Di dalam sebuah bisnis online maupun bisnis offline, strategi marketing merupakan salah satu hal penting yang perlu dipelajari dan diterapkan untuk dapat meningkatkan penjualan. Teori marketing seperti Sales Funnel dapat membantu setiap pebisnis dalam memahami perjalanan pelanggan. Mulai dari pertama kali pelanggan mengenal bisnis yang ditawarkan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menjadi pembeli. Penerapan Sales Funnel memang perlu dilakukan karena berdasarkan penelitian, hanya sebanyak 50% dari pelanggan yang siap untuk membeli suatu produk yang ditawarkan. Sedangkan pelanggan lainnya memiliki pertimbangan yang lebih banyak sebelum memutuskan untuk menjadi pembeli. Sebanyak 50% yang masih belum siap membeli itulah yang harus dibantu terlebih dahulu agar mereka memutuskan untuk menjadi pembeli.

Untuk menjaring para pelanggan tersebut, seorang pebisnis perlu menjalin komunikasi yang baik, mengajak pelanggan lebih mengenal usaha atau produk, serta menyampaikan manfaat yang bisa mereka dapatkan sebagai pelanggan. Meskipun membutuhkan proses yang cukup lama, namun hal ini dapat mengubah pelanggan yang awalnya hanya tertarik dengan produk untuk menjadi seorang pembeli tetap. Ketahui secara lebih lengkap tentang apa itu Sales Funnel dan bagaimana peran pentingnya untuk menunjang kesuksesan bisnis online Anda.

Memahami Sales Funnel

Pentingnya Penerapan Sales Funnel untuk Menunjang Kesuksesan Bisnis Sales Funnel merupakan  cara yang mudah untuk memvisualisasikan perjalanan pelanggan atau yang biasa disebut customer journey, melalui proses penjualan. Proses perjalanan pelanggan ini biasa terjadi karena para pelanggan menyadari bahwa mereka membutuhkan produk yang ditawarkan sehingga melakukan pembelian. Perjalanan inilah yang disebut dengan Sales Funnel. Sales Funnel ini dapat menggambarkan bagaimana setiap penjualan dimulai dengan adanya banyak calon pelanggan, kemudian berakhir dengan lebih sedikit pelanggan yang melakukan pembelian. Pada praktiknya, inti dari proses ini adalah perjalanan mulai dari bagaimana cara pebisnis mengundang branded traffic lalu mendapatkan kontak mereka, mengubah kontak tersebut menjadi prospek bisnis, hingga akhirnya meyakinkan mereka untuk bertransaksi.

Sales Funnel memegang peranan penting untuk menunjang kesuksesan sebuah bisnis. Nilai Sales Funnel yang dibangun secara baik dan benar adalah yang memiliki kemampuan untuk:

  1. Menentukan tahapan proses Sales Funnel secara jelas dan konsisten, dan juga mencerminkan perjalanan pelanggan serta dapat mendukung para pelanggan itu di setiap tahapannya.
  2. Melakukan komunikasi secara jelas di seluruh departemen penjualan, pemasaran dan manajemen lainnya menuju satu visi penjualan bersama. Sebagian besar tim Sales Funnel memiliki panggilan harian atau mingguan untuk meninjau seberapa pesat kemajuan mereka.
  3. Meramalkan pendapatan penjualan yang akan datang dengan tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan yang dilakukan tanpa tahapan Sales Funnel yang lebih jelas.

Penerapan Sales Funnel pada Bisnis

Pentingnya Penerapan Sales Funnel untuk Menunjang Kesuksesan BisnisAda beberapa tahapan untuk menerapkan Sales Funnel yang efektif, meliputi Awareness, Interest, Decision, hingga Action. Awareness adalah membuat target pasar untuk menyadari tentang keberadaan produk Anda. Interest adalah membuat target pasar untuk tertarik pada produk yang Anda tawarkan. Decision adalah membuat target pasar mengambil keputusan untuk membeli produk Anda. Action artinya para target pasar memutuskan untuk membeli produk. Dari pola tahapan yang biasa disebut AIDA itulah kemudian dapat diaplikasikan dalam sebuah strategi penjualan hingga tercipta Sales Funnel yang berbeda-beda untuk setiap produk atau brand.

Setelah mengetahui dan memahami tahapan-tahapan tersebut, selanjutnya Anda dapat menerapkan rencana pemasaran Anda sesuai dengan tahapan tersebut.

1. Membuat materi bacaan

Tahap pertama adalah membuat target pasar menyadari tentang keberadaan produk atau brand Anda. Untuk melakukannya, Anda perlu mengedukasi calon pembeli agar mereka dapat mengatasi masalahnya sendiri melalui sebuah bacaan. Dalam tahapan ini, bacaan yang dimaksud belum berupa promosi atau jualan. Sebagai contoh, jika target pasar Anda adalah mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan, maka Anda dapat membuat tulisan tentang tips menurunkan berat badan, atau pengetahuan tentang pola makanan yang sehat, dan lain sebagainya.

2. Menyaring calon pembeli yang tertarik dengan bacaan

Beberapa orang akan tertarik dengan materi bacaan yang Anda sajikan, namun masih belum berniat untuk membeli produk Anda. Beberapa orang yang tertarik inilah yang perlu diperhatikan dengan menjalin komunikasi secara lebih intens. Isi dalam tahapan kedua ini tentu lebih mendetail dari bacaan yang Anda sajikan di tahapan pertama. Sebagai contoh, Anda bisa memberikan free trial atau diskon untuk menarik perhatian para pelanggan.

3. Penetrasi produk

Pada tahapan ini, Anda sudah bisa melakukan produk penetrasi. Tawarkan produk lain yang fungsinya sebagai penetrasi, biasanya berupa produk yang harganya jauh lebih murah dari produk utama Anda. Dalam Sales Funnel ini, fungsi produk penetrasi ini adalah agar pelanggan mendapatkan pengalaman berbisnis dengan Anda. Ketika mereka sudah pernah merasakan pengalaman tersebut dan menyukai hasilnya, maka penjualan produk utama akan jauh lebih mudah untuk Anda lakukan. Meski demikian, ada baiknya Anda membuat produk penetrasi ini sebagai sesuatu yang khusus dan penting. Misalnya dengan membuat produk penetrasi tersebut sebagai produk penawaran terbatas.

4. Pengenalan produk utama

Ketika ketiga tahapan di atas telah berjalan dengan baik dan lancar serta mendapatkan respon yang baik dari pelanggan, maka langkah selanjutnya adalah menawarkan produk utama. Di dalam tahapan ini, penjualan akan lebih mudah karena pelanggan sudah memiliki wawasan, serta sudah pernah mencoba produk penetrasi yang Anda tawarkan sebelumnya.

5. Melakukan evaluasi

Proses untuk mengubah seseorang yang sama sekali tidak mengetahui produk Anda hingga mereka menjadi pembeli tetap memang membutuhkan proses yang bisa memakan waktu lama. Namun dengan pendekatan menggunakan strategi Sales Funnel, pelanggan akan merasa memiliki hubungan dengan produk Anda karena prosesnya yang perlahan dan bertahan. Setelah berhasil mendapatkan pelanggan baru dengan memanfaatkan strategi ini, Anda masih perlu melakukan evaluasi ulang apakah Sales Funnel yang Anda terapkan sudah benar-benar efektif. Terkadang Anda juga perlu mengubah beberapa aspek untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Misalnya, apakah jenis bacaan yang Anda sajikan sudah berhasil menggiring calon pelanggan ideal Anda. Atau apakah waktu pengiriman e-mail marketing Anda sudah tepat atau belum. Beberapa hal tersebut perlu pengujian dan analisis rutin.

Secara sederhana, Sales Funnel berfungsi untuk mengedukasi dan mengarahkan target pasar atau calon pembeli potensial untuk melakukan sebuah action. Dengan Sales Funnel yang solid, maka Anda akan lebih mudah dalam mendapatkan banyak pelanggan. Tidak hanya mendapatkan banyak pelanggan saja, para pelanggan tersebut bisa tetap setia dengan bisnis online Anda. Sehingga, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Penting untuk diingat bahwa sebuah Sales Funnel yang menarik harus selalu berubah dan beradaptasi dengan produk yang akan dijual. Untuk menunjang kesuksesan bisnis online, jangan lupa untuk menggunakan software akuntansi online yang handal. Jurnal hadir dan menyediakan fitur-fitur terbaik untuk membantu bisnis Anda dalam mengelola laporan keuangan secara lebih mudah dan praktis. Daftarkan bisnis online Anda sekarang juga!