Daftar Isi

Cara Menghitung Inventory Turnover Untuk Efisiensi Bisnis

Tayang 09 Jul 2024

Rasio perputaran persediaan dapat menjadi acuan dapat melihat bagaimana kinerja perusahaan berjalan melalui perputaran stok yang dimiliki di sepanjang periode berjalan.

Rasio ini digunakan untuk mengukur rata-rata dari persediaan diputar dalam suatu periode. Artinya, rasio ini mengukur berapa kali perusahaan menjual total persediaan rata-rata sepanjang tahun.

Rasio ini akan menjadi sebuah indikator yang baik dalam menentukan nilai kualitas persediaan dan pembelian yang efektif dalam manajemen persediaan (inventory management).

Di dalam rasio ini terdapat dua komponen penting, pertama pembelian barang (stock purchasing) untuk persediaan dan yang kedua adalah penjualan (sales).

Apabila jumlah barang yang dibeli banyak sehingga menyebabkan jumlah dari persediaannya meningkat, maka perusahaan harus menjual dalam jumlah yang adalah besar untuk mengoptimalkan kinerja dari perputaran persediaannya (inventory turnover)

Jika tidak, maka akan timbul biaya-biaya penyimpanan persediaan dan biaya penanganan persediaan lainnya.

Agar persediaan dapat berputar secara lebih efektif, penjualan harus sesuai dengan pembeliaan barang itulah mengapa sebabnya mereka yang mengelola pembelian (purchasing) harus sejalan dengan mereka yang mengelola penjualan (sales).

Untuk memudahkan pemantauan hal tersebut ada baiknya mulai menggunakan aplikasi gudang, atau manfaatkan bagaimana aplikasi inventory bekerja.

Pengertian Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover Ratio)

Inventory Turnover Ratio atau Rasio Perputaran Persediaan adalah sebuah rumus rasio efisiensi yang menunjukkan seberapa efektif dari persediaan yang dapat dikelola dengan membandingkan harga pokok penjualan (HPP) dalam persediaan rata-rata untuk suatu periode.

Rasio perputaran yang tinggi menandakan perusahaan tersebut tidak mengeluarkan biaya yang banyak untuk membeli barang dagangannya dan dapat mengoptimalkan pengeluarannya.

Bagi para investor, rasio ini dapat digunakan untuk melihat sekaligus mengukur likuidasi sebuah perusahaan yang bersangkutan.

Karena persediaan merupakan salah satu aset atau aktiva terutama untuk perusahaan retail. Pengukuran rasio ini juga menunjukkan seberapa mudah persediaan dapat dijual sehingga dapat dikonversi menjadi uang tunai.

Kenapa Perusahaan Perlu Mengukur Inventory Turnover?

Mengetahui nilai rasio perputaran persediaan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan seperti:

1. Memberikan Posisi Keuangan yang Lebih Baik Bagi Perusahaan

Inventory turnover merupakan indikator kinerja utama (KPI) untuk mengelola dan mengembangkan bisnis Anda.

Pengukuran juga menunjukkan bank seberapa likuid aset Anda. Karena persediaan sering kali dijadikan jaminan untuk pinjaman,

Bank ingin memastikan bahwa persediaan mudah dijual dan dapat dengan cepat diubah menjadi uang tunai.

2. Membuat Keputusan Bisnis yang Lebih Tepat

Memantau perputaran stok dengan cermat juga memberi Anda penanganan yang lebih baik pada inventaris Anda sehingga Anda dapat membuat keputusan pembelian yang lebih cerdas, menjaga pergerakan barang dagangan, dan menjual lebih banyak produk yang diinginkan pelanggan Anda.

Secara khusus, metrik ini dapat menginformasikan keputusan Anda tentang:

  • Item apa yang perlu dipesan – Jika perputaran stok untuk item tertentu terlalu tinggi, itu bisa menjadi indikasi bahwa Anda perlu memesan lebih banyak.
  • Produk apa yang perlu dikeluarkan dari gudang– Stok tidak berputar cukup cepat? Mungkin sudah waktunya untuk menjualnya sebelum mereka menjadi stok mati.
  • Apa yang harus dipesan terlebih dahulu untuk memberikan waktu yang cukup untuk pembuatan/produksi/pengiriman – Dengan mengetahui berapa kali perputaran persediaan per tahun, Anda akan dapat membuat perencanaan untuk memastikan bahwa Anda tidak mengalami kehabisan stok sebelum waktunya.

3. Menghemat Pengeluaran

Jika Anda mengetahui berapa nilai inventory turnover ratio, maka Anda dapat menghemat pengeluaran untuk melakukan proses produksi atau ketika membeli persediaan.

Menyimpan persediaan terlalu lama juga membutuhkan biaya.

Namun, jika perputaran persediaan terlalu tinggi juga dapat merugikan perusahaan karena perusahaan akan kesulitan dalam memenuhi permintaan pelanggan.

Biaya transportasi pun menjadi semakin tinggi sehingga dapat merugikan perusahaan.

Inventory turnover memberikan dampak yang signifikan terhadap arus kas perusahaan. Nilai yang tinggi menggambarkan perusahaan menjual persediaan yang cepat, volume penjualan yang besar, dan arus kas yang lancar. Sebaliknya, perputaran yang rendah menunjukkan penjualan yang buruk, stok tertimbun, dan arus kas yang buruk.

Inspired Economist 

Rumus Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover Ratio)

Dalam Rasio Perputaran ini ada rumus yang perlu dipahami yaitu dengan membagi Harga Pokok Penjualan (HPP) untuk suatu periode dengan rata-rata persediaan untuk periode tersebut.

Karenanya sebelum melakukan perhitungan, pastikan dahulu mengetahui rumus perhitungannya inventory turnover ratio adalah:

Inventory Turnover Ratio = Penjualan ÷ Rata-rata Persediaan

Pada umumnya penggunaan rata-rata persediaan dari rumus ini adalah sebagai pengganti persediaan akhir yang sangat berfluktuasi pada sepanjang tahunnya.

Seperti contoh, perusahaan mungkin akan membeli barang dagangan dalam jumlah yang cukup banyak di awal tahun, lalu akan menjualnya di bulan bulan selanjutnya sehingga persediaan di akhir tahun akan menjadi sedikit.

Kondisi tersebut tidak akurat dalam mencerminkan persediaan aktual sepanjang tahun. Karenanya, dibutuhkan perhitungan rata-rata persediaan.

Average Inventory dihitung dengan cara menambahkan persediaan awal dan persediaan akhir, lalu dibagi dua.

Rata-rata Persediaan (Persediaan Awal + Persediaan Akhir) / 2

Rumus Rasio ini juga dapat ditulis seperti berikut ini :

Rasio Perputaran Persediaan = Penjualan / ((Persediaan Awal + Persediaan Akhir) / 2)

Kita akan buat sebuah kasus:

Sebuah toko yang menjual sebuah komputer lalu melaporkan biaya pokok penjualannya pada laporan laba/rugi senilai Rp100 juta.

Persediaan awal dari toko ini adalah senilai Rp300 juta sedangkan persediaan akhirnya adalah senilai Rp200 juta. Lalu, berapakah rasionya dari toko komputer tersebut?

Diketahui,

Penjualan : Rp100 juta

Persediaan Awal : Rp300 juta

Persediaan Akhir : Rp200 juta

Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover Ratio) = ?

Jadi,

Rasio Perputaran Persediaan = Penjualan / ((Persediaan Awal + Persediaan Akhir) / 2)

Rasio Perputaran Persediaan = Rp. 100.000.000,- / ((Rp. 300.000.000,- + Rp. 200.000.000,-) / 2)

Rasio Perputaran Persediaan = 0,6 kali

Jadi, pada Inventory Turnover Ratio Toko Ponsel ini adalah sebesar 0,6 kali.

Pastikan untuk menemukan informasi sesuai dengan data statistik dengan bidang industri kamu hal ini karena agar kamu dapat melihat bagaimana peringkat perusahaan kamu dalam hal perputaran persediaan dibandingkan dengan para kompetitor dalam bidang yang sama.

Rekomendasi terbaik adalah rekomendasi yang disarankan oleh para akunting dalam perusahaan kamu, nantinya para akunting ini akan memberikan informasi terkait apakah angka perputaran persediaan dalam perusahaan kamu baik atau tidak.

Jangan lupa untuk memastikan bahwa Harga Pokok Penjualan dan rata-rata persediaan ditentukan menggunakan dasar perhitungan yang sesuai.

Karenanya untuk mereka yang memiliki sebuah usaha yang tujuannya untuk menggaet para investor, menggunakannya sebagai pengukur likuiditas pada usaha kamu.

Hal ini karena persediaan barang merupakan sebuah aset perusahaan terutama untuk yang bergerak dalam bidang retail seperti yang sudah disebutkan di atas.

Bagaimana Cara Meningkatkan Inventory Turnover Ratio?

Setelah mengetahui poin-poin penting tentang rasio perputaran persediaan, pertanyaan selanjutnya adalah “bagaimana cara meningkatkan inventory turnover?”.

Anda tidak perlu khawatir karena kami akan memberikan beberapa tips untuk meningkatkan rasio perputaran inventaris:

1. Lakukan Forecasting

Membuat perencanaan dan perkiraan penjualan sangat penting dalam memastikan bahwa Anda memiliki stok yang cukup untuk pelanggan Anda.

Hal ini memang tidak mudah, Anda harus mengetahui produk mana yang paling laku/ populer agar dapat menentukan berapa banyak inventaris yang perlu dipesan setiap tahun atau setiap tiga bulan.

Anda dapat menggunakan beberapa metode forecasting untuk memperkirakan penjualan, termasuk trend analysis, regression analysis, dan time series analysis.

Cara yang paling akurat akan tergantung pada data yang tersedia dan industri tertentu.

2. Otomasi Manajemen Inventaris

Menggunakan sistem manajemen inventaris otomatis seperti Jurnal dapat membantu meningkatkan akurasi dan efisiensi sambil membebaskan waktu untuk tugas lain.

Adapun manfaat dari pelacakan inventaris otomatis adalah:

  • Data penjualan yang lebih akurat karena mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh manusia (human-error)
  • Mengurangien waktu dan sumber daya keuangan yang diperlukan untuk pelacakan stok
  • Meningkatkan inventory turnover ratio karena pembaruan stok waktu nyata dan laporan yang dibuat secara otomatis

3. Menambah Stok Persediaan saat Dibutuhkan

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan rasio perputaran persediaan Anda adalah dengan mengisi kembali persediaan Anda secara teratur.

Ini berarti Anda harus mengawasi tingkat inventaris Anda dan memesan ulang barang dagangan segera setelah stok Anda mulai menipis.

Dengan menjaga rak Anda tetap penuh dengan inventaris baru, Anda akan dapat menjual lebih banyak barang dan menyerahkan inventaris Anda lebih cepat.

Selain itu, pengisian ulang secara teratur akan membantu Anda menghindari kehabisan stok, yang dapat berdampak negatif pada penjualan Anda.

4. Menjual Stok Lama

Menjual stok lama Anda akan membantu menjaga rasio perputaran persediaan Anda dalam kondisi yang baik.

Ini akan membantu Anda mengosongkan ruang untuk produk baru dan menjaga bisnis Anda tetap berjalan lancar.

Jika Anda memiliki stok lama yang sulit Anda jual, pertimbangkan untuk mengadakan obral.

Hal ini bisa menjadi cara yang bagus untuk menyingkirkan produk dan menghasilkan penjualan tambahan.

Pastikan untuk memberi harga barang dengan tepat, sehingga Anda tidak kehilangan terlalu banyak keuntungan.

Pendekatn lain yang bisa dilakukan untuk menjual stok lama Anda adalah menawarkan syarat pembelian yang lebih menguntungkan kepada pembeli Anda dengan program loyaliti.

Anda dapat memberi pembeli persentase tertentu dari pembelian berikutnya atau menawarkan pengiriman gratis dengan jumlah tertentu.

5. Strategi Penetapan Harga yang Lebih Cerdas

Dengan lebih hati-hati dalam mengevaluasi struktur harga (pricing strategy), Anda dapat mendorong pelanggan untuk membeli lebih banyak produk lebih cepat, yang mengarah ke inventory turnover yang lebih tinggi.

Anda harus yakin bahwa harga yang Anda tawarkan memungkinkan target audiens melakukan pembelian namun juga memberikan margin keuntungan yang cukup untuk mempertahankan kegiatan operasional.

Untuk memastikan bahwa harga Anda sesuai dengan pesaing dan kondisi pasar Anda, penting sekali untuk mengaudit harga secara teratur.

Ini akan membantu Anda mengidentifikasi area di mana harga Anda mungkin terlalu tinggi atau terlalu rendah dan membuat penyesuaian yang sesuai.

laporan rumus perputaran persediaan

Inventory Turnover Ratio dalam Laporan Keuangan

Anda dapat melihat seberapa banyak perpindahan stok persediaan dalam sebuah periode dalam laporan perputaran persediaan.

Untuk memudahkan perhitungan rasio ini, Anda bisa menggunakan Mekari Jurnal, yaitu software akuntansi yang saat ini bisa Anda gunakan untuk dapat menghitung inventory turnover ratio dengan mudah.

Langkah-langkah untuk dapat mengakses fitur ini dalam Mekari Jurnal dapat melalui:

  1. Masuk ke dalam halaman Laporan.
  2. Klik “Produk” dan pilih Perputaran Persediaan Barang.
  3. Tentukan periode laporan yang ingin Anda tampilkan.
  4. Tentukan secara spesifik jika ada opsi filter yang ingin dicari.
  5. Anda dapat menganalisis secara mendalam dengan mengekspor file dalam bentuk PDF atau XLS.
  6. Jika Anda menggunakan filter Dengan Perbandingan, Anda dapat melihat secara lebih detail mengenai produk yang Anda inginkan.

Anda bisa melihat gambaran rasio perputaran persediaan secara lebih mendalam, nantinya akan terlihat sebagai berikut:

Kesimpulan

Perlu diingat bahwa setiap usaha maupun bisnis memiliki Inventory Turnover yang berbeda.

Contoh, perputaran persediaan yang dialami sebuah perusahaan atau bisnis yang bergerak dalam bidang konsumsi seperti beras atau sembako tentu akan lebih tinggi apabila dibandingkan dengan perputaran persediaan dari perusahaan yang menjual mobil mewah.

Karenanya, apabila kamu ingin melakukan perbandingan pada Inventory Turnover bisnis dengan kompetitor, pastikan bisnis tersebut adalah bergerak dalam industri yang sama dan kamu juga dapat menempatkan posisi terbaikmu dalam pasar tersebut agar dapat melihat sekaligus mengamati perkembangan bisnis tersebut.

Dengan mengetahui rasio perputaran persediaan barang dagangan kamu, tentu akan memudahkan kamu dalam membuat keputusan saat membeli persediaan berikutnya.

Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang!

Setelah membaca penjelasan di atas, mudah-mudahan Anda sekarang lebih memahami tentang apa itu Inventory Turnover Ratio atau Rasio Perputaran Persediaan dan cara menghitungnya dengan rumus yang tentunya adalah penting untuk mengelola persediaan barang.

Untuk pengelolaan inventaris yang lebih efektif, Anda dapat menggunakan software akuntansi Mekari Jurnal yang saat ini telah terintegrasi dengan berbagai fitur SCM, salah satunya adalah fitur manajemen inventori.

Melalui fitur ini, Anda dapat membuat laporan perputaraan persediaan dengan lebih mudah, serta dapat mendapatkan informasi seluruh produk secara detail dan realtime.

Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang termasuk bisnis, keuangan, dan akuntansi.

 

 

 

Referensi:

Inspired Economist, “Inventory Turnover: Understanding Its Implications on Business Efficiency”.

CFI, “Inventory Turnover”.

Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

Dapatkan E-book Sekarang!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

Dapatkan E-book Sekarang!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal