Sejumlah ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan stagnan pada 2020 ini. Penyebaran Virus Corona yang masif menyebabkan sebagian besar aktivitas masyarakat lumpuh. Di tengah pelemahan ekonomi, pelaku bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) perlu membekali diri dengan berbagai pengetahuan, keunggulan lokal, serta teknologi agar mampu menghadapi persaingan di tengah krisis ekonomi. Salah satu teknologi terkini yang bisa menjadi solusi adalah cloud bagi UKM

Selama ini, adopsi penggunaan teknologi ini masih didominasi oleh perusahaan besar karena dianggap sebagai teknologi yang eksklusif dan berbiaya mahal. Padahal sebaliknya,  manfaat cloud bagi UKM untuk meningkatkan kinerja, tentu dengan biaya relatif murah. Dalam penerapannya, cloud hanya membutuhkan jaringan internet karena memiliki server yang terpusat. 

Menurut definisinya, cloud merupakan proses pengolahan daya komputasi melalui jaringan internet yang berfungsi menjalankan program melalui komputer yang telah terkoneksi satu sama lain pada waktu yang sama. 

Cloud adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan aplikasi pemilik usaha. Dalam arti, UKM dapat dengan mudah mengakses informasi melalui internet dan menjalankan program tanpa harus menginstal aplikasi terlebih dahulu.

Dalam sebuah organisasi, cloud computing sangat berfungsi memudahkan pelaku UKM untuk berinteraksi dalam kondisi apapun, asalkan jaringan internet tersedia. Cloud membuat semua pekerjaan serba praktis, tanpa menggunakan infrastruktur yang besar. 

Secara garis besar, berikut manfaat teknologi cloud yang bisa diperoleh UKM saat menjalankan bisnis di tengah bencana Corona seperti dikutip Jurnal by Mekari, Kamis (26/3).

Akses ke Pelanggan dan Pasar Baru Meningkat dengan Cloud

UKM memiliki tuntutan untuk selalu mengakses konsumen yang menjadi sumber pundi-pundi usahanya. Persoalannya, aktivitas pengelolaan hubungan pelanggan (customer relationship management) selama ini tidak efisien. 

Alhasil, hal itu berdampak pada menurunnya produktivitas pendapatan UKM. Proses administrasi CRM seringkali dianggap rumit dan tidak efisien, baik dari segi waktu maupun dana. Dengan penggunaan cloud, UKM dapat memperoleh kemudahan dalam menjangkau pelanggan, tak terbatas pada waktu dan tempat. 

Transaksi dengan Konsumen dan Mitra Bisnis Lebih Mudah

Dalam kegiatan usaha, pemilik bisnis tentu tak terlepas dari aktivitas transaksi, baik dengan konsumen, pemasok, maupun mitra bisnis lain. Proses transaksi seringkali berlangsung rumit jika dilakukan dengan cara konvensional. Mulai dari proses penyetoran ke bank, administrasi yang berbelit, hingga proses pencatatan yang tak valid. 

Dengan menggunakan teknologi cloud, proses transaksi bisa diubah jadi lebih singkat dan mudah, tentu dengan hasil yang akurat. Misalnya, software akuntansi online, Jurnal, bisa membantu pelaku usaha untuk melakukan transaksi secara instan. Melalui fitur Cashlink pada Jurnal, pelaku usaha bisa melakukan rekonsiliasi bank secara otomatis tanpa perlu repot mengunjungi kantor fisik. Jurnal akan menampilkan ringkasan rekonsiliasi bank pada semua akun kas dan bank, serta perubahan saldo kas dan bank yang belum dicatat. 

Kolaborasi Internal Lebih Cepat dan Efisien

Upaya pengembangan usaha tak bisa terwujud tanpa adanya kolaborasi dan koordinasi antar karyawan. Penggunaan cloud mampu membantu pelaku usaha dalam berkolaborasi demi keberlanjutan bisnis. 

Untuk itu, UKM membutuhkan teknologi cloud untuk menggabungkan kinerja antara satu karyawan dan karyawan lain secara internal. Dengan demikian, proses bisnis bisa berjalan lebih cepat dan menghasilkan pertumbuhan kinerja yang pesat.

Biaya Operasional dan Pemasaran Lebih Murah

UKM biasanya dikelola oleh tim kecil yang memiliki wewenang menentukan keputusan besar. Dengan penggunaan teknologi cloud dalam proses bisnis, hal itu membuat UKM lebih fleksibel menjalankan operasional sehari-hari, tentu dengan biaya yang terjangkau.

Kebutuhan UKM untuk merespons segala perubahan dengan cepat menuntut pelaku usaha menggunakan cloud sebagai solusi. Dalam aktivitas pemasaran, perubahan yang tinggi terjadi, misalnya pada selera konsumen, tren produk, atau tren industri secara umum. Dengan penggunaan cloud, UKM bisa melewati perubahan itu dengan mudah. Pada akhirnya, UKM mampu berkompetisi dengan usaha lain, bahkan korporasi besar sekalipun.  

Dalam hal ini, pelaku usaha bisa memanfaatkan software akuntansi online Jurnal sebagai salah satu tools pendukung operasional berbasis cloud dengan biaya yang terjangkau. Tak hanya itu, software Jurnal juga dapat berfungsi untuk memantau anggaran biaya operasional dan biaya pemasaran UKM yang sebagai acuan pengambilan kebijakan bisnis selanjutnya.  

Penjualan dan Pendapatan Naik

Dalam bisnis skala kecil dan menengah, memaksimalkan penjualan dan pendapatan barang atau jasa merupakan hal penting untuk bertahan di situasi krisis seperti saat ini. Karyawan di divisi penjualan tentu akan berusaha keras untuk membaca setiap peluang demi meningkatkan penjualan. Namun, proses administrasi seringkali menjadi hambatan melaksanakan tugas utama mereka dengan optimal. 

Proses administrasi penjualan yang tidak efisien akan berdampak pada menurunnya produktivitas penjualan dan pendapatan UKM. Maka itu, pelaku usaha membutuhkan cloud sebagai pendukung kinerja agar fokus pada tugas utama.

Cloud bisa membantu penjualan lebih cepat dengan memusatkan informasi pelanggan, mencatat interaksi pelanggan dengan perusahaan dan membuat tugas harian yang dilakukan penjual menjadi otomatis.

Software akuntansi online, Jurnal, bisa menjadi pilihan layanan berbasis cloud untuk mendorong kinerja penjualan dan pendapatan UKM. Dengan Jurnal, pemilik usaha dapat menggunakan fitur Budgeting untuk membantu membuat pos anggaran pemasukan dan pengeluaran. Hal itu berfungsi sebagai acuan saat mendata realisasi penjualan dan pengeluaran operasional, sehingga margin keuntungan dapat terkontrol. 

Inovasi Produk di Tengah Krisis

Tanpa hirarki organisasi yang rumit dan kontrol dalam UKM, produk-produk dan ide-ide baru dapat dirancang, digarap, dan diluncurkan dengan segera. Meski ide cemerlang itu berasal dari pemikiran karyawan yang bukan pemilik tetapi kedekatan di antara mereka membuat gagasan tersebut cenderung lebih mudah didengar, diterima, dan dieksekusi. 

Mempertanyakan Keamanan Data yang Tersimpan di Cloud

Proses Manajemen IT Lebih Sederhana

Dengan menggunakan cloud, UKM tak perlu lagi khawatir memikirkan pembangunan, pengaturan, dan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi yang rumit. Pasalnya, penyedia layanan cloud akan menyediakan layanan untuk urusan manajemen infrastruktur, sehingga UKM hanya cukup menggunakan layanan cloud dengan mudah dan sederhana. 

Penggunaan cloud bagi bisnis UKM juga mampu mengurangi risiko kehilangan data dan risiko pemeliharaan server. Semua kebutuhan tersedia di server cloud secara lengkap dan terintegrasi. 

Penggunaan cloud juga memangkas biaya perlengkapan IT. Pasalnya, dengan menggunakan cloud, UKM tak lagi membutuhkan perangkat khusus penyimpanan data seperti komputer server atau biaya perawatan server dan aplikasi. 

Jika menggunakan software akuntansi online, Jurnal, data UKM akan tersimpan di cloud, sehingga memudahkan pelaku usaha untuk memonitor laporan keuangan secara real time melalui gadget kapanpun dan dimanapun.

Perbandingan Aktivitas Menggunakan Alat konvensional dan Cloud: 

Keterangan Konvensional Cloud Computing
Akses Pelanggan & Pasar Baru Lambat dan rumit Cepat dan mudah
Penjualan & Pendapatan Butuh waktu lama Naik pesat dengan cepat
Transaksi ke pelanggan Lambat dan rumit Mudah
Biaya operasi & pemasaran Relatif mahal Murah
Kolaborasi internal Kurang efisien Efisien
Inovasi produk/jasa Lambat Cepat
Manajemen TI Kompleks dan rumit Sederhana

Sumber: Materi Seminar Nasional Geotik 2017 ‘Pemanfaatan Cloud Computing bagi UKM’.

Sebagai aplikasi software akuntansi online, Jurnal ikut mendukung dan berkomitmen membantu menjawab tantangan untuk menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah tuntutan untuk mengurangi mobilitas ke tempat kerja dan keramaian umum lewat program #UKMtahankrisis.

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Jurnal di website Jurnal atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Jurnal secara langsung. Dapatkan diskon 15 persen dan coba gratis selama 30 hari jika Anda berlangganan selama 6 bulan. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan diskon 35 persen dan coba gratis selama 60 hari jika Anda berlangganan selama 6 bulan. Penawaran ini untuk semua paket dan hanya berlaku hingga akhir Maret 2020. Salam sehat dan produktif selalu!

Author