Menikmati kopi menjadi suatu tradisi bagi masyarakat Indonesia mulai dari masyarakat pedesaan hingga perkotaan. Budaya minum kopi dimulai dari kalangan remaja, mahasiswa, pegawai kantoran, pekerja berat dan lain-lain. Hal inilah yang tentunya membuka peluang besar untuk Anda yang ingin berbisnis kopi. Untuk memulai bisnis kopi Anda bisa memulainya dengan membuka coffee shop. Meski terlihat sepele kedai kopi bisa menghasilkan omzet yang luar biasa.

Misalkan, kita ambil contoh coffee shop di daerah Ibu Kota Jakarta. Harga biji kopi arabica green been (masih hijau, belum dipanggang) yang langsung dibeli di petani harganya hanya Rp80.000/Kg, dan apabila sudah di-roasted (panggang) harga kopi bubuk bisa mancapai Rp250.000-300.000. Sedangkan harga 1 cangkir kopi arabica paling murah saja dijual seharga Rp15.000 per cangkir. Dari 1 kg bubuk kopi tersebut bisa dibuat sekitar 50 cangkir lebih. Jadi keuntungan bersih dari 1 kg kopi bubuk arabica bisa mencapai Rp.500.000. Selain keuntungan yang besar, ada beberapa alasan lagi kenapa bisnis coffee shop menjadi salah satu peluang bisnis yang baik. Di bawah ini akan kami jelaskan beberapa alasan memulai bisnis coffee shop.

 

Memiliki Pasar Luas

Seperti yang telah Anda ketahui, bisnis coffee shop ini memiliki pasar yang sangat luas. Di mana, semua kalangan dari kelas bawah hingga atas, usia remaja hingga dewasa, dapat dipastikan menyukai kopi. Hal inilah yang membuat bisnis ini dapat meraih keuntungan besar. Namun, untuk meraup untung yang besar, Anda juga harus menyediakan kopi yang nikmat dan memilih tempat yang nyaman, harga terjangkau, serta pelayanan yang baik.

 

Omzet Harian Mudah Didapat

Berbeda dengan bisnis lainnya, bisnis coffee shop memungkinkan Anda untuk mendapat keuntungan atau omzet per hari. Di mana, omzet ini akan meningkat ketika hari libur seperti weekend dan hari libur sekolah atau nasional. Bukan hanya itu, kebiasaan meminum kopi di pagi hari juga memungkinkan Anda untuk meraih omzet harian yang lebih besar dibanding bisnis lainnya.

 

Hanya Membutuhkan Menu Sederhana

Tidak seperti bisnis kuliner yang lain, jika Anda ingin memulai bisnis coffee shop, Anda harus bisa menawarkan menu sederhana yang dikemas secara unik dan modern. Hal ini dilakukan untuk menarik minat konsumen, seperti menu kopi yang dicampur dengan cappuccino, green tea, moka, milk shake, dan lainnya. Anda juga bisa menyajikan makanan ringan yang bisa mendampingi konsumen Anda saat sedang meminum kopi, misalnya dengan menjual french fries, burger, cake, dan makanan ringan lainnya.

 

Hanya Memerlukan Tempat Nyaman

Tidak perlu menyediakan bangunan coffee shop yang rumit dan terlalu banyak ornamen. Cobalah untuk menyediakan tempat yang membuat pengunjung nyaman dan berada di lokasi yang strategis. Karena, saat ini tren masyarakat Indonesia adalah menikmati kuliner di tempat sederhana. Berikan unsur yang membuat mereka nyaman minum kopi senyaman mereka minum kopi di rumah. Anda juga bisa memberikan fasilitas seperti WiFi gratis, colokan listrik, dan sebagainya. Hal ini akan memudahkan mereka yang ingin menikmati kopi sekaligus bekerja.

Dari sini Anda pasti sudah melihat betapa menjanjikanya bisnis coffee shop. Namun, meski menjanjikan keuntungan yang cukup besar, Anda juga harus terus memerhatikan keuangan bisnis. Jangan sampai keuntungan yang Anda dapatkan tidak dapat tercatat dengan benar. Hal ini tentu dapat membuat bisnis Anda merugi. Catat semua kebutuhan dan keuntungan bisnis Anda melalui software akuntansi online Jurnal. Dengan Jurnal, Anda dapat mengetahui berapa jumlah keuntungan yang Anda dapat secara tepat dan realtime. Anda juga dapat mengetahui kemana keuangan bisnis Anda datang dan pergi. Temukan info lebih lanjut mengenai Jurnal di sini.