11 Ide Bisnis Kuliner di Yogyakarta dan Tips Memulainya

Peluang bisnis di kota Yogyakarta sebenarnya tidak hanya usaha di bidang kuliner saja, namun ada banyak jenis usaha lain yang dapat dilakukan.

Dan semuanya bisa menghasilkan keuntungan yang cukup menjanjikan. Dengan banyaknya jumlah penduduk di Yogya ditambah lagi dengan banyaknya jumlah pendatang, membuat pasar bisnis kuliner sangat potensial.

Bisnis kuliner di Yogya sendiri sebagai salah satu usaha yang sangat menjanjikan karena banyaknya wisatawan lokal maupun asing yang berkunjung di Yogya.

Bagi Anda yang memiliki kemampuan memasak atau membuat olahan makanan, maka peluang bisnis kuliner khas Yogya ini dapat Anda ambil untuk memulai bisnis kuliner.

Jenis Makanan Khas Yogya untuk Bisnis Kuliner di Yogyakarta

Bagi Anda yang belum mengetahui menu makanan apa saja yang dapat dikembangkan sebagai bisnis kuliner Yogya, maka Anda dapat melihat beberapa jenis menu yang telah disediakan di bawah ini:

1. Gudeg Yogyakarta

Gudeg merupakan makanan khas Yogyakarta yang sangat terkenal. Terbuat dari nangka muda yang dimasak berjam-jam dengan bumbu dan santan.

Gudeg biasanya disantap dengan nasi dan dilengkapi dengan ayam kampung, tahu, tempe, sambal krecek, dan areh (kuah santan kental). T

idak lengkap rasanya jika berwisata ke Yogya tanpa menikmati sajian yang satu ini.

Warung gudeg selalu dipenuhi oleh rombongan wisatawan dan peminatnya tidak pernah berkurang sejak dahulu kala. Banyaknya peminat ini membuat bisnis gudeg bisa dijadikan salah satu ide untuk berwirausaha.

Gudeg terkenal dengan rasanya yang manis. Akan tetapi, Anda bisa berkreasi dengan rasa untuk menyesuaikan dengan lidah para wisatawan agar menarik lebih banyak pelanggan.

Selain gudeg yang disajikan langsung, Anda juga bisa memproduksi gudeg instan yang dapat dijadikan oleh-oleh.

Ada tiga macam jenis gudeg, diantaranya adalah gudeg basah, gudeg kering, dan gudeg manggar.

2. Sate Klatak

Sate klatak merupakan salah satu olahan sate yang berbeda karena memiliki ciri khas yang dimasak dengan menggunakan jeruji besi. Pembuatan sate klatak tidak menggunakan bumbu apapun.

Penggunaan jeruji besi dipilih karena akan menghantarkan panas sehingga daging kambing yang dipanggang akan matang secara cepat dan merata.

Bumbu yang digunakan untuk sajian pelengkap sate klatak adalah garam dan ketumbar. Biasanya, sate klatak dapat dinikmati dengan kuah gulai.

3. Oseng-Oseng Mercon

Oseng-oseng mercon merupakan salah satu olahan makanan yang terkenal dengan cita rasa yang pedas. Bahan baku yang digunakan adalah tetelan daging sapi, kikil, gajih, kulit, dan tulang muda.

Seperti namanya, kuliner ini terkenal dengan cita rasa pedas yang meledak di mulut.

Olahan tetelan daging sapi, kikil, gajih, kulit, atau tulang muda sapi ini dicampur dengan cabe rawit dalam jumlah yang banyak untuk menciptkan rasa pedas.

Dengan semakin banyaknya penikmat kuliner pedas akhir-akhir ini, membuat nama oseng mercon semakin terkenal dan banyak dicari.

Oseng mercon cukup mudah dibuat dan menggunakan modal yang tidak terlalu banyak sehingga cocok untuk Anda yang ingin memulai berbisnis makanan di Yogya.

4. Tempe Benguk

Tempe benguk dibuat dengan menggunakan bahan baku biji benguk. Biji benguk sendiri merupakan olahan tanaman sejenis koro yang bernama latin Mucuna Pruriens.

Cita rasa tempe benguk sangat gurih sehingga banyak disukai oleh masyarakat pada umumnya.

5. Bakmi Jawa

Bakmi jawa adalah bakmi rebus yang dimasak menggunakan bumbu khas masakan jawa dan dimasak di atas anglo dengan api arang. Mie yang digunakan ada 2 jenis, yaitu mie kuning dan mie bihun. Biasanya, bakmi jawa dimasak dengan campuran ayam, kol, telur, dan tomat.

6. Ingkung

Ingkung adalah makanan berupa ayam kampung utuh yang dimasak dengan bumbu khas dan juga santan. Makanan ini memiliki filosofi tersendiri dan digunakan sebagai pelengkap dalam sesajen dalam tradisi Jawa.

Namun kini ingkung tidak hanya bisa dinikmati pada acara-acara besar dan sakral saja. Ingkung sudah bisa dinikmati secara bebas dan mudah didapatkan di warung-warung di daerah Jawa khususnya Yogyakarta.

Peminatnya pun cukup banyak. Oleh karena itu menjual ingkung bisa dijadikan pilihan jika Anda ingin berbisnis makanan di Yogya.

Baca juga: Peluang Usaha Bisnis Kuliner dan Oleh-Oleh Khas Medan

7. Kopi Jos 

Salah satu minuman unik yang menjadi ciri khas Yogyakarta adalah kopi joss. Penyajian kopi joss berbeda dibandingkan dengan kopi-kopi lainnya.

Sebelum dihidangkan kepada pelanggan, seduhan kopi ditambahkan arang panas yang telah diketuk perlahan untuk menghilangkan debunya.

Arang di sini mempunyai banyak manfaat salah satunya sebagai pengikat racun. Keunikan dari kopi joss telah dikenal cukup luas oleh masyarakat baik lokal Yogya, wisatawan domestik hingga mancanegara.

Karena manfaatnya kopi ini pun bisa dinikmati oleh berbagai kalangan bahkan yang tidak biasa meminum kopi.

Untuk Anda yang ingin berbisnis kuliner tidak ada salahnya jika Anda mempertimbangkan untuk membuka usaha kopi.

9. Angkringan

Peluang usaha atau bisnis kuliner lain yang bisa Anda coba di Yogyakarta adalah angkringan. Angkringan biasanya menjual nasi kucing (nasi dengan porsi yang kecil), gorengan, berbagai jenis sate, serta berbagai minuman hangat.

Menu-menu di dalam angkringan cukup mudah untuk dibuat. Meskipun hidangan yang dijual sederhana, para wisatawan yang berkunjung ke Yogya kerap kali menjadikan angkringan sebagai tujuan kulinernya.

Menu dan harga yang diberikan pun membuat angkringan diminati oleh mahasiswa yang memadati Yogya.

Begitu juga dengan warga lokal yang sudah akrab dengan warung kecil ini. Untuk menarik lebih banyak pelanggan, Anda bisa menyajikan lebih banyak variasi makanan atau mendekorasi angkringan agar terlihat lebih menarik.

10. Ayam Geprek 

Makanan yang bisa menjadi ide usaha di Yogya lainnya adalah ayam geprek. Ayam geprek menjadi makanan yang diminati karena rasanya yang pedas dan asin.

Sajian khas Yogyakarta ini biasanya memiliki rasa manis atau manis pedas. Untuk pendatang yang tidak terlalu menyukai rasa tersebut biasanya akan mencari ayam geprek sebagai alternatif untuk dijadikan santapan.

Renyahnya ayam berpadu dengan gurih asin pedasnya sambal membuat makanan ini banyak digemari. Ini mengapa peluang berbisnis ayam geprek terbuka cukup lebar.

11. Bakpia

Selain makanan yang siap dinikmati, Yogya juga memiliki makanan oleh-oleh yang cukup menguntungkan jika dijadikan bisnis, yakni bakpia.

Penggemar bakpia khas Yogya memang tidak pernah ada habisnya, terutama ketika musim liburan telah tiba. Orang-orang rela mengantri bahkan sejak pagi hari.

Bakpia Yogya ini cukup berbeda karena memiliki kulit luar yang tipis dan isian yang penuh. Ini yang membuat rasa bakpia Yogya lebih legit dibandingkan jenis bakpia lainnya.

Tips Menjalankan Bisnis Kuliner Yogyakarta

Berikut ini ada beberapa tips sukses memulai bisnis kuliner di Yogya bagi pemula:

  1. Memiliki konsep yang sangat menarik. Dalam menjalankan sebuah bisnis, Anda memang harus memilih konsep yang berbeda, unik, dan menarik. Nilai-nilai budaya juga harus Anda masukan, sebagai penguat bisnis kuliner khas yang akan Anda jalankan. Yang menjadi poin penting adalah membuat konsumen merasa terkesan, sehingga feedback yang akan Anda terima adalah konsumen kembali lagi (after selling). Poin penting lainnya adalah membuat tempat makan Anda senyaman mungkin dan kental dengan suasana khas daerah.
  2. Menetapkan target konsumen yang jelas. Karena target pasar harus tepat secara keseluruhan. Misalnya Anda memilih untuk menjual makanan di area sekolahan, perkantoran, dan lain sebagainya.
  3. Tidak menutup diri untuk berinovasi dan melakukan modifikasi terhadap bisnis kuliner. Apapun bisnis yang dijalankan, inovasi merupakan hal penting yang harus Anda lakukan, terutama jika Anda memutuskan untuk memulai bisnis kuliner. Di mana, banyak orang yang akan merasa bosan jika menu yang dijual tidak bervariasi.
  4. Menetapkan harga yang relatif terjangkau. Dalam memulai bisnis kuliner di Yogya, janganlah pesimis dengan untung yang akan didapat. Karena kebiasaan masyarakat di Yogya memang cenderung konsumtif namun masih melihat harga di depan menu. Oleh karena itu berilah harga yang wajar dan relatif terjangkau pada konsumen. Dengan begitu, Anda akan cepat dalam mengembangkan bisnis.
  5. Selalu menjaga reputasi dengan menjaga cita rasa bisnis kuliner. Jangan pernah puas ketika bisnis Anda memiliki banyak pengunjung setiap harinya. Teruslah memberikan yang terbaik bagi pelanggan, dan jaga cita rasa bisnis Anda setiap harinya.

Tahapan Memulai Bisnis Kuliner di Yogyakarta

Ada beberapa tahapan yang harus Anda lakukan untuk memulai bisnis kuliner. Berikut ini telah kami rangkum ulasannya untuk dapat Anda ikuti:

  1. Memahami pangsa pasar atau peminat tentang menu kuliner yang akan ditawarkan atau dijual. Apakah Anda akan mengambil posisi dalam berkompetisi yaitu leader. Atau Anda akan menciptakan produk sebagai produk baru sebagai pemimpin pasar. Atau bisa juga challenge (menantang), follower (mengikuti) dan/atau niche (punya pasar sendiri).
  2. Memahami proses produksi dengan cara mempelajari peta persaingan dan mengetahui posisi menu kuliner yang akan dijual. Kemudian tahap selanjutnya adalah lahan proses produksi dari sebuah menu kuliner yang dijual. Dengan begitu, maka Anda akan mengetahui secara jelas mulai dari supply bahan baku, proses pembuatan, pengemasan, hingga penjualan,hingga respon konsumen.
  3. Merintis bisnis secara perlahan tapi tetap pada tujuan dan target. Bagi para pebisnis pemuda, hindari untuk langsung membuat bisnis dengan skala besar. Lebih baik dari usaha mikro atau kecil agar jika merugi tidak banyak kerugian yang akan diderita.
  4. Menghindari kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh para pebisnis pemula. Para pebisnis pemula seringkali tidak memperhatikan dengan cermat usaha yang sedang dijalankan atau bahkan hanya ikut-ikutan saja. Terdapat beberapa kebiasaan buruk yang perlu dihindari oleh pebisnis pemula. Diantaranya adalah tidak jelas dalam memposisikan produk, harga barang serta services yang akan ditawarkan atau dijual. Selain itu, pebisnis pemula biasanya hanya ikut-ikutan dalam merintis bisnis kuliner padahal mereka tidak paham mulai dari produksi hingga kontrol keuangan.
  5. Mengatasi persoalan permodalan dengan kecermatan dalam melihat peluang. Apabila Anda belum memiliki modal yang cukup, sebaiknya Anda bekerja dalam suatu bisnis kuliner. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan gaji yang dapat ditabung dan dapat mempelajari seluk beluk bisnis kuliner.

Tantangan Menjalankan Bisnis Kuliner di Yogyakarta

Di dalam bisnis kuliner, yang menjadi tantangan utamanya adalah adalah pesaing, konsistensi pelayanan, serta kualitas rasa, dan kebersihan.

Poin penting yang harus diperhatikan adalah, baik dalam keadaan ramai maupun sepi pengunjung, para pebisnis kuliner tidak boleh menurunkan kualitas.

Salah satu kota besar yang terkenal dengan tempat wisatanya adalah kota Yogya. Di mana, kota yang terkenal romantis ini akan selalu mengutamakan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.

Banyak wisatawan yang berkunjung ke sini untuk menikmati waktu liburan mereka. Jika dilihat dari sejarah, Yogya banyak sekali menyimpan berbagai makanan khas dan dikenal dengan banyaknya jajanan di sepanjang jalan.

Ada beberapa makanan khas dari Yogya yang dapat dinikmati dan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sebuah usaha. Bisnis kuliner di kota ini memang memiliki peluang yang cukup besar untuk dapat dikembangkan.

Alasannya adalah karena jenis bisnis tersebut saat ini paling banyak diburu oleh wisatawan yang berkunjung di Yogya.

Dalam berbisnis, Anda harus membuat perencanaan dan persiapan bisnis secara matang. Dengan begitu, bisnis Anda dapat berjalan lancar dan mencapai target.

Untuk menunjang kesuksesan para UKM di Indonesia, Jurnal hadir dilengkapi dengan berbagai fitur terbaiknya, contohnya fitur program stok barang.

Anda dapat mengelola laporan keuangan bisnis secara lebih mudah, praktis, nyaman dan andal dengan menggunakan software akuntansi online Jurnal. Daftarkan bisnis Anda sekarang, dan dapatkan berbagai keuntungannya!

Kategori : BisnisInspirasi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo