Jurnal Enterpreneur

Pengertian Akuntansi Biaya, Fungsi dan Klasifikasinya

Pengertian Akuntansi Biaya adalah suatu proses pencatatan keuangan yang didalamnya terjadi penggolongan dan peringkasan atas suatu biaya produksi, penjualan produk ataupun jasa menggunakan suatu cara tertentu lengkap dengan penjelasannya.

Akuntansi biaya ini diperlukan untuk pertanggung jawaban kepada pihak eksternal perusahaan seperti investor ataupun kreditur, serta pihak internal (manajemen) perusahaan itu sendiri.

Akuntansi biaya sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan, karena data historis yang disajikan dalam pencatatannya akan sangat penting digunakan oleh manajemen dalam mengambil keputusan atau kebijakan di waktu yang akan datang.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola biaya dan anggaran perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pengertian Akuntansi Biaya

Secara pengertian, akuntansi biaya adalah suatu kegiatan atau aktivitas berupa pencatatan, pengklasifikasian, pembuatan, hingga pelaporan semua transaksi atau biaya yang terjadi dari proses produksi hingga distribusi atau penjualan produk maupun jasa.

Tujuan akuntansi biaya sendiri adalah sebagai sumber informasi tentang semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan.

Di mana selanjutnya informasi pada akuntansi ini akan digunakan untuk membantu pengambilan keputusan untuk pengelolaan perusahaan.

Selain itu, akuntansi juga merupakan alat pertanggungjawaban perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Berikut ini adalah pengertian akuntansi biaya menurut para ahli:

Bastian dan Nurlela (2006)

Pengertian akuntansi biaya merupakan bidang ilmu akuntansi yang berfokus untuk mempelajari mengenai cara atau metode untuk mencatat, mengukur, hingga melaporkan informasi mengenai biaya-biaya yang digunakan selama proses produksi.

Kholmi dan Yuninsih (2009)

Pengertian akuntansi biaya merupakan proses pelacakan, pencatatan, pengalokasian, serta pelaporan yang disertai analisis terhadap berbagai macam biaya-biaya yang berkaitan dengan aktivitas produksi sebuah perusahaan dalam menghasilkan barang atau jasa.

Datar, Foster, dan Horngren (2005)

Akuntansi biaya merupakan bidang ilmu yang mempelajari tentang penyediaan informasi yang dibutuhkan suatu akuntansi keuangan dan menajemen sebuah perusahaan.

Kehadiran akuntansi biaya dapat mengukur serta melaporkan infromasi baik yang berkaitan dengan keuangan maupun non keuangan, yang berkaitan dengan biaya yang diperoleh serta pemanfaatan dari sumber daya dalam sebuah organisasi.

Rayburn (1999)

Akuntansi biaya adalah hal yang memiliki tujuan untuk mengidentifikasikan, mengukur, melaporkan, serta menganalisis segala unsur biaya baik merupakan biaya langsung ataupun tidak langsung yang berkaitan pada proses produksi dan pemasaran barang dan jasa yang diproduksi dalam sebuah perusahaan.

Kelola Kas & Transaksi Lebih Mudah dan Akurat, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Fungsi Akuntansi Biaya

Laporan akuntansi biaya dibuat untuk membantu akuntansi manajemen mengambil keputusan tentang harga pokok produk yang dihasilkan dll. Berikut adalah beberapa fungsi dari akuntansi biaya:

1. Penentuan Harga Pokok

Fungsi akuntansi biaya yang pertama adalah untuk menentukan penentuan harga pokok atas suatu produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan.

Jangan sampai harga yang ditawarkan terlalu tinggi ataupun terlalu rendah oleh konsumen.

Penentuan harga pokok diperoleh dengan cara mencatat, menggolongkan, memonitor, dan meringkas seluruh komponen biaya yang berhubungan dengan proses produksi dari data histori yang dijadikan acuan pihak manajemen dalam penentuan harga pokok produksi.

2. Perencanaan & Pengendalian Biaya

Dasar yang digunakan dalam estimasi biaya adalah data histori dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang diprediksi akan memengaruhi biaya.

Dalam perencanaan dan pengendalian biaya,  pihak manajemen akan memonitor apakah terjadi penyimpangan (ada selisih antara biaya sesungguhnya dengan perencanaan biaya).

Jika ada, pihak manajemen akan menganalisis penyebab terjadinya selisih serta mempertimbangkan tindakan koreksi yang memang perlu dilakukan sebagai bentuk pengendalian.

Tujuan Akuntansi Biaya

Di bawah ini adalah beberapa tujuan penghitungan biaya dalam akuntansi di era ekonomi modern saat ini yaitu :

  1. Menentukan perhitungan biaya produksi secara tepat, yang tujuannya untuk menentukan besaran harga pokok barang, harga jual barang yang sudah jadi, serta besaran laba yang akan diperoleh untuk perusahaan. Cara ini juga bisa Anda aplikasikan untuk bisnis di era modern saat ini, sehingga Anda bisa menentukan harga dengan pas.
  2. Dengan adanya proses akuntansi, perusahaan bisa melakukan pengendalian biaya selama proses produksi berlangsung agar sesuai standar yang ditentukan, karena jika tidak sesuai nantinya margin keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan akan berkurang, sehingga berdampak pada pendapatan yang diterima.

Klasifikasi Biaya dalam Akuntansi

Klasifikasi biaya merupakan proses pengelompokan biaya berdasarkan tujuan dari informasi biaya yang disajikan.

Untuk memudahkan dalam melakukan pencatatan biaya dan menyusun laporan keuangan, serta memberikan gambaran informasi yang akurat kepada pihak manajemen, maka komponen biaya dikelompokan dalam beberapa akun dengan klasifikasi sebagai berikut.

Berdasarkan Fungsi Pokok dari Aktivitas Perseroan

a. Biaya Produksi (Production Cost)

Akumulasi dari semua biaya-biaya yang dibutuhkan dalam proses produksi dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk atau barang.

Biaya-biaya ini meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya operasional barang atau pabrik, dan lain sebagainya.

b. Biaya Pemasaran (Marketing Expenses)

Biaya yang harus dikeluarkan untuk memastikan semua produk terbeli oleh konsumen. Contoh dari biaya pemasaran adalah biaya promosi dan Iklan yang dilakukan perusahaan.

c. Biaya Administrasi & Umum (General Administration Expenses)

Biaya-biaya yang digunakan untuk mengkoordinasikan kegiatan produksi dan pemasaran produk, misalnya biaya gaji karyawan, overhead kantor, dan biaya terkait lainnya.

Berdasarkan Kegiatan atau Volume Produksi

a. Biaya Variabel (Variable Cost)

Komponen biaya yang berubah-ubah sesuai dengan volume produksi yang dihasilkan. Makin besar volume penjualan, makin besar pula biaya yang harus dikeluarkan.

Contoh: biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja dalam pembuatan sepatu. Jika bahan kulit sepatu adalah Rp2.000 per pasang dan biaya karyawan adalah Rp500 per sepatu, maka biaya produksi 1 pasang sepatu adalah Rp2.500.

Jika 1 hari= 10 sepatu x 2500 = 25.000

Jika 1 hari= 20 sepatu x 2500 = 50.000

Biaya tidak tetap ini disebut variable cost atau biaya variabel.

b. Biaya Tetap (Fixed Cost)

Biaya yang selalu konstan dan tidak dipengaruhi oleh volume produksi. Biaya tetap memiliki dua karakteristik, yaitu biaya tidak berubah atau tidak dipengaruhi oleh periode atau aktivitas terentu.

Dan biaya per unitnya berbanding terbalik dengan perubahan volume.

Bila volumenya rendah maka fixed cost atau biaya tetap tinggi, sebaliknya pada volume yang tinggi biaya tetap per unitnya rendah.

Contoh: gaji karyawan toko komputer per bulan adalah Rp800.000. Jika dalam satu bulan toko tersebut hanya melayani 10x pembelian atau 30x, gaji karyawan tersebut tetap Rp800.000. Gaji tetap tersebut yang disebut sebagai fixed cost atau biaya tetap.

Baca juga: Contoh Laporan Harga Pokok Produksi Perusahaan Dagang & Manufaktur

Berdasarkan Objek yang Dibiayai

a. Biaya Langsung (Direct Cost)

Biaya yang dapat diidentifikasi langsung berhubungan dengan produksi barang objeknya. Contohnya seperti biaya tenaga kerja langsung dan biaya bahan baku.

b. Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost)

Biaya yang tidak dapat diidentifikasi langsung dengan proses produksi secara keseluruhan. Contohnya biaya listrik, penyusutan mesin, upah mandor, dan biaya administrasi pabrik.

Baca juga: Mengenal Biaya Langsung dan Tidak Langsung dalam Akuntansi Bisnis

Berdasarkan Pembebanan Periode Akuntansi

a. Pengeluaran Modal (Capital Expenditure)

Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka memperoleh aktiva tetap, meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitas produktif aktiva tetap, serta memperpanjang masa manfaat aktiva tetap.

Contohnya mesin pabrik yang memiliki  penyusutan selama 5 tahun.

b. Pengeluaran Penghasilan (Revenue Expenditure)

Biaya-biaya yang hanya akan memberi manfaat dalam periode berjalan, sehingga biaya-biaya yang dikeluarkan tidak akan dikapitalisasi sebagai aktiva tetap di neraca, melainkan akan langsung dibebankan sebagai beban dalam laporan laba rugi periode berjalan di mana biaya tersebut terjadi (dikeluarkan).

Kelola Invoice Terintegrasi Ke Dalam Laporan Keuangan Anda, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Siklus Akuntansi Biaya

Setiap perusahaan biasanya memiliki siklus aktivitas akuntansi secara terstruktur, mulai dari awal pengolahan bahan baku hingga penyerahan produk pada gudang untuk dijual.

Siklus ini juga bisa Anda adopsi untuk bisnis era modern saat ini, terutama bagi yang memiliki produk fisik. Di bawah ini adalah siklus akuntansi biaya yang bisa Anda terapkan pada bisnis:

  1. Pencatatan semua harga bahan baku.
  2. Pencatatan semua biaya tenaga kerja tidak langsung.
  3. Pencatatan semua biaya tenaga kerja langsung.
  4. Biaya overhead pabrik (biaya yang mendukung proses produksi tetapi tidak termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja langsung maupun tidak langsung).
  5. Penentuan harga pokok dengan melakukan kalkulasi semua biaya yang dibutuhkan untuk membuat suatu produk.

Di Mana Akuntansi Biaya Dibutuhkan?

Akuntansi biaya biasanya digunakan pada perusahaan yang sistem bisnisnya mengolah bahan baku untuk membuat produk, kemudian dijual kembali.

Akuntansi di sini memiliki peran penting untuk melakukan pencatatan saat proses produksi sampai menghasilkan suatu produk.

Penghitungan biaya bisa juga dianggap sebagai alat penting yang dapat membatu keputusan manajemen untuk melakukan perencanaan, pertimbangan, pengawasan, serta menjadi penilaian terhadap kegiatan yang berlangsung pada perusahaan.

Disamping itu, akuntansi diidentikkan dengan proses manajerial dan juga membantu seorang manajer dalam merencanakan, mengontrol, serta mengevaluasi dari awal hingga akhir kegiatan perusahaan.

Banyak yang menganggap bahwa akuntansi biaya hanya berlaku untuk pabrikase atau perusahaan manufaktur saja.

Namun, di era modern saat ini akuntansi dapat diterapkan pada setiap jenis bisnis dari berbagai ukuran yang bisa mengambil konsep dan manfaat dari penghitungan biaya.

Baca juga: Tips Efektif Mengelola Pengeluaran dan Biaya Pajak dalam Berbisnis

Penerapan Akuntansi Biaya di Beberapa Jenis Perusahaan

Seperti yang kita ketahui, perusahaan jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan perusahaan dagang atau manufaktur yang menjual barang dagangan atau memproduksi barang dagangannya.

Perusahaan jasa hanya memberikan jasa/pelayanan untuk kliennya. Sehingga aktivitas dalam perusahaan jasa yaitu antara proses persiapan penyedia jasa sampai penggunaan jasa dan terakhir pembayaran jasa oleh klien.

Oleh karena itu, siklus akuntansi biaya perusahaan jasa dihitung dari persiapan pemberian jasa dan ditutup dengan pemberian harga pokok jasa yang diberikan.

Dengan demikian, laporan keuangan pada perusahaan jasa menampilkan data harga pokok jasa yang digunakan oleh klien.

Data tersebutlah yang menjadi informasi untuk menentukan langkah atau keputusan yang akan diambil oleh perusahaan.

Proses Akuntansi Otomatis Minim Risiko Human Error dengan Jurnal. Pelajari selengkapnya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Akuntansi Biaya Perusahaan Dagang

Kegiatan utama perusahaan dagang adalah melakukan penjualan produk yang telah dibeli oleh perusahaan kepada konsumen.

Perlu diingat, perusahaan dagang tidak memproduksi barang dagangannya sendiri, sehingga dia hanya mendistribusikan barang dagangan saja.

Adapun proses distribusi dibagi menjadi dua jenis, yaitu proses distribusi langsung (melalui perantara) dan proses distribusi tidak langsung.

Terdapat 4 unsur yang menjadi dasar untuk menghitung akuntansi biaya pada perusahaan dagang, yaitu:

  • Kas keluar, yaitu merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
  • Barang masuk, berupa barang yang dibeli oleh perusahaan untuk diperdagangkan.
  • Kas masuk, adalah uang yang diperoleh dari penjualan barang dagangan oleh perusahaan.
  • Barang keluar, adalah semua barang yang dijual oleh perusahaan.

Jika disimpulkan, akuntansi perusahaan dagang ini sebenarnya memperhitungkan barang yang masuk dan keluar. Karenanya, juga terdapat akun-akun lain yang juga harus diperhitungkan dan diperhatikan.

Adapun akun-akun tersebut seperti; akun HPP, akun penjualan, akun pembelian, akun persediaan, akun beban pemasaran, akun potongan pembelian, akun diskon atau potongan harga.

Akuntansi Biaya Perusahaan Manufaktur

Berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang, perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang aktivitasnya membuat produk dengan mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap jual.

Sehingga akuntansi pada perusahaan manufaktur memiliki tujuan untuk menentukan harga pokok produksi dari setiap barang yang diproduksi.

Selain itu, tujuan lain dari akuntansi biaya di perusahaan manufaktur yaitu menyampaikan informasi berupa harga-harga produksi dari setiap unit yang disimpan di gudang.

Siklus akuntansi biaya pada perusahaan manufaktur dimulai dari persiapan bahan baku, proses pembuatan produk, sampai akhirnya menghasilkan produk jadi.

Beberapa akun yang ikut diperhitungkan dalam perhitungan akuntansi biaya perusahaan manufaktur yaitu harga pokok bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead produksi, dan harga pokok penjualan.

Akuntansi Biaya Perusahaan Tambang

Perusahaan tambang memiliki aktivitas utamanya yaitu kegiatan eksplorasi, kegiatan pengembangan dan pembangunan, kegiatan produksi, dan kegiatan pengolahan (refinery).

Karena karakteristiknya yang sangat berbeda dari jenis-jenis perusahaan sebelumnya, maka siklus akuntansi biaya pada perusahaan tambang ini diatur secara khusus.

Adapun aturan khusus mengenai perusahaan tambang yakni Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Berikut beberapa aturan terkait kegiatan akuntansi perusahaan tambang:

  1. PSAK 16, mengatur tahap kegiatan konstruksi
  2. PSAK 19, mengatur kegiatan pengembangan
  3. PSAK 64, mengatur tentang akuntansi pada tahap eksplorasi dan evaluasi pertambangan
  4. PSAK 33 revisi 2011, mengatur tentang kegiatan produksi yang melibatkan pengelupasan lapisan tanah termasuk juga pengelolaan lingkungan hidup.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa akuntansi biaya pada perusahaan pertambangan terletak pada pencatatan keuangan yang terjadi pada setiap aktivitas utamanya.

Atur dan Pantau Operasional Lewat Fitur Biaya dan Anggaran Jurnal, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Manfaat Akuntansi Biaya

Manfaat akuntansi untuk bisnis modern saat ini adalah bisa menjadi media informasi yang diperlukan untuk mengelola bisnis agar semakin berkembang.

Karena dalam akuntansi biaya ada 4 tahapan yaitu perencanaan, pengawasan, pengukuran penghasilan, dan pengambilan keputusan.

Jika keempat tahap tersebut dilakukan secara benar, bisa dipastikan Anda tidak akan bersusah payah bersaing dengan bisnis sejenis yang sedang berkembang pada masa ekonomi modern saat ini.

Penerapan akuntansi pada ekonomi modern saat ini sangat berguna sekali. Karena dengan penghitungan biaya, Anda dapat menghitung biaya-biaya dalam proses produksi barang atau jasa secara terperinci sehingga tidak terjadi kerugian dalam bisnis.

Kelola Biaya dan Transaksi dengan Software Akuntansi Jurnal

Jangan lupa jika bisnis Anda sudah mulai berkembang, Anda harus mengelola keuangan dengan baik menggunakan teknologi software akuntansi online seperti Jurnal by Mekari.

Jurnal adalah software akuntansi online yang membantu Anda dalam masalah administrasi keuangan bisnis.

Untuk menghasilkan sebuah pencatatan akuntansi biaya, tentunya sebuah perusahaan harus memiliki pencatatan setiap transaksi dengan baik dan benar agar terhindar dari salahnya perhitungan dalam penyusunan laporan keuangan, Anda membutuhkan software akuntansi terintegrasi.

Karena setiap detail transaksi yang dilakukan oleh perusahaan yang dicatat dan disusun dalam laporan akan membantu penentuan langkah bisnis sebuah perusahaan selanjutnya.

Selain itu, laporan tersebut juga bisa digunakan untuk mengukur performa kinerja sebuah perusahaan.

Jurnal sebagai salah satu software akuntansi terintegrasi, adalah salah satu solusi akuntansi tepercaya untuk bisnis  Anda. Dengan Jurnal, Anda bisa mendapatkan kemudahan pencatatan untuk keperluan akuntansi biaya kapan pun dan di mana pun.

Tidak hanya pencatatan transaksi, Jurnal juga menyediakan fitur pembuatan faktur secara otomatis, pelacakan ketersediaan barang, dan manajemen aset yang akan membantu mengembangakan nilai aset bianis Anda di masa depan.

Banyak fitur keuangan menarik yang patut Anda coba. Daftar sekarang juga dan nikmati free trial selama 14 hari untuk pengguna baru saat ini. Untuk info lebih lanjut silakan klik aplikasi stok gudang.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Di atas merupakan pengertian akuntansi biaya dan klasifikasi dari akuntansi biaya. Akuntansi biaya merupakan bagian penting dari penghitungan pembiayaan produksi yang akan berdampak pada kelangsungan produksi dan penentuan masa depan strategi bisnis Anda.

Kategori : Keuangan

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo