Jurnal Enterpreneur

Tips Menjalankan Bisnis Kue Kering Yang Laku Keras Menjelang Lebaran

Salah satu bisnis yang cukup menjanjikan menjelang Lebaran adalah bisnis kue kering. Bisnis yang satu ini memang memiliki potensi yang besar, mengingat permintaan konsumen yang cukup tinggi apalagi saat memasuki bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Jika musim Lebaran tiba, permintaan terhadap kue kering begitu besar dan meningkat drastis. Kue kering sendiri memiliki banyak jenis dan bentuk serta rasa yang berbeda-beda.

Biasanya rasa akan dibuat menyesuaikan dengan selera masyarakat setempat sehingga akan banyak disukai dan dibeli oleh banyak orang dan tidak menutup kemungkinan menjadi makanan khas daerah tersebut.

Selain itu, kue kering juga cukup mudah dalam proses pembuatan serta memiliki masa waktu kadaluarsa yang relatif lebih lama dibandingkan dengan kue basah.

Membuka bisnis kue kering merupakan langkah yang tepat jika Anda memutuskan untuk memulai sebuah usaha saat momen Lebaran. Namun, terbatasnya modal terkadang menjadi permasalahan umum yang dirasakan oleh sebagian besar orang.

Padahal modal bukanlah permasalahan utama jika Anda ingin memulai bisnis kue kering. Namun pola pikirlah yang menjadi penyebab sebenarnya. Kemudian bagaimana cara memulainya dengan modal kecil yang Anda miliki?

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Tips Sukses Bisnis Kue Kering Menjelang Lebaran

 

Menjalankan bisnis ini memang berpotensi mendatangkan omzet besar. Bagi Anda yang berminat untuk mendalami bisnis jenis ini, ada beberapa tips sukses yang perlu Anda pahami. Diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Memahami ilmu membuat kue kering

Sebelum memulai bisnis kue kering, ada satu hal penting yang harus Anda kuasai. Hal tersebut adalah tentang keterampilan Anda dalam membuat kue kering.

Apakah Anda sudah bisa membuatnya? Berapa macam jenis kue yang sudah Anda buat? Apakah Anda sudah bisa membuatnya dengan bentuk yang menarik?, dan lain sebagainya.

Jika Anda masih dalam tahap belajar, Anda dapat mempelajari cara membuat kuemelalui tutorial video, membaca buku resep, ataupun dengan mengikuti training khusus pembuatan kue.

Cara pembelajaran yang paling disarankan adalah mengikuti training khusus pembuatan kue kering. Dengan mengikuti training pembuatan kue kering, Anda akan lebih mudah untuk membuat kue dengan baik.

Baca juga: Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan F&B

2. Membidik pasar yang tepat

Sebagai pemula, ada trik khusus untuk membidik pasar yang tepat. Salah satunya adalah memulai dengan orang-orang terdekat di lingkungan Anda.

Sebelum menawarkan produk kue kering Anda, berikan sampel untuk dicicipi. Apabila orang-orang terdekat menyukai produk kue kering Anda, mereka akan memesan atau mempromosikan dari mulut ke mulut dengan senang hati.

3. Inovasi produk kue kering

Mengejar kesuksesan dan omzet yang besar bukan hanya terbatas pada menjaga kualitas produk. Tetapi juga perlu berinovasi pada produk tersebut.

Kalau biasanya bentuk kue kering Lebaran tampak kaku, seperti nastar yang berbentuk bulat atau kastangel yang berbentuk kotak panjang, mungkin Anda harus keluar dari bentuk-bentuk itu.

Anda dapat melakukan inovasi terbaru untuk mempercantik bentuk kue kering. Dengan begitu, produk kue kering Anda akan lebih menarik dan berbeda dari produk pesaing.

Selain bentuknya yang lucu dan menarik, cara ini dapat menambah nilai jual produk Anda.

4. Memberikan kemasan yang menarik

Kebiasaan banyak orang saat melihat suatu produk adalah menilai dari kemasannya. Kemasan yang menarik akan memiliki potensi lebih laku di pasaran.

Oleh karena itu, jangan biarkan produk kue kering Anda dikemas seadanya. Berbagai macam bentuk toples kedap udara yang beredar di pasaran dapat menjadi alternatif pilihan.

Jika Anda ingin menambah nilai jualnya, maka gunakan toples yang berkualitas baik seperti berbahan mika. Jangan lupa untuk menambahkan juga merek dagang Anda untuk memperkuat branding.

Baca juga: Contoh Laporan Keuangan Bisnis Kue Sederhana

5. Berlaku jujur dan tidak curang

Demi mendapatkan omzet besar, banyak orang memangkas pengeluaran bahan baku dengan cara-cara yang tidak halal.

Misalnya, memakai bahan pengawet atau pewarna yang bukan khusus untuk makanan, atau mengurangi timbangan. Cara-cara tersebut tentu saja harus dihindari.

Selain itu, jika ingin bisnis Anda berumur lebih panjang, perlakukan calon konsumen seperti diri Anda. Pakailah bahan-bahan terbaik sesuai modal yang Anda miliki dan perhatikan masa kadaluarsa agar kue kering Anda aman dikonsumsi.

6. Memasarkan produk dengan tepat

Ada banyak cara untuk memasarkan produk kue kering Anda. Anda dapat menawarkan produk kepada calon pembeli dan buktikan bahwa pemesanan dapat dilakukan dengan mudah.

Mereka tidak perlu merepotkan diri dengan membuang waktu dan tenaga untuk membuat atau mencari kue kering di supermarket dan toko-toko roti.

Selanjutnya, jika merek dagang Anda sudah mulai terkenal, sebaiknya Anda mulai melebarkan sayap dengan menitipkan produk jualan Anda pada agen, supermarket, atau toko-toko kue hingga jasa pembuatan parcel.

Menjelang Lebaran, banyak toko parcel yang membutuhkan stok kue kering dalam jumlah yang besar.

Cara lainnya adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Selain dinilai lebih praktis, cara ini tidak membutuhkan biaya yang mahal. Anda dapat membuatkan situs ecommerce untuk produk kue kering Anda.

Selain itu, Anda juga dapat beriklan di media sosial. Untuk sukses pada pemasaran ini, Anda harus merespon calon pelanggan dengan cepat dan ramah. Lampirkan foto dengan angle yang menarik serta deskripsi singkat.

Baca juga: 5 Tips Sukses Berbisnis Makanan Ringan

7. Menjual Kue Kering dengan Cara Konsinyasi

Tips Menjalankan Bisnis Kue Kering Yang Laku Keras Menjelang Lebaran

Konsinyasi merupakan sebuah bentuk kerja sama bagi hasil antara distributor dan juga pengecer. Di sini Anda bertindak sebagai distributor dan juga produsen dari kue kering.

Anda dapat memilih dan memutuskan untuk melakukan konsinyasi dengan siapa. Misalnya toko-toko di sekitar rumah Anda yang ramai pembeli. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sistem ini, yaitu:

  • Produk kue kering Anda harus menarik
  • Produk kue kering Anda harus enak dan berkualitas baik
  • Pastikan keuntungan yang akan Anda dapatkan lebih dari 100%

Keuntungan yang harus Anda dapatkan dari sistem ini memang harus lebih dari 100%. Hal ini dikarenakan, Anda harus mempertimbangkan Bad Stock yang dikembalikan karena kue kering yang tidak laku, atau kue yang kedaluwarsa.

Tips Menjaga Omzet Kue Kering dengan Melihat Potensi Bisnis yang Ada

Bisnis kue kering di Bulan Ramadan dan saat menjelang lebaran menjadi salah satu peluang besar untuk meraup keuntungan 2-3 kali lipat dari biasanya.

Di mana, saat lebaran pasti kebanyakan orang akan menyediakan kue kering sebagai sajian untuk menerima tamu.

Namun, di saat lebaran selesai, bisnis kue kering akan langsung hilang, sehingga terkesan hanya menjadi bisnis musiman dan tidak memiliki potensi besar di luar Bulan Ramadan dan saat lebaran datang.

Padahal, kue kering bisa jadi bisnis yang tidak mengenal musiman, jika Anda dapat melihat potensi yang ada, misalnya menjual kue kering sebagai hantaran pengantin, sebagai bingkisan saat ada pertemuan, dan sebagainya.

Di bawah ini adalah beberapa tips menjaga omzet penjualan bisnis kue kering tetap stabil meski di luar Hari Raya atau Bulan Ramadan.

Jalin Kerja Sama

Pasar terbaik yang bisa Anda targetkan adalah pasar hantaran. Di mana, acara pernikahan tidak mengenal momentum, dan hampir tiap minggu pasti ada orang yang akan menikah. Untuk itu, cobalah untuk bekerja sama dengan wedding organizer atau bisnis yang menjual jasa pembuat hantaran.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan banyak konsumen yang berasal dari partner atau rekan bisnis. Anda juga bisa mulai berinovasi dengan menyediakan kue dengan bentuk unik dan rasa yang berbeda-beda.

Produksi Kue Khusus

peluang-bisnis-kuliner

Saat ini banyak orang yang tertarik dengan makanan sehat, seperti makanan bebas gula. Untuk menjaga omzet bisnis kue kering tetap stabil, Anda dapat membuat kue kering dengan terobosan terbaru, misalnya kue kering tanpa telur, tanpa gula, atau tanpa bahan yang mengandung gluten.

Selain sehat, bisnis kue kering Anda juga bisa menarik pasar pelaku diet khusus seperti penderita diabetes. Dengan terobosan terbaru seperti ini, mereka dapat mengonsumsi kue kering Anda tanpa rasa khawatir akan kesehatannya.

Inovasi Produk

Bisnis kue kering yang itu-itu saja hanya akan membuat konsumen dan pelanggan bosan. Jangan hanya terpaku dengan kue nastar, kastangel, atau putri salju saja. Cobalah cari ide resep kue kering lainnya untuk memberikan inovasi dalam produk kue kering Anda.

Ada banyak resep kue kering unik dari berbagai dunia, Anda bisa saja mengadaptasi resep tersebut dengan memberikan unsur lokal dan selera masyarakat Indonesia. Anda bisa pelajari berbagai resep kue kering dunia hanya bermodalkan handphone dan Internet.

Buka Reseller Eceran

Untuk menargetkan pada target pasar kecil, seperti pelajar, mahasiswa, dan sebagainya, Anda bisa membuat kue kering dengan kemasan kecil dan praktis yang dapat dibawa ke mana saja dan hanya berisi kue kering paling banyak 10 buah. Lalu buka kesempatan bagi reseller untuk memasarkan produk Anda.

Dengan begitu, Anda dapat menjemput bola dengan mendatangi langsung pasar Anda. Hal ini juga menjadi sangat menarik, di mana konsumen bisa mengonsumsi kue kering Anda sekali makan dengan harga yang lebih terjangkau.

Jual Secara Online

Saat ini, banyak bisnis yang beralih dari offline ke online. Dengan melebarkan sayap dengan menjual kue kering melalui online, target pasar Anda semakin luas. Untuk menarik konsumen membeli kue kering, Anda dapat memberikan nama unik, menarik, dan mudah diingat oleh target pasar.

Anda juga dapat menghias kue secantik dan semenarik mungkin untuk dijadikan foto produk melalui online. Tambahakan keterangan lengkap mengenai kue kering Anda, mulai dari keunggulan dan bahan yang digunakan. Dengan begitu, target pasar Anda akan semakin tertarik dan ingin mencoba membelinya.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menjual dan mempromosikan bisnis kue kering di luar Bulan Ramadan atau Hari Raya. Dengan mengikuti tips di atas, Anda juga tidak perlu khawatir omzet penjualan kue kering menurun setelah lebaran selesai.

Untuk melihat omzet penjualan dengan akurat, Anda bisa menggunakan software akuntansi. Jurnal merupakan software akuntasi online yang dapat memberikan Anda kemudahan dalam melihat seluruh data keuangan Anda kapan dan di mana saja. Dengan aplikasi keuangan, data yang tersaji dalam Jurnal merupakan data secara realtime.

Hal ini tentu memudahkan Anda dalam melihat seluruh laporan keuangan dengan angka yang lebih akurat.

Jika Anda mendaftarkan bisnis Anda sekarang, Anda akan berkesempatan untuk mencoba 14 hari GRATIS.

Fitur-fitur yang dimiliki Jurnal akan memberikan keuntungan dan kemudahan untuk bisnis Anda.

Itulah beberapa cara dan kiat sukses untuk memulai bisnis kue kering dengan modal kecil. Meskipun Anda memulai bisnis dengan modal kecil, bukan berarti Anda tidak akan berhasil.

Yang terpenting adalah Anda harus bersabar dan pantang menyerah dalam menjalankan bisnis Anda tersebut. Maka kesuksesan bisnis Anda hanya tinggal menunggu waktu saja.

Ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan dengan baik, gunakan bantuan software akuntansi online dan software inventory seperti Jurnal.

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo