Pengertian Piutang Tak Tertagih dan Cara Menghindarinya

Piutang tak tertagih adalah salah satu hal yang bisa mempengaruhi arus kas bisnis, karena itu fitur invoice reminder di aplikasi invoice Jurnal bisa bantu kelola piutang ini lebih mudah.

Mengingat arus kas ini akan sangat berpengaruh terhadap anggaran bisnis, jadi jangan sampai ada yang mengganggu jalannya arus kas termasuk piutang tidak tertagih ini.

Jadi disini Anda harus tahu tentang penyisihan , cara penghapusan piutang, cara menghitung piutang tak tertagih, dan tentang cadangan piutang tak tertagih.

Terutama untuk perusahaan yang mungkin memberikan kredit kepada pelanggannya.

Jika terjadi masalah, tentu hal itu akan berefek pada kas dan mungkin saja bisa menjadi kredit macet dan atau piutang.

Nah, di blog Mekari Jurnal ini akan dibahas mengenai hal tersebut.

Terutama bagaimana mengelola piutang makin mudah dengan menggunakan aplikasi akuntansi Jurnal.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

aplikasi invoice dan faktur penjualan

Memahami Tentang Pengertian Piutang Secara Umum

Piutang adalah salah satu jenis transaksi yang terjadi karena perusahaan memberikan penjualan secara kredit kepada pelanggannya.

Namun, ada beberapa pelanggan yang diberikan piutang tapi tidak sanggup membayar atau melunasinya.

Hal inilah yang dapat membuat perusahaan rugi.

Piutang juga bisa membuat kinerja perusahaan tersendat. Terutama jika perusahaan tersebut bergerak di bidang manufaktur.

Kerugian piutang tak teragih bisa memberikan akibat jangka panjang yang buruk kepada perusahaan.

Proses produksi perusahaan bisa tersendat jika perusahaan terlalu banyak memiliki piutang tak tertagih.

Oleh karena itu, untuk menghindari kerugian piutang tak tertagih, perusahaan harus dapat mengelola piutangnya dengan baik.

Selain untuk menghindari piutang, manajemen piutang yang baik juga dapat membantu perusahaan terhindar dari risiko kecurangan piutang.

Atur dan Pantau Operasional Lewat Fitur Biaya dan Anggaran Jurnal

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Apa Itu Piutang Tak Tertagih?

Piutang tak tertagih adalah hal yang terjadi ketika ada yang berhutang kepada Anda atau perusahaan Anda, namun Anda tidak berhasil menagihnya ketika sudah jatuh tempo.

Nilai hutang ini menjadi tidak ada harganya karena anda tidak berhasil menagihnya.

Jika tidak bisa menagihnya, Anda tentu harus menghapus hutang ini sebagai tidak tertagih.

Baca juga: Download Template Invoice Excel Di Sini!

Metode Pencatatan Piutang Tak Tertagih

Biasanya ada dua metode pencatatan yang biasa digunakan.

Yang pertama adalah pencatatan dengan Allowance Method atau penyisihan piutang tak tertagih dan yang kedua adalah dengan metode write-off atau penghapusan piutang tak tertagih.

Baca Juga : Cara Mengelola Umur Piutang untuk Tingkatkan Kas

Apa Itu Metode Penyisihan Piutang Tak Tertagih?

Untuk jumlah besar, metode penyisihan piutang ini biasanya lebih sering digunakan dibandingkan dengan metode write-off atau penghapusan langsung.

Kenapa? Karena metode ini akan melibatkan akun aset kontra yang bertentangan dengan piutang.

Akun kontra aset tersebut adalah akun dengan saldo yang berlawanan dengan piutang dan akan dicatat di neraca.

Akun kontra ini bisa dibilang penting penting karena akun ini tidak akan berpengaruh pada akun laporan laba rugi perusahaan dagang, jasa, ataupun manufaktur.

Itu berarti dengan menggunakan metode ini, beban piutang tidak akan menjadi sebuah kerugian langsung yang berlawanan dengan pendapatan.

Tiga komponen utama dari metode penyisihan piutang tak tertagih ini adalah sebagai berikut dibawah:

  • Perkirakan jumlah piutang tidak tertagih.
  • Catatan entri jurnal dengan melakukan debet beban hutang buruk dan juga penyisihan kredit untuk piutang tidak tertagih.
  • Ketika akhirnya diputuskan untuk melakukan hapus akun, debet penyisihan piutang ragu-ragu dan kreditkan akun piutang yang sesuai.

Baca Juga : Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Lengkap

Apa Itu Metode Write-Off Atau Pencatatan Piutang Tak Tertagih?

Penghapusan langsung ke akun piutang akan dilakukan jika memilih menggunakan metode Write-Off. 

Ketika menggunakan metode penghapusan langsung, beban piutang tak tertagih ini akan dilihat sebagai kerugian langsung dari piutang tidak tertagih, dan akan berlawanan dengan pendapatan.

Ini artinya akan berakibat pada penurunan laba bersih Anda.

Contohnya ketika pada satu periode akuntansi, pada sebuah perusahaan bisa terjadi peningkatan yang cukup besar pada akun piutangnya.

Lalu kemudian pada periode akuntansi berikutnya, ada banyak pelanggan yang gagal membayar hutang, karena hal ini akibatnya perusahaan pun mengalami penurunan laba bersih.

Makanya, metode penghapusan langsung ini biasanya hanya bisa digunakan untuk nilai piutang yang jumlahnya kecil dan juga tidak material.

Cara mencatat jurnal piutang tidak tertagih ini bisa menggunakan rumus MS Excel atau bisa lebih mudah jika menggunakan Jurnal.

Lebih jelas tentang pengelolaan piutang yang lebih mudah dengan Aplikasi Inventaris Jurnal akan dibahas di bawah.

Aplikasi Invoice Otomatis dan Terintegrasi ke dalam Laporan Jurnal Anda

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Manfaat Manajemen Piutang

Manfaat Manajemen Piutang tak tertagih

Manajemen piutang dilakukan juga untuk menghindari risiko yang terjadi dalam piutang seperti kegagalan dalam menagih piutang ke pelanggan, kesalahan dalam penagihan, kesalahan memasukkan data ketika memperbarui piutang, pencurian kas, kehilangan data, dan kinerja yang buruk.

Namun, hal ini dapat terhindar jika perusahaan melakukan manajemen piutang yang baik seperti perencanaan jumlah dan pengumpulan piutang, pengendalian piutang, penyaringan langganan, penentuan risiko kredit.

Selain itu, perusahaan juga harus menentukan berbagai potong-potongan, penetapan ketentuan-ketentuan dalam menghadapi para penunggak, pelaksanaan administrasi yang berhubungan dengan penarikan kredit.

Baca Juga : 5 Keuntungan Menggunakan Aplikasi atau Software Akuntansi

Langkah Mudah Mencegah Piutang Tak Tertagih

Untuk mencegah dampak negatif yang tidak diinginkan, perusahaan hendaknya lebih selektif untuk memberikan piutang kepada pelanggannya.

Selain itu, Anda juga dapat menerapkan cara-cara di bawah ini untuk mencegah piutang tak tertagih.

Buat Kebijakan Jatuh Tempo Dan Limit Kredit

Jatuh tempo merupakan batas waktu yang diberikan kepada pihak yang memiliki utang untuk melunasi atau melakukan pembayaran utangnya.

Jangka waktu yang biasanya diberikan yaitu 30 hari atau jika lebih pendek berarti lebih bagus.

Limit kredit merupakan jumlah batas rupiah yang diberikan jika pelanggan melakukan pembayaran dengan cara kredit.

Jika pembeli tidak mau menerima/mematuhi kebijakan jatuh tempo dan limit kredit, maka sebaiknya Anda hanya menerima penjualan secara tunai saja.

Pemberian jatuh tempo dan limit kredit merupakan kegiatan yang sangat penting jika perusahaan menerapkan sistem penjualan kredit.

Ini dikarenakan dua kebijakan tersebut dapat digunakan menjadi dasar untuk dilakukan tindakan-tindakan selanjutnya untuk mencegah piutang tak tertagih.

Baca juga: Cara Menghitung dan Membuat Anggaran Piutang Sederhana

Berikan Denda Keterlambatan

apa itu piutang tak tertagih dan bagaimana cara menghindari nya

Memberikan denda atau biaya keterlambatan akan membuat pelanggan Anda berpikir dua kali untuk melakukan pembayaran kredit.

Denda yang diberikan ini dapat menjadi bahan pertimbangan jika mereka telat membayar utangnya.

Karena semakin terlambat membayar maka semakin bertambah banyak pula utang mereka.

Informasikan tentang denda keterlambatan di awal, ini akan membantu menekan transaksi yang dilakukan secara kredit.

Lakukan Follow Up

Ada kemungkinan pihak pelanggan lupa bila mereka masih memiliki utang yang masih harus dibayar.

Oleh karena itu follow up menjadi penting untuk mengingatkan utang mereka. Anda dapat mengingatkan dengan cara sering menelepon atau mengirimkan email kepada mereka.

Jika Anda sering melakukan follow up atas piutang kepada mereka yang belum membayarkan, maka kemungkinan piutang untuk dibayar akan menjadi lebih besar.

Selanjutnya, Anda dapat memberikan berupa surat teguran jika follow up yang dilakukan dengan baik-baik tidak berhasil.

Selain surat teguran, Anda juga dapat menyuruh orang atau pegawai Anda untuk mendatangi pihak mereka yang memiliki utang kepada bisnis Anda.

Buat Daftar Hitam Pelanggan yang Telat Bayar

Apakah Anda sudah menerapkan 3 langkah di atas? Bila hasilnya tidak bagus Anda dapat mem-blacklist pelanggan yang telat ataupun tidak melakukan pembayaran.

Mungkin terdengar kejam, tetapi ini tindakan terakhir yang harus dilakukan untuk mencegah piutang tak tertagih di periode-periode berikutnya.

Jika pelanggan sudah dimasukan di daftar hitam, maka periode pada berikutnya Anda tidak boleh memberikan piutang kepada mereka.

Mengelola Piutang Lebih Mudah Dengan Aplikasi Akuntansi Jurnal

Piutang tak tertagih menjadi salah satu penyebab kerugian di dalam perusahaan karena bisa menghambat proses pemasukan keuangan ke dalam perusahaan.

Oleh karena itu diperlukan manajemen piutang yang baik dan tepat agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

Sebagai software akuntansi, Jurnal juga menyediakan fitur untuk membantu pemilik usaha mengelola hutang piutang dengan tepat, salah satunya laporan keuangan.

Hal ini tentu saja memudahkan pemilik usaha untuk lebih teliti tentang mengelola piutang.

Jika tertarik untuk menggunakan aplikasi Mekari Jurnal, Anda bisa coba gratis aplikasi Jurnal langsung dengan klik tombol dibawah.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Mengelola Piutang Lebih Mudah Dengan Fitur Invoice Reminder pada Aplikasi Akuntansi Jurnal By Mekari

Atau bisa juga Anda baca dulu beberapa tips yang bisa dipelajari berikut:

a. Atur Maksimal Jumlah Piutang

Tidak dibayarnya piutang secara keseluruhan adalah salah satu risiko yang mungkin terjadi jika Anda tidak menyeleksi pelanggan dengan tepat atau memberikan jumlah piutang yang terlalu besar.

Hal ini tentu dapat menyebabkan arus kas perusahaan Anda berjalan dengan tidak baik.

Dan jika tidak segera diatasi dapat membuat kerugian hingga kebangkrutan.

Untuk mengurangi risiko ini, Anda dapat memberikan limit piutang kepada pelanggan.

Dengan software akuntansi Jurnal, Anda dapat menentukan limit piutang yang bisa Anda berikan.

  1. Masuk ke menu ‘Pelanggan’, dan klik ‘Buat Pelanggan Baru’
  2. Isi seluruh data pelangggan dan aktifkan piutang maksimal dengan mengisi jumlah nominal limit piutang yang ingin Anda berikan ke pelanggan tersebut. Kemudian klik ‘Buat Pelanggan Baru’.
  3. Anda juga dapat mengaktifkan limit piutang maksimal pelanggan lama Anda. Cobalah pilih pelanggan yang ingin Anda berikan limit piutang.
  4. Kemudian klik ‘Ubah Pelanggan’.
  5.  Aktifkan piutang maksimal dengan mengisi jumlah nominal limit piutang yang ingin Anda berikan ke pelanggan tersebut. Kemudian klik ‘Buat Pelanggan Baru’.

b. Kirim Invoice Reminder

Untuk menghindari piutang tak tertagih, salah satu hal penting yang harus dilakukan perusahaan adalah menagih piutang yang akan jatuh tempo.

Dengan menggunakan Jurnal sebagai software akuntansi online, Anda juga dapat membuat invoice reminder (pengingat).

Dengan mengaktifkan invoice reminder, pelanggan akan menerima email secara otomatis berupa invoice/faktur penjualan yang akan jatuh tempo.

Anda dapat mengatur invoice reminder sebelum, setelah, atau pada saat jatuh tempo.

Untuk mengatur invoice reminder, ikuti caranya di bawah ini.

  1. Masuk ke menu ‘Setting’, klik tab ‘Penjualan’, dan pilih ‘Pengingat Faktur’.
  2. Kemudian aktifkan fitur pengingat faktur dengan menggeser tombol yang tersedia.
  3. Kemudian, pada kolom Tipe Faktur, pilih jenis transaksi yang akan dibuatkan pengingat melalui email. Pengingat ini bisa diaktifkan untuk transaksi Faktur Penjualan (Invoice), atau Pemesanan Penjualan (Sales Order) atau Keduanya (Both).
  4. Setelah memilih tipe faktur, cobalah atur interval untuk pengingat faktur/invoice.
  5. Dalam mengatur interval pengingat invoice, Anda dapat mengatur template email Anda menggunakan variabel yang tersedia seperti [Nama Perusahaan], [Nama Pelanggan], dan lain sebagainya.
  6. Anda juga dapat menyertakan faktur atau invoice dalam bentuk PDF sebagai lampiran pada email.
  7. Setelah selesai, klik ‘Simpan’.
  8. Untuk mengingatkan pelanggan secara rutin, Anda juga dapat mengirim invoice reminder beberapa kali dengan cara menambahkan interval pengingat.

Anda juga dapat mengatur syarat dan kondisi untuk mengirimkan email pengingat ini kepada pelanggan dengan 3 pilihan, yaitu:

  • Total di bawah: Diisi jika Anda mengisikan angka Rp10.000 seperti pada gambar, artinya sistem tidak akan mengirimkan pengingat lewat email jika nominal sisa tagihan faktur/pemesanan penjualan di bawah angka Rp10.000.
  • Pelanggan: Diisi ketika Anda ingin membuat pengecualian terhadap pelanggan. Di mana, sistem tidak akan mengirimkan pengingat lewat email kepada pelanggan tertentu.
  • Faktur: Diisi ketika Anda ingin membuat pengecualian terhadap nomor faktur/pemesanan penjualan mana saja yang tidak dikirimkan pengingat lewat email.

Dengan lebih teliti mengelola piutang melalui laporan bukti transaksi, tentunya perusahaan akan lebih lancar mendapat pemasukan dan tidak perlu tersendat untuk urusan produksi.

Sekarang Anda sudah tahu bahwa piutang tak tertagih adalah hal yang bisa mempengaruhi arus kas bisnis, dan bagaimana invoice reminder dari aplikasi invoice Mekari Jurnal bisa bantu kelola piutang jadi lebih mudah.

Dengan memanfaatkan fitur online invoice dari Jurnal Anda dapat dengan mudah mengirim invoice Anda. Segera miliki aplikasi akunting dari Jurnal untuk akselerasi bisnis Anda.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Sekarang Anda sudah tahu bahwa piutang tak tertagih adalah hal yang bisa mempengaruhi arus kas bisnis, dan bagaimana invoice reminder dari aplikasi invoice Jurnal By Mekari bisa bantu kelola piutang jadi lebih mudah.

Karena arus kas sangat berpengaruh terhadap bisnis, jadi pastikan jangan sampai ada yang mengganggu jalannya arus kas termasuk piutang tidak tertagih ini.

Karena itu Anda harus tahu tentang cara menghitung, penyisihan, cara penghapusan, dan tentang cadangan piutang tak tertagih seperti yang sudah dibahas.

Tips bisnis makin efisien juga bisa menggunakan aplikasi pencatatan penjualan yang merekam semua transaksi lebih akurat dan mudah.

Kategori : Produk

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo