika profesi akuntansi, sebagaimana yang dijelaskan oleh IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia).

Proses Akuntansi Otomatis Minim Risiko Human Error dengan Jurnal. Pelajari selengkapnya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Bidang Jasa Akuntan Publik Adalah

Apabila diklasifikasikan, bidang jasa akuntan publik terdiri dari dua macam, yaitu jasa atestasi serta jasa non-atestasi.

Apa itu jasa atestasi dan jasa non-atestasi? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

1. Jasa Atestasi

Jasa atestasi merupakan semua layanan jasa yang meliputi audit umum laporan keuangan, pemeriksaan laporan keuangan prospektif, pemeriksaan pelaporan informasi pro forma invoice, serta review laporan keuangan.

Selain jasa-jasa yang sudah disebutkan tersebut, masih ada jasa audit atestasi lainnya yang bisa dilakukan oleh akuntan publik.

2. Jasa Non-Atestasi

Di sisi lain, jasa non-atestasi adalah setiap jasa yang berkaitan dengan keuangan, manajemen, akuntansi, kompilasi, konsultasi, dan urusan perpajakan.

Baca juga: 6 Peran Akuntansi Manajemen Sektor Publik dalam Organisasi

Tugas dan Jobdesk Akuntan Publik

Nah, setelah Anda tahu pengertian dan bidang jasa dari akuntan publik, ketahui juga tugas-tugas profesi satu ini.

Tugas akuntan publik adalah memeriksa laporan keuangan perusahaan yang sudah dibuat oleh akuntan perusahaan tersebut.

Secara spesifik, mereka bertugas untuk memeriksa apakah terjadi kesalahan atau tidak dalam laporan keuangan tersebut sesuai standar keuangan Indonesia.

Selain bertugas untuk memeriksa laporan keuangan, profesi ini juga bertugas untuk membantu perusahaan dalam membuat laporan pajak agar terhindar dari kesalahan, seperti tax amnesty dan SPT Tahunan yang tidak valid.

Akuntan publik juga bisa membantu perusahaan agar membayar pajak sedikit mungkin, namun tetap sesuai dengan aturan UU perpajakan.

Baca juga: Laporan Keuangan Sektor Publik, Bedanya dengan Swasta?

Selain bertugas memeriksa laporan keuangan, profesi ini juga bertugas memeriksa laporan kepemilikan terhadap aset perusahaan agar terhindar dari penyitaan aset.

Mereka juga wajib  menyampaikan informasi laporan keuangan perusahaan secara transparan kepada publik.

Apabila terjadi inflasi, maka tugas akuntan publik adalah memberikan solusi keuangan kepada perusahaan agar perusahaan bisa membuat keputusan yang benar.

Akuntan publik juga harus memberikan informasi kepada perusahaan tentang cara mengalokasikan sumber-sumber terbatas, contohnya aset perusahaan, pegawai, dan modal bisnis.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Mekari Jurnal bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Jenis-jenis Jasa Akuntan Publik

Selain memiliki tugas yang beragam, akuntan publik juga memiliki sejumlah jenis jasa yang ditawarkan. Lantas, apa sajakah jenis-jenis tersebut? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Jasa Akuntansi atau Pembukuan

Jenis jasa akuntan yang satu ini berfungsi untuk membantu perusahaan dalam mempersiapkan laporan keuangan, mulai dari persiapan jurnal umum, buku besar, dan neraca perusahaan.

Hal ini bertujuan untuk membuat laporan keuangan menjadi akurat dan bisa perusahaan pertanggung jawabkan.

Jenis jasa akuntansi dan pembukuan ini sudah menjadi tugas umum dari seorang akuntan publik professional.

2. Jasa Perpajakan

Selain memberikan layanan jasa akuntansi, profesi ini juga membantu perusahaan untuk membuat laporan perpajakan, seperti laporan PPh Badan serta PPh karyawan.

3. Jasa Konsultasi Manajemen

Saat ini, akuntan publik juga memberikan jasa konsultasi manajemen untuk perusahaan yang membutuhkan.

Hal ini untuk membuat laporan keuangan perusahaan menjadi lebih baik serta hasil audit yang lebih bagus pula.

Kelola Pajak Secara Langsung Cukup dengan Sekali Klik, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Cara Menjadi Akuntan Publik

Ada sejumlah persyaratan yang harus Anda penuhi jika ingin menjadi seorang akuntan publik.

Persyaratan ini sudah tertulis secara resmi dalam UU Nomor 5 Tahun 2011 pasal 5 ayat 1.

Syarat pertama yaitu Anda harus memiliki Sertifikat Tanda Lulus yang sah dari IAPI atau perguruan tinggi yang mempunyai akreditas pendidikan profesi satu ini.

Syarat selanjutnya yaitu Anda wajib menyerahkan bukti mengikuti PPL (Pendidikan Profesional Berkelanjutan) dengan jumlah SKS paling sedikit yang sudah ditempuh yaitu sedikit 60 Satuan Kredit PPL (SKP) selama 2 tahun.

Persyaratan selanjutnya yaitu Anda harus memiliki pengalaman praktik di bidang audit umum, dengan jumlah sedikitnya 1000 jam dalam 5 tahun yang sudah diresmikan oleh ketua kantor KAP.

Seorang akuntan publik harus memiliki domisili di wilayah RI dan harus menyerahkan KTP. Selain itu, Anda juga harus memiliki NPWP.

Selain itu, Anda harus menjadi anggota dari IAPI dan tidak pernah dijatuhi sanksi pencabutan izin dan tidak pernah dipidana.

Calon akuntan publik  juga tidak boleh sedang berada dalam pengampuan serta harus membuat dan melengkapi formulir Surat Permohonan Izin Akuntan Publik,

Selain itu, Anda juga harus membuat surat pernyataan tidak merangkap jabatan seperti yang sudah dijelaskan dalam pasal 46.

Anda juga perlu membuat surat pernyataan yang sudah dibubuhi materai serta  menyatakan kalau data persyaratan yang Anda sampaikan adalah benar.

Baca juga: Jadi Akuntan Hebat dengan Aplikasi Manajemen Keuangan

Tips Menjadi Akuntan Publik Profesional

Berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin bermanfaat dan perlu Anda ketahui jika ingin menjadi seorang akuntan publik profesional:

1. Mendapatkan Gelar di Studi Akuntansi

Sebelum September 2013, lulusan S1 atau D4 program studi akuntansi harus mengikuti program studi Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk), memperoleh register negara akuntan, dan menjalankan praktik profesi akuntan dahulu sebelum mengikuti Ujian Sertifikasi Akuntan Publik (USAP).

Namun setelahnya, para lulusan ini dapat langsung mengikuti ujian sertifikasi tanpa harus mengikuti pendidikan profesi tersebut.

Ini berarti, mendapatkan gelar di studi akuntansi baik itu S1 ataupun D4 menjadi syarat dasar untuk melanjutkan cita-cita menjadi seorang akuntan publik profesional.

2. Memilih Spesialisasi yang Tepat

Profesi yang satu ini memiliki berbagai spesialisasi dengan jobdesc-nya masing-masing, baik itu audit, manajerial, anggaran, perpajakan dan lainnya.

Sebagain besar akuntan mempunyai spesialisasinya masing-masing dan terkadang mengikuti gelar akuntansi yang diperoleh.

Pastikan untuk memilih spesialisasi yang memang sesuai agar lebih sesuai dengan gelar yang dipilih sebelumnya serta kemampuan Anda agar fokus dalam mendalaminya.

Baca juga: Mengenal Laporan Keuangan Sektor Publik dan Perbedaannya dengan Laporan Keuangan Sektor Swasta

3. Lulus Ujian Sertifikasi Akuntan Publik

Ada beberapa perbedaan antara akuntan publik biasa dengan yang profesional yang bersertifikasi.

Akuntan publik biasa mengerjakan tugas sederhana seperti penyusunan laporan keuangan, sementara yang bersertifikasi mempunyai kewenangan untuk melakukan pekerjaan yang lebih profesional seperti melakukan audit, meninjau laporan dan mewakili klien sebelum IRS.

Oleh karena itu, untuk menjadi seorang profesional perlu mengikuti Ujian Sertifikasi Akuntan Publik (USAP).

USAP menurut Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) adalah sebutan untuk sertifikasi tertinggi profesi akuntan publik di Indonesia.

Sertifikasi ini merupakan sertifikasi berbasis kompetensi individu; dengan demikian basis penyelenggaraan sertifikasi adalah, dan akan selalu, berbasis pada kompetensi yang dibutuhkan individu untuk berpraktek, atau menginginkan keahlian yang dibutuhkan untuk berprofesi.

USAP ditawarkan selama dua bulan pertama setiap kuartal dan biasanya berlangsung beberapa hari.

Calon dapat mengambil bagian tes dalam urutan apa pun yang mereka pilih. Ada 3 macam ujian yang bisa dipilih yakni ujian tingkat dasar, ujian tingkat profesional, dan ujian penilaian kompetensi rekan perikatan audit.

4. Menambah Pengalaman Kerja

Selain menambah pengetahuan melalui pendidikan dan pelatihan serta mengikuti ujian kompetensi, akuntan publik profesional juga diharuskan untuk mempunyai pengalaman.

Auditor yang tidak berpengalaman akan melakukan kesalahan yang lebih banyak dibanding dengan auditor yang berpengalaman. Oleh karena itu, carilah pengalaman kerja dalam bidang akuntan sebanyak mungkin.

Hal ini bisa dimulai ketika kuliah dengan mengikuti program magang atau bekerja secara part time.

5. Komitmen Terhadap Etika

Kecerdasan dan keunggulan intelektual memang diperlukan dalam mengerjakan tugas akuntan. Namun untuk menjadi seorang akuntan juga diperlukan etika yang akan menjadi pertahanan dalam mengemban tugas secara profesional.

Dalam prinsip etika profesi Ikatan Akuntan Indonesia poin kedua tentang kepentingan publik dinyatakan bahwa setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.

Oleh karena itu, tuntutan untuk bersikap profesional dalam menjalankan tugas yaitu memegang prinsip-prinsip profesi yang telah ditetapkan.

Seseorang yang menggeluti profesi ini dapat dikatakan profesional, apabila dalam melaksanakan pemeriksaan ia menghasilkan audit yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh organisasi dan sesuai dengan kode etik atau standar profesi.

6. Peka dengan Perkembangan Teknologi

Teknologi kini sudah merambah dalam setiap lini pekerjaan tidak terkecuali dalam profesi akuntan.

Oleh sebab itu, seorang akuntan publik butuh untuk peka terhadap perkembangan teknologi agar dapat beradaptasi dengan kemajuan di bidang akuntansi.

Solusi untuk permasalahan ini dapat Anda ditemukan di Jurnal University.

Jurnal University merupakan program pelatihan khusus yang mengajak pelanggan, partner dan mahasiswa untuk lebih mengenal dan memahami lebih jauh mengenai software akuntansi berbasis online.

Dengan visi mencetak lulusan dengan keterampilan terbaik dan sukses di bidang akuntansi berbasis teknologi modern Jurnal University hadir untuk Anda.

Segera daftarkan dengan mitra Jurnal University di universitas-universitas terkemuka.

Jadikan Proses Akuntansi Lebih Mudah dengan Menggunakan Software Akuntansi Jurnal

Menjadi seorang akuntan memang memerlukan keahlian dan ketelitian dalam membuat laporan keuangan perusahaan.

Untuk itu, Mekari Jurnal hadir untuk memudahkan Anda dalam proses pembukuan dan juga akuntansi.

Software ini dapat mempermudah Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan tersedianya berbagai fitur, seperti laporan keuangan, persediaan barang, rekonsiliasi transaksi, termasuk pula pencatatan faktur pembelian dan pembayaran.

Penggunaan software akuntansi seperti Jurnal akan mempermudah Anda dalam mengelola arus transaksi dan juga informasi akuntansi bisnis Anda.

Adapun fitur-fitur lain yang bisa Anda nikmati adalah:

  1. Invoice & PO, buat rekap penjualan, pesanan pembelian, dan surat jalan profesional secara otomatis.
  2. Laporan cepat & tepat, susun laporan finansial dan aktivitas bisnis secara real-time dengan 1-klik.
  3. Kontrol stok persediaan, monitor stok serta lakukan stok opname untuk laporan tepat.
  4. Kolaborasi real-time, tambah pengguna lainnya untuk performa kerja multi-tasking.
  5. Online live chat tiap Saat, hubungi kami kapan saja, tim support kami siap membantu Anda.

Silakan coba aplikasi Jurnal secara gratis selama 14 hari.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Di atas adalah penjelasan lengkap mengenai pengertian, tugas, dan jenis profesi akuntan publik. Profesi ini memang tidak mudah namun memiliki gaji yang seimbang dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo