Tips Memilih Bisnis Franchise di Indonesia bagi Pemula

Seseorang yang ingin mencoba berbisnis atau biasa disebut pemula, pasti menemukan kebingungan saat akan menentukan bisnis seperti apa yang sesuai. Alih-alih bingung menentukan jenis usaha seperti apa, franchise jadi pilihan. Walau terlihat mudah, faktanya bisnis franchise sama halnya dengan bisnis lain di Indonesia. Bisnis franchise adalah  usaha kerjasama untuk membuka bisnis dengan nama atau merek dagang dari produk serta bahan yang sudah ada sebelumnya.

Dibutuhkan niat yang matang sebelum memulainya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan-kesalahan, saat bisnis sudah berjalan. Jika tidak hati-hati, usaha franchise yang tengah digeluti bisa berujung pada kebangkrutan. Untuk itu, calon pengusaha yang ingin mencoba franchise sebagai pilihannya, harus bisa memerhatikan cara dan risiko yang bisa terjadi.Agar terhindar dari kesalahan memilih bisnis franchise di tahun 2020, tips berikut ini bisa menjadi langkah dan cara yang diterapkan dalam membangun usaha franchise

1. Perhatikan Risiko Usaha Franchise

Setiap bisnis pasti memiliki risiko, namun bisnis yang baik pasti memiliki risiko yang kecil. Sebelum memutuskan untuk membeli bisnis franchise di Indonesia, cobalah perhatikan tingkat kegagalannya, terutama jika menyangkut dengan franchise baru. Lihatlah tingkat pertumbuhan dan kegagalannya pada daerah lain. Jika suatu franchise mengalami tingkat kegagalan sebanyak 20% atau lebih, Anda harus mewaspadai dan mencari informasi lebih banyak lagi sebelum memutuskan untuk mengambilnya sebagai bagian bisnis.

2. Hindari Franchisor yang Memiliki Satu Produk

Hanya memiliki satu produk, berarti Anda akan ketergantungan terhadap produk tersebut dan tidak memiliki alternatif lain untuk memenangkan persaingan bisnis. Jika suatu saat produk tersebut sudah memiliki banyak pesaing, atau masyarakat sudah mulai jenuh dengan produk tersebut, maka bisa di pastikan, bisnis franchise juga ikut mengalami kemunduran.

3. Hindari Franchise yang Butuh Banyak Karyawan

Jika Anda masih memiliki modal yang terbatas, maka memilih bisnis franchise yang membutuhkan banyak karyawan ini, harus Anda pertimbangkan baik-baik. Sebuah usaha yang membutuhkan banyak karyawan, berarti juga membutuhkan biaya yang lebih banyak untuk menggaji maupun memberi dukungan kinerjanya.

Selain itu, memilih bisnis dengan banyak karyawan juga  rentan dengan masalah human error. Hal ini tentunya tidak menjadi masalah jika Anda sudah memiliki bagian pengelolaan SDM yang baik. Tapi jika masih pemula, pastikan Anda hanya memilih bisnis sederhana yang membutuhkan sedikit karyawan.

4. Pelajari Laporan Keuangan Franchisor

Franchisor yang baik dan professional, biasanya selalu menyertakan laporan keuangan dan perkembangan bisnisnya secara baik dan benar. Laporan keuangan yang baik akan menunjukkan tingkat kesehatan dari suatu bisnis. Dari sebuah laporan keuangan dan perkembangan bisnis, Anda dapat menilai risiko dari bisnis tersebut.

Hindari sebuah bisnis franchise yang tidak banyak membagikan informasi pengelolaan keuangan, kenapa? karena bisa jadi, usaha tersebut mengalami permasalahan dalam pengelolaannya.

5. Perhitungkan Besarnya Franchise Fee & Royalty Fee

Besarnya franchise fee dan royalty fee tiap bisnis sangat beragam, semua bergantung dari jenis bisnis yang dijalankan. Biasanya sebuah bisnis di bidang jasa akan memilki franchise fee yang lebih besar yaitu sekitar 50% dari total nilai investasinya, karena bisnis ini biasanya tidak menuntut kepemilikan aset yang mahal, tapi lebih pada keterampilan atau skill, sehingga nilai investasinya juga cenderung kecil.  Sedangkan sebuah franchise dengan nilai investasi yang besar, biasanya menuntut royalty fee yang kecil agar tidak membebani investor yang akan membeli franchise. Jangan tergiur dengan harga yang murah. Baca baik-baik aturan dan bagaimana cara kerja setiap pilihan franchise.

Baca juga : Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Franchise

Kesimpulannya, apapun bisnis franchise Indonesia yang Anda pilih, pastikan bahwa Anda mengenali risikonya untuk menghindari kegagalan bisnis. Setelah Anda mulai stabil dalam menjalankan bisnis franchise, jangan lupa untuk menyisihkan keuntungan yang Anda peroleh dan melakukan pengelolaan keuangan yang baik untuk mengamankan dan memperluas potensi keuangan bisnis Anda.

Untuk membantu mengelola keuangan bisnis dengan mudah dan cepat, Anda bisa memilih Jurnal sebagai solusi sekaligus investasi bisnis. Jurnal dilengkapi dengan berbagai fitur, mulai dari pembuatan laporan keuangan, pengelolaan stok barang, pengelolaan aset, hingga pembuatan invoice lebih cepat. Sehingga bisnis franchise Anda dapat berjalan lebih lancar dan lebih terarah daripada pembukuan manual. Untuk informasi lebih lengkap tentang Jurnal, bisa Anda dapatkan di sini.


PUBLISHED25 Aug 2019
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: