4 Tips Bisnis Kedai Kopi Agar Bisa Bertahan saat PSBB

Bisnis kedai kopi adalah salah satu yang merasakan dilema karena adanya imbauan PSBB guna menekan angka penyebaran Virus Corona. Jika biasanya kafe atau coffee shop dipenuhi oleh para pengunjung, kini tampak sepi dan hanya terlihat beberapa pegawai serta barista saja yang berjaga. Di beberapa wilayah, sejumlah kedai kopi pun mulai tutup dan tidak melayani pembeli. Namun, ada juga yang masih tetap buka, tapi hanya melayani pemesanan take away dan delivery saja. 

Di masa pandemi ini tentunya banyak orang yang memilih untuk mengurangi kegiatan di luar rumah serta membatasi interaksi dengan orang lain atau disebut dengan istilah social distancing. Cara ini dipercaya dapat mencegah penyebaran Virus Corona. Namun, di sisi lain, bisnis kopi lokal berusaha keras untuk mempertahankan kelangsungan bisnis mereka di tengah wabah yang melanda. 

 Cara Bisnis Kopi Bertahan di Tengah PSBB 

Tips dan Strategi Menentukan Biaya Pengiriman

Pengunjung yang berkurang tentunya berdampak pada penghasilan setiap coffee shop. Imbauan social distancing dan PSBB pun sudah dikeluarkan sehingga mau tidak mau para pemilik usaha harus mengambil langkah demi menyelamatkan usahanya. Demi meningkatkan atau setidaknya mempertahankan penjualan saat masa pandemi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para pemilik usaha. Apa sajakah?

1. Menyediakan Layanan Delivery dan Take-Away 

Demi memutus penyebaran Virus Corona, pemerintah daerah atau pusat sudah menerapkan aturan ketat terkait pembatasan sosial di tempat umum. Oleh karena itu, para pengusaha juga harus mengadaptasikan peraturan tersebut dengan usahanya. Jika biasanya pengunjung bisa menyantap hidangan di tempat, kini para pemilik usaha kuliner dan kedai kopi sebaiknya menyediakan layanan take-away (dibawa pulang) saja. Selain itu, layanan delivery juga disarankan sehingga usaha Anda tetap bisa memberikan penghasilan. 

2. Menempelkan kartu pengecekan suhu tubuh pada pembungkus makanan 

Jasa delivery memang menjadi salah satu alternatif bagi para pemilik usaha coffee shop. Namun ternyata, tidak sedikit orang yang merasa khawatir memesan makanan dari luar. Oleh karena itu sebagai pemilik usaha, Anda bisa memberikan rasa aman terhadap para pelanggan, salah satunya dengan menempelkan kartu cek suhu tubuh pada pembungkus makanan yang berisi nama karyawan yang membuat, menyajikan, serta mengirimkan makanan lengkap dengan suhu tubuh masing-masing. Cara ini akan memberi rasa aman kepada pelanggan bahwa karyawan yang menyajikan makanan berada dalam kondisi sehat. 

3. Menerapkan pengiriman dengan membatasi kontak langsung

Satu hal yang juga perlu Anda terapkan terhadap bisnis Anda selama masa PSBB ini adalah membatasi kontak langsung saat melakukan pengiriman makanan kepada pelanggan. Saat kurir datang, sebaiknya bukalah tas atau cargo, lalu letakkan makanan di tempat yang telah disediakan oleh pelanggan. Kemudian, kurir bisa melangkah mundur beberapa meter dan pelanggan dapat memeriksa pesanannya. Cara ini dapat diterapkan dan sangat efektif karena dapat mencegah penyerahan dari tangan ke tangan demi meminimalkan risiko penyebaran Covid-19. 

4. Menyediakan stok kopi 1 liter untuk dikonsumsi di rumah

Tidak sedikit pemilik coffee shop yang berinovasi dengan menyediakan stok kopi 1 liter dalam bentuk botol. Hal ini dianggap lebih efisien dan praktis karena pelanggan bisa melakukan sekali pembelian untuk bisa dikonsumsi berkali-kali. Selain itu, cara ini juga dianggap lebih hemat. 

Baca juga :  Jurnal Entrepreneur by Kopi Chuseyo & Cara Unik Kopi Chuseyo Dongkrak Bisnis

Kesimpulan 

Di tengah pemberlakuan PSBB sekarang ini, bisnis kopi dan F&B lainnya masih memiliki harapan untuk bertahan karena usaha yang berkaitan dengan sektor pangan masih tetap diperbolehkan untuk beroperasi, meskipun dengan beberapa syarat seperti pelanggan tidak boleh makan di tempat. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah tetap menerapkan prosedur kesehatan.

Untuk membantu bisnis kedai kopi Anda lebih praktis di masa PSBB atau pandemi, Anda bisa menggunakan software akuntansi online untuk mengelola penggajian serta administrasi karyawan. Jurnal hadir sebagai software keuangan yang bisa diakses di mana pun dan kapan pun. 

Berbasis cloud, Jurnal dapat menghitung gaji karyawan atau stok persediaan barang dengan cepat dan akurat. Dibekali dengan fitur-fitur lengkap yang akan memudahkan pekerjaan Anda sehingga bisa menjadi pilihan tepat sebagai aplikasi di masa pandemi.  Cari tahu selengkapnya mengenai produk Jurnal di website Jurnal atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Jurnal secara langsung.

apa itu social distancing dan strategi bisnis


PUBLISHED04 May 2020
Dewi Maharani Indah Reswari
Dewi Maharani Indah Reswari

SHARE THIS ARTICLE: