Tips Tingkatkan Penjualan dengan Product Packaging

Steve jobs pernah mengatakan, “Telur Ayam adalah Kemasan terbaik yang pernah tercipta di bumi ini” dan menggunakan telur ayam sebagai konsep packaging yang Ia terapkan pada produknya, Apple. Analogi telur ayam yang dikatakan oleh Steve Jobs cukup menjelaskan ciri-ciri product packaging yang baik; Kuat, bentuk yang indah, mudah dibawa, dan juga bentuknya yang ergonomis.

Sejatinya packaging sangat mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sebuah produk. Salah satu evolusi packaging paling berhasil yang pernah terjadi adalah yang dilakukan oleh Coca-Cola. Saat itu, Coca-Cola membuat kemasan terbatas pada perayaan tertentu sehingga saat itu penjualan naik dan memimpin dalam persaingan minuman bersoda di Amerika Serikat.

Kemasan produk juga tidak hanya memberikan nilai jual, namun juga menjadi pembeda dan memperkuat brand sebuah produk. Jurnal, memiliki tips bagi Anda bagaimana product packaging seharusnya dibuat agar dapat meningkatkan penjualan dan juga menguatkan brand Anda.

Berkampanye dengan Ramah Lingkungan

Post-Consumer Recycled Packaging adalah kemasan yang menggunakan bahan-bahan daur ulang. Saat ini penggunaan Post-Consumer Recycled Packaging adalah penggunaan packaging yang ramah lingkungan. Banyak saat ini komunitas-komunitas masyarakat yang memperhatikan atau memutusukan untuk membeli sesuatu karena dampaknya terhadap lingkungan. Anda dapat memanfaatkan tren ini untuk diterapkan pada kemasan produk Anda.

Storytelling Melalui Kemasan

Storytelling pada kemasan saat ini sudah banyak digunakan oleh beberapa produsen terutama produsen minuman. Misalnya saja produk kopi, Anda dapat menyusun kata-kata pendek pada kemasan dan dapat menyampaikan suatu cerita dan pesan kepada konsumen misalnya, “ora ngopi, ora urip, wis ngopi saiki?”

Atau Anda dapat membuat komik panel atau quotes pendek pada kemasan yang lebih besar misalnya kemasan baju, kemeja, jaket, pizza, atau kemasan yang lebih besar lainnya.

Buat Kemasan Menjadi Lebih Berguna

Salah satu hal penting dalam membuat kemasan adalah tidak cukup sekali pakai kemudian dibuang. Berikanlah nilai lebih pada kemasan. Buat kemasan yang dapat digunakan untuk keperluan lain, misalnya menyimpan barang-barang atau tas belanja.

Nilai guna juga dapat dilihat dari ketahanan kemasan tersebut. Jika ingin kemasan memiliki nilai guna buatlah kemasan dengan bahan yang tahan lama. Namun ingat! Harus tetap mementingkan nilai-nilai lingkungan juga, ya!

Perhatikan Desain

Desain juga menjadi elemen penting dalam membuat kemasan. Desain juga perlu memperhatikan dua hal: komunikasi dan visual.

Desain product-packaging yang baik adalah mampu mengkomunikasikan pesan baik desain bentuk, visi produk, dan juga nilai guna produk dengan desain yang baik. Desain yang baik juga dapat memberikan visual yang esetitis dengan menyesuaikan visi produk, target produk, dan juga segmen produk.

Membuat paket juga harus menyesuaikan warna. Warna biasanya juga bagian dari identitas perusahaan selain logo. Jika Anda menerapkan warna pesaing, Hal itu akan mempengaruhi penjualan.

Mengemas Sebuah Apel dengan Sekantung Besar?

Pertanyaan di atas mungkin pertanyaan yang cukup bodoh. Sekali lagi, kemasan harus ergonomis, artinya menyesuaikan dengan produk dan mudah dibawa oleh konsumen. Kemasan selain harus dapat melindungi produk, kemasan juga harus dapat memudahkan. Baik penjual dan pembeli dapat dengan mudah membawa produk tersebut.

Kemasan juga mempengaruhi kecepatan produksi. Jika Anda membuat kemasan produk yang jelimet, mungkin akan menghambat produksi dan mempengaruhi juga pada penjualan.

Baca juga: Pengaruh Kemasan pada Kebersihan Produk

Sesuaikan dengan Kelas Produk

Kemasan juga harus menyesuaikan kelas produk. Misalnya Anda membuat produk premium, sesuaikan desain dan juga nilai kemasan sesuai produknya seperti: penggunaan bahan yang mewah, desain yang mewah, dan juga sedikit lebih mahal.

Seperti yang telah dikatakan di atas, bahwa packaging produk yang baik, akan memberikan info produk secara baik kepada konsumennya. Selain meningkatkan kepercayaan, ini juga dapat menjadi jaminan kepada konsumen tentang keamanan bahan produk yang digunakan.

Setelah mengetahui beberapa tips packaging produk yang baik di atas, tentunya saat ini Anda sudah mendapat gambaran tentang desain packaging yang ingin Anda gunakan untuk produk yang Anda miliki. Perlu diingat bahwa packaging yang bagus, tidak harus mahal namun harus cukup memiliki banyak fungsi dan manfaat sehingga menghemat pengeluaran. Buatlah sebuah packaging produk yang sesuai dengan kemampuan keuangan usaha dengan memenuhi ciri- ciri packaging yang baik di atas. Kenali kemampuan keuangan usaha dalam membiayai sebuah packaging produk melalui perhitungan dan laporan keuangan yang dimiliki secara cepat, mudah, dan instan dengan bantuan Jurnal software akuntansi online di sini.

[adrotate banner=”20″]


PUBLISHED15 Feb 2020
Hafidh
Hafidh

SHARE THIS ARTICLE: