Anda sebagai pebisnis harus menentukan titik tuju dan target yang akan dicapai oleh bisnis yang dijalankan, terkhusus untuk penjualan. Karena target itulah yang nantinya menjadi acuan apakah upaya yang Anda lakukan berhasil atau tidak. Dalam bisnis, mencapai target penjualan bukanlah hal yang mudah. Namun bukan pula hal yang mustahil. Untuk menciptakan pertumbuhan yang nyata dalam penjualan memang diperlukan strategi yang besar. Dan pebisnis kerap kali terburu-buru ingin mencapai strategi besar tersebut.

Padahal ada pedoman dasar yang terlebih dahulu harus dimantapkan, namun kerap dilupakan. Seperti hakikatnya ilmu dasar, pedoman dasar dalam mencapai target penjualan ini juga akan menjadi titik acuan ketika Anda mulai kebingungan dalam mengembangkan strategi yang lebih besar. Apakah sajakah poin-poinnya? Berikut Jurnal merangkum beberapa langkah dasar yang menjadi pedoman dalam mencapai target penjualan.

Baca juga: Faktor & Metode yang Harus Diperhatikan sebelum Menentukan Target Penjualan dengan Tepat

1. Tentukan Target yang Realistis

Dalam hal menentukan target pun ada yang perlu diperhatikan. Sebaiknya buatlah target yang realistis. Sesuaikan dengan ukuran pasar serta sumber daya yang Anda punya. Jika pasar sedang lesu, jangan terlau memaksakan diri untuk melakukan penjualan yang tinggi. Hal ini justru membuat kerugian pada Anda. Lalu buatlah rencana tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan target tersebut.

2. Tetapkan Tenggat Waktu

Setelah menentukan titik target yang akan dicapai, maka perlu dikontrol dengan menetapkan tenggat waktu. Tenggat waktu yang jelas membutuhkan penelitian dan waktu untuk menentukannya. Jika sebelumnya Anda telah mempunyai sebuah bisnis, maka jadikan itu sebagai acuan perbanding dengan standar yang berlaku di bisnis serupa.

Namun jika belum, maka Anda bisa menentukan berdasarkan seberapa besar beban yang harus dikerjakan dan sumber daya dalam pengerjaannya. Anda bisa saja menentukan tenggat yang ketat, namun Anda pun perlu memberikan motivasi yang lebih serta reward kepada tim yang berpastisipasi.

3. Lakukan Riset Konsumen

Jika dahulu untuk mendapatkan tingkat penjualan yang tinggi Anda hanya perlu memikirkan produk yang akan dipasarkan, maka saat ini banyak hal yang telah berubah. Kini kunci dalam kesuksesan bisnis adalah menciptakan, memberikan dan mengkomunikasikan nilai-nilai yang dipegang  konsumen untuk memuaskan konsumen itu sendiri. Ini karena masyarakat senantiasa berubah, baik dari segi selera, keinginan dan kebutuhan. Mereka juga lebih pintar dalam memilih mana produk yang sesuai dengan mereka dan mana yang tidak.

Untuk itu, yang perlu Anda lakukan adalah mengikuti kebiasaan konsumen dalam menciptakan sistem pemasaran dan produk Anda. Agar mencapai hasil yang masimal, Anda perlu melakukan riset terlebih dahulu. Melalui ini Anda bisa menemukan kebiasaan-kebiasaan calon konsumen Anda. Setelah itu bisa ditingkatkan dengan mengetahui kegiatan-kegiatan mereka. Pertanyaan-pertanyaan seperti apakah mereka ada di media sosial? Apa yang kerap mereka cari? Jaringan atau grup apa yang diikuti? Sumber apa yang kerap dibaca? Dan lain sebagainya. Dengan melakukan riset, Anda akan dapat menargetkan produk Anda pada konsumen yang tepat. Tanpa membuang-buang waktu mengajak orang-orang yang sebenarnya tidak tertarik dengan bisnis Anda.

4. Bangun Hubungan Baik dengan Mitra

Di balik bisnis yang berkembang pesat, ada hubungan kerja sama dengan mitra yang terjalin dengan baik. Kemitraan pada hakikatnya merupakan kerjasama atau gotong royong, baik secara kelompok maupun individual untuk mencapai suatu tujuan usaha yang dilakukan. Mitra bisa dalam bentuk apa saja, bisa itu  investor, kreditur, karyawan yang bekerja untuk Anda, supplier, klien, bahkan konsumen yang membeli.

Untuk membangun kerja sama yang baik, maka diperlukan sikap saling menghormati, saling mempercayai, serta mempunyai kesamaan visi dan misi. Selain itu perlu ada upaya berupa strategi agar berbagai pihak ini mau bermitra dengan Anda. Ajukan rencana bisnis yang baik, pengelolaan keuangan yang rapi, kinerja yang optimal, serta bantuan ataupun layanan yang maksimal.

Hubungan baik ini akan menumbuhkan nilai bisnis Anda dan meningkatkan budaya yang saling melengkapi. Semakin tinggi nilai Anda dan semakin banyak kontribusi yang bisa diberikan,  maka akan semakin banyak pula yang akan mengandalkan dan membuat bisnis Anda sebagai pilihan .

5. Lakukan Inovasi

Hanya karena Anda telah membuat perencanan di awal, bukan berarti Anda sudah bisa duduk tenang dan melihat keuntungan terus mengalir. Rencana di awal hanyalah penuangan sebuah dugaan, dan Anda tidak akan tahu apakah dugaan itu akan benar terjadi atau justru berubah. Di dalam berbisnis Anda harus beradaptasi dengan teknologi baru, strategi pemasaran yang baru, anggota tim yang baru serta keinginan konsumen yang juga terus berubah.

Tetapkan pertemuan rutin dengan tim untuk meninjau kemajuan rencana Anda. Identifikasi setiap masalah dan capaian yang telah dan akan terjadi. Belajarlah dari masalah dan capaian tersebut. Lakukan inovai secara terus menerus sehingga Anda mampu mengembangkan rencana penjualan Anda sesuai kebutuhan.

6. Belajar, Belajar dan Belajar

Mendirikan bisnis adalah proses untuk terus belajar. Karena di dalam bisnis semua hal tidak selalu seperti yang dibayangkan. Akan ada kejutan-kejutan setiap tahun, bulan, hari bahkan jam ketika bisnis itu berjalan. Tingatkan keterampilan terus menerus karena jika Anda tidak dapat beradaptasi maka bersiaplah ditumbangkan oleh pesaing yang jumlahnya mungkin tidak pernah Anda duga. Carilah berbagai sumber yang bisa dijadikan sebagai wadah untuk menyerap ilmu. Bisa dari media sosial, buku, podcast, program pelatihan, grup diskusi dan masih banyak lagi.

Yang harus selalu diingat adalah dalam proses penjualan, ada satu titik dimana Anda akan mendapatkan hambatan yang mungkin sulit diselesaikan. Namun, kembali pada pedoman dasar ialah jalan keluarnya. Ketika Anda mempunyai rencana penjualan yang solid serta terperinci, mitra yang berdedikasi dan kemauan untuk belajar, maka Anda akan memiliki semua yang Anda butuhkan untuk tetap di jalur target Anda.

Agar mencapai target penjualan, Anda juga harus mengelola keuangan bisnis Anda dengan baik. Terkait hal ini, Anda dapat mempercayai software akuntansi Jurnal. Anda dapat mencatat transaksi bisnis, stok produk, hingga melihat laporan keuangan bisnis melalui Jurnal dengan mudah. Tunggu apalagi? Daftarkan bisnis Anda segera dan dapatkan gratis pemakaian selama 14 hari.

Author