Manajemen Industri : Pengertian, Fungsi, Tingkatan

Dalam dunia industri, manajemen industri adalah salah satu bagian yang sangat penting karena akan menjadi salah satu penentu apakah suatu bisnis tersebut bisa berjalan dengan lancar atau tidak. Maka dari itu, bagi Anda yang saat ini ingin terjun di bidang industrial, maka alangkah baiknya untuk paham akan seluk beluk dari manajemen industri yang ada di dalamnya.

manajemen industri adalah

Apa yang Dimaksud dengan Manajemen Industri?

Berkecimpung dalam dunia manajemen industri adalah salah satu kegiatan yang banyak diminati oleh orang-orang yang pada dasarnya tertarik dengan dunia bisnis.

Tidak hanya Mulai dari kalangan bawah, menengah, dan juga atas, biasanya banyak dari mereka yang memiliki ketertarikan di bidang ini.

Bagi anda yang memiliki bayangan untuk terjun di bidang bisnis maka alangkah baiknya untuk paham akan bagian yang ada di dalamnya, salah satunya manajemen industri dan lainnya.

Banyak yang masih belum paham dengan bagian yang satu ini. Jadi yang dinamakan dengan manajemen industri merupakan upaya dari pihak pemilih industri untuk mencapai usahanya.

Dengan kata lain yang dinamakan dengan manajemen industri merupakan sebuah kemampuan yang harus dimiliki dalam suatu industri guna memgembangkan bisnis atau usaha yang tengah di jalani.

Biasanya cara yang digunakan untuk mengembangkan industri tersebut adalah dengan memakai prinsip planning sampai dengan controlling.

Tidak hanya itu saja, nyatanya untuk orang yang ingin mengembangkan industrinya maka harus menggunakan prinsip pemenuhan fungsi manajerial agar dapat memperoleh tujuan usaha, sehingga untuk tingkatan manajemen yang telah didukung dengan keterampilan tersebut bisa menggerakkan sumber daya manusia sampai meluas hingga pasar.

Tingkatan yang Ada dalam Manajemen Industri

1. Tingkat Dari Manajemen Vertikal

Pada dasarnya untuk tingkatan manajemen industri telah dibedakan menjadi beberapa bagian. Salah satunya adalah vertikal. Untuk tingkatan vertikal juga dibagi menjadi tiga salah satunya adalah manajemen puncak.

Biasanya untuk manajemen puncak ini biasa disebut dengan CEO yang di dalamnya bakal diisi dengan berbagai macam pemimpin.

Setelah paham bagian pertama dan manajemen industri merupakan hal penting, amka sebaiknya untuk mendalami yang kedua atau middle management business. Dalam bagian yang kedua ini umumnya bakal diisi oleh divisional manager atau biasa disebut dengan manager divisi.

Tugas yang harus diemban di bagian kedua ini antara lain adalah membuat dan juga merencanakan pelaksanaan yang sifatnya taktis.

Bagian ketiga dari manajemen industri adalah manajemen bawah yang dikenal dengan sebutan functional manajer.

Di bagian yang satu ini biasanya bakal di diisi dengan supervisor dan juga mandor. Orang yang berkecimpung di bagian ini akan mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk tetap mengarahkan pekerjaan yang sifatnya operasional kepada bagian bawah nya.

2. Tingkatan Manajemen Horizontal

Setelah paham akan tingkatan yang pertama, maka kini saatnya untuk lebih menggali lagi di manajemen horizontal.

Bagian yang ada dalam manajemen horizontal ini dibedakan menjadi enam bagian. Pertama kini ada administrasi. Dimana untuk administrasi adalah salah satu departemen yang memiliki tugas dalam hal pengarsipan, pembuatan, dan juga ekspedisi surat menyurat.

Bagian yang kedua kini ada yang namanya akuntan. Untuk tugas akuntan yang ada dalam manajemen industri adalah mencatat berbagai macam kegiatan dan juga interaksi keuangan, baik dana masuk dan juga keluar. Seorang yang berkecimpung dalam bidang akuntan juga memiliki tanggung jawab membuat laporan neraca laba dan juga rugi.

Pekerjaan ini tentu harus memiliki ketelitian agar tidak terjadi human error sehingga agar lebih praktis dalam perusahaan biasanya menggunakan software akuntansi terpercaya.

Baik yang ketiga ini ada keuangan yang yang memiliki tugas untuk mengalokasikan dana agar bisa merata dalam suatu industri atau organisasi.

Selanjutnya da bagian personalia yang erat kaitannya dengan tugas dari sumber daya manusia., baik dalam hal pemeliharaan dan juga pengadaan SDM di masa yang akan datang.

Bagian yang ketiga ini ada produksi yang mana dalam dunia industri akan memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan, perencanaan, dan juga pengendalian dalam produksi.

Biasanya mereka bakal mengelola bahan baku menjadi produk matang.

Bagian yang terakhir manajemen industri adalah adalah litbag yang memiliki peran penting dalam hal pengembangan produk, melakukan riset pasar, dan menganalisa persaingan.

Fungsi dari Adanya Manajemen Industri

1. Planing atau Perencanaan

Setelah paham akan tingkatan dalam manajemen industri merupakan vertikal dan juga horizontal, maka kini alangkah baiknya untuk lebih mendalami akan fungsi yang ada di dalamnya.

Dimana salah satu fungsi dari manajemen industri yaitu terkait dengan planning atau perencanaan.

Salah satu fungsi dari adanya manajemen industri ini adalah paling atau perencanaan. Maksud dari paling ini adalah mampu menyusun berbagai macam rencana dengan baik, benar, dan juga matang.

Tujuannya adalah agar bisa memenuhi target yang ada dalam organisasi atau industri itu sendiri.

Perlu di garis bawahi, bahwasannya untuk kegiatan perencanaan yang ada dalam manajemen industri adalah ini nanti harus dilakukan bagi mereka yang berada dalam lingkup manajemen dan terus bisa memeriksa kemajuan yang ada dalam tim di dalamnya.

Tidak hanya itu saja, pihak manajemen tersebut harus ikut terlibat langsung agar bisa membuat penyesuaian yang tepat target industri.

Akan tetapi hal lain yang harus di garis bawahi mengenai fungsi dari perencanaan di manajemen industri merupakan proses menentukan tanggung jawab atas apa yang nantinya harus diberi tertentu, dan pastinya juga dalam hal penjadwalan jam kerja serta beban kerja yang diemban pada pihak karyawan, membuat penetapan akan prioritas pada berbagai macam tugas tni.

2. Organizing atau Pengorganisasian

Fungsi yang kedua adalah organizing. Dimana yang dinamakan dengan organizing adalah suatu keterampilan dalam hal organisasi yang nantinya dapat membantu dalam hal manajemen industri bisa berjalan dengan lancar dan pastinya juga sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat.

Dengan anda menetapkan proses dan juga struktur bahkan mengetahui karyawan yang ada dalam lingkungan tersebut, maka bakal memudahkan untuk melakukan berbagai macam tugas yang lebih spesifik.

Tidak hanya itu saja penetapan proses tersebut juga bakal mampu menjaga keseluruhan yang ada pada karyawan.

Bahkan dalam tahap yang lebih tinggi, seseorang yang berkecimpung dalam hal harus bisa mengatur dan juga merespon berbagai macam tantangan baru yang ada dalam bisnis, organisasi, ataupun industri.

Cara yang satu iniĀ  dapat dilakukan dalam bentuk penyesuaian waktu dalam proyek atau mengalokasikan tugas dari tim satu dengan lainnya.

3. Leading

Dalam manajemen industri, maka ia juga bakal memiliki berbagai macam fungsi lainnya. dimana untuk fungsi lain yang dimaksud tersebut adalah leading. Banyak yang belum tahu apa yang yang dimaksud dengan leading.

Jadi yang dinamakan dengan leading adalah suatu proses kepemimpinan yang mampu di bawa ke arah yang jauh lebih kuat pada saat ditetapkan.

Seseorang yang memimpin di bidang ini bisa memanifestasikan dirinya dengan berbagai macam cara. Misalnya bisa mengenali kapan karyawan tersebut membutuhkan dorongan tertentu dan juga berbagai macam pujian untuk menggali konflik pada anggota tim dengan cara lebih tegas.

Kerap kali seseorang yang memiliki tugas sebagai manajer harus merangkap menjadi pemimpin.

Bahan dalam suatu interaksi yang terjadi, ia harus bisa memberikan dukungan, mendorong, dan juga motivasi pada bagian bawahannya kapan dan juga dimanapun.

4. Control atau Pengelolaan

Fungsi keempat dari manajemen industri yakni melakukan kontrol atas situasi dan segala yang terjadi dalam industri yang ditanganinya.

Supaya bisa memastikan berbagai macam fungsi supaya mampu berjalan menuju kesuksesan, maka seorang manajer harus bisa memantau performa dan kualitas karyawan serta efisiensi proyek yang tengah ditanganinya.

Perlu di garis bawahi, bahwasannya kontrol yang ada dalam manajemen industri ini ialah berkaitan dengan memastikan target akhir yang ada dalam industri tersebut secara lebih memadai.

Tidak hanya itu, ia juga perlu menciptakan berbagai macam perusahan yang pada dasarnya memang dibutuhkan oleh perusahaan terkait.

Manfaat dari Adanya Manajemen Industri

1. Membantu Manajer dalam Menyusun Berbagai Macam Strategi Industrial

Kini saatnya untuk menggali informasi lebih dalam akan manfaat yang ada di dalamnya. Mungkin bagi anda yang sudah pernah berkecimpung dalam dunia industri dan juga organisasi sudah paham dengan berbagai macam manfaatnya.

Namun yang belum kini akan diuraikan salah satunya membantu manajer.

Seperti yang disebutkan bahwasanya dengan adanya manajemen industri ini bakal memberikan banyak manfaat. Salah satu manfaatnya adalah bakal membantu manajer dalam menyusun strategi yang jauh lebih baik dalam perusahaan atau industrial terkait.

Tujuannya agar perusahaan atau industri tersebut bisa berjalan lebih baik di kemudian hari.

Dalam usaha merancang strategi yang jauh lebih baik tersebut, maka membutuhkan banyak langkah yang tepat. Tidak hanya itu saja, anda juga perlu menyusun strategi dengan menggunakan berbagai macam pendekatan yang sesuai, sistematis, rasional, dan pastinya juga harus efektif.

Salah satunya hal krusial yakni membuat laporan keuangan perusahaan yang dapat diatasi dengan aplikasi laporan keuangan Mekari Jurnal yang bisa digunakan kapan saja.

2. Memperoleh Hasil yang Maksimal

Manfaat lain yang bakal anda temukan dengan adanya manajemen industri merupakan mampu memperoleh hasil yang lebih maksimal. Hasil maksimal yang dimaksud disini adalah yang berkaitan dengan berbagai macam pencapaian yang ada dalam perusahaan tersebut. Mulai dari profit, kemampuan SDM yang kian berkembang, industri semakin merangkak naik dan masih banyak yang lainnya.

Supaya dalam perusahaan, organisasi, atau industri tersebut bisa memperoleh hasil yang maksimal, maka dibutuhkan proses yang menyeluruh.

Berbagai macam proses yang menyeluruh tersebut pastinya juga harus sesuai dengan ketentuan yang ada dan juga fungsi dari manajemen industri itu sendiri dan tentunya dilakukan secara bertahap.

3. Memudahkan dalam Menyajikan Kerangka Kerja jangka Pendek dan Panjang

Hal lain yang bakal Anda temukan adalah bisa memudahkan dalam menyajikan berbagai macam kerangka kerja, baik untuk jangka panjang atau pendek.

Dengan adanya kemudahan dalam menyusun kerangka kerja baik jangka panjang maupun pendek ini maka untuk bisa mencapai target bisa dilakukan dengan sangat mudah untuk ditentukan.

Akan tetapi hal lain yang wajib untuk diperhatikan dalam menyusun kerangka kerja baik jangka panjang dan juga pendeng ini perlu adanya sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya. Dan pastinya, anda juga dituntut untuk memperoleh SDM yang bisa melakukan kerja sama yang bagus, baik dalam ranah tim ataupun individu.

4. Bisa Membantu Alokasi Sumber Daya Manusia yang Efektif

Manfaat yang bakal Anda temukan lainnya adalah bisa membantu dalam mengalokasikan sumber daya manusia yang efektif. Dalam proses alokasi ini maka perlu adanya manajer yang memiliki skill analisa yang tinggi terkait dengan SDM.

Tidak hanya itu saja, dalam manajemen industri saling berkaitan dan bahkan anda juga dituntut untuk paham akan alur alokasi yang tepat sasaran.

Biasanya dalam melakukan tugasnya, seorang yang berkecimpung dalam manajemen industri untuk alokasi SDM ini butuh partner di bidang psikologi.

Hal ini lantaran seorang jurusan psikologi atau bahkan psikologi akan jauh lebih dalam akan kondisi SDM yang ada dalam suatu perusahaan.

5. Mendorong Profesionalisme pada Setiap Sumber Daya Manusia

Hal lain yang bakal Anda terima dari manajemen industri ini adalah bisa mendorong tumbuhnya sikap profesionalisme yang ada dalam setiap sumber daya manusia di kalangan organisasi yang telah dipercaya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Ini kan memberikan banyak nilai positif. Sebab pada dasarnya hal terpenting dalam dunia kerja dan manajemen industri adalah profesionalitas.

manajemen industri adalah

Prospek Kerja Manajemen Industri

1. Production Planning and Inventory Control (PPIC)

Salah satu prospek kerja yang bakal nada temukan jika berkecimpung dalam dunia manajemen industri merupakan producing planning and inventory control atau biasa disebut dengan PPIC. Bagi anda yang berkecimpung dalam dunia manufaktur pasti sudah tidak asing dengan bagian satu ini, sebab akan erat kaitannya dengan dunia industri.

Dalam gambaran lebih luasnya production planning and inventory control ini merupakan pekerjaan yang berguna untuk mempersiapkan berbagai macam proses manufaktur dan juga pengelolaan stock persediaan dalam bahan baku sampai akhirnya terwujud produksi bahan yang sudah jadi.

Dalam usaha untuk menjalankan tugasnya, biasanya untuk production planning and inventory control ini akan di bantu dengan berbagai macam departemen lainnya.

Salah satunya yang paling erat dalam hal manajemen industri adalah bagian marketing. Departemen yang satu ini dalam bakal memiliki forecast dan juga estimasi terkait jumlah produk yang nantinya bakal di jual.

2. Rekayasa Industri

Prospek kerja lain yang bakal anda temukan dengan mengeluri bidang manajemen industri yaitu bisa bergabung dalam kegiatan rekayasa industri. Dimana dinamakan dengan rekayasa industri karena dalam kegiatannya ia telah menerapkan berbagai macam teknik.

Baik untuk merancang, evaluasi, da pastinya juga meningkatkan produktivitas dalam sistem.

Sebelum akhirnya terjun di bidang kerja yang satu ini, maka biasanya bakal dibekali berbagai macam ilmu pengetahuan yang mumpuni. Dasar-dasar ilmu pengetahuan yang nantinya bakal Anda pelajari sebelum terjun di dunia kerja rekayasa industri dan manajemen industri adalah dasar ilmu teknik, manajemen, dan pastinya juga industri.

Anda juga bakal di ajari cara merancang dari awal hingga akhir.

3. Quality Engineering

Bidang kerja yang nantinya bisa digeluti oleh manajemen industri adalah quality engineering. Dimana untuk quality engineering sendiri akan mengacu pada berbagai macam disiplin ilmu.

Mulai dari metode teknis, pendekatan, manajemen, prosedur dari penetapan biaya, dan hal lain yang berkaitan dengan merancang dan juga produksi.

Lalu jika anda sebelumnya menimba ilmu di bangku perkuliahan, maka pasti bakal di disuguhi berbagai macam disiplin ilmu lain yang tentunya akan sangat bermanfaat di masa yang akan datang, terutama kerja.

Disiplin ilmu manajemen industri yaitu management, dan banyak yang lainnya.

4. Karir di Bidang Logistik

Karir yang bakal anda tekuni lainnya yang ada kaitannya dengan manajemen industri adalah di bidang logistik, atau manajemen pergudangan.

Jadi yang dinamakan dengan logistik adalah suatu rangkaian yang nantinya bakal mencakup berbagai macam efektivitas dari perencanaan, implementasi, sampai dengan pengawasan atau perpindahan produk, jasa, energi, dan juga sumber daya lainnya.

Biasanya orang yang berkecimpung di dunia ini akan dituntut dengan berbagai macam kemampuan.

Mulai dari analisa, melakukan kontrol yang baik dan tepat sasaran, efektivitas dalam perpindahan barang atau jasa, dan berbagai macam kerja sama lainnya. Tidak ketinggalan, ia juga harus kompeten di bidang komunikasi personal ataupun masa.

5. Mandor

Prospek kerja lainnya bagi manajemen industri merupakan sebagai mandor. Biasanya pekerja untuk bisa sampai di level satu ini harus memudah dari tahapan yang paling bawah terlebih dahulu. Sebab biasanya untuk menjadi mandor dalam manajemen industri dibutuhkan berbagai macam pengalaman yang mumpuni di bidang yang di mandorinya.

Maka dari itu, tidak heran jika profesi ini banyak diminati.

Dari paparan lengkap di atas bisa diambil kesimpulan, bahwasannya yang dimaksud dengan manajemen industri adalah salah satu upaya dalam pengaturan ulang yang telah dilakukan oleh pihak organisasi atau industri untuk bisa mencapai usaha yang bisa jauh lebih efektif serta efisien.

Maksud dari efisien disini adalah baik dari segi SDM maupun industri yang menaunginya itu sendiri. Semoga dapat dipahami!

Kategori : Industri

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo