Jurnal Enterpreneur

Analisa Break Even Point, Penjelasan dan Contoh Soal BEP

Istilah Break Even Point atau BEP adalah salah satu istilah yang sering digunakan untuk menganalisis sebuah perusahaan. Namun tahukah Anda apa itu BEP atau Break Even Point, dan bagaimana cara menghitung BEP? Pada blog jurnal by Mekari ini akan dibahas beberapa contoh soal menghitung break even point ( BEP ), hingga analisis bep. Jadi sebaiknya Anda menyimak dan membaca tulisan ini sampai selesai jika ingin mengetahui contoh BEP, rumus BEP, dan perhitungan BEP.

Dimulai dari pembahasan pengertiannya, konsep, analisis, perhitungan dasar, rumus dan contoh penggunaanya dalam kondisi nyata seperti apa.

Yang jelas disini Anda akan mendapatkan beberapa manfaat yang bisa digunakan untuk keperluan Anda.

Untuk pembahasannya, dimulai dari apa itu BEP dan pengertiannya.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan termasuk menghitung BEP dengan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pengertian Break Even Point

Istilah Break Even Point atau BEP adalah salah satu istilah yang sering digunakan untuk menganalisis sebuah perusahaan. Namun tahukah Anda apa itu BEP atau Break Even Point, dan bagaimana cara menghitung BEP? Pada blog jurnal ini akan dibahas beberapa contoh soal menghitung break even point ( BEP ), hingga analisis bep. Jadi sebaiknya Anda menyimak dan membaca tulisan ini sampai selesai jika ingin mengetahui contoh BEP, rumus BEP, dan perhitungan BEP.

 

BEP atau Break Even Point adalah titik dimana pendapatan sama dengan modal yang dikeluarkan, tidak terjadi kerugian atau keuntungan.

Total keuntungan dan kerugian ada pada posisi 0 titik break even point yang artinya pada titik ini perusahaan tidak mengalami kerugian atau mendapat keuntungan.

Daftar Jurnal untuk Bisnis Teknologi Anda! Kelola Operasional Keuangan secara Otomatis dan Tepat. Coba gratis program laporan keuangan Jurnal, dan pelajari selengkapnya disini.

Hal tersebut dapat terjadi bila perusahaan dalam operasinya menggunakan biaya tetap, dan volume penjualan hanya cukup untuk menutup biaya tetap dan biaya variabel.

Apabila penjualan hanya cukup untuk menutup biaya variabel dan sebagian biaya tetap, maka perusahaan menderita kerugian.

Sebaliknya akan memperoleh memperoleh keuntungan, bila penjualan melebihi biaya variabel dan biaya tetap yang harus di keluarkan.

BEP sangat penting bagi sebuah perusahaan, selain itu break even point juga sering digunakan oleh para pelaku saham.

Kalkulasi saham yang dibuat dengan menggunakan metode BEP saat seseorang melakukan kegiatan jual beli saham dapat menganalisa kapan saat yang tepat untuk membeli (call) dan kapan harus menjual (put).

Lalu Anda bisa hitung BEP lebih mudah jika menggunakan aplikasi yang memungkinkan proses bisnis lebih efisien seperti aplikasi akuntansi dengan fitur laporan keuangan lengkap Jurnal By Mekari.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Konsep Break Even Point

Perhitungan atau penutupan BEP tergantung pada konsep-konsep yang mendasari atau asumsi yang digunakan didalamnya.

Menurut Susan Irawati dalam bukunya “Manajemen Keuangan” asumsi  dasar yang digunakan dalam BEP adalah sebagai berikut :

  1. Biaya yang terjadi dalam suatu perusahaan harus digolongkan kedalam biaya tetap dan biaya variabel.
  2. Biaya vaiabel yang secara total berubah sesuai dengan perubahan volume, sedangkan biaya tetap tidak mengalami perubahan secara total.
  3. Jumlah biaya tetap tidak berubah walaupun ada perubahan kegiatan, sedangkan biaya tetap perunit akan berubah-ubah.
  4. Harga jual per-unit konstan selama periode dianalisis.
  5. Jumlah produk yang diproduksi dianggap selalu habis terjual.
  6. Perusahaan menjual dan membuat satu jenis produk, bila perusahaan membuat atau menjual lebih dari satu jenis produk maka “perimbangan hasil penjualan” setiap produk tetap.

Konsep Break Even Point

Baca Juga : 5 Keuntungan Menggunakan Aplikasi atau Software Akuntansi

Break Even Analysis 

Break even analysis merupakan dasar dari seluruh metode break even.

Dengan memahami ini, anda akan tahu lebih lanjut tentang apa itu BEP.

Fungsi break even analysis untuk mengetahui volume penjualan akan menghasilkan keuntungan atau kerugian.

Ada tiga manfaat yang menjadi dasar break even analysis yaitu:

  1. Memberikan informasi banyaknya investasi yang butuhkan agar dapat mengimbangi pengeluaran awal.
  2. memberi margin sebagai langkah pembatas supaya tidak mengalami kerugian
  3. Digunakan secara luas, baik dalam analisa jual beli saham dan menganalisa budget dari berbagai macam project yang dilakukan perusahaan.

Kelola Bisnis Kompleks Lebih Mudah dengan Jurnal, Pelajari Selengkapnya Disini

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Komponen Penghitungan Dasar

Selain ketiga manfaat break even analysis berikut empat konsep penggunaan break even analysis yang harus Anda ketahui:

  1. Fixed cost atau biaya tetap artinya biaya tetap atau tidak berubah meskipun volume produksi berubah.
  2. Variabel cost atau biaya variabel, artinya biaya berubah-ubah sesuai dengan perubahan volume produksi.
  3. Penghasilan atau revenue, merupakan jumlah pendapatan yang diterima oleh penjual barang.
  4. Laba atau profit, merupakan sisa penghasilan setelah dikurangi biaya tetap dan biaya variable.

Baca Juga : Cara Cerdas Menghitung BreakEvenPoint untuk Kegiatan Bisnis

Metode Perhitungan dan Rumus BEP 

Dalam dunia akuntansi BEP sering digunakan untuk menemukan persamaan dimana biaya yang dikeluarkan untuk produksi barang sesuai dengan pendapatan yang didapat dalam satu periode.

Penghitungan break even point berguna sebagai salah satu management tool dalam menentukan persoalan diatas.

Perlu dicatat, anda juga bisa menghitung break even point dengan menggunakan aplikasi Jurnal. Anda bisa mencoba Aplikasi Akuntansi Jurnal secara gratis dengan klik disini.

Ada beberapa rumus BEP yang biasa digunakan sebaga cara menghitung BEP. Berikut rumus BEP yang dapat Anda gunakan :

BEP = Biaya Tetap : (Harga jual per unit – biaya variabel per unit )

Selisih dari pengurangan harga jual per unit dan biaya variabel per unit adalah rumus dari margin kontribusi (contribution margin).

Cara ini bisa digunakan untuk mengetahui titik dimana jumlah beban setara dengan  jumlah biaya dan jumlah unit yang dikeluarkan.

BEP =  Biaya tetap : Margin kontribusi per unit

BEP tidak hanya dapat dihitung dalam bentuk unit, jika Anda sudah mengetahui berapa banyak minimal unit yang harus dijual untuk menutup biaya produksi Anda dapat mengalikannya dengan biaya per unitnya.

Apabila diinginkan break even point dalam rupiah, maka dari formulasi rumus break even point dalam unit dikalikan dengan harganya (P), sehingga :

BEP dalam bentuk mata uang = harga jual per unit x BEP per unit

Setelah mengetahui rumus perhitungan BEP untuk bisnis, Anda juga harus mengetahui Margin Contribution atau margin kontribusi.

Margin kontribusi dapat mengetahui berapa keuntungan dari suatu produk yang berhasil dijual, dengan mengukur efek dari sales terhadap keuntungan.

Cara menghitungnya hamper sama dengan break even point :

Margin kontribusi : Total sales – Biaya variabel

Dalam menghitung margin kontribusi, hal penting yang harus perhatikan adalah biaya variabel yang dikenakan, baik relasinya dengan total biaya ataupu dengan total sales suatu perusahaan.

Dengan menggunakan margin kontribusi sebuah perusahaan dapat memisahkan biaya tetap produksinya dengan keuntungan yang didapat.

Dengan begitu perusahaan mengetahui interval harga produk yang akan dijual.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Perkembangan UMKM di Indonesia

Contoh soal break even point

Berikut adalah contoh soal BEP untuk Anda coba.

Misalnya ada seorang akuntan manajer perusahaan ABC bertanggung jawab dalam operasional produksi dan persediaan stok barang ingin mengetahui jumlah sales yang diperlukan untuk menutup biaya operasional sebesar Rp.50.000.000,- dan ingin mendapat keuntungan sebesar Rp.20.000.000,-

Penyabaran biaya yang dikeluarakan untuk operasinya adalah sebagai berikut:

Total biaya tetap             = 50.000.000

Biaya variabel per unit =  30.000

Harga jual per unit        = 50.000

Keuntungan yang di inginkan = 20.000.000

Carilah nilai break even point terlebih dahulu pada contoh soal bep ini.

Saat nilai break even point sudah diketahui maka selanjutnya Anda dapat mengetahui juga nilai margin kontribusi.

Berikut cara menghitung BEP di persoalan ini.

Break even point = 50.000.000 : (margin kontribusi)

Break even point = 50.000.000 : (50.000 – 30.000)

Break even point = 50.000.000 : 20.000

Break even point = 2500 Unit

Artinya perusahaan harus menjual 2500 Unit agar tidak mengalami kerugian, tetapi jika hanya menjual 2500 unit perusahaan ABC juga tidak akan memperoleh keuntungan.

Atur dan Pantau Operasional Lewat Fitur Biaya dan Anggaran Jurnal, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Poin penting selanjutnya bagi akuntan manajer yang mengawasi produksi adalah menghitung dalam bentuk rupiah atau mata uang lainya.

Kendalanya semua biaya baik itu biaya tetap ataupun variabel harus dengan jenis mata uang.

BEP dalam rupiah = Harga jual per unit x BEP unit

BEP dalam rupiah = 50.000 x 2.500 unit

BEP dalam rupiah = Rp.125.000.000

Nah, semoga anda semakin paham setelah mempelajari contoh soal bep di atas.

Baca Juga : Manfaat dan Fitur Pada Aplikasi Akuntansi

Mengitung Break Even Point dan Break Even Analysis

Selanjutnya yang merupakan point penting dalam perhitungan break even point (BEP) adalah bagaimana menerapkan BEP untuk menghasilkan keuntungan yang dinginkan dengan menggunakan break even analysis.

N unit yang dibutuhkan = (20.000.000 : margin kontibusi) + break even point unit

N unit = (20.000.000 : 20.000) + 2.500

N unit = 1.000 +2.500

N unit = 3.500

Baca Juga: Solusi Simpel Menghitung Harga Pokok Penjualan Perusahaan Dagang

Dengan menggunakan korelasi dari metode BEP dan break even analysis, manajer produksi ABC dapat mengetahui berapa banyak unit yang harus terjual agar perusahaan ABC mendapat keuntungan yang di inginkan.

Dalam contoh kasus Perusahaan ABC harus menjual sebanyak 3.500 unit agar memperoleh keuntungan sebesar Rp.20.000.000.

Break Even Point berguna untuk menganalisis studi kelayakan sebuah aktivitas usaha dalam perencanaan bisnis.

Selain itu Break Even Point adalah juga berfungsi sebagai landasaan strategis penjualan misalnya penentuan harga barang, pengambilan keputusan, dan metode produksi.

Nah, sekarang anda sudah mengenal lebih jauh mengenai istilah Break Even Point atau apa itu bep.

Seperti sudah dijelaskan, BEP adalah salah satu istilah yang sering digunakan untuk menganalisis sebuah perusahaan.

Diatas juga dijabarkan bagaimana cara menghitung bep yang benar dengan menggunakan rumus BEP.

Cara Menghitung Break Even Point ( BEP ) Adalah Lebih Mudah Dengan Menggunakan Aplikasi Akuntansi Jurnal By Mekari

Anda dapat menghitung BEP usaha Anda lebih mudah dengan menggunakan fitur-fitur dari Jurnal seperti software laporan keuangan dan software stok barang.

Dengan Jurnal, Anda bisa menerima laporan lengkap yang menampilkan daftar kuantitas penjualan per produk, termasuk jumlah retur, net penjualan, dan harga penjualan rata-rata.

Masih banyak fitur lain yang bisa Anda nikmati seperti monitor kas dan transaksi,  mencetak invoice atau faktur, dan mengatur biaya dan anggaran.

Jurnal juga menyediakan laporan-laporan yang sudah terintegrasi secara otomatis seperti laporan neraca, arus kas, perubahan modal, dan lain-lain.

Anda juga dapat mencoba aplikasi Akuntansi Jurnal yang memiliki fitur lengkap secara gratis selama 14 hari!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Cara Menghitung Break Even Point ( BEP ) Adalah Lebih Mudah Dengan Menggunakan Aplikasi Akuntansi Jurnal By Mekari

Nah, sekarang Anda tahu kalau istilah Break Even Point atau BEP adalah salah satu istilah yang sering digunakan untuk melakukan analisa apakah perusahaan sudah untung atau belum.

Sekarang Anda juga sudah tahu apa itu BEP atau Break Even Point, dan bagaimana cara menghitung BEP disini.

Semoga informasi ini bisa berguna untuk Anda yang memerlukannya, dan jangan lupa untuk dibagikan di sosial media.

Jika Anda membutuhkan aplikasi lain seperti mengelola sumber daya manusia dan perpajakan untuk perusahaan, Anda dapat mencoba menggunakan produk dari Mekari yang sudah saling terintegrasi.

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo