Tidak ada orang yang ingin berutang, namun ada kalanya proses ini tidak bisa dihindari baik itu dalam skala besar maupun kecil. Begitu juga di dalam sebuah perusahaan. Kehandalan mengelola utang perusahaan menjadi skill yang harus dikuasai karena  hampir tidak ada perusahaan yang tidak berutang. Ini karena mendirikan perusahaan membutuhkan biaya yang cukup banyak dan sulit untuk dipenuhi dengan pendapatan pribadi.

Utang merupakan kewajiban membayar kembali apa yang sudah diterima. Dalam berutang, hal ini yang menjadi sebuah masalah. Di mana perusahaan sanggup untuk berutang namun sulit untuk membayar. Memiliki utang dalam jumlah yang besar tentunya akan memunculkan risiko yang besar pula bagi perusahaan. Namun bukan berarti perusahaan tidak boleh beutang. Mengelola utang perusahaan memang butuh kerja keras. Namun jika Anda mapu mengelola utang perusahaan Anda dengan baik, kesempatan perusahaan bisa terus berkembang juga akan semakin tinggi. Perusahaan harus memperhitungkan dengan baik konsidinya saat ini dan bagaimana nantinya akan berkembang. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan agar mampu mengelola utang perusahaan dengan baik.

 

Membuat Rencana yang Matang Sebelum Berutang

10 Cara Efektif Mengelola Utang Perusahaan Memulai bisnis dengan berutang memang sudah menjadi hal lumrah dan dapat ditemukan di mana-mana. Namun kelumrahan tersebut tidak membuat peminjam bisa melakukan pinjaman dengan sembarangan. Saat memutuskan untuk berhutang dan sebelum utang tersebut diajukan, Anda harus merencanakan secara matang agar tidak membahayakan finansial perusahaan. Tujuan dan pos-pos yang akan menggunakan dana pinjaman tersebut sebaiknya dicatat secara jelas juga terperinci. Perencanaan ini sekaligus dapat digunakan untuk meyakinkan pemberi utang karena tujuannya yang jelas dan menunjukkan kesanggupan pembayaran sesuai jatuh tempo.

 

Sesuaikan dengan Kebutuhan

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanBuat daftar kebutuhan dan anggaran pembiayaan secara terperinci. Usahakan untuk menutupi pembiayaan yang tidak terlalu berat dengan tabungan atau sumber lain yang sekiranya beresiko lebih kecil. Apabila ada kekurangan modal yang sulit untuk didapatkan barulah Anda bisa memilih utang sebagai jalan keluar. Di sini perlu diperhatikan bahwa utang menjadi pilihan terakhir pembiayaan bisnis Anda. Selain itu hindari membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan untuk menekan budget perusahaan.

 

Sesuaikan dengan Kemampuan Membayar

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanJika sudah memutuskan untuk berutang, maka pinjamlah sesuai dengan kemampuan perusahaan Anda untuk melunasinya. Pertimbangan kemampuan melunasi utang bisa dilihat dari seberapa besar kira-kira keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan Anda setiap bulannya. Namun sebaiknya tidak menggunakan semua keuntungan sebagai alat membayar utang. Pastikan ada dana yang disisakan untuk modal selanjutnya, biaya promosi serta investasi. Pinjamlah dengan jumlah yang realistis sehingga tidak memberatkan ketika jatuh tempo pembayaran.

 

Fokus pada Tujuan Utang

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanUsahakan fokus pada tujuan awal perusahaan Anda berutang. Penuhi kebutuhan yang memang telah ditentukan sebelumnya. Ketegasan Anda dalam penggunaan dana pinjaman tersebut akan mengurangi risiko keuangan perusahaan memburuk di kemudian hari.

 

Perhitungkan Risiko

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanRisiko bisa terjadi kapan saja, sekecil apapun itu. Antisipasi resiko tersebut dengan menyiapkan rencana cadangan agar perusahaan dapat menghadapi kemungkinan terburuk. Hal ini juga membantu perusahaan agar lebih berhati-hati dalam menggunakan dana pinjaman.

 

Membayar Tepat Waktu

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanDalam perjanjian hutang pasti terdapat pokok utang, bunga dan jatuh tempo. Menunggak utang berarti menambah beban perusahaan. Bukan hanya pokok utang yang tidak terbayar, bunga utang pun akan semakin meningkat. Apalagi ditambah dengan denda jatuh tempo. Selain itu perusahaan jasa keuangan tempat meminjampun akan melihat tidak ada itikad baik dari perusahaan Anda untuk melunasi. Dan biasanya jasa keuangan non-bank sangat ketat perihal ini. Bisa jadi debt collector yang langsung turun tangan untuk menagih.

 

Hindari Membayar Utang dengan Utang Lain

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanMungkin Anda pernah mendengar istilah “gali lubang, tutup lubang” yang berarti membayar utang dengan utang yang baru lagi. Hal ini sah saja, namun juga beresiko. Membayar utang dengan menggunakan utang lain tidak akan menyelesaikan pinjaman, tetapi justru menambah beban perusahaan. Apalagi jika pinjaman dilakukan dengan cara cepat dan bunga yang lebih besar. Jika ini merupakan cara satu-satunya, maka pastikan perusahaan jasa keuangan yang dipilih dapat dipercaya, mempunyai payung hukum, aman serta memberikan kenyamanan dalam hal pelunasan.

 

Pisahkan Keuangan Pribadi dan Perusahaan

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanBisnis yang masih dalam skala kecil cenderung menggabungkan uang pribadi dengan keuntungan perusahaan dalam satu rekening yang sama. Apabila cara ini tetap dilanjutkan maka akan menyulitkan untuk melakukan monitoring pendapatan maupun pengeluaran. Keuntungan dan kerugian yang dihasilkan perusahaan tidak akan terlihat dengan jelas.

Kebijakan dan pengelolaan uang untuk pribadi dan perusahaan memang berbeda. Apalagi jika disangkut pautkan dengan utang. Jangan sampai uang pribadi habis untuk membayar utang perusahaan ataupun sebaliknya. Atau bisa jadi keuntungan perusahaan yansi dag seharusnya digunakan untuk membayar cicilan utang modal, investan lain sebagainya justru digunakan untuk kepentingan pribadi.

 

Lakukan Negosiasi dan Kerjasama

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanSaat perusahaan Anda memutuskan untuk berutang, sebaiknya lakukan negosiasi terlebih dahulu kepada pihak yang meminjamkan. Dengan negosiasi yang baik ada kemungkinan beban utang Anda sedikit berkurang. Bisa jadi Anda mendapatkan bunga pinjaman atau persyaratan pembayaran yang ringan. Selain negosiasi, jalin juga kerja sama yang baik. Kerja sama ini akan menumbuhkan rasa saling percaya antara Anda sebagai peminjam dan pihak yang memberi pinjaman. Kemudahan dalam memberi pinjaman berikutnya bisa menjadi contohnya. Atau bahkan pihak yang meminjamkan mau bekerja sama untuk mengembangkan perusahaan Anda.

 

Buat Catatan & Pembukuan yang Rapi

10 Cara Efektif Mengelola Utang PerusahaanSelain strategi marketing, pembukuan juga menjadi hal terpenting yang perlu diperhatikan dalam perkembangan sebuah bisnis. Pembukuan  ialah proses pengumpulan dan  pencatatan data serta informasi yang berhubungan dengan keuangan bisnis secara teratur dan terperinci. Teratur di sini adalah harus melakukan pencatatan transaksi setiap hari secara rutin dan disiplin. Terperinci diwujudkan dengan mencatat apapun yang berhubungan dengan keuangan perusahaan mulai dari modal, biaya dan penghasilan, kewajiban dan lain sebagainya. Termasuk di dalamnya utang piutang yang sebaiknya dituliskan secara mendetail baik jumlah pinjaman, jumlah angsuran serta jangka waktu pembayaran.

Dengan pencatatan dan pembukuan yang baik, akan ada banyak manfaat ;ain yang bisa diperoleh perusahaan. Pergerakan perusahaan yang dijalankan akan terlihat lebih jelas, mampu mengontrol biaya operasonal, mengetahui aset yang dimiliki, meminimalkan resiko kehilangan aset dan masih banyak lagi. Oleh karena itu Anda harus mulai belajar tentang pembukuan keuangan atau transaksi perusahaan walaupun secara sederhana. Anda pun bisa meminta bantuan asisten atau software akuntansi agar semua tercatat dengan baik.

Salah satu software akuntansi yang dapat Anda andalakan adalah Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online nomor satu di Indonesia. Dengan Jurnal semua hasil dan kemudahan yang Anda harapkan dalam perhitungan keuangan perusahaan pasti akan didapatkan. Temukan penawaran menariknya di sini hanya untuk Anda.  

Author