Inventory dalam bahasa Indonesia berarti persediaan. Sedangkan sistem inventory memiliki makna pengaturan persediaan dan berkaitan dengan aktivitas logistik sebuah perusahaan. Di mana kegiatan dari sistem tersebut termasuk dalam pengecekan dan penyediaan stok bahan baku atau barang setengah jadi ataupun barang jadi, demi kelancaran proses produksi atau pemenuhan permintaan pelanggan.

 

Manfaat Sistem Inventory

Sistem inventory berguna untuk menentukan jumlah persediaan yang optimal dengan biaya total yang minimal. Persediaan atau inventory meliputi bahan mentah atau bahan baku, bahan pembantu, bahan dalam proses atau work in process, suku cadang, dan barang jadi atau finished good, karena timbulnya ketidakpastian permintaan, ketidakpastian pasokan supplier, dan ketidakpastian waktu pemesanan. Dalam menejemen persediaan adanya sistem inventory ini memiliki beberapa manfaat antara lain :

a. Menghindari Kekurangan Bahan (Out Of Stock)

Jika pelanggan datang untuk membeli barang dagangan, kemudian perusahaan tidak mempunyai barang tersebut, karena tidak adanya sistem inventory yang baik, maka perusahaan akan kehilangan kesempatan untuk memperoleh keuntungan. Untuk menghindari situasi tersebut, perusahaan harus mempunyai persedian barang yang terkontrol.

b. Meningkatkan Pemasaran

Jika perusahaan mempunyai persediaan  barang dagangan yang lengkap, maka pelanggan/calon pelanggan akan terkesan dengan kelengkapan barang dagangan yang Anda tawarkan. Reputasi perusahaan bisa meningkat. Di samping itu, jika perusahaan selalu mampu memenuhi keinginan pelanggan pada saat dibutuhkan maka kepuasan pelanggan semakin baik, dan perusahaan semakin untung.

c. Peningkatan Pelayanan

Pelanggan tidak hanya meminta kecepatan pengantaran tetapi juga ketepatan dan kepercayaan. Adanya Pengintegrasian stok barang dengan penjualan melalui sistem inventory akan memungkinkan otomatisasi untuk memenuhi permintaan dengan mudah. Hal ini menjamin bahwa produk yang benar berada di tempat yang benar pada waktu yang tepat. Perusahaan akan dapat merespon permintaan pelanggan secara cepat karena otomatis akan selalu terhubung dengan adanya ketersediaan barang di gudang maupun di toko.

d. Pengontrolan Persediaan & Pengambilan Keputusan

Sistem inventory memungkinkan adanya fleksibilitas dari distribusi dan penyimpanan barang-barang secara menyeluruh sehingga memungkinkan perusahaan untuk memantau dan mengontrol persediaan sesuai dengan bisnis mereka. Adanya akses instan terhadap data-data penting meliputi ketersediaan persediaan, jumlah yang ada, jumlah yang harus dipesan lagi, dan biaya yang dapat diketahui pada saat itu juga terhadap persediaan, akan mempermudah perusahaan mengambil keputusan terkait persediaan barang yang harus mereka miliki dan besarnya biaya yang harus di bayarkan.

 

Cara Mudah Mengelola Inventory dengan Jurnal

Sistem inventory biasanya meliputi pencatatan produk, harga produk yang akan dijual, harga produk yang diterima kembali/ retur barang, harga pokok persediaan, dibeli, pencatatan permintaan dan pengeluaran barang gudang, serta sistem stok opname barang atau perhitungan fisik persediaan. Untuk mempermudah manajer operasional dalam mengelola persediaan dan mempercepat pengambilan keputusan oleh manajemen maka perusahaan dapat menggunakan bantuan software akuntansi sepertu Jurnal.

 

Jurnal software akuntansi online dengan fitur stok barang akan membantu usaha Anda memiliki sistem inventory secara mudah melalui:

a. Notifikasi atau pemberitahuan dan kalkulasi produk secara langsung.

b. Pelacakan penjualan produk terbanyak, sehingga memungkinkan  perusahaan Anda untuk mengantisipasi dengan pemenuhan stok yang lebih besar.

c. Mengimpor data persediaan dalam jumlah besar.

d. Melakukan pelacakan secara cepat terhadap persediaaan stok barang dalam beberapa lokasi yang berbeda.

e. Mengatur jumlah minimal stok, sehingga dapat melakukan pemesanan tepat waktu.

Dengan menggunakan Jurnal, semua masalah inventory Anda sekaligus pengelolaan keuangannya akan tertangani dalam satu langkah mudah. Dapatkan semua informasi menarik tentang Jurnal, di sini.

Author