Mendirikan sebuah bisnis pasti akrab sekali dengan proses manajemen stok barang baik bahan baku maupun produk yang dihasilkan. Manajemen stok barang dalam jumlah yang kecil mungkin masih mudah dilakukan. Anda bisa dengan gampang melacak barang apa yang dibeli, dijual, menyusut atau bahkan hilang. Namun lain halnya apabila jumlah barang semakin meningkat hingga mencapai angka ribuan. Jika sudah menyentuh angka yang rumit dibutuhkan manajemen stok barang yang lebih baik dan lebih serius lagi. Karena jika tidak, kemungkinan hal-hal seperti kelebihan atau kekurangan barang, kehilangan barang serta terganggunya jadwal pengiriman akan terjadi dan lebih sulit untuk diatasi.  Manajemen stok barang yang tidak baik akan menghasilkan keuntungan yang kurang maksimal.

“Menurut SBA (Small Business Administration – organisasi pemerintah Amerika Serikat yang mendukung pengusaha dan usaha kecil) menyatakan bahwa manajemen stok barang yang buruk adalah pembunuh UKM terbesar ke-4.” 

Namun apabila Anda mengelolanya dengan baik, Anda dapat memperkirakan jumlah barang yang harus dipesan atau diproduksi untuk periode penjualan selanjutnya serta menekan risiko adanya kelebihan barang sehingga Anda tidak mengalami kerugian.

Cara Melakukan Manajemen Stok Barang

#1 Buat dan catat daftar stok

Data merupakan hal penting yang harus dimiliki dalam proses pengelolaan stok barang. Dengan data Anda dapat melakukan pengontrolan, pembuatan keputusan dan pengambilan tindakan untuk pengelolaan stok barang yang berkelanjutan. Catatlah seluruh data secara lengkap dan akurat baik secara tradisional melalui formulir atau secara digital menggunakan aplikasi.

#2 Buat kode pada setiap produk

Berikan kode pada setiap barang terlebih lagi jika Anda menyediakan banyak barang dengan bermacam warna, motif atau model. Kode ini akan membantu Anda mengenali dan menyebutkan jenis barang secara spesifik dengan waktu yang lebih singkat. Penggunaan kode juga mempermudah Anda mengelompokkan peletakan barang di gudang.  

#3 Buat perkiraan dan jadwal stok

Forecast persediaan atau perkiraan jumlah barang yang akan Anda tambah untuk stok di gudang. Lakukan perkiraan berupa jumlah persediaan yang dibutuhkan dan yang harus dikeluarkan pada periode ini. Selanjutnya buat jadwal untuk menentukan kapan sebaiknya Anda melakukan pembelian. Forecast persediaan dan jadwal stok barang akan memudahkan Anda untuk  menghitung budget persediaan dalam periode tertentu.

#4 Pisahkan stok lama dan baru

Layaknya keuangan, mencampur aduk stok barang juga akan membuat kebingungan dalam pencatatan dan perhitungan. Pisahkan stok lama dan stok baru untuk mempermudah perhitungan jumlah stok lama yang terjual dan belum terjual. Dan sebaiknya keluarkan stok lama terlebih dahulu untuk mengurangi risiko kerugian.

#5 Cek sebelum menyimpan barang

Lakukan pengecekan barang sebelum menyimpannya ke dalam gudang. Ini akan mencegah tercampurnya barang-barang yang tidak sempurna atau mengalami kesalahan produksi dengan barang berkualitas tinggi. Sehingga Anda tidak mendapatkan komplain dari konsumen yang kecewa karena mendapatkan barang yang tidak prima.

Mengapa Harus Melakukan Manajemen Stok Barang dengan Software

Melakukan manajemen stok barang bukan hal yang simpel. Apalagi ditambah dengan bagian-bagian kecil yang sering luput serta angka-angka yang cukup rumit. Tentu akan sangat merepotkan jika harus menggunaan cara manual. Sebaiknya Anda menggunakan software yang secara otomatis mengakomodasi seluruh kegiatan pengelolaan stok barang.

Di bawah ini bisa dilihat berbagai masalah yang kerap terjadi dalam mengelola stok berikut juga dengan solusi yang didapatkan jika melakukan manajemen stok barang dengan baik. 

Blog_Jurnal_Cara_Praktis_Melakukan_Manajemen_Stok_Barang_INFOGRAFIK-1

Fitur Wajib Dalam Software Manajemen Stok Barang

Mengingat tugasnya yang cukup banyak, setidaknya software yang digunakan dalam manajemen stok barang haru mempunyai beberapa fitur ini. 

  1. Fitur Stok Barang
  2. Fitur Penjualan dan Pembelian
  3. Manajemen Aset
  4. Integrasi dengan POS

Manajemen Stok Barang Lebih Mudah & Praktis dengan Jurnal

Jurnal adalah salah satu software yang dapat diandalkan untuk melakukan manajemen stok barang secara mudah dan praktis. Apa saja yang menjadi keunggulan Jurnal?

  1. Fitur lengkap mulai dari penyimpanan daftar stok, perhitungan stok, fitur multi gudang dan lain sebagainya.
  2. Terintegrasi dengan pengelolaan akuntansi sehingga setiap pencatatan akan otomatis masuk ke dalam laporan keuangan.
  3. Terintegrasi dengan 5 aplikasi POS.
  4. Data dapat diakses secara realtime sehingga mampu memonitor pergerakan stok kapan pun dan di mana pun.
  5. Mendapatkan pemberitahuan jika stok akan segera habis yang memastikan stok selalu cukup.
  6.  Dapat mengetahui produk terlaris sehingga dapat mengoptimalkan keuntungan.
  7. Mampu memonitor jumlah stok dari waktu ke waktu.
  8. Pencatatan yang akurat.
  9. Dapat melakukan konsinyasi dari satu gudang ke gudang lain dengan mudah
  10. Sertifikasi ISO/IEC 27001 menjamin keamanan dan kerahasiaan semua data sesuai standar internasional.

Jurnal adalah software yang mengatasi berbagai permasalahan stok barang Anda. Untuk info lebih lanjut mengenai fitur Jurnal yang memudahkan Anda dalam mengelola stok barang, dapat Anda lihat di sini. Dan temukan berbagai fitur lainnya di sini.

Author