Apa itu SOP Akuntansi dan Apa Kepentingannya Terhadap Bisnis Anda

Setiap perusahaan besar yang di dalamnya dilakukan aktivitas produksi tidak terlepas dengan yang namanya pelaksanaan SOP (Standard Operating Procedures). Lalu apa itu SOP? SOP adalah suatu set instruksi (perintah kerja) terperinci dan tertulis yang harus diikuti untuk mencapai keseragaman dalam menjalankan suatu pekerjaan tertentu dengan berpedoman pada tujuan yang harus dicapai. Dalam SOP tertulis petunjuk langkah demi langkah yang menjelaskan cara melakukan aktivitas rutin, harapannya karyawan harus menyelesaikan dengan cara yang sama persis sehingga bisnis dapat berjalan secara konsisten

Apa Hubungan SOP dengan Akuntansi?

SOP Perusahaan: Manfaat, Fungsi, Cara Membuat & Contohnya!

Dalam dunia keuangan perusahaan kita mengenal SOP akuntansi. SOP akuntansi adalah standar atau rujukan dalam bidang akuntansi yang meliputi kegiatan pencatatan atau pembukuan seperti pembukuan transaksi keuangan, jurnal khusus, buku besar, neraca, hingga menjadi sebuah laporan akhir perusahaan. 

Mengapa SOP Akuntansi Dibutuhkan?

Dalam SOP yang baik akan diatur bagaimana proses pekerjaan dilakukan, siapa yang harus mengerjakan, siapa yang bertanggung jawab, siapa yang memberi persetujuan, kapan dilakukan, dokumen apa yang harus disiapkan dan lain sebagainya. Hal ini tentu dapat menghindari permasalahan yang timbul dan selalu berulang yang dapat membuat banyak karyawan frustasi, sementara pimpinan perusahaan harus fokus pada pengembangan bisnis dan tidak memiliki banyak waktu untuk mengurusi masalah yang terjadi di dalam unit bisnisnya, maka saat inilah SOP dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Setidaknya terdapat tiga alasan penting kenapa proses akuntansi membutuhkan SOP sebagai standar akuntansi, yaitu. 

  1. Memberi pedoman dan peraturan bagi akuntan publik agar dapat melaksanakan tugas dengan independen, hati-hati, serta dapat menggunakan keahliannya dengan kejujuran dalam penyusunan  laporan keuangan.
  1. Menyajikan informasi tentang posisi keuangan, kegiatan, dan prestasi perusahaan. Informasi yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan yang diharapkan mempunyai sifat jelas, konsisten, tepercaya, dan dapat diperbandingkan.
  1. Memberikan database kepada pemerintah tentang berbagai informasi yang dianggap penting dalam perhitungan pajak, peraturan tentang perusahaan, perencanaan, pengaturan ekonomi, peningkatan efisiensi ekonomi, dan tujuan makro lainnya.

Hal Utama dalam SOP Akuntansi

  1. Pengukuran atau penilaian

Pengukuran (measurement) atau penilaian (valuation) adalah penentuan jumlah mata uang rupiah yang harus dicatat dalam suatu transaksi. SOP akuntansi digunakan sebagai dasar pedoman pengukuran dalam menentukan berapa jumlah rupiah yang harus diperhitungkan dan dicatat pertama kali dalam suatu transaksi.

  1. Definisi Elemen pada Laporan

SOP akuntansi memberikan batasan (definisi) pengertian istilah atau nama-nama yang digunakan dalam laporan keuangan agar tidak terjadi kesalahan klasifikasi oleh penyusunan dan kesalahan interpretasi oleh pemakai. Dengan batasan tersebut, setiap transaksi akan dimasukan ke dalam elemen dan pos yang tepat. Elemen laporan keuangan terdiri atas aktiva, utang, modal, pendapatan, biaya, untung, rugi, dan laba. Pos laporan merupakan rincian dari tiap elemen tersebut. Batasan tersebut diperlukan karena laporan keuangan banyak menggunakan istilah atau nama-nama yang digunakan sehari-hari yang sudah terlanjur memiliki arti umum.

  1. Pengungkapan atau Penyajian

Pengungkapan bersangkutan dengan masalah bagaimana suatu informasi keuangan disajikan dalam laporan keuangan. Segala informasi yang tersaji harus berdasarkan dokumentasi yang ada di lapangan. Dalam artian, laporan yang disajikan dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan SOP yang sudah dijalankan.  

Dengan beberapa rincian di atas, sekarang Anda telah mengetahui tentang apa itu SOP dan keterkaitannya terhadap akuntansi. SOP akuntansi adalah contoh nyata dari sebuah sistem keuangan yang ada pada perusahaan. SOP akuntansi yang tepat akan memudahkan karyawan untuk bekerja secara efisien sesuai dengan kriteria pencatatan keuangan bisnis. Setelah SOP diimplementasikan pada perusahaan, perlu dilakukan pemantauan secara berkala selama beberapa bulan ke depan. Tujuannya adalah untuk melihat apakah dengan adanya SOP ini ada kendala dan sudah sejauh apa tingkat efektifitasnya. Jika Anda masih mengalami kesulitan terhadap masalah akuntansi bisnis dan standar pencatatannya, Anda bisa menggunakan Jurnal.

Jurnal adalah jasa penyedia software akuntansi online yang telah disesuaikan dengan SOP akuntansi pada umumnya. Dengan menggunakan Jurnal, semua pelaporan keuangan bisnis Anda akan menjadi lebih mudah dan sesuai standar akuntansi. Informasi lebih lengkap tentang Jurnal bisa Anda dapatkan di sini.


PUBLISHED27 Jan 2019
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: