Laporan Keuangan Dipersiapkan Manajer Perusahaan Properti

Sebagai pemilik  perusahaan properti atau real-estate, Anda tentu perlu mengetahui segala sesuatu terkait akuntansi kondisi keuangan bisnis, seperti contoh laporan keuangan, neraca, dan laporan lain pada bisnis properti.

Namun, merekrut atau berkonsultasi dengan manajer properti yang tepat akan membantu Anda memelihara dan meningkatkan nilai aset properti Anda.

Manajer properti akan memberikan laporan keuangan perusahaan properti yang sesuai dengan standar akuntansi yang akurat dan terperinci sehingga Anda dapat merealisasikan tujuan keuangan perusahaan properti Anda.

Laporan Keuangan Perusahaan Properti

Di dalam dunia manajemen keuangan segala biaya yang dirasa tidak diperlukan. Oleh karena itu, untuk kegiatan operasional perusahaan perlu dipangkas.

Oleh karena itu, lacak segala biaya yang tidak secara efektif membantu kegiatan operasional perusahaan.

Selain itu, Anda harus mengambil keuntungan penuh dari aliran pendapatan yang berasal dari hasil sewa properti.

Oleh karena itu, tentunya data yang Anda butuhkan untuk merealisasikan hal-hal tersebut berada di salah satu komponen laporan keuangan perusahaan properti, misalnya laporan laba rugi dan arus kas.

Laporan keuangan perusahaan properti merupakan catatan formal tentang keuangan dari suatu perusahaan. Oleh karena itu, hal ini adalah laporan tertulis yang mengukur kekuatan finansial, kinerja, dan likuiditas perusahaan.

Selain itu, laporan keuangan juga mencerminkan dampak finansial dari transaksi bisnis.

Bentuk laporan keuangan yang utama meliputi bentuk laporan laba-rugi, perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas, yang juga perlu dibuat oleh perusahaan properti.

Oleh karena itu, melalui keempat bentuk laporan keuangan tersebut dapat menganalisa kemajuan sebuah perusahaan.

Kesimpulannya, apakah perusahaan tersebut mengalami perkembangan yang pesat atau mengalami kebangkrutan.

Dalam suatu perusahaan, laporan keuangan adalah hal yang paling penting. Selain itu, banyak perusahaan properti yang belum memiliki laporan keuangan sendiri.

Oleh karena itu, ada banyak faktor yang menyebabkan perusahaan tidak memilikinya.

Dengan kata lain, salah satunya karena mereka tidak mengetahui dengan jelas bagaimana cara menyusun laporan keuangan perusahaan properti dengan benar dan mudah.

Dalam paragraf ini, untuk menyusun laporan keuangan. Dengan kata lain, Anda cukup melakukan proses jurnal transaksi dan mengelompokannya ke dalam buku besar dari masing-masing akun kelompok aktiva, pasiva, dan laba-rugi yang terdiri dari penjualan dan seluruh biaya.

Coba Fitur Laporan Keuangan dan Bisnis untuk keputusan bisnis lebih tepat dan cepat

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Berikut adalah enam jenis laporan keuangan perusahaan yang harus disediakan oleh manajer properti Anda setiap bulannya:

Laporan Neraca (Laporan Posisi Keuangan) Perusahaan Properti

Berikut bentuk laporan yang berisi ringkasan Aset, Kewajiban, dan Ekuitas pemilik.

Oleh karena itu, Anda akan melihat saldo kas, jumlah investasi properti baik yang terselesaikan atau masih dalam proses pembangunan, uang jaminan yang dipegang, jumlah utang dari Financial Lease, pendapatan dari deposit pelanggan, dan banyak lagi.

Berikut adalah contoh laporan keuangan neraca pada perusahaan atau bisnis properti yang bernama PT Aksal.

laporan keuangan bisnis properti

Pertama, laporan ini harus memiliki rincian dari jumlah pendapatan dan pengeluaran bulanan.

Kedua, sandingkan dengan laporan anggaran yang Anda buat dalam akuntansi untuk melihat kinerja keuangan perusahaan atau bisnis properti Anda.

Namun, ketika dibuat dan digunakan dengan benar, laporan anggaran adalah pedoman untuk pengoperasian aset Anda.

Pertama, Anda harus mengharapkan performa keuangan laporan laba rugi perusahaan properti sesuai dengan laporan anggaran itu.

Oleh karena itu, untuk membandingkan angka aktual dari laporan laba rugi dengan angka di laporan anggaran akan membantu Anda mencapai tujuan keuangan perusahaan properti Anda.

Baca juga: Tips Sukses Menjadi Marketing Properti Freelance

Buku Besar

Oleh karena itu, buku besar memberikan informasi terperinci dari tiap transaksi akun yang menghasilkan jumlah total yang tercermin pada laporan neraca dan laporan laba rugi.

Namun, setiap entri harus dimasukkan dengan lengkap dan jelas.

Pertama, cobalah tanyakan kepada manajer Anda. Dengan kata lain, Anda melihat banyak koreksi di berbagai akun dalam Buku Besar setiap bulannya.

Laporan Akun Utang

Laporan ini harus memberikan informasi semua pembayaran kredit yang dilakukan selama periode pelaporan.

Oleh karena itu, tujuan laporan keuangan perusahaan properti yang berupa akun utang ini adalah untuk memberikan jejak audit yang jelas untuk semua dana yang dipinjam sebagai setiap properti.

Namun, di dalam Laporan Akun Utang juga tersedia informasi umur utang Anda.

Dengan kata lain, hal ini dibutuhkan untuk pengambilan keputusan terkait arus ksas keluar perusahaan Anda.

Namun, mencari kreditur yang secara disiplin membuat dan memberikan salinan faktur kepada Anda untuk kemudahan pendataan Laporan Akun Utang.

Laporan Akun Piutang dan Uang Muka Penyewa

Pertama, Sama seperti Laporan Akun Utang. Dengan kata lain, laporan akun piutang merupakan sub-bagian dari Buku Besar.

Oleh, karena itu, laporan ini merincikan masing-masing transaksi akun piutang dan uang muka (Down Payment) (DP) para penyewa yang diringkas dalam laporan neraca dan laporan laba rugi.

Neraca Saldo Setelah Penutupan

Untuk mengecek keseimbangan saldo debit. Dengan kata lain, kredit rekening yang masih terbuka. Selain itu, Anda harus membuat neraca saldo setelah penutupan yang berisi rekening-rekening nyata. Namun, nominal yang sudah ditutup.

Kesimpulannya akun akun yang dimasukkan kedalam neraca saldo adalah akun akun yang riil atau nyata.

Akun-akun rekening sebelumnya tidak perlu dimasukkan kedalam neraca saldo. Oleh karena itu, setelah penutupan karena sebelumnya saldo telah di-nolkan dengan bantuan jurnal penutupan.

Untuk mengetahui cara menyusun laporan keuangan yang baik. Misalnya, cobalah untuk mulai membuat laporan keuangan perusahaan properti Anda. Selain itu, dengan memiliki laporan keuangan.

Dengan kata lain, Anda dapat mengetahui kondisi keuangan perusahaan sehingga mempermudah dalam mengambil keputusan bisnis.

Performa bisnis yang Anda kelola juga akan lebih baik jika Anda sudah berhasil mengontrol keuangan di perusahaan.

Dengan kata lain, mulai dari pemasukan dan pengeluaran bahkan untuk hal kecil di perusahaan disarankan untuk selalu dicatat dalam laporan keuangan agar semua terkontrol dengan baik.

Buat Laporan Keuangan dengan Jurnal untuk Perusahaan Properti Anda!

Jenis-jenis laporan keuangan untuk perusahaan properti untuk melakukan kegiatan akuntansi di atas disediakan oleh manajer properti. Sehingga Anda, pemilik properti, oleh karena itu dapat menghindari pengeluaran dan kerugian yang tidak perlu.

Namun, Anda akan memegang kendali penuh atas pengelolaan Aset properti Anda.

Untuk mempermudah pengelolaan keuangan dan proses akuntansi perusahaan atau bisnis properti. Oleh karena itu, anda tentu membutuhkan suatu tool yang selain menunjang efektivitas kinerja bisnis.

Namun, juga mempermudah Anda menyelesaikan pekerjaan terkait keuangan.

Oleh karena itu, salah satunya Anda bisa mencoba software akuntansi Jurnal. Dengan kata lain, yang menyediakan fitur-fitur akuntansi lengkap dan komprehensif.

Oleh karena itu, jurnal bisa dipakai oleh segala jenis bisnis. Dengan kata lain bisnis jasa, ritel, manufaktur, sampai bisnis properti.

Dengan kata lain, fitur yang tidak kalah pentingnya adalah laporan rekonsiliasi bank yang menampilkan ringkasan rekonsiliasi bank pada semua akun kas dan bank.

Oleh karena itu, serta perubahan saldo kas dan bank yang belum di catat atau identifikasi.

Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat membantu Anda. Oleh karena itu, untuk menyusun dan mengelola laporan keuangan bisnis properti Anda secara mudah, cepat, aman, dan nyaman.

Selain itu, dengan Jurnal juga dapat memonitor keuangan bisnis di mana pun dan kapan pun secara realtime. Bagi Anda juga pemilik toko, gunakan aplikasi pembukuan toko untuk membantu pekerjaan Anda.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Itulah sekilas penjelasan tentang contoh dan jenis laporan keuangan pada bisnis atau perusahaan properti, seperti neraca, laba-rugi, buku besar, dan lainnya.

Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Kategori : AkuntansiAkuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo