Cara Mudah Menghitung dan Meningkatkan Omzet Perusahaan

Pasti Anda sudah tidak asing lagi kan dengan kata omzet? Bagaimana sebenarnya cara menghitung dan meningkatkan omset/omzet penjualan yang diterima sampai akhir tahun? Berikut adalah penjelasan tentang contoh perhitungan omset.

Istilah omset dan profit mungkin tidaklah asing ditelinga kita terutama Anda yang berkecimpung dalam bisnis. Keduanya sangat erat kaitannya dalam perhitungan pendapatan atau keunungan sebuah perusahaan.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal pada banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Apa itu Omset?

Dalam bisnis, omzet perusahaan adalah seluruh jumlah uang yang didapat dari hasil penjualan dalam jangka waktu tertentu.

Namun jumlah tersebut belum dikurangi dengan biaya HPP (Harga Pokok Produksi, bahan baku, peralatan, dan lain sebagainya).

Jumlah tersebut juga harus dikurangi beban atau expense seperti gaji karyawan, tagihan listrik, gaji pimpinan, biaya pemasaran, biaya distribusi, biaya tempat, biaya komunikasi, biaya sewa, biaya transportasi, dan biaya lain dalam suatu perusahaan.

Meskipun nilai omzet dari sebuah perusahaan seringkali dijadikan patokan untuk menilai skala dari besar kecilnya perusahaan tersebut, namun sebenarnya angka yang disebutkan belum mencerminkan keuntungan bersih yang mampu didapatkan.

Angka tersebut masih harus dikurangi beban-beban yang belum dibayarkan. Omzet juga sering disebut dengan pendapatan kotor.

Kelola Marketplace dan Lacak Semua Transaksi dengan Lebih Mudah, dengan Jurnal

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Cara Menghitung Omset/Omzet Perusahaan

cara menghitung omset/omzet dan contoh perhitungan yang diterima sampai akhir tahun

Omset adalah nilai total yang dihasilkan dari penjualan (kotor) produk atau jasa dalam satu periode. Omset biasanya menjadi patokan dalam mengukur besar atau kecilnya sebuah perusahaan.

Pendapat tersebut tidaklah salah, pasalanya moset yang besar memang sering dijumpai pada perusahaan besar, karena perputaran badan usaha tersebut yang cepat.

Namun, omset tidak bisa murni digunakan sebagai alat untuk menilai kemajuan perusahaan, karena belum berupa laba bersih.

Sebagai cara untuk mengetahui jumlah omset, Anda dapat melakukan perhitungan sederhana melalui contoh sebagai berikut:

Omset = Jumlah Produk x Harga Jual

Contoh perhitungan omset:

Toko Bintang Rezeki adalah toko yang khusus menjual semen merk ABC. Satu sak semen dijual dengan harga Rp. 1.000,000. Dalam 1 bulan Toko BIntang Rezeki mampu menjual 100 sak semen.

Berarti total omset Toko Bintang Rezeki dalam satu bulan adalah:

100 sak x Rp. 1.000,000 = Rp. 10.000.0000

Jika produk atau jasa yang dijual memiliki variasi harga,maka hitunglah menggunakan rumus sebagai berikut:

Omset = (produk A x harga jual) + (produk B x harga jual) + …

Contoh kasus perhitungan omset:

  1. XYZ menjual beberapa barang sebagai berikut:
  • Laptop merk A dengan harga Rp. 3,500,000
  • Laptop merk B dengan harga Rp. 5,000,000
  • Laptop merk C dengan harga Rp. 8,000,000
  • Laptop merk D dengan harga Rp. 10,000,000

Baca juga: Atasi Kekhawatiran Penurunan Omzet UMKM Akibat WFH

Dalam 1 bulan adapun jumlah penjualan dari masing-masing laptop tersebut adalah:

  • Laptop merk A sebanyak 50 buah
  • Laptop merk B sebanyak 60 buah
  • Laptop merk C sebanyak 40 buah
  • Laptop merk D sebanyak 30 buah

Maka perhitungan omset CV. XYZ adalah sebagai berikut:

[(Rp. 3,500,000 x 50) + (Rp. 5,000,000 x 60) + (Rp. 8,000,000 x 40) + (Rp. 10,000,000 x 30)] = Rp. 1,095,000,000

Kelola Invoice Terintegrasi Ke Dalam Laporan Keuangan Anda, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Jika memungkinkan, omset dapat diketahui dengan cara menghitung langsung uang yang didapatkan. Namun cara tersebut tidak dapat dilakukan pada perusahaan besar.

Kekurangan lainnya adalah Anda tidak dapat mengetahui dengan pasti berapa barang yang terjual tapi dengan rumus diatas akan sangat mudah menghitung omset.

Omset belumlah termasuk kedalam pendapatan bersih, karena selama bisnis masih berjalan uang ini akan berputar atau dikeluarkan lagi untuk kegiatan operasional seperti membayar gaji karyawan, membayar tagihan listrik, air dan telepon, dan lain-lain.

Maka omset belum dapat dikatakan sebagai indikator laba bersih yang diterima perusahaan.

Besarnya omset sebuah perusahaan akan berpengaruh pada besarnya pajak. Biasanya omset yang besar terjadi karena produk atau jasa yang dijual memiliki perputaran yang cepat.

Contoh produk yang memiliki perputaran cepat seperti makanan. Produk makanan memiliki perputaran cepat karena masa kadaluarsanya pun relative singkat.

Selain itu, barang kebutuhan sehari-hari dan barang yang memiliki harga produksi atau harga pokok tinggi juga ikut menyumbang tingginya omset perusahaan.

Berikut adalah contoh sederhana perhitungan omset perusahaan. Sebagai contoh, ada sebuah depot makanan dalam satu bulan mampu memasarkan masakannya antara lain:

150 porsi rawon seharga @Rp12.000

120 porsi soto ayam seharga @Rp12.000

110 porsi ayam bakar seharga @Rp13.000

Maka cara menghitung nilai omset/omzet dari depot makanan tersebut adalah:

150 porsi rawon x Rp12.000 = Rp1.800.000

120 porsi soto ayam x Rp12.000 =  Rp1.440.000

110 porsi ayam bakar x Rp13.000 = Rp1.430.000

Jadi, total omzet dari depot makanan dalam satu bulan adalah: 1.800.000 + 1.440.000 + 1.430.000 = Rp4.670.000

Untuk cara menghitung omzet yang diterima sampai akhir tahun, Anda bisa mencatat omset setiap bulannya dan yang nantinya diakumulasikan dalam setahun.

Bedanya Omset dan Profit

Profit adalah jumlah laba bersih yang didapat oleh perusahaan dalam satu periode tertentu. Profit dihitung setelah seluruh penghasilan dikurangi beban-beban dan harga pokok penjualan atau HPP.

Berbeda dengan omset, profit adalah harta bersih yang diperoleh oleh perusahaan dan tidak dialokasikan pada pos lain. Biasanya besar kecilnya profit mempengaruhi kondisi suatu perusahaan.

Melalui besarnya profit dapat diketahui bagaimana performa perusahaan selama beberapa periode.

Jumlah profit juga mempengaruhi suatu badan usaha dalam pengambilan keputusan. Profit merupakan bagian dari omset.

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan, pengeluaran, dan laba atau kerugian yang dihasilkan perusahaan selama periode waktu tertentu.

Perhitungan ini juga berguna  menunjukkan profitabilitas kepada investor dan kreditor yang memiliki kepentingan pada perusahaan serta mengetahui seberapa efisien perusahaan dalam menghasilkan laba dari total pendapatan.

Hal ini menjadi pertimbangan untuk mengambil sebuah keputusan terkait laporan tersebut yang akan ditetapkan kedepannya.

Baca juga: 5 Langkah Meminimalisasi Kesalahan Pengelolaan Keuangan

Untuk perhitungan profit atau laba bersih Anda dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

Profit = Pendapatan penjualan – harga pokok penjualan – beban operasional + pendapatan lain-lain – beban atau kerugian – pajak penghasilan (PPH)

  • Pendapatan penjualan = penjualan barang dan jasa – retur barang dan jasa – diskon
  • Harga pokok penjualan = (persediaan awal + pembelian + ongkos kirim atau jasa angkut) – persediaan akhir
  • Beban operasional = total beban yang mempengaruhi jalannya aktivitas perusahaan
  • Pendapatan lain-lain = total pendapatan selain dari penjualan barang atau jasa
  • Beban dan kerugian = beban dan kerugian yang terjadi bukan dari kegiatan operasional perusahaan. Contohnya beban bunga dan kerugian dari penjualan peralatan.
  • Pajak penghasilan (PPH) = Sesuai dengan peraturan pajak berdasarkan jumlah penghasilan

Perhitungan diatas adalah perhitungan lama bersih atau profit untuk perusahaan besar, untuk perusahaan masih berskala rendah dapat menggunakan perhitungan sebagai berikut:

Profit = Pendapatan penjualan – harga pokok penjualan – beban – PPH

Secara umum perbedaan omset dan profit iyalah omset mewakili nilai barang dan jasa yang diberikan kepada pelanggan selama periode waktu tertentu.

Sedangkan profit pada dasarnya adalah pendapatan dikurangi biaya yang dikeluarkan. Memahami kedua pencatatan diatas merupakan hal mendasar dalam merencanakan keuntungan yang maksimal bagi perusahaan.

Atur dan Pantau Operasional Lewat Fitur Biaya dan Anggaran Jurnal, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Penyebab Penjualan Menurun

Jangan sampai Anda sebagai pelaku bisnis tidak peka terhadap penyebab adanya penurunan omzet penjualan. Jika Anda tidak ingin mengalami kerugian besar, simak 7 penyebab omzet penjualan menurun berikut ini:

  1. Menurunnya kualitas suatu produk. Bisa saja pebisnis menggunakan bahan atau menjalankan proses produksi yang tidak konsisten. Padahal, kedua hal tersebut memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap kualitas suatu produk.
  2. Harga jual suatu produk yang terlalu tinggi. Biasanya ada saja pebisnis yang mematok harga terlalu tinggi tanpa melihat harga pasaran suatu produk. Hal tersebut tentu saja akan membuat calon pembeli pindah ke tempat lain yang menawarkan harga lebih murah atau sesuai dengan harga pasaran.
  3. Kurang kreatif dalam menciptakan suatu produk. Terbatasnya kreativitas dalam menciptakan suatu produk yang akan dijual tentu saja akan menjadi hambatan terbesar datangnya peluang laris manis di pasaran. Misalnya, dari awal berbisnis hanya menjual produk yang itu-itu saja, maka hal tersebut akan membuat konsumen merasa bosan dan akhirnya tidak ingin membelinya lagi.
  4. Pelayanan yang kurang memuaskan. Meskipun terlihat sepele, namun pelayanan memang menjadi kunci utama yang perlu diperhatikan. Ketika pelayanan yang diberikan buruk, maka konsumen tidak akan kembali berbelanja.

 

Cara Meningkatkan Omzet Perusahaan

cara menghitung omset/omzet dan contoh perhitungan yang diterima sampai akhir tahun

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan omzet perusahaan dengan baik.

Promosi & Branding

Melakukan promosi dan branding yang kuat tentu akan meningkatkan omzet perusahaan dengan cepat.

Tidak perlu melakukannya dengan biaya yang mahal dan sulit, cukup lakukan promosi dan branding sesuai dengan kemampuan perusahaan.

Pemilihan jenis promosi dan branding juga perlu diperhatikan. Mempromosikan kepada calon customer yang tepat akan membantu perusahaan menjual produk lebih cepat.

Dengan mendapatkan loyal customer, promosi yang dilakukan selanjutnya tidaklah sulit.

Hanya perlu mengatur strategi promosi. Sedangkan untuk branding, pilih branding yang sesuai dengan value perusahaan dan produk Anda. Karena pembeli melihat wajah perusahaan Anda dari branding yang Anda tetapkan.

Baca juga: 8 Tips Menjaga Cashflow atau Arus Kas Bisnis Tetap Sehat

Kualitas Produk

Selain sangat berpengaruh pada integritas bisnis, kualitas produk juga sangat berpengaruh pada angka penjualan produk. Sudah menjadi hal wajib bagi semua bisnis untuk selalu mempertahankan kualitas produk mereka.

Ini sangat sederhana, namun cukup sulit dilakukan. Jika kualitas produk sangat baik, konsumen pun akan loyal dan terus berbelanja di perusahaan Anda.

Meningkatkan kualitas produk juga bisa dibarengi dengan meningkatkan kuantitas produk. Dengan cara menambahkan variasi produk misalnya.

Dengan beberapa variasi pilihan produk, tentunya calon pembeli lebih bebas memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan ataupun mana yang mereka suka.

Coba Fitur Laporan Keuangan dan Bisnis untuk Keputusan Bisnis Lebih Cepat dan Akurat

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Layanan Terbaik

Semakin banyaknya pesaing di luar sana, salah satu kunci untuk menang dalam persaingan adalah meningkatkan kualitas layanan.

Pelayanan yang cepat, ramah memperlakukan pelanggan, hingga menambah fasilitas tambahan seperti koneksi Internet gratis di tempat bisnis Anda, ini akan membuat pelayanan kepada konsumen bisa memiliki nilai tambah.

Ketika pembeli merasa diistimewakan, maka mereka pun akan merasa senang karena mendapat perhatian. Pembeli pun merasa bahwa perusahaan Anda serius dalam menangani pembeli.

Peningkatan servis layanan adalah salah satu cara untuk enjaga agar customer tetap loyal terhadap produk atau jasa perusahaan Anda.

Meningkatkan Traffic Website

Traffic merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk kunjungan website.

Bila traffic website Anda tinggi itu berarti banyak calon pelanggan yang mendapatkan informasi mengenai produk Anda, yang berujung pada kemungkinan pembelian.

Salah satu cara meningkatkan traffic adalah dengan menerapkan SEO (Search Engine Optimization).

Selain itu Anda juga bisa menerapkan SMM (Social Media Marketing).

Di era digital ini, media sosial sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, media sosial menjadi sarana yang tepat untuk melakukan pemasaran dan meningkatkan omzet penjualan.

Baca juga: Begini Cara Software Akuntansi Membantu Menaikkan Omzet Bisnis

Itulah beberapa hal yang dapat dipelajari dari istilah omzet dalam ekonomi. Omzet yang besar belum tentu menunjukkan angka pendapatan bersih yang besar.

Bagaimana Software Akuntansi Mampu Menaikkan Omzet Bisnis

Setiap bisnis tentu saja memiliki tujuan untuk menghasilkan profit yang maksimal. Profit didapatkan dari omzet penjualan setelah dikurangi biaya-biaya.

Agar profit perusahaan tinggi, tentu saja omzet penjualan harus naik atau menekan biaya-biaya yang dikeluarkan.

Permasalahannya adalah, meningkatkan omzet penjualan bukanlah perkara yang mudah.

Di tengah persaingan industri yang cukup ketat, Anda perlu menggunakan strategi yang tepat untuk menghadapinya. 

Mengetahui informasi keuangan secara lengkap adalah salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan omzet. Anda dapat memanfaatkan software akuntansi untuk mengelola secara maksimal.

Data-data yang dihasilkan oleh software akuntansi akurat dan kredibel.

Dari data yang dihasilkan oleh laporan keuangan perusahaan, software akuntansi dapat membandingkan data keuangan pada masa lalu dengan data saat ini.

Kekurangan pada strategi perusahaan masa lalu dapat dijadikan pelajaran dan diperbaiki. Dengan pengelolaan yang baik akan membantu perencanaan bisnis yang lebih baik.

Anda bisa menarik kesimpulan dari hasil laporan yang tersedia secara real time sehingga berbagai strategi peningkatan omzet penjualan dapat dibuat kapan pun.

Semua hasil laporan yang ditarik dari software akuntansi memiliki data yang kredibel. Keputusan atau kebijakan yang dibuat untuk strategi bisnis perusahaan berdasarkan data dapat dipertanggung jawabkan. I

nformasi data yang lengkap dan kredibel adalah langkah awal untuk mendukung kenaikan omzet penjualan.

Dengan mengetahui manfaat software akuntansi, Anda dapat membuat gambaran untuk mengevaluasi dan menaikkan kinerja karyawan.

Didukung dengan pengelolaan bisnis yang efektif, akan membantu peningkatan omzet penjualan sekaligus menekan biaya yang dikeluarkan. 

Sekarang Anda sudah lebih paham tentang cara menghitung omset/omzet yang juga diterima sampai akhir tahun bukan?

Untuk mendapatkan angka pasti sebuah omzet, Anda dapat melihatnya melalui laporan keuangan.

Dari laporan keuangan juga, sebuah perusahaan bisa mengatur langkah atau strategi selanjutnya untuk perkembangan perusahaan.

Kini, Anda dapat membuat laporan keuangan dengan mudah menggunakan software akuntansi, seperti software akuntansi bisnis ritel.

Jurnal sebagai software akuntansi online dapat membantu Anda membuat laporan keuangan secara lengkap dengan mudah, cepat, aman, dan nyaman.

Hanya dengan memasukkan seluruh transaksi keuangan ke dalam Jurnal, Anda akan dapat melihat secara realtime kondisi keuangan perusahaan Anda.

Temukan info lebih lanjut mengenai Jurnal dan daftarkan bisnis Anda sekarang juga untuk nikmati free trial hingga 14 hari.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Itulah penjelasan mengenai cara menghitung omset/omzet yang bisa diterima sampai akhir tahun dan contoh perhitungan omset. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat.

Ikuti media sosial Jurnal untuk informasi lainnya tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

 

Kategori : Keuangan

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo