Sebagai seorang pebisnis banyak yang harus dikelola dengan baik dan tepat. Tidak hanya masalah perkembangan bisnis, tapi juga masalah keuangan yang bisa membantu bisnis itu sendiri untuk berkembang. Banyak hal yang harus diurus terkait keuangan bisnis, mulai dari pengelolaan invoice, membuat pembukuan, mengelola stok, dan sebagainya. Untuk mengelola hal tersebut pasti sangat merepotkan dan membutuhkan banyak waktu. Karena itulah banyak pebisnis yang mulai beralih ke software akuntansi untuk membantu mengelola keuangan dan bisnisnya. 

Kini, terdapat dua software akuntansi yang dikenal oleh masyarakat dan pengusaha yaitu software akuntansi desktop dan software akuntansi berbasis desktop. Di mana, untuk penggunaanya, software desktop memerlukan download dan install terlebih dahulu ke sistem operasi yang mendukungnya di perangkat komputer yang akan digunakan. Sedangkan software akuntansi tidak memerlukan instalasi dan bisa digunakan kapan dan di mana saja. Di bawah ini JURNAL akan membahas lebih jelas mengenai software akuntansi berbasis cloud.

 

Mengenal Istilah Cloud Accounting

Secara umum, definisi cloud accounting merupakan gabungan antara pemanfaatan teknologi komputer dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet yang memiliki fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui perangkat yang terkoneksi internet pada waktu yang sama. Teknologi komputer berbasis sistem cloud merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data serta aplikasi pengguna. Teknologi ini akan mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa harus melakukan instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui perangkat yang terkoneksi internet.

Sistem cloud accounting akan bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem tersebut akan memungkinkan para pengguna untuk melakukan login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi terlebih dahulu. Infrastruktur seperti media penyimpanan data serta instruksi atau perintah dari pengguna akan disimpan secara virtual melalui jaringan internet. Kemudian perintah-perintah tersebut akan dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi, selanjutnya data akan diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya.

 

Perbedaan Cloud Accounting dengan Software Akuntansi Desktop

Ada beberapa perbedaan yang sangat mencolok antara cloud accounting dengan desktop accounting:

Cloud Accounting Desktop
Lebih fleksibel karena data akuntansi dapat diakses dari mana saja dengan perangkat apapun dengan koneksi internet. Hanya dapat diakses pada komputer tertentu yang sudah diinstalasi.
Cloud accounting akan meng-update data keuangan secara otomatis dan menyajikan laporan keuangan secara real-time. Artinya, saldo bisnis akan selalu akurat. Update data dilakukan secara manual oleh pengguna.
Dapat mengurangi risiko terjadinya kesalahan seperti yang terjadi pada entry data secara manual. Tingginya risiko terjadinya kesalahan entry data secara manual.
Biaya yang dikeluarkan lebih kecil dan tidak membutuhkan biaya maintenance. Biaya yang dikeluarkan cukup besar dan membutuhkan biaya maintenance.
Tidak membutuhkan maintenance yang rumit, karena provider cloud telah melengkapinya dengan backup, update yang otomatis. Tidak dilengkapi dengan sistem backup sehingga dibutuhkan maintenance yang cukup rumit.

 

Kelebihan dan Kekurangan Cloud Accounting

Jika dibandingkan dengan software akuntansi non cloud seperti software akuntansi desktop, cloud accounting memang memiliki banyak kelebihan. Namun, software akuntansi berbasis cloud juga memiliki sisi negatif. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Kelebihan  Kekurangan
Lebih efisien dan hemat biaya. Internet memiliki peran yang sangat penting atas berlangsungnya kerja cloud accounting. Apabila koneksi internet terputus atau mati, maka cloud accounting tidak dapat dijalankan.
Menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan di mana saja para pengguna berada dengan terkoneksi dengan internet.  Kemungkinan data dapat diretas karena data pengguna (user) ditempatkan pada hosting yang digunakan bersama-sama dengan pengguna lainnya. 
Memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan cloud accounting. Ketika data terhapus, kemungkinan untuk memulihkan data tersebut sangat kecil.
Sangat mudah diintegrasikan dengan alat dan aplikasi lain. Keamanan, kebijakan, dan kepatuhan cloud accounting masih diragukan dan tidak terjamin.
Ramah lingkungan dan tidak memerlukan banyak perangkat keras dan meminimalisir penggunaan kertas untuk pembukuan laporan. Jarang diadakan pelatihan dan audit IT, sehingga masih banyak yang kesulitan dalam mengoperasikannya.

Pastikan Memilih Software Akuntansi yang Tepat

Pindah ke software akuntansi berbasis cloud tidak selalu semudah membalikan telapak tangan. Namun, dengan mengidentifikasi apa saja kebutuhan bisnis dan untuk meningkatkan proses akuntansi menjadi lebih baik, tentu saja software akuntansi berbasis cloud akan menjadi solusi cerdas agar bisnis dapat berjalan secara lebih efisien. Software akuntansi berbasis cloud yang tepat akan menciptakan berbagai manfaat, salah satunya adalah dapat menjadikan bisnis lebih produktif dan akan menambah nilai pada perusahaan Anda.

Meski begitu, ada kekurangan dan kelebihan dari software akuntansi berbasis coud, karena itulah Anda harus teliti memilihnya dan jangan sampai malah justru menjadi beban bagi bisnis dan perusahaan Anda. Bagi Anda yang sedang mencari software akuntansi berbasis cloud, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan software Jurnal. Selain dijamin dengan sistem cloud, ada beberapa keunggulan software Jurnal jika dibandingkan dengan software lainnya.

  1. Jurnal memiliki user interface yang sangat mudah untuk dipahami. Terdapat pilihan penyajian laporan, yaitu secara grafik maupun label.
  2. Pada umumnya, setiap software akuntansi telah memiliki fitur akuntansi standar yang dibutuhkan bisnis. Namun tidak semua software akuntansi memiliki fitur lengkap seperti Jurnal. DI mana, Jurnal dilengkapi dengan fitur pengelolaan stok, aset, biaya, dan masih banyak lagi.
  3. Jurnal juga dapat menyajikan laporan keuangan yang lengkap dengan tampilan yang mudah dipahami, bahkan bagi orang awam.
  4. Jurnal memiliki fitur laporan konsolidasi, di mana Anda dapat membuat laporan gabungan dari beberapa perusahaan sekaligus.
  5. Adanya fitur Jurnal Pay membuat Anda tidak perlu lagi mengecek pembayaran satu per satu, karena pembayaran akan dilakukan secara online.
  6. Jurnal dapat melakukan proses rekonsiliasi secara otomatis tanpa perlu menarik mutasi rekening secara manual.
  7. Memiliki fitur produk bundle yang akan membantu Anda ketika ingin membuat produk gabungan yang terdiri dari kepala dan sub produk.
  8. Pelajari fitur Jurnal secara lengkap di sini.

 

“Jurnal sangat membantu saya mengontrol bisnis di mana pun saya berada dengan fasilitas online. Laporan keuangan tersajikan dengan cepat,”

Asyrof – Demura Agung (Royal Dates)

 

Transisi ke software akuntansi berbasis cloud berarti bahwa Anda akan mendapatkan sumber daya tambahan untuk bisnis Anda. Bagaimana, Anda sudah semakin mantap untuk beralih menggunakan software akuntansi Jurnal? Kabar baiknya adalah, Anda dapat langsung melakukan migrasi data dari software lama Anda ke software akuntansi online Jurnal tanpa biaya tambahan. Jadi, tunggu apa lagi? Dapatkan penawaran yang menarik dan informasi yang lebih lengkap tentang Jurnal, klik di sini!