Cara Mengukur Kinerja Keuangan Sebuah Perusahaan

Ketika laporan keuangan yang dibuat dapat memberikan informasi yang tepat dan relevan kepada pengguna, hal ini dapat menjadi sarana evaluasi penting untuk melihat kinerja keuangan sebuah perusahaan.

Dengan kinerja keuangan, Anda dapat melihat gambaran kondisi keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu baik menyangkut aspek penghimpunan dana maupun penyaluran dana, yang biasanya diukur dengan indikator kecukupan modal, likuiditas, dan profitabilitas.

Laporan kinerja keuangan merupakan bagian dari dokumen perusahaan yang penting, di mana dokumen ini menyatakan bagaimana kondisi perusahaan tersebut dalam hal pengumpulan dana dan penyaluran dana.

Hal ini membantu perusahaan mengukur indikator kinerja keuangan perusahaan dalam periode terakhir.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Manfaat Laporan Kinerja Keuangan

Evaluasi kinerja keuangan bagi sebuah perusahaaan baik untuk tujuan internal maupun eksternal sangatlah penting.

Bagi investor, manfaat informasi tentang kinerja keuangan yaitu untuk melihat apakah investor akan mempertahankan investasi pada perusahaan tersebut atau mencari alternatif lain.

Jika kinerja perusahaan baik, nilai usaha akan tinggi. Dengan nilai usaha yang tinggi membuat para investor melirik perusahaan tersebut untuk menanamkan modal sehingga akan terjadi kenaikan harga saham.

Karena pentingnya evaluasi kinerja keuangan tersebut, maka tidak ada salahnya jika sedari awal, perusahaan selalu membiasakan untuk memiliki pencatatan keuangan yang baik tertib.

Pada dasarnya, laporan kinerja keuangan sangat bermanfaat untuk sebuah perusahaan. Informasi yang dapat dimanfaatkan dalam beberapa hal, yaitu.

  1. Digunakan sebagai dasar penentuan strategi perusahaan untuk masa mendatang.
  2. Mengukur prestasi yang dicapai oleh perusahaan dalam suatu periode tertentu yang mencerminkan tingkat keberhasilan dari pelaksanaan kegiatannya.
  3. Menilai kontribusi suatu bagian dalam pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan.
  4. Dasar penentuan kebijaksanaan penanaman modal agar bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan.
  5. Melihat kinerja perusahaan secara keseluruhan
  6. Memberi petunjuk dalam pembuatan keputusan dan kegiatan perusahaan pada umumnya dan divisi perusahaan pada khususnya.

Kinerja keuangan dapat dinilai dengan beberapa cara seperti analisis perbandingan laporan keuangan, rasio keuangan, tendensi posisi, persentase per komponen, sumber dan penggunaan modal kerja, breakeven, sumber dan penggunaan kas, dan analisis perubahan laba kotor.

Baca juga : Mengenal Laporan Keuangan Sektor Publik dan Perbedaannya dengan Laporan Keuangan Sektor Swasta

Tujuan Evaluasi Kinerja Keuangan

analisis rasio keuangan

Munawir menyatakan bahwa tujuan dari pengukuran kinerja keuangan perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Mengetahui tingkat likuiditas

Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan yang harus segera diselesaikan pada saat ditagih.

  • Mengetahui tingkat solvabilitas

Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahaan tersebut dilikuidasi, baik keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.

  • Mengetahui tingkat rentabilitas

Rentabilitas atau yang sering disebut dengan profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu.

  • Mengetahui tingkat stabilitas

Stabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melakukan usahanya dengan stabil yang diukur dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan untuk membayar utang-utangnya serta membayar beban bunga atas utang-utangnya tepat pada waktunya.

Analisis Evaluasi Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan dapat dinilai dengan beberapa alat analisis. Berdasarkan tekniknya menurut Jumingan (2006), analisis keuangan dapat dibedakan menjadi:

  • Analisis perbandingan laporan keuangan. Teknik analisis dengan cara membandingkan laporan keuangan dua periode atau lebih dengan menunjukkan perubahan, baik dalam jumlah (absolut) maupun dalam persentase (relatif).
  • Analisis tren (tendensi posisi). Teknik analisis untuk mengetahui tendensi keadaan keuangan apakah menunjukkan kenaikan atau penurunan.
  • Analisis persentase perkomponen (common size). Teknik analisis untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aktiva terhadap keseluruhan atau total aktiva maupun utang.
  • Analisis sumber & penggunaan modal kerja. Teknik analisis untuk mengetahui besarnya sumber dan penggunaan modal kerja melalui dua periode waktu yang dibandingkan.
  • Analisis sumber dan penggunaan kas. Teknik analisis untuk mengetahui kondisi kas disertai sebab terjadinya perubahan kas pada suatu periode waktu tertentu.
  • Analisis rasio keuangan. Teknik analisis keuangan untuk mengetahui hubungan di antara pos tertentu dalam neraca maupun laporan keuangan laba rugi baik secara individu maupun secara simultan.
  • Analisis perubahan laba kotor. Teknik analisis untuk mengetahui posisi laba dan sebab-sebab terjadinya perubahan laba.
  • Analisis breakeven. Teknik analisis untuk mengetahui tingkat penjualan yang harus dicapai agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

Cara Mengukur Kinerja Keuangan

Melalui analisis kinerja keuangan, rumus dan rasio keuangan tertentu dihitung, yang jika dibandingkan dengan metrik historis dan industri, memberikan wawasan tentang kondisi dan kinerja keuangan perusahaan.

Saat menghitung kinerja keuangan, ada enam jenis rasio keuangan penting yang banyak digunakan di dunia bisnis untuk membantu dan mengevaluasi kinerja perusahaan secara keseluruhan.

1. Margin Laba Kotor

Margin laba kotor adalah rasio yang mengukur jumlah sisa pendapatan yang tersisa setelah dikurangi harga pokok penjualan.

Rasio ini berguna karena menunjukkan sebagai persentase bagian dari setiap dolar penjualan yang dapat diterapkan untuk menutupi biaya operasional perusahaan

2. Rasio Modal Kerja

Pengukuran modal kerja digunakan untuk menentukan aset bersih likuid organisasi yang tersedia untuk mendanai operasi sehari-hari.

Menentukan likuiditas dalam bisnis penting karena menunjukkan apakah perusahaan memiliki sumber daya yang dapat dengan cepat dikonversi menjadi uang tunai jika diperlukan.

3. Current Ratio

Rasio lancar adalah rasio likuiditas yang membantu bisnis menentukan apakah ia memiliki aset lancar yang cukup untuk menutupi atau membayar kewajiban lancarnya.

4. Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover Ratio)

Rasio perputaran persediaan adalah rasio efisiensi yang digunakan untuk mengukur berapa kali perusahaan menjual rata-rata persediaannya dalam satu tahun fiskal.

Rasio ini menguntungkan karena memungkinkan organisasi untuk dengan mudah menentukan apakah persediaan mereka dalam permintaan, usang, atau jika mereka membawa terlalu banyak.

4. Leverage

Leverage adalah pengganda ekuitas yang dihitung oleh bisnis untuk menggambarkan berapa banyak utang yang sebenarnya digunakan untuk membeli aset.

Pengganda leverage tetap satu jika semua aset dibiayai oleh ekuitas, tetapi mulai meningkat karena semakin banyak utang digunakan untuk membeli aset.

5. Pengembalian Aset (Return on Assets)

Pengembalian aset, seperti namanya, membantu organisasi menentukan seberapa baik asetnya digunakan untuk menjadi lebih menguntungkan.

Jika aset tidak digunakan secara efektif, jumlah pengembalian aset perusahaan akan rendah.

6. Pengembalian Ekuitas (Return on Equity)

Mirip dengan pengembalian aset, pengembalian ekuitas atau return on equity adalah rasio profitabilitas yang digunakan untuk menganalisis efektivitas ekuitas, yang pada gilirannya menghasilkan keuntungan bagi investor.

Pengembalian ekuitas yang lebih tinggi menunjukkan bahwa investor menghasilkan pada tingkat yang jauh lebih efisien, yang lebih menguntungkan bagi bisnis secara keseluruhan.

Penilaian Kinerja Keuangan

Dampak Industri 4.0 terhadap Sektor Jasa Keuangan Indonesia

Penilaian kinerja keuangan perusahaan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan manajemen agar dapat memenuhi kewajibannya terhadap para investor untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan perusahaan.

Untuk menilai kinerja keuangan perusahaan, Anda dapat menggunakan tolok ukur seperti rasio atau indeks yang menghubungkan dua data keuangan pada laporan keuangan.

Adapun jenis perbandingan dalam analisis rasio keuangan meliputi dua bentuk:

  1. Membandingkan rasio masa lalu, saat ini, ataupun masa yang akan datang untuk perusahaan yang sama.
  2. Dengan perbandingan rasio antara satu perusahaan dengan perusahaan lain yang sejenis.

Gunakan Software Akuntansi Jurnal untuk Mengelola Keuangan Perusahaan

Untuk membuat penilaian kinerja keuangan perusahaan dengan tepat, Anda juga harus memiliki laporan keuangan yang akurat dan detail.

Laporan keuangan dan penilaian kinerja keuangan merupakan hal yang berhubungan dalam proses penilaian perusahaan. Jadi setiap laporan harus ditulis dengan teliti.

Untuk memudahkan melakukan ini, Anda dapat menggunakan software keuangan, seperti Mekari Jurnal.

Dengan Jurnal, Anda hanya perlu mencatat transaksi bisnis ke dalam sistem, dan Jurnal membuat laporan hasil analisa keuangan bisnis yang akurat dan realtime berdasarkan data dalam sistem tersebut.

Dengan menggunakan Jurnal, Anda juga dapat lebih mudah membuat analisi kinerja keuangan perusahaan hingga lebih mudah ketika ingin mengambil keputusan bisnis.

Jurnal  juga memiliki berbagai fitur yang dapat membantu Anda mengelola bisnis seperti fitur stok barang, pengelolaan aset, hingga fitur perpajakan.

Cari tahu selengkapnya mengenai fitur Mekari Jurnal selengkapnya di sini atau anda bisa mencoba demo gratis Jurnal secara langsung dengan klik tombol di bawah ini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Itulah beberapa cara dalam melakukan analisa atau evaluasi terhadap kinerja keuangan sebuah perusahaan. Semoga bermanfaat!

Kategori : BisnisKeuangan

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo