8 Tips Menjaga Cash Flow atau Arus Kas Bisnis Tetap Sehat

 

Banyak pengusaha yang hanya mementingkan dan mengejar profit yang besar, tetapi kurang memerhatikan cash flow. Banyak pula kasus bisnis yang gulung tikar padahal profit yang dihasilkan besar, tetapi mereka kehabisan cash flow sehingga operasional dihentikan, manajemen tidak bisa membayarkan gaji, tagihan menumpuk, sehingga kinerja perusahaan menurun. Lalu apa sebenarnya cash flow? Cash flow atau arus kas adalah laporan keuangan bisnis pada periode tertentu mengenai uang masuk dan uang keluar.

 

Memang untuk membangun brand dalam bisnis adalah salah satu hal yang penting. Dengan brand yang sudah terbangun dengan baik biasanya diikuti dengan penjualan yang tinggi sehingga profit yang masuk semakin bertambah. Namun, jika dalam pengelolaan cash flow dalam bisnis tidak dikelola dengan baik dan benar, maka bisnis tidak lama lagi akan gulung tikar. Agar cash flow bisnis Anda tetap sehat, ada baiknya Anda perlu mengetahui 8 tips menjaga cash flow bisnis berikut ini:

 

Berikan Tingkat Prioritas pada Pengeluaran

Pada dasarnya setiap pengeluaran memiliki tingkat prioritas yang harus diperhitungkan secara benar. Ada pengeluaran yang memiliki dampak besar terhadap kemajuan bisnis dan ada juga pengeluaran yang tidak terlalu berpengaruh dalam bisnis. Untuk itu, sebelum membuat keputusan untuk mengeluarkan kas, cobalah amati terlebih dahulu, apakah itu termasuk hal yang penting dan dapat mengembangkan bisnis, atau dapat ditunda pengeluarannya?

 

Ketahui Biaya Produksi & Total Pengeluaran

Dengan mengetahui secara rinci total pengeluaran selama masa produksi bisa menghindarkan Anda dari salah menentukan harga jual. Dengan perhitungan harga jual yang tepat ditambah dengan profit bisnis, maka cash flow bisnis Anda akan tetap sehat. Cara lain yang bisa menarik banyak pembeli adalah dengan memberikan diskon pada produk yang Anda jual, tetapi perlu diingat bahwa harga diskon jangan sampai di bawah harga pokok.

 

Menerapkan Strategi Product Bundling

Bundling atau penggabungan produk adalah salah satu strategi penjualan yang menarik untuk konsumen. Dengan hanya membeli satu produk konsumen akan mendapatkan gabungan dari beberapa produk. Manfaatnya bagi pemilik bisnis adalah produk yang dijual bisa lebih banyak, sehingga berdampak pada cash flow bisnis yang meningkat. Contoh saja pada rumah makan biasanya tersedia menu paket makanan dan minuman dengan harga yang lebih murah dari menu biasa.

 

Memberikan Penawaran Harga Lebih Tinggi

Besarnya profit yang didapat ditentukan dari harga jual suatu produk. Dengan harga yang tinggi, Anda akan mendapatkan keuntungan yang tinggi pula. Sehingga, jika ada konsumen yang menawar, harga jatuhnya tidak akan jauh dari harga awal yang sudah ditetapkan. Tapi perlu dicek juga bahwa harga yang Anda tetapkan tidak jauh dari harga standar di pasaran. Selain itu, untuk menarik konsumen membeli produk Anda dengan harga yang lebih tinggi, Anda bisa memberikan perbedaan dengan produk lain, mulai dari packaging yang menarik , pelayanan, bonus, dan lain sebagainya.

 

Mendorong Pembelian Ulang

Semakin banyak produk yang terjual berarti semakin banyak pula profit yang didapatkan. Dengan mendorong pembelian secara berulang, maka semakin banyak produk yang bisa dijual. Cara yang paling mudah untuk bisa mendatangkan pembelian berulang contohnya dengan memberikan program beli 10 kali bonus 1 kali dalam 2 bulan.

 

Menunda Penambahan Inventaris

Inventaris dalam bisnis memang penting dalam bisnis Anda, tetapi untuk menambah inventaris dalam bisnis, Anda perlu mengeluarkan uang dari cash flow yang jumlahnya tidak sedikit, sehingga berpengaruh kepada bisnis Anda. Jika penambahan inventaris memang tidak terlalu berpengaruh terhadap profit yang akan didapatkan, maka lebih baik Anda melakukan penundaan untuk membelinya, tunggu hingga cash flow bisnis Anda sudah surplus banyak.

 

Evaluasi Terhadap Cash Flow

Dengan melakukan evaluasi berkala terhadap cash flow, Anda akan bisa mendeteksi permasalahan yang terjadi pada keuangan bisnis Anda. Walaupun dilihat sekilas sehat-sehat saja tetapi belum tentu didalamnya seperti yang dilihat.

 

Konsisten

Jika evaluasi sudah selesai dan sudah dilakukan perbaikan, maka selanjutnya Anda harus selalu konsisten menerapkan evaluasi secara berkala. Jika tidak dilakukan secara konsisten, ditakutkan akan datang masalah pada cash flow bisnis Anda.

Memang untuk pengelolaan keuangan bisnis tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Karena akibat yang ditimbulkan akan berpengaruh besar pada kemajuan bisnis. Untuk memudahkan dalam perhitungan transaksi keluar masuk pada cash flow bisnis, Anda perlu menggunakan software akuntansi. Jurnal adalah software akuntansi online yang bisa membantu Anda dalam masalah akuntansi bisnis. Di Jurnal, Anda juga dapat melihat cash flow atau arus kas keuangan bisnis Anda secara realtime, kapan dan di mana saja. Daftar sekarang juga dan nikmati free trial 14 hari untuk pengguna baru. Untuk info lebih lanjut silahkan klik di sini.


PUBLISHED21 Apr 2018
Eril Obeit Choiri
Eril Obeit Choiri

SHARE THIS ARTICLE: