Perkembangan dan Klasifikasi Akuntansi Internasional

Pahami apa yang dimaksud dengan akuntansi internasional, fungsi, jenis klasifikasi, dan bagaimana perkembangannya di Indonesia? Baca selengkapnya di  Blog Mekari Jurnal.

Ketika sebuah perusahaan terlibat dalam transaksi yang sifatnya melibatkan negara lain seperti kegiatan ekspor dan impor atau ingin membuka cabang di luar negeri, maka perusahaan tersebut harus menggunakan standar tunggal akuntansi internasional.

Akuntansi internasional berisi tentang prinsip akuntansi antar negara yang berbeda dan penyelarasan berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing, dan bidang akuntansi lainnya.

Hal ini dimaksudkan agar perusahaan-perusahaan yang terlibat untuk memperoleh penilaian yang transparan dan juga jelas.

Selain itu, perusahaan yang ingin mendirikan cabang di luar negeri membutuhkan lisensi untuk beroperasi di mana salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah accounting system dengan standar internasional.

software akuntansi online terpercaya

Pengertian Akuntansi Internasional

Akuntansi internasional adalah  jenis akuntansi yang memuat transaksi antar negara dengan membandingkan prinsip akuntansi yang berlaku di negara-negara lain dan mengharmonisasikan standar akuntansi di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, pedoman yang digunakan dalam akuntansi internasional adalah IFRS (International Financial Reporting Standard) dan GAAP (Generally Accepted Accounting Principles).

Perbedaan antara kedua standar ini lebih ke aran penyusunan laporan keuangan, di mana IFRS menggunakan prinsip principle-based, sedangkan GAAP menggunakan prinsip rule-based.

Fungsi Akuntansi Internasional

Akuntasi internasional memiliki beberapa fungsi seperti:

  • Mendahulukan kepentingan umum terutama dalam kegiatan transaksi yang dilakukan antar negara atau internasional.
  • Membentuk set standar akuntansi yang berkualitas tinggi dan transparan.
  • Membantu dalam membuat keputusan atas kebijakan ekonomi berskala internasional.
  • Memudahkan kegiatan bisnis antar negara seperti dalam hal ekspor dan impor.

Konsep Akuntansi Internasional

Secara garis besar, akuntansi internasional memiliki tiga konsep utama yaitu adalah sebagai berikut:

  • Parent-foreign subsidiary accounting. Sebagai alat untuk menyesuaikan laporan keuangan perusahaan induk dengan cabang yang berada pada negara berbeda.
  • Comparative. Sebagai dasar perbandingan atas perbedaan standar akuntansi di setiap negara mencakup pengakuan, penilaian, dan penyajian.
  • Universal. Sebagai harmonisasi yang menyatukan titik temu dari perbedaan-perbedaan standar akuntansi di tiap negara.

Perkembangan Akuntansi Internasional

4 Alasan Produk Luar Negeri Lebih Diminati

Ada 8 faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi internasional, yaitu adalah:

1. Sumber Dana

Untuk negara-negara yang memiliki pasar ekuitas yang kuat, fokus dari akuntansi adalah bagaimana perusahaan dapat menghasilkan profit.

Selain itu akuntansi juga dirancang untuk menganalisa arus kas di masa depan serta mempertimbangkan resiko-resiko terkait yang kemungkinan terjadi di masa depan.

Tetapi jika sistem pendanaan berbasis dengan kredit terutama sumbernya adalah bank, fokus dari akuntansi adalah melindungi kreditor dengan menggunakan perhitungan akuntansi.

2. Sistem Hukum

Ada 2 orientasi dasar hukum yaitu hukum kode dan hukum kasus. Untuk negara-negara yang menerapkan sistem hukum kode, hukum adalah 1 kelompok lengkap yang mencakup ketentuan dan prosedur.

Aturan akuntansi internasional di negara tersebut juga sudah diatur sebagai hukum nasional yang lengkap.

Sedangkan untuk negara dengan hukum kasus, hukum dibuat berdasarkan kasus yang berkembang sehingga tidak ada usaha untuk mengatur secara hukum yang lengkap.

Baca juga: 5 Manfaat Akuntansi dalam Perkembangan Usaha

3. Perpajakan

Banyak negara yang mengatur pajak secara efektif dengan menentukan standar karena perusahaan harus menghitung pendapatan dan beban pajak yang perlu dibayarkan.

Namun, ketika akuntansi keuangan dan pajak terpisah, kadang-kadang aturan pajak mengharuskan penerapan prinsip akuntansi tertentu, yang berbeda dengan prinsip akuntansi keuangan.

4. Ikatan Politik dan Ekonomi

Banyak Negara berkembang yang menerapkan system akuntansi yang dikembangkan oleh bangsa lain, entah karena paksaan ataupun karena keinginan sendiri.

Seperti contoh sistem pembukuan atau double entry yang berawal di Italia kemudian menyebar di Eropa; Inggris mengekspor akuntan dan konsep akuntansi di seluruh wilayah kekuasaannya; pendudukan jerman pada saat PD II menyebabkan Perancis menerapkan plan comptable. USA memaksa rezim pengatur akuntansi bergaya USA di Jepang pada saat PD II.

5. Inflasi

Inflasi yang terjadi pada suatu negara dapat menyebabkan perubahan terhadap akuntansi biaya yang diterapkan, sehingga menyebabkan distorsi terhadap akuntansi biaya historis dan mempengaruhi kecenderungan (tendensi) suatu negara untuk menerapkan perubahan terhadap akun-akun perusahaan.

6. Perkembangan Ekonomi

Tingkat perkembangan ekonomi suatu negara mempengaruhi jenis transaksi usaha yang dilaksanakan.

Masalah akuntansi seperti penilaian aktiva tetap dan pencatatan depresiasi yang sangat relevan dalam sektor manufaktur menjadi semakin kurang penting.

7. Tingkat pendidikan

Tingkat pendidikan suatu negara juga sangat mempengaruhi akuntansi yang diterapkan. Standar praktik akuntansi  internasional yang sudah diterapkan dan merupakan hal yang sangat penting akan menjadi tidak berguna jika disalahgunakan.

8. Budaya

Ada 4 dimensi budaya nasional menurut Hostede yaitu individualisme, jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian, dan maskulinitas.

Faktor-faktor tersebut sangat mempengaruhi bagaimana akuntansi bisa bekerja dengan optimal dan memberikan hasil yang bermanfaat pula. Setiap faktor dapat membuat perubahan tentang akuntansi internasional yang berlaku di tiap negara. Memahami setiap faktor yang terjadi di dalam satu negara bisa menjadi langkah yang baik untuk proses akuntansi internasional.

Baca juga: Akuntansi Sektor Publik: Pengertian, Tujuan, Jenis dan Praktiknya

Klasifikasi Akuntansi Internasional

sejarah akuntansi

Untuk mengkasifikasi akuntansi yang satu ini, dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:

  1. Pertama, yaitu pertimbangan sesuai dengan pengetahuan, intuisi, dan pengalaman. Klasifikasi ini dilakukan dengan memahami kondisi yang sedang terjadi dan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi proses akuntansi internasional
  2. Kedua, klasifikasi dengan akuntansi internasional dengan cara empiris. Berbeda dengan poin klasifikasi yang pertama, klasifikasi empiris dilakukan dengan melakukan pembandingan antara data prinsip dan data praktik akuntansi yang ada di seluruh dunia. Dengan adanya basis data yang lengkap, diharapkan agar bisa membantu proses pengambilan keputusan yang berhubungan dengan akuntansi internasional

Klasifikasi akuntansi internasional memiliki tujuan untuk mengelompokkan sistem akuntansi berdasarkan karakteristik khususnya.

Klasifikasi tersebut dapat digunakan untuk kelompok-kelompok tertentu yang sesuai dengan karakteristik yang ada sehingga pengambilan keputusan tentang akuntansi internasional juga lebih mudah dan tepat.

Dengan adanya klasifikasi tersebut, diharapkan akuntan bisa melihat lebih jelas solusi yang perlu diberikan tanpa terjadi konflik atau kesalahan fatal.

Baca juga: Chart Of Account: Mempelajari Klasifikasi Sistem Kode Akun Akuntansi

Perbedaan Akuntansi Internasional dengan Akuntansi Lain

Ada lima perbedaan akuntansi internasional dengan akuntansi lainnya seperti:

  1. Biasanya yang dilaporkan adalah perusahaan multinasional.
  2. Kegiatan transaksi yang dilakukan melintasi batas negara, atau antar negara.
  3. Laporan ditujukan pada para pengguna yang berada di negara lain.
  4. Adanya perpajakan internasional.
  5. Adanya transaksi internasional.

Gunakan Software Mekari Jurnal untuk Pencatatan Keuangan Lebih Akurat

Proses akuntansi perusahaan adalah hal yang sangat penting dan krusial, Anda tidak bisa lalai dalam hal ini. Untuk mempermudah , Anda bisa menggunakan software akuntansi.

Bagi Anda yang memiliki usaha, akuntansi perusahaan dengan cara manual akan sangat memusingkan. Anda dapat menggunakan Jurnal sebagai alat otomasi keuangan Anda.

Jurnal adalah software keuangan dan accounting program yang dapat mencatat laporan keuangan Anda secara otomatis. Ketahui produk unggulan Jurnal dan coba free trial Jurnal selama 14 hari sekarang juga.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Itulah pengertian tentang akuntansi internasional dan penjelasannya. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo