Memulai usaha kuliner akan menjadi salah satu bisnis yang paling menantang untuk dilakukan. Banyak pengusaha yang gagal dalam menjalankan bisnis kuliner di tahun pertamanya. Walaupun terdengar berat, masih banyak cara agar bisnis kuliner Anda berjalan sustainable.

Tentunya Anda membutuhkan riset, perencanaan, modal, ketajaman intuisi bisnis, dan ketekunan untuk meraih kesuksesan dalam bisnis kuliner Anda. Berikut adalah 4 tips yang dapat membantu pengusaha memulai, mengoperasikan, dan menumbuhkan bisnis kuliner dengan sukses.

Perjelas Konsep yang Anda Bangun

Anda harus tahu bagaimana caranya produk Anda terkesan, terlihat, dan terdengar unik dan tentunya lebih baik daripada produk kompetitor lain. Butuh intuisi dan kreativitas lebih untuk memikirkan seperti apa lini produk unik yang Anda ingin tawarkan kepada pelanggan. Ketika Anda berhasil menemukan suatu resep produk yang unik, bisa dipastikan titik terang bagi suksesnya bisnis Anda akan terbuka.

Lakukan Riset Mendalam

Industri kuliner pada umumnya sangat kompetitif sehingga sangat penting bagi Anda untuk melakukan riset sebelum memulai. Ikuti event seminar yang dibuat oleh komunitas bisnis kuliner untuk menggali informasi sedalam-dalamnya. Cobalah mencari tahu alasan apa saja yang bisa membuat bisnis Anda berhasil dan gagal. Tidak lupa untuk menyelidiki bagaimana pengusaha lain membangun bisnis kuliner dengan cara yang berbeda dan belum Anda ketahui sebelumnya. Ikuti diskusi dalam forum-forum komunitas adalah untuk menilai kebutuhan pasar dan opini pelanggan tentang bisnis kuliner sekarang ini. Melakukan riset akan membantu Anda menentukan target pasar, dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko terbesar. Sehingga Anda dapat menyelesaikan permasalahan yang Anda alami di tengah perjalanan bisnis Anda.

Buat Rencana Bisnis Anda Secara Rinci

Tidak ada struktur baku dalam membuat rencana bagi bisnis Anda. Selalu memperbarui rencana bisnis Anda seiring dengan berkembangnya pasar usaha kuliner akan membantu Anda menyesuaikan keunggulan bisnis Anda dengan peluang yang ditawarkan pasar. Ini juga dapat membantu Anda mengatasi risiko ancaman yang muncul dengan lebih baik. Rencana bisnis juga dibutuhkan ketika Anda sedang berkomunikasi dengan orang lain seperti pelanggan, mitra, dan investor. Jika Anda ingin bisnis kuliner Anda dipercaya, Anda harus dapat meyakinkan mereka bahwa Anda tahu apa yang Anda jelaskan lewat rencana bisnis Anda.

Ketahui Regulasi Hukum yang Berlaku

Ketahuilah dan kumpulkan sebanyak-banyaknya informasi mengenai regulasi hukum dan peraturan terkait produk kuliner di negara domisili Anda. Dari Undang-Undang Ketenagakerjaan hingga Undang-Undang Keamanan Pangan yang dapat memiliki pengaruh besar pada keberhasilan operasional usaha kuliner Anda. Patuhi peraturan dan hukum yang berlaku. Seperti salah satunya mendapatkan lisensi terhadap produk makanan Anda. Hal ini akan mengomunikasikan kepada pelanggan bahwa produk Anda aman untuk dikonsumsi.

Dapatkan Pendanaan untuk Modal Anda

Tidak semua bisnis membutuhkan modal awal dari investor, terutama jika Anda memulai bisnis kuliner berskala kecil. Namun, ada berbagai pilihan seperti produk kredit usaha mikro dari berbagai bank swasta atau konvensional. Jika Anda ingin mencari produk investasi lain, maka mulai rencanakan sejak dini. Gunakan rencana bisnis Anda sebagai dasar untuk proposal pinjaman atau rencana investasi. Investor dan pemberi pinjaman tentunya ingin tahu segala aspek mengenai bisnis atau usaha kuliner Anda. Serta bersikaplah realistis mengenai berapa banyak nominal modal yang benar-benar Anda butuhkan. Pertimbangkan secara matang biaya-biaya dan segala kebutuhan yang dibutuhkan untuk membangun operasional bisnis Anda. Jangan sampai terlihat overbudget, karena itu akan menyulitkan Anda sendiri ketika Anda harus melunasi pinjaman-pinjaman Anda.

Sekali lagi, membangun usaha kuliner membutuhkan ketelitian, ketekunan, dan kreativitas. Anda harus benar-benar memperhatikan detail-detail kecil dalam usaha kuliner Anda termasuk dalam hal pelaporan dan pencatatan keuangan usaha Anda. Terkait pelaporan dan pencatatan keuangan, Jurnal bisa menjadi solusinya. Jurnal adalah software akuntansi online yang bekerja sesuai sistem akuntansi komprehensif. Dengan Jurnal, Anda bisa mencatat transaksi seperti pembelian persediaan dan segala hal terkait pengeluaran dan pemasukan bisnis Anda secara detail. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Jurnal, silakan klik di sini.