Dunia kuliner di Indonesia memang tidak ada matinya. Setiap tahun tren makanan yang dijual, jenisnya berbeda-beda. Jika, dulu sempat tren dengan mie samyang, tapi sekarang tren ini telah dikalahkan dengan makanan lain. Apalagi dengan kebiasaan orang Indonesia yang terkenal konsumtif dan suka jajan, bisnis makanan adalah bisnis yang paling tepat dan cepat mendatangkan keuntungan.

 

Konsumen dari bisnis makanan juga sangat beragam mulai dari anak-anak sampai keluarga, sehingga menjadikannya peluang yang besar untuk digeluti. Apalagi dengan adanya beberapa makanan yang sedang tren di Indonesia saat ini, membuat semakin banyak orang penasaran ingin mencobanya. Berikut 10 peluang bisnis makanan yang sedang tren di Indonesia yang bisa Anda coba:

 

Pisang Nugget

Sekarang ini pisang sudah naik kelas, jika dulu kebanyakan hanya di rebus atau digoreng dengan tepung saja, dan dijual di warung-warung atau pasar, saat ini pisang sudah menjadi pisang nugget yang sedang tren. Bagi Anda yang belum tahu, pisang nugget adalah pisang yang dibalut dengan tepung terigu dan tepung roti kemudian digoreng agak kering. Daya tarik dari pisang nugget ini adalah rasa crunchy saat digigit dan memiliki banyak pilihan topping seperti cokelat, keju, nutella, green tea, oreo, ovomaltine, dan masih banyak lagi. Untuk harga jualnya biasanya tergantung topping yang dipilih, rata-rata pisang nugget dijual mulai dari Rp15 ribu sampai Rp50 ribu per kotak.

 

Salted Egg Chicken

Makanan Salted Egg Chicken ini sampai sekarang masih menjadi tren yang banyak dicari. Untuk Anda yang belum mengetahui Salted Egg Chicken adalah potongan daging ayam fillet yang digoreng dengan tepung kemudian disiram dengan saus telur asin dan ditambahkan telur mata sapi diatasnya. Salted Egg Chicken ini biasanya di makan dengan nasi putih dengan porsi sedang. Untuk harga jualnya bervariasi, biasanya mulia dari Rp30 ribu ke atas.

 

Egg Cheesetart

Siapa yang pernah mencoba lezatnya egg cheesetart? Makanan yang sedang tren di Indonesia ini menggunakan bahan utama krim keju yang lezat dan dipadukan cake yang lembut. Egg Cheesetart ini awalnya di populerkan oleh salah satu toko kue yang ada di Sapporo, Hokaido, Jepang, tetapi tidak perlu khawatir karena di Indonesia kini sudah banyak yang menjual Egg Cheesetart.  Untuk harga yang ditawarkan agar bisa menikmati Egg Cheesetart ini yaitu mulai dari Rp30 ribu.

 

Sempol Goreng

Jajanan yang berasal dari Malang, Jawa Timur ini sedang tren di beberapa kota besar di Indonesia. Bahan dasar untuk membuat sempol goreng ini berasal dari tepung yang dicampur daging ayam cincang kemudian dibentuk pada tusuk sate berbentuk seperti tempura. Setelah itu sempol dikukus hingga setengah matang. Jika ada pembeli datang, Anda hanya perlu mencelupkan sempol pada kocokan telur, kemudian goreng hingga matang. Untuk penyajiannya sempol biasanya dicocol dengan saus sambal. Harga setiap tusuknya biasanya dijual dengan harga mulai dari seribu rupiah.

 

Bola Ubi Kopong

Makanan ini hampir mirip dengan Tahu Bulat yang banyak dijual keliling menggunakan mobil bak terbuka. Bedanya bola ubi Kopong ini menggunakan ubi jalar sebagai bahan utamanya. Kenapa dinamakan kopong? Karena memang didalamnya tidak ada isinya alias kopong. Meskipun kopong tetapi cita rasa dari ubi ini tidak kalah mengecewakan apalagi ditambah dengan tekstur yang dimiliki bola ubi kopong ini yaitu renyah saat digigit. Untuk cara membuatnya, Anda cukup mengukus ubi hingga matang kemudian dilembutkan dan campurkan tepung tapioka, gula, serta baking powder hingga merata. Jika telah selesai, Anda hanya perlu membentuknya menjadi bola-bola dan goreng dengan api sedang hingga matang.

 

Martabak

Martabak zaman dulu biasanya hanya dijual dengan topping coklat, kacang, dan keju. Namun kini sudah berbeda jauh, banyak sekali topping yang disediakan dalam satu loyang martabak. Berkat pilihan topping dengan berbagai pilihan rasa inilah yang membuat martabak menjadi salah satu makanan kekinian yang tren saat ini. Banyak sekali para penjual martabak dengan topping yang beraneka rasa yang bisa ditemui di kota-kota besar. Untuk harga yang dijual biasanya mulai dari Rp30 ribu rupiah untuk topipng standar.

 

Sate Taichan

Kuliner sate taichan ini tidak kalah dengan sate bumbu kacang yang berasal dari Madura. Awal mula sate taichan ini berasal dari penjual sate yang bernama bapak Amir yang biasa berjualan di sekitaran Senayan. Taichan adalah sate yang diberi garam dan jeruk nipis kemudian di bakar, dan disajikan dengan lontong dan sambal cabai pedas. Sekarang ini, sate Taichan sudah mulai menjadi tren yang menyebar di beberapa kota-kota besar di Indonesia, untuk harganya bervariasi, tergantung wilayah.

 

Seblak

Seblak adalah salah satu makanan yang sedang tren berasal dari Jawa Barat dengan rasa gurih dan pedas. Bahan utama yang digunakan untuk membuat seblak adalah kerupuk yang direndam hingga lunak, kemudian dimasak dengan bumbu-bumbu, kemudian diberi topping sesuai dengan permintaan seperti telur, bakso, sosis, ceker, daging ayam, maupun daging sapi. Model penyajian seblak ada 2 jenis yaitu seblak basah dan seblak kering, tetapi mayoritas yang paling laku adalah seblak model basah. Untuk harga jualnya biasanya satu porsi seblak memiliki harga mulai dari Rp15 ribu rupiah.

 

Takoyaki

Takoyaki sebenarnya bukan makanan yang asalnya dari Indonesia, namun berasal dari daerah Kansai di Jepang. Bentuk makanan ini adalah bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu dengan isian potongan gurita didalamnya. Tetapi untuk takoyaki yang sedang tren di Indonesia memiliki isian yang berbeda dengan aslinya, isian yang banyak ditemui pada takoyaki di Indonesia adalah baso, sosis, ayam, daging, keju, dan lain-lainnya. Untuk cara penggorengannya menggunakan cetakan khusus berbentuk setengah lingkaran bola.

 

Ayam Geprek

Rasa renyah, gurih, dan pedas, itulah gambaran rasa dari ayam geprek yang belakangan ini sedang tren di dunia kuliner Indonesia. Makanan ini banyak digemari oleh mereka yang suka pedas, karena ayam geprek ini identik dengan rasa yang pedas. Bahkan ada beberapa penjual ayam geprek yang memberikan level kepedasan sesuai dengan keinginan pelanggan. Untuk bumbu, Anda bisa menggunakan sambal bawang mentah, kemudian geprek ayam, lalu dicampurkan dengan sambal hingga merata. Untuk variasi menu yang disediakan biasanya tidak hanya ayam saja, ada telur, lele, dan ikan. Harga jual satu porsi ayam geprek biasanya mulai dari Rp10 ribu rupiah.

 

Demikianlah pembahasan mengenai peluang bisnis makanan yang sedang tren di Indonesia. Untuk memulai bisnis dengan meniru bisnis yang sudah ada, Anda perlu melakukan inovasi makanan yang dijual, agar bisa menarik pelanggan untuk datang. Strategi dalam bisnis juga harus di perhatikan agar tidak kalah saing dengan yang bisnis lain yang sejenis.

 

Tidak kalah pentingnya yaitu masalah pengelolaan keuangan, antara pemasukan dan pengeluaran harus dicatat dengan rapi serta jelas. Apalagi jika bisnis sudah besar, maka lebih baik Anda menggunakan software akuntansi online. Jurnal adalah software akuntansi online yang membantu Anda dalam mengelola keuangan dengan mudah, cepat, dan aman. Jurnal juga memiliki berbagai fitur lain yang memudahkan dalam pengelolaan bisnis yaitu pengecekan stok, laporan keuangan, pengelolaan tagihan, serta pengelolaan aset bisnis. Untuk informasi lebih lengkap tentang Jurnal, bisa Anda dapatkan di sini.