Jurnal Enterpreneur

Cara Cerdas Menghitung Break Even Point untuk Kegiatan Bisnis

Bagaimana perhitungan, cara hitung, cara mencari BEP, cara menghitung BEP Break Even Point unit, rupiah produksi dalam bisnis? Selengkapnya di blog Jurnal By Mekari disini termasuk contoh perhitungan BEP dengan menggunakan rumus BEP rupiah dan unit.

Sebagai seorang pebisnis, Anda tentu sering membuat keputusan terkait investasi untuk pengembangan pemasaran.

Untuk menghitung berapa tahun perusahaan dapat menghasilkan keuntungan atau untuk memastikan kapan usaha Anda mengalami balik modal.

Karena itu Anda membutuhkan cara menghitung break even point atau cara menghitung BEP.

Break even point atau nama lain dari analisis titik impas diartikan sebagai suatu keadaan atau titik di mana perusahaan dalam kegiatan operasinya tidak memperoleh keuntungan dan tidak mengalami kerugian juga.

Kelola Bisnis Kompleks Lebih Mudah dengan Jurnal By Mekari, Coba Sekarang!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Singkatnya, cara menghitung break even point adalah titik impas antara besar jumlah laba dan biaya suatu perusahaan dalam posisi yang sama atau seimbang, sehingga dalam prosesnya tidak mendapatkan keuntungan dan kerugian.

Begini Cara perhitungan, Cara Mencari BEP, Cara Menghitung BEP Break Even Point Unit, Rupiah, Produksi Dalam Bisnis

Lalu bagaimana cara menghitung break even point dan apa saja komponen perhitungannya? Jurnal akan mengulas lebih dalam tentang cara mencari BEP atau cara hitung BEP.

Komponen Breakeven Point

Bagaimana perhitungan, cara mencari BEP, cara menghitung BEP Break Even Point unit, rupiah produksi dalam bisnis? Selengkapnya di blog Jurnal By Mekari disini.

Dalam menghitung berapa besar BEP atau titik impas tentu saja memerlukan komponen-komponen.

Berikut ini merupakan komponen dari BEP yang harus anda ketahui.

Terutama sebelum Anda mencoba cara menghitung BEP Break Even Point unit, rupiah produksi dalam bisnis:

  1. Biaya Tetap (Fixed Cost), baik ketika perusahaan sedang berproduksi maupun tidak berproduksi.
  2. Biaya Variable (Variabel Cost), Komponen ini bersifat dinamis dan bergantung pada tingkat volume produksinya. Jika produksi meningkat, maka biaya variabel juga akan meningkat.
  3. Harga Jual (Selling Price), harga jual per unit barang atau jasa yang telah diproduksi.

Baca juga: Ingin Usaha Berkembang? Sadari Pentingnya Mencatat Keuangan Bisnis!

Cara Menghitung Break Even Point (BEP)

Di artikel ini terdapat contoh perhitungan BEP dengan menggunakan rumus BEP rupiah dan unit.

Baca Juga : Biaya Produksi (Cost of Production) dalam Pelaporan Keuangan Perusahaan

Berikut ini adalah contoh cara menghitung break even point atau cara mencari BEP dengan sebuah studi kasus dari bisnis UMKM:

Contoh Kasus Cara Menghitung BEP Break Even Point

Disini Anda akan belajar contoh perhitungan BEP sebuah perusahaan dengan data-data tertentu.

Sebuah perusahaan yang diberi nama “Usaha Gemilang” memiliki data-data biaya dan rencana produksi seperti berikut ini:

1. Biaya Tetap sebulan adalah sebesar Rp140 juta yaitu terdiri dari:

  • Biaya Gaji Pegawai + Pemilik : Rp75.000.000
  • Biaya Penyusutan Mobil : Rp1.500.000
  • Biaya Asuransi Kesehatan : Rp15.000.000
  • Biaya Sewa Gedung Kantor : Rp18.500.000
  • Biaya Sewa Pabrik : Rp30.000.000

Baca Juga : Cara Menghitung BreakEvenPoint Coffee Shop

2. Biaya Variable per Unit Rp75.000.00 yaitu terdiri dari :

  • Biaya Bahan Baku : Rp35.000
  • Biaya Tenaga Kerja Langsung : Rp25.000
  • Biaya Lain : Rp.15.000

Cara menghitung bep lebih mudah menggunakan aplikasi akuntansi terbaik Jurnal By Mekari!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Baca Juga : Mencari Supplier Bisnis Terpercaya? Gunakan Tips Ini! 

3. Harga Jual per Unit Rp95.000

Sekarang mari kita hitung berapa tingkat BEP usaha tersebut baik dalam unit maupun dalam rupiah ( dengan rumus BEP rupiah ).

Untuk contoh perhitungan BEP “Usaha Gemilang” adalah sebagai berikut:

Rumus Cara Menghitung BEP Break Even Point Unit = Biaya Tetap (harga/unit - biaya variable/unit)

  • BEP Unit =Rp.140.000.000 Rp95.000 – Rp75.000)
  • BEP Unit = Rp140.000.000 Rp20.000
  • BEP Unit= Rp7000

Jadi, dengan rumus BEP unit, BEP per unit dari contoh di atas adalah Rp7.000/ unit

Rumus Cara Menghitung BEP Break Even Point Rupiah = Biaya Tetap (kontribusi margin/unit harga/unit)

  • BEP Rupiah = Rp.140.000.000 (Rp20.000 Rp95.000)
  • BEP Rupiah = Rp140.000.000 0.2105
  • BEP Rupiah = Rp665.083.135

Jadi, dengan rumus BEP rupiah, BEP Rupiah dari contoh di atas adalah Rp665.083.135

Nah, kira kira seperti itu contoh perhitungan BEP dengan menggunakan rumus BEP rupiah dan unit.

Kelola bisnis trading dan distribusi secara efektif. Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Dengan adanya cara hitung BEP atau cara menghitung bep di atas kita bisa memiliki kesimpulan bahwa untuk memperoleh titik impas dengan harga penjualan sebesar Rp95.000, maka perusahaan harus dapat menjual sebanyak 7000 unit.

Jika jumlah penjualan tidak sampai 7.000 unit, maka tidak akan menutup biaya produksi yang sudah sudah dikeluarkan.

Dengan mengetahui kapan perusahaan melewati tingkat BEP, Anda juga akan dapat menghitung berapa minimal penjualan untuk mendapatkan laba yang Anda targetkan.

Baca Juga : Contoh Laporan Harga Pokok Produksi Perusahaan Dagang Dan Manufaktur

Sebagai manager atau pemilik usaha, Anda dapat menambahkan laba yang ditargetkan tersebut dengan biaya tetap yang anda miliki.

Misalnya target laba sebulan adalah Rp60 juta, maka minimal penjualan yang harus dicapai adalah sebagai berikut:

BEP- Laba = (biaya tetap + target laba) (harga/unit- biaya variable/unit)BEP – Laba = (140.000.000 + 60.000.000) (95.000 – 75.000)

BEP – Laba = 200.000.000 20.000

BEP – Laba = 10.000 unit

Menggunakan cara menghitung BEP break even point atau titik impas yang benar dalam sebuah usaha sangatlah penting.

Terutama untuk menentukan target penjualan yang harus dipenuhi dalam rangka memperoleh keuntungan usaha.

Break even point dapat digunakan sebagai bahan untuk mengevaluasi investasi apapun dari marketing campaign yang sudah dilakukan.

Hal ini karena berhubungan dengan biaya program marketing, menganalisa kemampuan perusahaan terhadap permintaan konsumen untuk sebuah produk.

Analisis ini menanamkan disiplin ke dalam pembuatan keputusan pemasaran, kemudian melihat peluang seberapa besar kemungkinan untuk berhasil.

Pahami evaluasi bisnis Panduan Lengkap Evaluasi dan Perencanaan Bisnis yang dapat diakses GRATIS!

Lalu bagaimana agar perhitungan, cara mencari BEP, cara menghitung BEP Break Even Point unit, rupiah produksi dalam bisnis bisa jadi lebih mudah?

Baca Juga : Mengenal Definisi, Jenis, dan Cara Menghitung Rasio Profitabilitas

Perhitungan, Cara Mencari BEP Lebih Mudah Dengan Aplikasi Jurnal By Mekari

Perhitungan, Cara Mencari BEP Lebih Mudah Dengan Aplikasi Jurnal By Mekari

Jurnal software akuntansi online, membantu usaha Anda untuk permudah cara menghitung bep atau melakukan penghitungan break even point secara tepat dan akurat.

Dengan Aplikasi Akuntansi Jurnal, Anda juga bisa mendapatkan kemudahan pencatatan untuk keperluan akuntansi perusahaan kapan pun dan di mana pun.

Tidak hanya pencatatan transaksi, Jurnal juga menyediakan fitur pembuatan faktur secara otomatis, pelacakan ketersediaan barang, dan manajemen aset yang akan membantu mengembangakan nilai aset bisnis Anda di masa depan.

Salah satunya melalui fitur aplikasi stock opname untuk inventarisasi yang lebih efektif.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang Jurnal, Anda juga dapatkan mengakses free trial coba gratis Aplikasi Jurnal selama 14 hari.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Nah, sekarang Anda paham tentang bagaimana perhitungan, cara mencari BEP, cara menghitung BEP Break Even Point unit, rupiah produksi dalam bisnis.

Anda juga tahu bagaimana cara menghitung titik impas atau cara hitung BEP lebih mudah dengan Aplikasi Akuntansi Jurnal By Mekari.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda yang memerlukannya. Jangan lupa dibagikan ke sosial media ya.

Baca Juga : Perbedaan UKM dan UMKM dari 4 Perspektif

 

Kategori : Keuangan Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo