Dalam mengelola keuangan, perusahaan biasanya akan melakukan proses rekonsiliasi minimal sebulan sekali. Proses ini dilakukan untuk mencocokkan transaksi yang telah dicatat perusahaan dengan transaksi pada Bank.

 

Transaksi pada Bank akan diterima perusahaan dalam bentuk rekening koran atau bank statement setiap sebulan sekali atau tiga bulan sekali. Di mana, dalam laporan rekening koran tersebut, perusahaan dapat melihat transaksi apa yang telah terjadi selama periode berlangsung.

 

Dari rekening koran yang diterima perusahaan dari Bank, perusahaan harus melakukan pencocokan transaksi tersebut dengan transaksi yang telah dicatat perusahaan. Proses pencocokan atau rekonsiliasi ini biasanya dilakukan perusahaan satu per satu, sehingga dapat menyita banyak waktu seorang akuntan. Karena itulah, Jurnal hadir dengan fitur Cash Mapping.

 

Fitur Cash Mapping hampir sama dengan fitur Cash Link yang sebelumnya telah dikeluarkan oleh Jurnal. Lalu apa perbedaan kedua fitur ini?

 

Bedanya Cash Link dan Cash Mapping

a. Proses Rekonsiliasi

Fitur Cash Link dapat Anda gunakan untuk melakukan rekonsiliasi satu per satu, yaitu mencocokkan mutasi bank dengan transaksi yang telah dicatat dalam Jurnal. Sedangkan, Cash Mapping digunakan untuk melakukan rekonsiliasi sekaligus dari semua transaksi dalam mutasi bank yang belum dicatat pada Jurnal.

b. Akun yang Direkonsiliasi

Cash Link biasanya digunakan untuk melakukakan pencocokan atas transaksi pembayaran terhadap penjualan dan pembelian. Sedangkan Cash Mapping digunakan untuk melakukan pencocokkan atas transaksi biaya dan beban seperti biaya listrik, biaya sewa, beban bunga, dan lain sebagainya.

c. Harus Memiliki Rekening Koran

Cash Link dan Cash Mapping dapat digunakan jika Anda telah memiliki laporan rekening koran atau mutasi bank. Untuk memudahkan Anda dalam mendapatkan laporan rekening koran, Anda juga dapat menghubungkan rekening Bank Anda dengan Jurnal. Lihat caranya di sini.

 

Cara Menggunakan Fitur Cash Mapping

Cash Mapping adalah fitur Jurnal yang dapat memudahkan Anda dalam proses rekonsiliasi bank sekaligus. Sebelum menggunakan fitur ini pastikan Anda telah memiliki mutasi bank yang dapat Anda impor langsung atau melalui direct feeds. Untuk menggunakan fitur Cash Mapping, ikuti caranya di bawah ini.

 

1. Klik Kas & Bank dan pilih akun Bank yang ingin direkonsiliasi.

2. Kemudian pilih tab ‘Pemetaan Kas’.

 

3. Lalu pilih transaksi yang ingin Anda rekonsiliasi.

4. Di tahap selanjutnya, Anda harus memutuskan apakah mutasi rekening akan dicatat pada 1 akun saja atau dipisah ke beberapa akun.

5. Jika Anda ingin melakukan pencatatan dalam 1 akun saja, cobalah pilih akun yang ingin dikategorikan sebagai penerimaan atau pengeluaran uang. Misalnya akun ‘7-70099 Pendapatan Lain-Lain’. Kemudian, klik ‘Rekonsiliasi’.

6. Namun, jika Anda ingin melakukan pencatatan ke beberapa akun, Anda bisa pilih transaksi yang ingin direkonsiliasi, kemudian klik simbol titik-titik pada tab pemetaan kas, dan pilih ‘Pisah’

7. Kemudian pilih akun yang ingin dikategorikan dan isi nominal transaksi untuk masing-masing akun. Anda juga dapat menambahkan deskripsi di setiap transaksi. Setelah selesai, pilih ‘Simpan’ dan klik ‘Rekonsiliasi’

Author