Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, penjualan-pembelian, utang piutang, biaya, perubahan ekuitas, arus kas, dan sebagainya.

 

Menurut Standar Akuntansi Keuangan  yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia, tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

 

Sebuah laporan keuangan harus memiliki karakteristik kualitatif  sehingga membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi pemakainya. Terdapat empat karakteristik pokok kualitatif dalam penulisan laporan keuangan yaitu dapat dipahami, relevan, dapat dibandingkan, dan keandalan. Keandalan di sini adalah informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan secara materi.

 

Sedemikian pentingnya sebuah laporan keuangan bagi sebuah perusahaan sehingga banyak kerugian yang akan terjadi apabila sebuah perusahaan tidak memilikinya. Di bawah ini akan kami jelaskan beberapa kerugian jika sebuah perusahaan tidak memiliki laporan keuangan yang baik.

 

Tidak dapat Mengetahui Aset dan Kewajiban yang Dimiliki

Pengertian aset dalam dunia usaha adalah semua hak yang dapat digunakan dalam operasi perusahaan. Yang termasuk dalam aset perusahaan dalam sebuah laporan keuangan adalah aset lancar, investasi jangka panjang, aset pajak tertanggung, aset tetap dan aset tidak berwujud. Jika tidak memiliki laporan keuangan, otomatis Anda tidak akan mengetahui rincian aset yang dimiliki termasuk investasi jangka panjang dan aset pajak tertanggung yang sangat berharga untuk pengembangan usaha dan pengurangan pajak yang bisa Anda dapat di kemudian hari.

 

Tidak Mengetahui Kontribusi Biaya yang Dikeluarkan

Faktor bisnis selalu melibatkan biaya yang harus dikeluarkan untuk sebuah proses produksi. Faktor biaya atau modal ini tidak hanya terjadi di awal bisnis, tapi hampir diseluruh proses  produksi, dari mulai pengadaan barang, distribusi, hingga promosi. Hal ini perlu dicatat dengan baik. Agar Anda mengetahui bahwa profit yang Anda terima benar-benar telah sesuai dengan biaya yang telah Anda keluarkan untuk produksi. Jika Anda tidak memiliki laporan keuangan, akan sulit bagi Anda untuk memperoleh laporan terperinci seperti ini. Anda mungkin akan salah menempatkan asumsi harga penjualan, sehingga berakibat pada perolehan profit yang terlalu rendah atau harga barang yang teralu mahal.

 

Tidak Mengetahui Kebocoran Aset Perusahaan

Sebagai pengusaha, Anda tentu tidak ingin mengalami kerugian. Namun disadari atau tidak, sebagai pengusaha Anda tidak bisa mengecek satu persatu proses yang terjadi dalam bisnis Anda. Laporan keuangan adalah salah satu bagian penting yang bisa membantu untuk mengetahui banyak hal, dari ketersediaan stok, keuntungan, kerugian, kebocoran keuangan hingga rencana bisnis ke depan. Dalam dunia bisnis kebocoran atau penggelapan aset bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Tidak memiliki laporan keuangan yang baik, sama halnya dengan memberi peluang untuk terjadinya hal tersebut.

 

Tidak Memiliki Proyeksi Bisnis yang Baik

Dalam sebuah laporan keuangan, segala transaksi harus tercatat dengan rapi. Penjualan, pembelian dan semua aset perusahaan harus tertera dengan jelas. Dengan adanya pencatatan tersebut, perusahaan akan mengetahui dalam berapa lama sebuah produk dapat direspon pasar, berapa sisa modal yang dimiliki, berapa besar profit atau keuntungan yang didapat sehingga memiliki dasar untuk  membuat keputusan ke depan. Jika tidak memiliki laporan keuangan, Anda tidak akan tahu berapa banyak yang telah dihasilkan oleh perusahaan dan apa saja kendala keuangan yang telah dihadapi. Sehingga ada kemungkinan Anda justru membuat keputusan yang salah dari sebuah prediksi keuangan yang salah.

 

Tidak Memiliki Pertanggungjawaban kepada Pihak Berkepentingan

Selain sebagai bentuk sebuah pertanggungjawaban terhadap para pemegang saham, laporan keuangan yang baik juga akan berguna jika Anda mengalami kendala keuangan dan ingin melakukan pinjaman pada Bank. Laporan keuangan yang baik, akan turut meyakinkan pihak Bank untuk memberi pinjaman. Jika Anda tidak memiliki laporan keuangan, maka Bank akan memiliki keraguan terhadap kondisi usaha Anda saat ini. Hal ini tentu sangat merugikan, terutama, jika keadaan usaha kita sebenarnya sangat berkembang dan tidak dalam masalah.

Saat ini Anda tidak perlu ragu untuk memiliki laporan keuangan jika tidak ingin mengalami  beberapa kerugian di atas. Anda bisa mempercayakan semua laporan keuangan Anda dengan software akuntansi. Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat membantu Anda membuat laporan keuangan instan. Dengan Jurnal, Anda juga dapat memonitor keuangan di mana saja dan kapan saja secara realtime. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Jurnal, Anda bisa klik di sini.