Bisnis Ritel: Tips dan Kiat Sukses untuk Menjalankannya

Setiap pengusaha yang menjalankan bisnis di industri apapun termasuk bisnis ritel pasti memiliki tujuan yang sama.

Yaitu mendapatkan keuntungan (profit), mencapai tingkat kembali investasinya (return of investment), dan menjalankan operasi dengan modal kerja yang efisien (working capital).

Untuk dapat merealisasikan tujuan tersebut, setiap pengelola bisnis retail harus dapat terus meningkatkan penjualan, mengelola margin dan biaya, serta mengelola modal kerja secara keseluruhan.

Agar bisnis yang Anda jalankan sukses, maka penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk mengelolanya.

Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa bisnis Anda harus mampu bersaing dengan kompetitor agar para pelanggan mengunjungi bisnis Anda.

Jika Anda berhasil untuk menciptakan strategi dan mengetahui cara pengelolaan yang baik dan kemudian menerapkannya, maka bukan hal yang mustahil Anda dapat menjalankan bisnis ritel yang sukses.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Pemahaman tentang Apa itu Bisnis Ritel

Bisnis ritel (retail) adalah sebuah bisnis yang menjual produk atau layanan jasa kepada konsumen dalam skala kecil untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan bukan untuk dijual kembali.

Di dalam kehidupan sehari-hari, para pelaku bisnis ritel sering disebut dengan penjual eceran atau pengecer.

Proses transaksi dapat dilakukan melalui berbagai saluran penjualan seperti online atau penjualan secara langsung.

Syarat penting di dalam transaksi bisnis ritel adalah pembeli sebagai konsumen langsung.

Walaupun jenis bisnis ini pada umumnya berkaitan dengan pembelian barang, tetapi istilah tersebut juga dapat dijalankan untuk penyedia layanan untuk menjual jasanya kepada konsumen.

Beberapa contoh bisnis ritel penyedia layanan jasa seperti, pariwisata, pendidikan, transportasi umum, dan lain sebagainya.

Ketahui lebih banyak tentang bisnis ritel dan bagaimana strategi akuntansi bisnis ritel yang efektif untuk dijalankan.

Fungsi Bisnis Ritel

Strategi Akuntansi Bisnis Ritel yang Efektif Untuk Dijalankan

Bisnis ritel memiliki banyak fungsi penting di dalam proses perdagangan secara keseluruhan.

Beberapa fungsi bisnis ritel tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mengirimkan barang secara langsung kepada konsumen akhir untuk mempermudah konsumen dalam memperoleh produk dari produsen.
  2. Karena bisnis ritel dapat mengambil tugas dalam rantai distribusi barang yang diproduksi kepada pasar, maka produsen tidak bertanggung jawab secara penuh terhadap rantai distribusi tersebut. Dengan demikian, produsen dapat mengalihkan perhatian dan pikirannya pada sumber daya yang lainnya.
  3. Dapat menyeimbangkan permintaan dan penawaran sesuai dengan kebutuhan pasar.
  4. Biasanya, bisnis ritel juga merencanakan dan menjalankan periklanan dan promosi agar terjadi pembelian. Tentu saja hal ini dapat membantu untuk meningkatkan popularitas produk sehingga dapat menguntungkan produsen.
  5. Dapat mengurangi risiko penyimpanan barang yang memerlukan biaya.
  6. Dapat memberikan kenyamanan berbelanja kepada setiap konsumen karena pada umumnya bisnis ini dekat dengan tinggal konsumen.
  7. Bisnis ritel dapat dijadikan sebagai intelijen pasar yang kritis dan memungkinkan produsen untuk membuat sebuah strategi baru.

Baca juga: Ketahui Model dan Jenis Penjualan via e-Commerce

Rantai Distribusi & Karakteristik Bisnis Ritel

Dibawah ini adalah rantai distribusi pada sebuah bisnis ritel (retail):

  1. Produsen, yaitu mereka yang terlibat secara langsung di dalam proses produk dengan bantuan mesin, bahan baku dan tenaga kerja.
  2. Pedagang grosir, yaitu orang yang membeli produk secara langsung dari produsen. Kemudian menjualnya kembali kepada pengecer dalam jumlah besar dengan harga yang rendah.
  3. Pengecer, merupakan rantai pasokan terakhir dimana mereka menjual barang dalam jumlah sedikit atau eceran untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
  4. Konsumen, yaitu pengguna produk atau barang dan biasanya mereka berbelanja dengan bisnis pengecer.

Berikut ini adalah beberapa karakteristik bisnis ritel yang perlu Anda ketahui:

  1. Ritel merupakan ujung dari rantai pasokan yang menghubungkan produsen dan grosir kepada konsumen terakhir.
  2. Bisnis ritel adalah rantai pertama yang dapat mengidentifikasi perubahan tren dan perilaku konsumen karena memiliki hubungan langsung dengan konsumen akhir.
  3. Ritel dapat ditempatkan sebagai intelijen pasar untuk mengetahui feedback dari konsumen tentang produk yang ditawarkan sehingga informasi dapat dikembalikan kembali kepada produsen atau grosir.
  4. Banyak bisnis retail yang menggunakan banyak sistem penjualan seperti ritel online atau toko offline. Dengan berbagai saluran pemasaran ini memungkinkan mereka dapat menjangkau target pasar yang lebih luas dan efektif.

Kelola Marketplace dan Lacak Semua Transaksi dengan Lebih Mudah dengan Jurnal

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Strategi Menjalankan Bisnis Ritel

Pada umumnya, bisnis ritel tidak hanya menjual produk yang dapat dikonsumsi (makanan dan minuman) saja, tetapi juga menjual jasa seperti penyewaan mobil, pakaian, peralatan event, penyedia jasa pangkas rambut dan masih banyak lainnya.

Selain itu, bisnis jenis ini juga tidak harus dioperasikan secara langsung dari toko fisik. Namun Anda dapat menjalankan bisnis ritel melalui internet atau toko online.

Untuk mendukung kemajuan bisnis ritel Anda, berikut ini ada beberapa strategi yang dapat Anda aplikasikan:

  1. Memilih tempat usaha yang tepat. Jika Anda masih kebingungan tentang bagaimana cara untuk menentukan tempat bisnis yang strategis, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan. Yaitu mudahnya akses untuk menuju ke lokasi (bisnis ritel) Anda, terletak dekat dengan fasilitas umum, potensi pasar yang tersedia, biaya sewa atau biaya lahan, mudah untuk dilihat, dan kondisi lalu lintas.
  2. Menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Ada beberapa strategi yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan  produk apa yang akan dijual. Yaitu dari segi estetika, dari segi fungsional, memiliki pelayanan yang dapat mendukung dan menyertai dalam penjualan produk.
  3. Menentukan harga jual. Untuk menentukan harga sebuah produk, Anda harus mempertimbangkan tingkat kerelaan konsumen serta target margin yang akan bisnis Anda capai.
  4. Memberikan pelayanan yang cepat. Ketika sebuah bisnis ritel memiliki pelayanan yang cepat, baik, tepat, berkesan dan mempunyai nilai potensial yang tinggi maka akan sangat mendukung banyaknya produk inti yang terjual kepada pelanggan.
  5. Memperhatikan momen yang tepat untuk menjual produk kepada para konsumen.
  6. Melakukan promosi tertarget.

Baca juga: Menjadi Pelaku Usaha Kreatif Muda yang Sukses

Selain itu, hal-hal ini juga perlu Anda perhatikan untuk mengelola operasional bisnis ritel agar berjalan lebih baik:

  1. Berikan kode-kode khusus untuk barang-barang yang akan Anda jual. Kode barang tersebut akan memudahkan Anda dalam melakukan peletakan di gudang. Selain itu, pemberian kode barang ini juga akan memudahkan Anda untuk memberikan kecepatan dan ketepatan pada saat terjadi banyak pesanan.
  2. Letakkan barang yang akan Anda jual di dalam gudang tersendiri. Ketersediaan gudang akan sangat membantu Anda dalam mengorganisir penyusunan stok barang. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir dan berlama-lama dalam pencarian barang.
  3. Melakukan pencatatan transaksi penjualan secara rapi. Dengan melakukan pencatatan transaksi, Anda dapat menganalisis apa saja yang terjadi dalam bisnis Anda.
  4. Melakukan pengecekan barang masuk. Cara ini dapat membantu mencegah adanya kerancuan pada stok barang Anda. Misalnya Anda tidak mengetahui barang- barang sisa, kemudian Anda melakukan stok barang masuk kembali, maka Anda tidak akan mengetahui barang mana yang harus Anda keluarkan terlebih dahulu. Selain itu, pengecekan barang masuk juga berguna untuk mencegah adanya kerusakan barang ketika Anda membeli barang tersebut. Sehingga Anda dapat terhindar dari kerugian dalam pemberian barang.
  5. Selalu melakukan stock opname secara berkala.

Baca juga: Strategi Praktis Melakukan Pemasaran Jasa

Bisnis Ritel Juga Membutuhkan Akuntansi

Semua bisnis, baik yang berskala besar ataupun kecil bertanggung jawab untuk memberitahukan informasi keuangan dan mengawasi pencapaian kinerja bisnisnya.

Pada umumnya, bisnis ritel kecil menghadapi tantangan khusus karena keterbatasan sumber daya untuk mengelola akuntansi dengan benar.

Untuk mengatasi hal itu, sebagai pelaku bisnis ritel Anda dapat menerapkan strategi akuntansi bisnis ritel berikut ini:

1. Menggunakan software akuntansi

Software akuntansi merupakan salah satu cara efektif yang paling mudah untuk mengelola proses akuntansi pada bisnis ritel.

Paket software akuntansi bervariasi, tergantung dengan tingkat kebutuhan bisnis Anda.

Program ini memungkinkan Anda untuk melakukan otorisasi, login, merekam semua transaksi, mengelola penggajian, penjualan, biaya operasional hingga memastikan ketersediaan stok barang.

Pada umumnya, software akuntansi untuk bisnis ritel dapat dijalankan pada komputer konvensional bahkan di segala gadget yang Anda miliki.

Anda dapat mencari software yang mampu digunakan pada PC atau laptop dan dapat terintegrasi pada smartphone. Dengan begitu, Anda akan sangat mudah untuk mengawasi perjalanan bisnis Anda kapan dan dimana saja.

Untuk mengelola bisnis dengan  nyaman dan aman, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan software akuntansi online untuk bisnis ritel.

Software ini dapat Anda gunakan untuk melakukan aktivitas pencatatan keuangan pada bisnis ritel. Maka Anda tentu saja akan membuat karyawan atau tim akuntansi menjadi lebih terbantu dan pekerjaan pencatatan juga lebih cepat.

Gunakan aplikasi software Jurnal yang telah dipercaya oleh ribuan pebisnis di Indonesia. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dan bergabung dengan para pengguna lainnya.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

2. Menyimpan transaksi keuangan

Menyimpan catatan transaksi keuangan merupakan hal penting yang perlu Anda lakukan.

Setiap pebisnis ritel membutuhkan catatan penerimaan, penjualan, laporan kredit, informasi bank serta laporan pajak dari masa ke masa.

Dengan bantuan software yang tepat, Anda memang dapat dengan mudah membuat invoice penerimaan, penjualan dan laporan keuangan.

Namun, semua itu termasuk informasi penting yang pebisnis ritel miliki sehingga dihimbau untuk tetap menjaga dokumen file transaksi keuangan tersebut.

3. Memastikan ketersediaan stok barang

Bisnis ritel sangat membutuhkan metode tertentu untuk mengetahui persediaan fisik stok yang ada pada di toko.

Hal ini karena akuntansi bergantung pada keakuratan data dari stok yang tersedia, yang dapat diklarifikasi sebagai aset.

Informasi persediaan juga menegaskan data penjualan dan menentukan berapa banyak pebisnis ritel mengalami kerugian dari kerusakan stok ataupun pencurian.

Beberapa bisnis ritel akan menutup toko saat terjadi stok opname bisnis ritel. Namun jika Anda menggunakan software akuntansi yang lengkap, Anda tidak perlu repot untuk mengecek ketersediaan stok.

Software akuntansi yang lengkap dapat dengan mudah memberitahukan kepada Anda tentang ketersediaan stok.

Karena setiap transaksi akan direkap dan memerlukan persetujuan Anda jika terjadi pengeditan atau penghapusan transaksi penjualan.

4. Mempekerjakan akuntan yang berpengalaman

Mengelola akuntansi pada tingkatan bisnis ritel membutuhkan seseorang yang mengetahui dengan benar proses mengelola keuangan.

Para pebisnis ritel cenderung mempekerjaan orang yang memiliki keahlian khusus dalam penjualan.

Para pebisnis ritel membutuhkan tenaga akuntan yang berpengalaman untuk membantu mereka dalam menangani rekap jurnal buku dan pengurusan pajak tahunan.

Namun, hanya dengan menggunakan software akuntansi Anda dapat dengan mudah melakukan perekapan jurnal buku besar dan pengurusan pajak tahunan.

 

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo