Mengenal Tentang Kas Besar dalam Akuntansi

Kenali apa itu pengertian kas besar, jenis ataupun contoh pengeluaran yang menggunakan akun ini, serta perbedaanya dengan kas kecil.

Dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan, istilah yang tidak lagi asing dan sering ditemukan adalah kas.

Kas merupakan salah satu komponen paling penting dalam laporan keuangan karena merupakan alat pembayaran untuk membiayai kegiatan umum perusahaan

Terdapat dua jenis kas yang biasa digunakan, yaitu kas kecil (petty cash) dan kas besar (cash at bank).

Artikel kali ini akan membahas lebih dalam tentang kas besar.

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang kas kecil, silahkan baca artikel yang pernah ditulis oleh Blog Jurnal Mekari.

Pengertian Kas Besar

Yang dimaksud dengan kas besar (cash at bank) adalah dana yang telah dipersiapkan oleh perusahaan untuk pengeluaran yang jumlahnya relatif besar.

Jenis kas ini pada umumnya tidak diberikan secara langsung dalam kegiatan rutin operasional untuk alasan keamanan karena jumlahnya yang sangat besar.

Salah satu kriteria yang dimiliki oleh kas besar adalah sistem pencatatan yang menggunakan prosedur rekonsiliasi bank yang dilakukan secara periodik antara pihak perusahaan dengan pihak Bank.

Fungsi Kas Besar

Tujuan dari pembentukan kas besar adalah untuk memenuhi fungsi berikut ini:

  • Melakukan pembayaran dengan jumlah nominal yang lebih besar.
  • Mempercepat kegiatan operasional bisnis yang membutuhkan biaya relatif lebih besar.
  • Menghindari metode pembayaran yang dianggap tidak ekonomis dan tidak praktis terhadap perusahaan.
  • Sebagai dana langsung atau tidak langsung untuk pembayaran jumlah besar, salah satunya adalah pemberian cek.

Contoh Pengeluaran Menggunakan Kas Besar

contoh kas besar

Biaya pengeluaran yang menggunakan akun kas besar umumnya memiliki nominal lebih dari Rp 1.000.000, seperti contoh:

  • Biaya sewa tempat
  • Pembelian aset perusahaan
  • Pembayaran hutang
  • Akuisisi
  • Dan lain-lain

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola kas dan transaksi perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal sekarang!

Perbedaan dengan Kas Kecil

Apa saja perbedaan antara kas kecil dan besar? Simak penjelasannya berikut ini:

Kas Kecil

  • Digunakan oleh perusahaan untuk membiayai pengeluaran rutin serta kegiatan operasional yang nilainya relatif kecil (biaya listrik, internet, transportasi, beli ATK, dll).
  • Sistem pencatatan dengan metode dana tetap (imprest fund system) – pembukuan kas kecil dimana jumlahnya selalu tetap, dan tidak tetap (fluctuation fund system) – ditetapkan sesuai kebutuhan perusahaan dimana nominalnya bisa berubah-ubah.
  • Mudah dicairkan sehinggan dapat digunakan untuk operasional rutin perusahaan kapan saja.

Kas Besar

  • Digunakan untuk membiayai kebutuhan yang membutuhkan dana yang besar, biasanya dilakukan secara periodik (pembelian aset, biaya sewa tempat, dll).
  • Sistem pencatatan menggunakan rekonsiliasi bank yang dilakukan secara periodik oleh perusahaan.
  • Memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dikarenakan pencatatan yang lebih transparan yang dilakukan oleh pihak bank dan perusahaan sehingga dapat menghindari kecurangan.

Baca juga: Cara Membuat dan Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan

Kelola Kas Perusahaan dengan Menggunakan Software Akuntansi Mekari Jurnal

Dengan mengetahui perbedaan kedua jenis akun kas ini, Anda akan lebih mudah dalam membuat laporan keuangan.

Manfaatkan software akuntansi berbasis cloud seperti Mekari Jurnal untuk melakukan pencatatan transaksi kas secara otomatis dengan sistem yang terintegrasi.

Jurnal memiliki fitur rekonsiliasi bank secara otomatis sehingga Anda tidak perlu lagi repot melakukan pencocokan transaksi secara manual.

Selain itu, dengan fitur Cash Link Transfer, Anda dapat melakukan transfer pembayaran secara langsung dari software Jurnal tanpa harus berpindah platform.

Berikut ini adalah cara melakukan rekonsiliasi dengan menggunakan jurnal: 

1. Klik menu “Kas & Bank” kemudian pilih akun yang ingin direkonsiliasi, misalnya “Kas Besar”.

akun kas besar

2. Centang transaksi di Jurnal yang akan direkonsiliasi dengan mencocokannya dengan mutasi rekening Anda, pastikan tanggal, nominal dan jenis transaksinya sudah sesuai.

3. Klik tombol “Action” > “Tandai telah direkonsiliasi”.

rekonsiliasi akun kas besar

4. Setelah berhasil direkonsiliasi, maka status dari transaksi tersebut akan berubah menjadi “Terekonsiliasi”.

Silakan coba aplikasi Jurnal secara gratis selama 14 hari atau hubungi sales kami untuk menjadwalkan demo langsung!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pelajari selengkapnya dengan menonton video di bawah ini:

Di atas adalah penjelasan tentang apa itu kas besar (cash on hand), fungsi, contoh pengeluaran yang menggunakan akun tersebut, serta perbedaan yang dimiliki dengan kas kecil.

Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda.

 

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo