Bisnis franchise atau bisnis waralaba merupakan bisnis yang berfokus untuk mengomersilkan bisnis yang sudah ada dengan brand yang sangat kuat. Secara umum, bisnis franchise merupakan sebuah hubungan kontrak kerja antara pemilik waralaba (franchisor) dan penerimanya (franchisee). Bisnis ini menjadi salah satu solusi yang menarik dan banyak peminatnya karena kepraktisan atau kemudahannya. Namun, mengembangkan bisnis franchise bukanlah hal yang mudah dilakukan. Anda perlu memahami beberapa cara jitu untuk mengembangkan bisnis franchise tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan.

 

Membuat Ciri Khas Usaha

Buatlah usaha atau bisnis yang memiliki ciri khas. Bisnis yang memiliki ciri khas adalah bisnis yang memiliki daya pembeda dibandingkan dengan bisnis lain. Ini adalah syarat utamanya. Meskipun Anda menjalankan bisnis yang sudah banyak dijalankan orang lain, bukan berarti Anda bebas menirunya begitu saja. Misalnya Anda menjual pisang goreng, menjualnya dengan bentuk biasa mungkin tidak akan menarik daya beli pelanggan, Anda bisa mulai membuat inovasi pisang goreng dengan menambahkan berbagai topping didalamnya.

 

Siapkan Sistem yang Sempurna

Seringkali bisnis franchise mengalami kebangkrutan bukan karena kerja lapangan yang kurang optimal, tapi karena sistem yang dibuat ternyata banyak kekurangan. Untuk itu sebelum mulai memasarkan program franchise ini pastikan semua sudah terencana dengan baik. Lakukan pengecekan sistem dengan optimal, bila perlu lakukan konsultasi berlapis dengan mereka yang sudah lebih maju mengenai bisnis franchise. Hal ini mungkin akan memakan banyak biaya. Terutama terkait persiapan sistem dan masalah hukum. Namun, hasil yang didapat tidak akan mengecewakan.

 

Membuat Keuntungan yang Bertumbuh

Bisnis tidak layak dikembangkan jika masih merugi, sehingga satu-satunya cara agar bisnis tersebut layak dikembangkan adalah dengan membuat keuntungan yang bertumbuh. Keuntungan bertumbuh didapat jika dalam jangka waktu tertentu bisnis Anda memiliki kecenderungan mencetak untung secara terus-menerus. Oleh karena itu, jangan segan-segan untuk menetapkan target pendapatan, upayakan selalu mencapai target tersebut, dan selalu naikan target untuk periode waktu selanjutnya. Usahakan bisnis tidak mengalami kerugian, walau hanya sekali.

 

Menyiapkan Kantor Offline

Menyiapkan kantor offline untuk sebuah bisnis franchise sifatnya mutlak. Sekalipun itu untuk waralaba modal kecil dengan nilai investasi super murah di bawah 5 juta. Hal ini akan menunjukkan kesungguhan Anda dan profesionalitas bisnis waralaba Anda. Melalui kantor offline tersebut, bisnis franchise Anda akan diyakini bahwa setiap aktivitasnya sudah terkoordinir dalam satu sistem dan dikelola secara khusus.

 

Membuat Prospek Bisnis

Jika pada bisnis konvensional Anda terbiasa menjual jasa atau barang, maka pada bisnis franchise Anda menjual bisnisnya. Di sini diperlukan lebih dari sekedar brosur. Anda memerlukan prospek bisnis agar calon mitra bisnis mampu melihat prospek cerah dari bisnis tersebut. Cara membuatnya hampir sama dengan membuat proposal bisnis, hanya saja dalam prospek bisnis biasanya dilampiri dengan laporan keuangan selama beberapa periode tertentu yang menunjukkan perusahaan Anda mengalami keuntungan. Jika tidak mampu menyusun sendiri prospek bisnis, Anda dapat menggunakan jasa konsultan dengan biaya terjangkau.

 

Laporan keuangan dalam prospektus menjadi hal penting yang harus dikerjakan dengan baik. Kini, Anda dapat membuat laporan keuangan lebih mudah menggunakan software akuntansi. Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat Anda andalkan untuk membuat laporan keuangan secara cepat, realtime, dan menyajikan data dengan lebih terperinci. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dengan Jurnal dan nikmati free trial 14 hari. Info lebih lanjut, klik di sini.

Itulah beberapa cara untuk mengembangkan bisnis franchise. Tentunya, dibutuhkan ketekunan dan kesabaran yang lebih banyak dalam mengembangkannya, karena tidak ada yang tidak mungkin jika Anda mau bekerja keras.

Author