Tips Memilih Bisnis Franchise di Indonesia bagi Pemula

Bagaimana cara memilih bisnis franchise bagi Anda yang ingin memulai usaha ini? Simak tipsnya di Blog Jurnal by Mekari!

Seseorang yang ingin mencoba berbisnis atau biasa disebut pemula, pasti menemukan kebingungan saat akan menentukan bisnis seperti apa yang sesuai.

Alih-alih bingung menentukan jenis usaha seperti apa, franchise jadi pilihan. Walau terlihat mudah, faktanya bisnis franchise sama halnya dengan bisnis lain di Indonesia.

Bisnis franchise adalah usaha kerjasama untuk membuka bisnis dengan nama atau merek dagang dari produk serta bahan yang sudah ada sebelumnya.

Dibutuhkan niat yang matang sebelum memulainya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan-kesalahan, saat bisnis sudah berjalan.

Jika tidak hati-hati, usaha franchise yang tengah digeluti bisa berujung pada kebangkrutan.

Untuk itu, calon pengusaha yang ingin mencoba franchise sebagai pilihannya, harus bisa memerhatikan cara dan risiko yang bisa terjadi.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

5 Kesalahan dalam Memilih Bisnis Franchise yang Harus Anda Hindari

Usaha franchise atau waralaba banyak diminati orang karena mudah dijalankan.

Secara umum, usaha ini terlihat mudah, namun jika Anda pemula di bidang ini, Anda harus berhati-hati saat berinvestasi, apalagi jika dana untuk investasi itu berasal dari dana pinjaman atau dana patungan yang kedepannya akan memiliki tanggung jawab lebih besar.

Di bawah ini akan kita bahas tentang 5 kesalahan yang biasa terjadi dalam bisnis franchise yang bisa Anda hindari.

  • Menawarkan Konsep yang Belum Terbukti

Usaha franchise akan selalu terkait dengan kompleksitas sistem dan konsep yang ditawarkan.

Untuk memiliki konsep atau sistem bisnis yang baik, pemilik franchise harus mengadakan trial atau uji coba sebelum usaha tersebut ditawarkan.

Menawarkan sebuah konsep yang belum terbukti, hanya akan mengundang permasalahan dan mengganggu kinerja dari mata rantai dari bisnis yang panjang.

Untuk menghindari hal tersebut, cobalah buat skema konsep usaha franchise dengan jelas, uji cobakan dalam beberapa waktu, dan kenali apakah konsep tersebut dapat bertahan dengan baik sebelum mengajak orang lain untuk ikut berinvestasi menndirikan usaha serupa.

  • Meminjam Uang Tanpa Perhitungan

Karena bisnis franchise adalah bisnis yang diduplikasi dengan sistem kepemilikian brand dan konsep bisnis, maka biasanya dalam pengelolaan awalnya akan sangat membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk sebuah proses pencitraan dan uji coba.

Untuk menghindari adanya kekurangan dana dan keharusan berutang pada lembaga keuangan, maka ada baiknya jika sebelum merencanakan sebuah usaha franchise, Anda memiliki kelebihan dana anggaran dan memiliki perhitungan yang cermat jika harus membutuhkan uang pinjaman.

Meminjam uang tanpa perhitungan dalam memulai bisnis franchise akan sangat berisiko jika modal tidak dapat segera dikembalikan.

  • Terlalu Cepat Membuka Cabang

Biasanya ukuran bisnis franchise yang sukses dapat dinilai dengan bertambahnya cabang baru di tempat tertentu.

Namun jangan salah dalam memilih, jika manajemen dari bisnis franchise ini belum siap untuk perkembangan cabang baru, bisa jadi bisnis ini malah akan mendatangkan kerugian.

Semakin banyak cabang baru yang dibuka, maka semakin banyak dana operasional yang dibutuhkan untuk melakukan pengontrolaan dan pembiayaan usaha. Sebaiknya sesuaikan kemampuan pembukaan cabang baru dengan pihak manajemennya.

  • Tidak Memiliki Training & SOP

Sebagai pemilik usaha franchise, Anda sebaiknya mempersiapkan kompetensi SDM dengan baik dan memiliki standar operasional yang sudah tertata.

Karena sebuah usaha franchise adalah usaha yang dijalankan  oleh banyak pihak namun dituntut memiliki kualitas yang sama.

Jika seorang pengusaha franchise tidak memiliki SOP atau SDM yang baik, maka adanya kesalahan dalam proses operasional pada satu cabang akan mungkin muncul dan memberi imbas yang buruk pada seluruh cabang yang lainnya.

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

  • Tidak Memiliki Dukungan Dana Operasional

Usaha franchise memang biasanya tidak memiliki dukungan dana operasional yang besar. Dana yang dimiliki owner franchise biasanya berupa dana dari investor.

Selebihnya, dana yang didapatkan adalah dana dari beberapa franchisor yang ikut membuka usaha franchise tersebut. Kesalahan yang terjadi adalah tidak adanya cadangan dana khusus yang semestinya dimiliki oleh owner sebuah franchise untuk kegiatan operasional.

Sebagai pemilik franchise, sangat perlu untuk memiliki dana operasional karena masih akan terkait dengan adanya kegiatan promosi bersama, maupun sistem pendukung lain yang biasanya harus ditanggung pemilik usaha franchise sebagai bentuk kemitraan usaha.

Bisnis franchise yang kelihatannya mudah, ternyata bisa mengandung risiko saat terjadi kesalahan yang diakibatkan oleh beberapa faktor di atas.

Jika Anda adalah seorang pelaku usaha franchise, maka ada baiknya jika Anda mengenali kemungkinan tersebut dan menghindarinya, termasuk dalam masalah keuangan.

Langkah dan Cara Membangun Bisnis Franchise

Agar terhindar dari kesalahan memilih bisnis franchise di tahun 2020, tips berikut ini bisa menjadi langkah dan cara yang diterapkan dalam membangun usaha franchise

1. Perhatikan Risiko Usaha Franchise

Setiap bisnis pasti memiliki risiko, namun bisnis yang baik pasti memiliki risiko yang kecil.

Sebelum memutuskan untuk memilih bisnis franchise di Indonesia, cobalah perhatikan tingkat kegagalannya, terutama jika menyangkut dengan franchise baru.

Lihatlah tingkat pertumbuhan dan kegagalannya pada daerah lain.

Jika suatu franchise mengalami tingkat kegagalan sebanyak 20% atau lebih, Anda harus mewaspadai dan mencari informasi lebih banyak lagi sebelum memutuskan untuk mengambilnya sebagai bagian bisnis.

2. Hindari Franchisor yang Memiliki Satu Produk

Hanya memiliki satu produk, berarti Anda akan ketergantungan terhadap produk tersebut dan tidak memiliki alternatif lain untuk memenangkan persaingan bisnis.

Jika suatu saat produk tersebut sudah memiliki banyak pesaing, atau masyarakat sudah mulai jenuh dengan produk tersebut, maka bisa di pastikan, bisnis franchise juga ikut mengalami kemunduran.

3. Hindari Franchise yang Butuh Banyak Karyawan

Jika Anda masih memiliki modal yang terbatas, maka memilih bisnis franchise yang membutuhkan banyak karyawan ini, harus Anda pertimbangkan baik-baik.

Sebuah usaha yang membutuhkan banyak karyawan, berarti juga membutuhkan biaya yang lebih banyak untuk menggaji maupun memberi dukungan kinerjanya.

Selain itu, memilih bisnis dengan banyak karyawan juga  rentan dengan masalah human error. Hal ini tentunya tidak menjadi masalah jika Anda sudah memiliki bagian pengelolaan SDM yang baik.

Tapi jika masih pemula, pastikan Anda hanya memilih bisnis sederhana yang membutuhkan sedikit karyawan.

4. Pelajari Laporan Keuangan Franchisor

Franchisor yang baik dan professional, biasanya selalu menyertakan laporan keuangan dan perkembangan bisnisnya secara baik dan benar.

Laporan keuangan yang baik akan menunjukkan tingkat kesehatan dari suatu bisnis. Dari sebuah laporan keuangan dan perkembangan bisnis, Anda dapat menilai risiko dari bisnis tersebut.

Hindari memilih sebuah bisnis franchise yang tidak banyak membagikan informasi pengelolaan keuangan, kenapa? karena bisa jadi, usaha tersebut mengalami permasalahan dalam pengelolaannya.

5. Perhitungkan Besarnya Franchise Fee & Royalty Fee

Besarnya franchise fee dan royalty fee tiap bisnis sangat beragam, semua bergantung dari jenis bisnis yang dijalankan.

Biasanya sebuah bisnis di bidang jasa akan memilki franchise fee yang lebih besar yaitu sekitar 50% dari total nilai investasinya, karena bisnis ini biasanya tidak menuntut kepemilikan aset yang mahal, tapi lebih pada keterampilan atau skill, sehingga nilai investasinya juga cenderung kecil.

Sedangkan sebuah franchise dengan nilai investasi yang besar, biasanya menuntut royalty fee yang kecil agar tidak membebani investor yang akan membeli franchise.

Jangan tergiur dengan harga yang murah. Baca baik-baik aturan dan bagaimana cara kerja setiap pilihan franchise.

Kesimpulannya, apapun bisnis franchise Indonesia yang Anda pilih, pastikan bahwa Anda mengenali risikonya untuk menghindari kegagalan bisnis.

Setelah Anda mulai stabil dalam menjalankan bisnis franchise, jangan lupa untuk menyisihkan keuntungan yang Anda peroleh dan melakukan pengelolaan keuangan yang baik untuk mengamankan dan memperluas potensi keuangan bisnis Anda.

Permudah Pengelolaan Bisnis Franchise dengan Software Akuntansi

Apakah Anda seorang franchisee? Biasanya pengelola franchise merupakan seorang pengusaha yang baru masuk dalam dunia bisnis.

Sehingga untuk mengurangi risiko kegagalan diperlukan sebuah sistem yang memudahkan mereka mengelola bisnis tersebut.

Salah satu cara yang paling efektif untuk mengelola dan mengembangkan bisnis franchise adalah menggunakan software akuntansi.

Software akuntansi dapat membantu Anda mengelola persediaan, membuat pembukuan, laporan keuangan, membuat faktur yang diatur langsung oleh sistem.

Selain itu, software akuntansi biasanya terintegrasi dengan aplikasi lain yang memiliki sistem POS, jadi Anda juga dapat mengelola inventaris, administrasi, pengaturan shift kerja staf, ataupun manajemen loyalitas pelanggan.

Software akuntansi maupun sistem POS memiliki tampilan yang sederhana, yang memudahkan Anda untuk menggunakannya meskipun tidak memiliki keterampilan khusus.

Penggunaannya yang hanya membutuhkan internet juga akan membantu Anda mengurangi biaya.

Bagaimana Pemilik Waralaba / Franchisor Memantau Setiap Waralabanya?

Untuk memantau kinerja setiap waralaba, franchisor harus melihat laporan bisnis dari setiap franchise.

Oleh karena sebaiknya memilih bisnis franchise memiliki sistem atau standar laporan sehingga untuk memantaunya menjadi mudah.

Tapi bagaimana kalau cabang-cabang tidak menghitungnya dengan benar atau teliti?

Atau bagaimana jika laporannya hanya dibuat oleh mereka selama tiga bulan sekali? Maka dari itu software akuntansi sangat dibutuhkan dalam bisnis franchise.

Sistem penyimpanan yang berbasis awan (cloud system) dalam software akuntansi membuat data yang telah di-input dapat langsung tersimpan, dan Anda pun dapat melihat laporan secara uptodate di mana pun dan kapan pun.

Laporan yang dihasilkan menggunakan software akuntansi akurat, lengkap dan realtime juga akan membantu Anda mengevaluasi kinerja setiap franchise dan mendeteksi masalah lebih cepat.

Dengan demikian pengambilan keputusan juga dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Jurnal Software Akuntansi untuk Franchise

Salah satu software akuntansi yang terintegrasi dengan aplikasi lain yang memiliki sistem POS adalah Jurnal.

Jurnal terhubung dengan Moka POS, Oktopus POS System, dan VendPOS yang dapat memudahkan Anda mengelola dan mengatur cabang franchise yang Anda miliki.

Tidak hanya pembukuan dan laporan keuangan saja, Jurnal juga akan mengintegrasikan data-data yang sudah di-input.

Misalnya data penjualan secara otomatis akan terhubung dengan fitur lain.

Sehingga Anda juga dapat menghemat waktu dan tenaga. Menguntungkan bukan?

Jurnal dilengkapi dengan berbagai fitur, mulai dari pembuatan laporan keuangan, pengelolaan stok barang, pengelolaan aset, hingga pembuatan invoice lebih cepat.

Sehingga bisnis franchise Anda dapat berjalan lebih lancar dan lebih terarah daripada pembukuan manual.

Tersedia juga bagi Anda pemilik koperasi, miliki kemudahan dalam melakukan pembukuan koperasi dengan Jurnal.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Itulah beberapa tips yang bisa kami bagikan dalam memilih bisnis franchise di Indonesia, jangan sampai salah pilih ya!

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat!

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo