Apa itu Amnesti Pajak dan Manfaatnya untuk Masyarakat?

Pengertian amnesti merupakan adopsi dari Bahasa Yunani yaitu amnestia.  Artinya adalah suatu pernyataan terhadap orang banyak yang terlibat dalam tindak pidana untuk meniadakan akibat hukum pidana yang timbul dari tindak pidana tersebut. Amnesti diberikan kepada orang-orang yang sudah ataupun yang belum dijatuhi hukuman. Yang sudah ataupun yang belum diadakan pengusutan atau pemeriksaan terhadap tindak pidana tersebut. Amnesti adalah sebuah tindakan hukum yang mengembalikan status tak bersalah kepada orang yang sudah dinyatakan bersalah secara hukum sebelumnya.

Menurut KBBI pengertian dari amnesti adalah pengampunan atau penghapusan hukuman yang diberikan oleh kepala negara kepada seseorang atau sekelompok orang yang melakukan tindak pidana tertentu. Amnesti merupakan hak prerogatif Presiden dalam tatanan yudikatif. Sebagai contoh pemberian bentuk amnesti yang pernah diberikan oleh suatu negara adalah amnesti pajak.

Amnesti pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan. Caranya dengan mengungkap harta dan membayar uang tebusan sebagaimana diatur dalam UU Pengampunan Pajak. Kewajiban perpajakan yang mendapatkan pengampunan pajak terdiri atas kewajiban Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penjualan atas BArang Mewah (PPnBM).

Manfaat Adanya Amnesti Pajak Bagi Masyarakat

Perkembangan Seputar Pemberlakuan Amnesti Pajak di Indonesia

Tujuan dari pengampunan pajak adalah untuk menghasilkan penerimaan pajak yang belum atau kurang bayar. Selain itu, dengan adanya amnesti pajak diharapkan wajib pajak menjadi lebih taat pajak, dan pengawasan terhadap kekayaan pribadi menjadi lebih efektif dan akurat. Keberadaan dari amnesti pajak ini dirasakan sangat penting bagi masyarakat. Ada beberapa manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat dengan adanya amnesti pajak ini. Berikut ini beberapa manfaat yang didapatkan dari adanya amnesti pajak:

Penghapusan Pajak Terutang

Maksudnya adalah penghapusan pajak terutang yang belum diterbitkan ketetapan pajak. Selanjutnya tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan tidak dikenai sanksi pidana di bidang perpajakan. Dalam penjelasan lebih singkat, utang pajak Anda akan dihapus oleh pemerintah.

Bebas Pemeriksaan

Setiap pelaporan yang Anda lakukan tidak akan melalui pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan. Jadi Anda bisa melakukan pelaporan tanpa harus takut.

Penghapusan Sanksi Administrasi

Bila Anda telat membayar pajak, Anda akan dikenakan denda. Namun bila mengikuti amnesti pajak hal itu tidak akan berlaku. Anda tidak akan dikenakan sanksi administrasi.

Pembebasan PPh

Anda juga akan mendapat pembebasan PPh (Pajak Penghasilan) untuk balik nama harta tambahan. Jadi, seperti Anda membeli rumah memakai nama orang lain, Dengan amnesti pajak, Anda akan terbebas dari PPh.

Mudah Mendapat Akses Layanan Perbankan

Selain terhindar dari masalah yang terkait dengan sanksi dan denda pajak, ada satu lagi keuntungan yang bisa didapatkan, yaitu mendapat kemudahan untuk mengakses layanan kredit Bank. Kredit ini sendiri berlaku untuk pengajuan kartu kredit, kredit kendaraan, deposito, dan layanan perbankan lain yang rata-rata mensyaratkan kepemilikan NPWP. Dengan laporan pajak yang lengkap, tentu Bank akan lebih yakin untuk memberi Anda pinjaman. Khusus untuk pengguna kartu kredit, peraturan amnesti pajak telah membuat adanya penundaan pelaporan data transaksi kartu kredit yang dilakukan oleh bank penerbit kartu kredit. 

Kelemahan Amnesti Pajak

Program amnesti pajak ini dikatakan tidak memberi keuntungan bagi wajib pajak yang selalu taat membayar pajak sesuai dengan ketentuan. Mereka yang kontra merasa program ini kurang efektif untuk mengembalikan penghasilan negara dari sektor pajak. Melainkan justru memberikan kesan pemerintah yang putus asa terhadap banyaknya wajib pajak yang nakal.

Dikhawatirkan Tidak Berjalan Secara Konsisten

Belum ada kejelasan mengenai kewajiban bagi wajib pajak untuk menempatkan kekayaannya di dalam negeri. Kemungkinan besar individu-individu yang meminta amnesti pajak akan menyembunyikan kembali kekayaan mereka di luar negeri ketika manfaat pengampunan pajak tak lagi di berikan. Hal ini menyebabkan amnesti pajak dapat berjalan secara tidak konsisten atau tidak sesuai dengan peraturan awal.

Hanya Memberi Karpet Merah Bagi Koruptor

Forum yang dilakukan di Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mengatakan amnesti pajak dalam RAPBNP 2016 bukan untuk masyarakat. Melainkan hanya untuk kepentingan pengusaha saja yang memiliki dana besar di luar negeri. Amnesti pajak hanya dijadikan bahasa kampanye oleh politisi untuk memuluskan proyek swasta. Hal ini hanya akan menjadikan karpet merah untuk para koruptor dan konglomerat yang mendapat keuntungan di Indonesia. 

Dianggap Mencederai Asas Keadilan

Amnesti pajak dianggap mencenderai keadilan bagi masyarakat yang selama ini patuh membayar pajak. Apalagi pada tahun 1964 dan 1984 amnesti pajak berjalan tidak efektif karena minimnya ketersediaan data perpajakan. Di sisi lain, pengampunan pajak diharapkan menjadi terobosan kebijakan yang dapat memberikan manfaat bagi Wajib Pajak. Pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat meningkat melalui repatriasi aset. Dengan adanya likuiditas domestik, penurunan suku bunga, peningkatan nilai tukar rupiah, serta peningkatan investasi.  

Sebagai pengusaha, Anda dapat mulai melaporkan pajak Anda agar terhindar dari masalah hukum. Perhitungan dan pembayaran dapat dengan mudah Anda lakukan dengan memanfaatkan laporan keuangan yang valid. Melalui laporan keuangan perusahaan Anda dapat mengetahui besaran pajak yang harus disetorkan. Sehingga laporan pajak setiap tahun dapat dilakukan dengan mudah. Anda bisa lebih mudah melakukan perhitungan dalam pembayaran dengan memiliki laporan keuangan yang tepat. Jurnal adalah software akuntansi online yang membantu membuat laporan keuangan secara detail dan tepat. Dengan laporan keuangan, Anda dapat mengetahui berapa pajak yang harus Anda bayar dengan tepat. Sehingga perusahaan dapat melakukan pelaporan pajak tiap tahunnya. Untuk info lebih lanjut tentang Jurnal, silakan klik di sini.


PUBLISHED25 Jan 2019
Dina Amalia
Dina Amalia

SHARE THIS ARTICLE: