Sebagai pemilik  perusahaan properti atau real-estate, Anda tentu perlu mengetahui segala sesuatu terkait kondisi keuangan perusahaan. Merekrut atau berkonsultasi dengan manajer properti yang tepat akan membantu Anda memelihara dan meningkatkan nilai aset properti Anda. Ditambah manajer properti akan memberikan laporan keuangan perusahaan properti yang akurat dan terperinci sehingga Anda dapat merealisasikan tujuan keuangan perusahaan properti Anda.

Di dalam dunia manajemen keuangan, segala biaya yang dirasa tidak diperlukan untuk kegiatan operasional perusahaan perlu dipangkas. Sebisa mungkin, lacak segala biaya yang tidak secara efektif membantu kegiatan operasional perusahaan. Karena Anda harus mengambil keuntungan penuh dari aliran pendapatan yang berasal dari hasil sewa properti Tentunya data yang Anda butuhkan untuk merealisasikan hal-hal tersebut berada di salah satu komponen Laporan Keuangan, yaitu Laporan Laba Rugi dan Arus Kas. Ketika tugas tersebut dilakukan dengan benar, potensi pendapatan perusahaan properti Anda akan termaksimalkan. Berikut adalah enam jenis Laporan Keuangan yang harus disediakan oleh manajer properti Anda setiap bulannya:

Laporan Neraca (Laporan Posisi Keuangan)

Laporan Keuangan yang Harus Dipersiapkan Manajer Perusahaan Properti Ini adalah bentuk laporan yang berisi ringkasan Aset, Kewajiban, dan Ekuitas pemilik. Sekilas, Anda akan melihat saldo kas, jumlah investasi properti baik yang terselesaikan atau masih dalam proses pembangunan, uang jaminan yang dipegang, jumlah utang dari Financial Lease, pendapatan dari deposit pelanggan, dan banyak lagi.

Berikut adalah contoh Laporan Neraca perusahaan properti yang bernama PT Aksal

PT AKSAL

LAPORAN NERACA

Untuk Tahun Yang Berakhir Desember 2017 dan 2018

(Angka Disajikan Dalam Juta Rupiah)

2018 2017
(Rp) (Rp)
Aset
Aset Tetap
Goodwill 4.000 0
Investasi Properti yang Terselesaikan 453.000 400.000
Investasi Properti Masih Dalam Pembangunan 35.000 28.250
Pajak Aset Ditangguhkan 0 2.750
Total Aset Tetap 492.000 431.000
Aset Lancar
Peralatan Properti 9.000 7.000
Piutang dan DP Properti 25.000 30.000
Kas dan Setara Kas 73.000 32.000
Total Aset Lancar 107.000 69.000
Total Aset 599.000 500.000
Liabilitas dan Ekuitas
Ekuitas
Saham Biasa 200.000 100.000
Laba Ditahan 60.000 55.000
Total Equitas 260.000 155.000
Liabilitas Jangka Panjang
Bunga Pinjaman 300.000 100.000
Pendapatan Ditangguhkan – Deposit dari Penyewa 70.000 80.000
Utang dari Financial Lease 30.000 20.000
Utang Pajak Ditangguhkan 4.500 3.000
Total Liabilitas Jangka Panjang 404.500 203.000
Liabilitas Lancar
Utang Usaha Lainnya 20.000 22.000
Utang PPh 19.000 20.000
Total Liabilitas Lancar 39.000 42.000
Total Liabilitas  339.000 142.000
Total Liabilitas dan Ekuitas 599.000 500.000

Laporan Laba Rugi

Laporan Keuangan yang Harus Dipersiapkan Manajer Perusahaan PropertiLaporan ini harus memiliki rincian dari jumlah pendapatan dan pengeluaran bulanan. Lalu sandingkan dengan Laporan Anggaran yang Anda buat untuk melihat kinerja keuangan perusahaan properti Anda. Ketika dibuat dan digunakan dengan benar, Laporan Anggaran adalah pedoman untuk pengoperasian aset Anda. Anda harus mengharapkan performa Laporan Laba Rugi perusahaan properti sesuai dengan Laporan Anggaran itu. Dengan membandingkan angka aktual dari Laporan Laba Rugi dengan angka di Laporan Anggaran akan membantu Anda mencapai tujuan keuangan perusahaan properti Anda.

Berikut adalah contoh Laporan Laba Rugi dari nama perusahaan yang sama dengan sebelumnya:

PT AKSAL

LAPORAN LABA RUGI

Per 31 Desember 2018

(Dalam Juta Rupiah)

Pendapatan
Pendapatan dari Penjualan Properti 52.000
Total Pendapatan 52.000
   Total Cost of Sales 31200
Laba Kotor 20800
Biaya Administrasi
Biaya Asuransi 500
Komisi Pemasaran 600
Fee Hukum dan Administrasi 500
Fee Manajemen 13.000
Biaya Maintenance 1.500
Biaya Overhead
Biaya Jasa Akuntan 1.000
Biaya Sewa Kantor 800
Biaya Utilitas 480
Total Biaya-Biaya 18.380
Laba Bersih Sebelum Pajak 1.020
Biaya Pajak 700
Laba Bersih 320

Buku Besar (General Ledger)

Laporan Keuangan yang Harus Dipersiapkan Manajer Perusahaan PropertiBuku Besar memberikan informasi terperinci dari tiap transaksi akun yang menghasilkan jumlah total yang tercermin pada Laporan Neraca dan Laporan Laba Rugi. Setiap entri harus dimasukkan dengan lengkap dan jelas. Tanyakan kepada manajer Anda jika Anda melihat banyak koreksi di berbagai akun dalam Buku Besar setiap bulannya atau.

Berikut adalah contoh Buku Besar akun Aset Lancar – Peralatan Properti PT AKSAL:

PT AKSAL

GENERAL LEDGER

Tahun 2018

Aset Lancar – Peralatan Properti
Tanggal Tipe Nama Pemasok Catatan Debit Kredit Saldo
25/1/2018 Payment UD. ALAM 200 7200
28/3/2018 Payment 150 7350
30/4/2018 Payment 250 7600
29/6/2018 Payment 300 7900
15/8/2018 payment 120 8020
27/9/2018 Payment 130 8150
31/10/2018 Payment 50 8200
26/11/2018 Payment 300 8500
31/12/2018 Payment 500 9000
Total Aset Lancar – Peralatan Properti 2000 9000

Laporan Akun Utang

Laporan Keuangan yang Harus Dipersiapkan Manajer Perusahaan PropertiLaporan ini harus memberikan informasi semua pembayaran kredit yang dilakukan selama periode pelaporan. Tujuannya adalah untuk memberikan jejak audit yang jelas untuk semua dana yang dipinjam sebagai setiap properti. Di dalam Laporan Akun Utang juga tersedia informasi umur utang Anda. Ini dibutuhkan untuk pengambilan keputusan terkait Arus Kas keluar perusahaan Anda. Cari kreditur yang secara disiplin membuat dan memberikan salinan faktur kepada Anda untuk kemudahan pendataan Laporan Akun Utang.

Berikut contoh Laporan Akun Utang PT AKSAL:

PT AKSAL

LAPORAN AKUN UTANG

Per 31 Desember 2018

(Dalam Juta Rupiah)

Pembayaran Tahun 2018 Term 0-90 Hari Term 91-150 Hari
Kreditur Tanggal Nominal 0-30 31-60 61-90 91-119 120-150 150+ Total Utang
UD JAYA 07/12/18 200 500 800 200 1,500
UD JAYA 15/12/2018 600 200 180 500 120 1,000
UD JAYA 17/12/2018 700 350 300 350 1,000
UD JAYA 29/12/2018 500 270 230 500
Total 620 1,000 1,210 850 200 120 4,000

Laporan Akun Piutang dan Uang Muka (Down Payment) Penyewa

Laporan Keuangan yang Harus Dipersiapkan Manajer Perusahaan PropertiSama seperti Laporan Akun Utang, Laporan Akun Piutang merupakan sub-bagian dari Buku Besar. Laporan ini merincikan masing-masing transaksi akun piutang dan uang muka (Down Payment) (DP) para penyewa yang diringkas dalam Laporan Neraca dan Laporan Laba Rugi.

Berikut adalah contoh Laporan Akun Piutang dan Uang Muka Penyewa

PT AKSAL

LAPORAN AKUN PIUTANG

Per 31 Desember 2018

(Dalam Juta Rupiah)

Pelunasan Tahun 2018 Term 0-90 Hari Term 91-150 Hari
Kreditur Tanggal Nominal 0-30 31-60 61-90 91-119 120-150 150+ Total Piutang dan DP
UD ANGSA 09/12/18 1,500 3,000 3,500 1,500 8,000
UD ANGSA 16/12/2018 500 250 150 500 100 1,000
UD ANGSA 27/12/2018 1,800 300 180 320 200 1,000
UD ANGSA 30/12/2018 1,200 190 310 500
Total 3,300 440 3,830 320 2,310 300 10,500

Salinan Laporan Rekening Koran (Bank Statement) Bulanan

Laporan Keuangan yang Harus Dipersiapkan Manajer Perusahaan PropertiLaporan Ini akan memperkuat pernyataan nominal saldo rekening bank yang tercermin pada Laporan Neraca serta deposito dan debit yang tercermin pada Buku Besar.

Berikut adalah contoh Laporan Rekening Koran Bulanan dari PT AKSAL

PT AKSAL

LAPORAN REKENING KORAN (BANK STATEMENT)

Juni 2018

(Dalam Ribu Rupiah)

Laporan Rekening Koran Bulanan BULAN SALDO AWAL TOTAL DEPOSIT
JUNi Rp 2.525.54 Rp 5.400.00
TAHUN SALDO AKHIR TOTAL PENARIKAN
2018 Rp 6.550.54 Rp 1.375.00
deposits
No. deposit Tanggal Nominal deskripsi status rekonsiliasi
1 3/6/18 Rp 1.500.00 job 1, cekk 1 sudah terekonsiliasi
2 10/6/18 Rp 1.200.00 job 2, check 1 sudah terekonsiliasi
3 15/6/18 Rp 1.500.00 job 1, cek 2 sudah terekonsiliasi
4 25/6/18 Rp 1.200.00 job 2, cek 2 sudah terekonsiliasi
TOTAL $5,400.00
Penarikan
Tipe Tanggal Nominal Kebutuhan status rekonsiliasi
cek 1001 8/6/18 150.00 Biaya Listrik sudah terekonsiliasi
cek 1002 12/6/18 150.00 Biaya Utilitas Lain sudah terekonsiliasi
cek 1003 17/6/18 850.00 mortgage sudah terekonsiliasi
debit 22/6/18 125.00 Lain-Lain sudah terekonsiliasi
ATM 28/6/18 100.00 Kas Kecil sudah terekonsiliasi
TOTAL 1,375.00

Jenis-jenis Laporan Keuangan untuk Perusahaan Properti di atas disediakan oleh manajer properti sehingga Anda, pemilik properti, dapat menghindari pengeluaran dan kerugian yang tidak perlu dan akhirnya Anda akan memegang kendali penuh atas pengelolaan Aset properti Anda. Untuk mempermudah pengelolaan keuangan perusahaan atau bisnis, Anda tentu membutuhkan suatu tool yang selain menunjang efektifitas kinerja bisnis juga mempermudah Anda menyelesaikan pekerjaan terkait keuangan.

Salah satunya Anda bisa mencoba Software Akuntansi Jurnal yang menyediakan fitur-fitur akuntansi lengkap dan komprehensif. Jurnal bisa dipakai oleh segala jenis bisnis, baik bisnis jasa, ritel, manufaktur, sampai bisnis properti. Fitur yang tidak kalah pentingnya adalah Laporan Rekonsiliasi Bank yang menampilkan ringkasan rekonsiliasi bank pada semua akun kas dan bank, serta perubahan saldo kas dan bank yang belum di catat atau identifikasi.