Jurnal Enterpreneur

Mudahnya Mengelola Keuangan dengan 10 Cara Ini!

Mengelola keuangan dengan baik adalah salah satu hal yang terpenting saat memiliki usaha. Jika kamu tidak cukup ahli dalam mengatur keuangan bersiap-siap bisnis kamu akan mengalami kesulitan dalam berkembang. Sebuah bisnis yang sehat membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik. Jumlah pemasukan dan pengeluaran harus berimbang, tidak hanya mengelola keuangan pelaku bisnis juga perlu memahami pentingnya mengatur arus kas dan bagaimana cara menjaga arus kas tersebut agar tetap lancar. Sayangnya, masih saja ada pebisnis yang menyepelekan pengelolaan keuangan dalam bisnisnya.

Jika ingin memiliki sebuah usaha yang berjalan dengan mulus dan lebih profitable, maka pastikan setidaknya pengelolaan keuangan perusahaanmu juga cukup baik. Karena itu, kamu perlu mengetahui beberapa tips dan trik mengelola keuangan dalam berbisnis sebagai berikut:

Cara Mengelola Keuangan yang Optimal dalam Sebuah Perusahaan

  • Buat Evaluasi Tahunan

Membuat evaluasi keuangan adalah suatu tujuan akhir dari dokumentasi arus dalam satu periode. Ada 2 alasan mengapa evaluasi keuangan harus dilakukan. 

Yang pertama, evaluasi keuangan akan menampilkan sebuah pencapaian perusahaan selama satu periode. Evaluasi tersebut dapat memberikan informasi apakah langkah yang diambil sudah benar atau belum. Dengan evaluasi juga kondisi keuangan selama satu periode akan dapat terlihat dengan jelas.

Yang kedua, evaluasi keuangan juga dapat memperlihatkan pola pengeluaran perusahaan dalam satu periode. Apabila banyak terdapat kekurangan, maka kamu dapat mengambil langkah perbaikan pada periode selanjutnya.

  • Tentukan Jangka Waktu

Untuk mengelola keuangan dengan lebih baik kamu perlu memisahkan berdasarkan jangka waktunya. Mulai dari membuat rencana general untuk bisnis dengan program yang akan dilakukan selama satu periode. Lalu, membuat rincian kebutuhan dari setiap programnya. Jika sudah membuat rincian program, bagi menjadi beberapa kategori waktu pelaksanaan. Mulai dari pengeluaran harian, mingguan dan bulanan untuk jangka pendek. Pengeluaran dengan waktu 1 hingga 3 tahun mendatang untuk jangka panjang.

  • Buat Rencana Penghasilan

Untuk memulai sebuah pekerjaan diperlukan sebuah rencana yang baik. Namun, apabila perencanaan tidak dijalankan sepenuhnya, maka hasil yang didapatkan tentu tidak akan maksimal. Bukan tidak mungkin justru akan menimbulkan kerugian. Karenanya, untuk mengelola keuangan diperlukan sebuah rencana untuk mengatur pemasukannya. Pikirkan mana produk yang dapat menghasilkan untuk perusahaanmu. Tentukan berapa banyak yang dapat diproduksi, lihat segmen pasar dan pastikan target penjualanmu. Jangan lupa, susun strategi pemasaran dengan lebih matang agar kamu dapat mencapai target sesuai dengan yang sudah direncanakan.

  • Pisahkan Antara Harta Pribadi dan Harta Perusahaan

Satu hal yang seringkali membuat para pebisnis gagal dalam bisnisnya adalah dengan menganggap uang yang didapatkan dari usaha sebagai uang pribadinya. Persepsi tersebut tidak salah apabila bisnis milik perorangan. Kebiasaan inilah yang kadang membuat akhirnya bisnis tersebut gagal. Seperti contoh, biaya yang seharusnya untuk produksi digunakan untuk membiayai kebutuhan pribadi. Hal inilah yang membuat usaha tersebut kekurangan modal.

Hal yang dapat kamu lakukan adalah dengan melakukan pembukuan agar dapat membantu kamu melihat arus kas keuangan perusahaan dan tentunya dengan pembukuan tersebut kamu dapat memisahkan dari kebutuhan pribadi dan bisnis. Selain itu, kamu juga dapat memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis ini menggunakan bank dengan membuat rekening bisnis dan rekening pribadi. Dengan melakukan hal tersebut segala transaksi dari bisnis kamu memiliki dokumentasi lebih jelas.

  • Kelola Arus Kas

Sebelumnya kita sudah membahas sedikit terkait pentingnya untuk mengelola arus kas dengan lebih baik. Sebuah bisnis tentunya membutuhkan dana untuk tetap dapat berjalan. Dana inilah yang digunakan untuk membiayai bisnis tersebut untuk keperluan seperti membiayai gaji karyawan, kebutuhan produksi dan lainnya. Sebanyak apapun pemasukan yang diterima bisnismu, namun jika sebagian besar pemasukan tersebut berbentuk piutang, maka lama kelamaan operasional bisnis tersebut pun akan mengalami masalah. Karena itu inilah pentingnya pengelolaan arus kas dalam sebuah bisnis.

Saat mengelola keuangan pastikan semua catatan disesuaikan dengan nota pembelian ataupun bukti pengeluaran lainnya. Setelah mencatat pengeluaran, kamu juga harus mendokumentasikan pemasukannya. Kedua rincian dana tersebut nantinya dapat digunakan untuk membuat neraca keuangan. Dari pembuatan neraca tersebut lah, kamu dapat mengetahui seberapa baik keuangan di dalam perusahaan.

Apabila arus kas tersebut sudah lancar, kamu tetap harus melakukan monitoring secara rutin dan berkala. Upayakan semua tagihan yang ada terbayarkan agar tidak menjadi masalah dalam keuangan perusahaan.

  • Memahami Akuntansi

Saat ingin mengelola keuangan dalam sebuah perusahaan, maka diperlukan seseorang yang memahami secara jelas mengenai keuangan. Untuk itu pelaku bisnis perlu memahami ilmu akuntansi atau setidaknya mencari seorang akuntan yang benar-benar ahli dalam bidang ini. Dengan memahami akuntansi diharapkan bisnis yang dimiliki dapat memiliki pengelolaan keuangan yang lebih baik.

  • Utamakan Kebutuhan Perusahaan

Ingat teori ini yaitu pemasukan harus lebih besar dibandingkan pengeluaran. Tidak hanya itu, pelaku bisnis juga harus cermat dalam memilih mana yang dibutuhkan perusahaan dan mana yang tidak. Hal ini demi menekan pengeluaran perusahaan, terlalu banyak pengeluaran dibandingkan pemasukan akan membuat arus kas tidak seimbang. Karena itu usahakan untuk memprioritaskan kebutuhan yang memang dibutuhkan perusahaan. 

Contoh, seperti pengeluaran perusahaan untuk sewa kantor. Ini dapat kamu usahakan untuk mencari sebuah kantor dengan harga yang terjangkau dan nyaman, tidak perlu mencari kantor yang mewah.

  • Sisihkan Pendapatan Perusahaan Untuk Pengembangan Usaha

Bukan berarti kamu tidak dapat menikmati hasil keuntungan yang didapat dari bisnismu, alangkah bijaknya jika kamu dapat mengelola dana keuntungan tersebut untuk menjadi dana pengembangan usahamu. Salah satu tugas penting manajemen keuangan adalah menjaga bisnisnya untuk terus tumbuh dan berkembang. Semakin berkembang bisnis yang dijalani, maka semakin besar pula pendapatan yang diterima olehmu. Karena itu, sisihkan sebagian pendapatan bisnismu untuk mengembangkan usahamu.

  • Siapkan Dana Darurat

Setiap usaha yang dijalankan tentu tidak akan berjalan lancar seperti yang semua yang sudah direncanakan. Adanya satu dua permasalahan tentu akan kita alami, seperti turunnya omzet karena munculnya kompetitor dan beberapa hal lainnya yang mengharuskan kamu berpikir keras untuk menyelesaikannya. 

Salah satu cara untuk mengantisipasinya adalah dengan memiliki dana darurat. Dana tersebut nantinya dapat digunakan untuk keperluan yang sifatnya urgent. Apabila kamu menghadapi masalah hingga membuat kerugian yang besar dalam sebuah perusahaan, kamu dapat menggunakan dana darurat ini untuk kembali membuat perusahaan kamu tetap stabil dan kamu tetap dapat menjalankan bisnis tersebut.

Nah, ke 9 cara di atas dapat kamu terapkan untuk mengelola keuangan baik itu perusahaanmu maupun untuk bisnismu. Perkembangan perusahaan di setiap penjuru daerah yang mengalami peningkatan yang cepat juga akan menjadi hambatanmu, namun apabila kamu dapat mengelola keuangan dengan baik. Agar sistem pengelolaan keuanganmu lebih baik, kamu dapat menggunakan Jurnal untuk membantu mengelola berbagai macam laporan keuangan yang dimiliki perusahaanmu.

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo