Tips Negosiasi dengan Supplier untuk Perkembangan Bisnis

Dalam sebuah bisnis, melakukan negosiasi merupakan standar yang harus dilakukan perusahaan. Melakukan negosiasi dengan supplier bukan hanya untuk mendapatkan kualitas barang yang baik, tapi juga untuk mendapatkan harga terbaik, waktu pengiriman yang tepat, hingga mencapai kesepakatan hubungan.

Pada dasarnya, pemasok atau supplier memiliki peran penting bagi sebuah perusahaan terutama pada perusahaan yang bergerak dibidang retail. Namun, bukan berarti perusahaan lainnya seperti perusahaan jasa tidak membutuhkan keberadaan supplier. Perusahaan jasa juga membutuhkan supplier untuk memasok peralatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanannya.

Lalu, bagaimana cara atau langkah yang harus dilakukan agar bisa bernegosiasi dengan supplier secara baik dan benar? Berikut ini anggota Young Entrepreneur Council atau YEC memiliki tips yang bisa Anda terapkan ketika bernegosiasi dengan supplier terkait produk yang dibutuhkan.

Jaga Komunikasi dengan Supplier

Pendiri Praetor Global, George Mavromaras menyarankan untuk menjaga komunikasi yang solid dengan supplier. Hal itu akan berpengaruh besar dalam proses negosiasi di masa depan. Dengan perhatian penuh dan respon yang cepat terhadap masalah, pengusaha dapat membangun hubungan baik dengan supplier sehingga akan mudah untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.

Kesepakatan yang Menguntungkan

Menurut Doug Bend, pendiri Bend Law Group menyarankan setiap perusahaan untuk meluangkan waktu demi meningkatkan keuntungan yang bisa didapatkan dalam sebuah kesepakatan. Jika supplier tidak memberikan harga yang rendah, Anda dapat fokus pada kesepakatan lain seperti uang muka yang rendah, garansi lebih lama, diskon dalam pembelian besar, bunga yang lebih rendah, jangka waktu pembayaran yang lebih murah.

Baca juga: 8 Tips Menjaga Cashflow Bisnis tetap Sehat 

Negosiasikan apapun terkait dengan keuntungan yang bisa bisnis Anda dapatkan dari supplier. Hal ini bisa berarti besar untuk pergerakan dan perkembangan perusahaan Anda ke depannya. 

Mintalah Referensi Pelanggan

Sunil Rajaraman, co-founder scripted.com mengatakan bahwa data terbaik yang bisa didapatkan dari supplier berasal dari pelanggan mereka.  Sebelum melakukan negosiasi, alangkah baiknya Anda meminta supplier untuk menyediakan daftar pelanggan yang dapat menjadi acuan untuk memilih jenis produk yang Anda inginkan.

Di mana, pelanggan senang membicarakan produk yang mereka sukai dan ada beberapa pelanggan yang akan memberitahu harga yang mereka dapatkan. Dengan begini, Anda akan mendapatkan keuntungan lebih pada strategi transaksi di setiap produk yang dijual nantinya.

Membuat Supplier Senang

Aaron Schwartz sebagai CEO Modify Watch mengatakan bahwa supplier adalah partner yang penting untuk perkembangan bisnis. Oleh karena itu, ia menyarankan pengusaha untuk mencari tahu bagaimana cara Anda untuk membuat supplier bahagia ketika bekerja sama dengan perusahaan Anda.

Mungkin Anda dapat membuat supplier lebih hemat waktu maupun uang dari pesanan Anda. Dengan cara ini, pengusaha dan supplier akan sama-sama diuntungkan. Anda dapat membuat pesanan secara efisien seperti menurunkan biaya untuk semua orang.

Berpikir Seperti Supplier

Berpikirlah seperti supplier, kata Jun Loayza pendiri Lion Step Media. Supplier memiliki produk dan ingin menjual sebanyak-banyaknya. Tunjukkan diri Anda sebagai sumber daya dengan track record yang terbukti dapat menjual ke target industri yang telah ditentukan. Pahami bahwa uang yang berbicara dan supplier dapat melihat bahwa kerjasama dengan Anda dapat menghasilkan uang. Kepercayaan dan kredibilitas yang Anda bangun dapat menentukan persyaratan yang mudah dengan suku bunga yang menguntungkan.

[adrotate banner=”4″]

Membuat Budget yang Sesuai

Ak Kurji, CEO Gennex Group menyarankan pengusaha untuk melakukan riset dan tentukan budget yang ingin dikeluarkan. Beritahu supplier bahwa Anda ingin memesan dengan jumlah yang tinggi dan mintalah harga yang cocok sesuai dengan budget Anda. Jika harga tidak sesuai, jangan ragu untuk mengatakan bahwa Anda membutuhkan diskon atau menginginkan harga yang lebih murah dari supplier lainnya.

Bandingkan Beberapa Supplier

Cara terbaik yang dilakukan DC Fawcett sebagai pendiri Paramount Digital Publishing dalam melakukan negosiasi dengan supplier adalah membandingkan layanan dari supplier lainnya, setidaknya tiga supplier. Dia membiarkan supplier tahu bahwa Fawcett mendapatkan penawaran dari supplier lain dan akan memilih supplier terbaik.

Dengan cara ini, Anda dapat mendapatkan harga yang kompetitif dari supplier. Pasalnya, supplier juga memiliki target yang harus dicapai. Dibanding tidak mendapatkan konsumen sama sekali, supplier lebih memilih bekerjasama dengan penawaran harga termurah sekalipun.

Cari Supplier Cadangan

Richard Lorenzen, CEO Lorenzen Capital mengatakan bahwa dari beberapa negosiasi, kesepakatan yang lebih baik akan diberikan kepada orang yang paling menginginkannya. Cobalah meminta supplier cadangan untuk menyiapkan hal-hal yang dapat terjadi salah satunya menemukan jalan buntu.

Cara ini dapat memberi ketenangan pikiran dan memungkinkan Anda untuk tampil lebih percaya diri dalam negosiasi apa pun. Jangan pernah takut untuk melepas supplier ketika tidak mendapatkan kesepakatan.

Beberapa tips dari pakar yang ahli di bidangnya, bisa Anda terapkan dalam bernegosiasi dengan supplier dan mendapatkan keuntungan. Selain untuk medapatkan kualitas barang yang baik, melakukan negosiasi dengan supplier juga dapat meningkatkan arus kas perusahaan Anda. Dengan diskon dan harga terbaik yang diberikan supplier, Anda dapat menghemat biaya pengeluaran perusahaan.

Untuk urusan produk, Anda bisa menyerahkannya kepada supplier yang tepercaya. Namun, untuk urusan pendataan keuangan perusahaan juga harus dilakukan dengan tepat. Hal ini dapat diwujudkan dengan menggunakan bantuan software akuntansi yang dapat membantu proses menghitung Anda.

Salah satu software akuntansi yang bisa mewujudkan hal tersebut yaitu Jurnal. Dengan menggunakan Jurnal untuk proses menghitung dan membuat laporan keuangan perusahaan, hasil laporan akan terjamin keakuratannya. Cari tahu lebih banyak tentang Jurnal di sini.


PUBLISHED01 Jan 2020
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: