Mengenal Content Marketing dan Manfaatnya bagi Bisnis Kecil

Pahami apa itu pengertian Content Marketing, fungsi, dan bagaimana strategi melakukan teknik pemasaran yang adalah penting bagi bisnis kecil Anda di Blog Jurnal by Mekari!

Melaksanakan kampanye pemasaran dengan sukses merupakan tujuan dari setiap bisnis kecil yang ingin menumbuhkan dan membangun basis pelanggan yang solid.

Tanpa kampanye atau strategi pemasaran yang efektif, peluang yang ada cukup kecil bagi pebisnis kecil untuk mendapatkan pelanggan secara tepat dan menciptakan bisnis jangka panjang.

Maka dari itu, kampanye pemasaran perlu dilakukan untuk mengembangkan bisnis Anda. Salah satu metode dari kampanye pemasaran yang efektif dan patut dicoba bagi bisnis kecil adalah dengan menggunakan Content Marketing (Pemasaran Konten).

Namun tidak seperti perusahaan besar, bisnis kecil mungkin akan merasa lebih sulit untuk merealisasikan kampanye pemasaran agar membuahkan hasil yang memuaskan.

Para pebisnis kecil dipaksa untuk tetap berpegang pada strategi dengan kapabilitas yang terbatas karena kurangnya dana dan staf pemasaran yang kurang terlatih.

Mungkin juga pebisnis kecil kurang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menyusun strategi dan melaksanakan kampanye pemasaran mereka. Hal ini bisa menjadi rintangan bagi para pebisnis kecil.

Namun, rintangan yang dihadapi bisnis kecil tersebut dapat diatasi dengan perencanaan dan strategi pemasaran yang tepat.

Walaupun ada banyak metode pemasaran yang dapat dicoba oleh berbagai bisnis kecil, Content Marketing untuk bisnis kecil adalah salah satu metode yang patut dicoba.

Tidak hanya hemat biaya, tetapi Content Marketing juga berorientasi pada hasil.

Sebuah bisnis kecil dapat meluncurkan kampanye Content Marketing dan mengharapkan pertumbuhan bisnis dengan investasi seminimal mungkin.

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Mengenal Content Marketing Lebih Dalam

Sebelum meluncurkan kampanye Content Marketing, ada baiknya jika Anda mengetahui dasar-dasarnya terlebih dahulu.

Content Marketing (Pemasaran Konten) adalah proses pemasaran dari kegiatan bisnis untuk membuat dan mendistribusikan konten yang relevan untuk menarik, memperoleh, dan melibatkan target konsumen. Menjalankan Pemasaran Konten untuk bisnis kecil tidaklah sulit jika Anda memiliki strategi yang tepat dalam mewujudkan visi bisnis Anda.

Ketika berbicara mengenai Pemasaran Konten untuk bisnis kecil, terdapat berbagai manfaat dari pelaksanaannya.

Tiga manfaat terpenting dari pelaksanaan Content Marketing di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Upaya Pemasaran Konten Anda akan memberikan hasil yang lebih baik jika Anda tahu jenis konten apa yang akan dibuat dan memastikannya sesuai dengan harapan dari target konsumen Anda. Memiliki strategi Pemasaran Konten yang solid dan konsisten akan membantu Anda merealisasikan hal tersebut.
  • Karena strategi Pemasaran Konten memerlukan sedikit investasi berupa waktu dan atau uang, Anda harus memastikan bahwa Anda melakukannya dengan efisien. Ini akan memicu Anda untuk membuat konten pemasaran yang menarik dengan tujuan agar bisnis Anda akan menonjol dari kompetitor lain.
  • Terakhir dan tidak kalah pentingnya, strategi Pemasaran Konten yang tepat dapat memberikan pandangan luas tentang tujuan bisnis Anda dan pemahaman yang lebih baik tentang apa yang diinginkan oleh konsumen. Dengan cara ini, Anda akan meminimalisir kesalahan yang akan terjadi ke depannya terkait upaya pemasaran bisnis kecil Anda.

Fungsi Content Marketing Bagi Bisnis Kecil

content marketing 4

Meluncurkan kampanye Content Marketing untuk bisnis kecil dapat membantu Anda:

  • Membangun dan mempertahankan identitas Brand yang terkait dengan pelanggan Anda dengan sukses.
  • Mendapatkan keunggulan kompetitif di antara para kompetitor bisnis kecil yang tidak menggunakan pemasaran konten.
  • Membangun hubungan jangka panjang dan terpercaya dengan pelanggan dan mitra bisnis Anda.
  • Secara konsisten menghasilkan lebih banyak traffic web dan media sosial yang digunakan oleh bisnis Anda.
  • Mengubah lebih banyak pengunjung situs web dan media sosial bisnis kecil menjadi suatu prospek dan berujung kepada peningkatan penjualan.
  • Dapatkan visibilitas media yang lebih tinggi dan pengembalian investasi yang lebih baik.

Namun tetap saja, terdapat area atau bidang Content Marketing yang mungkin terasa asing atau sulit untuk dilakukan oleh para pebisnis kecil. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mengetahui dan memiliki strategi yang kuat di area yang dapat mendorong bisnis kecil Anda tanpa risiko yang terlalu besar.

Faktanya menurut hasil dari beberapa penelitian, memiliki strategi Content Marketing memungkinkan Anda sebagai pebisnis kecil:

  • Mengubah pola pikir Anda dan mendapatkan lebih banyak kepercayaan pada kemampuan Anda untuk melaksanakan Content Marketing.
  • Menemukan ide dan kreatifitas lebih dalam membuat konten untuk usaha pemasaran.

Seiring berjalannya waktu, Anda dapat berinvestasi kembali dalam kiat Pemasaran Konten untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Pelajari juga bagaimana program ERP dapat membantu pekerjaan Anda

Langkah Dalam Membangun Strategi Content Marketing

Anda harus memberikan perhatian penuh pada setiap langkah dalam membuat dan mempromosikan konten Anda, agar strategi Pemasaran Konten bisnis berjalan secara efektif dan efisien.

Berikut langkah penting untuk membangun strategi Pemasaran Konten secara efisien dan efektif:

1. Tentukan Tujuan Pemasaran Konten Anda

Membuat konten yang jelas dan menarik merupakan bagian penting dari strategi Pemasaran Konten. Namun, Anda harus memperdalam dan mempertajam kiat pembuatan Content Marketing Anda.

Dimulai dari pertanyaan mendasar seperti konten seperti apa yang ingin Anda buat dan bagaimana Anda akan mencapai tujuan bisnis Anda dengan konten tersebut.

Pemasaran konten dapat menjadi rumit jika Anda tidak mengetahui bagaimana Anda ingin merealisasikannya secara jelas. Mendapatkan kejelasan konsep sepenuhnya sangatlah penting.

Itulah sebabnya Anda harus menguraikan tujuan Pemasaran Konten Anda dan mendefinisikannya sebelum benar-benar mulai membuat konten.

Sekarang, pertanyaannya adalah bagaimana Anda membuat target Pemasaran Konten yang selaras dengan target bisnis Anda? Bagaimana Anda bisa fokus untuk mencapai tujuan ini setelah Anda menetapkannya?

Inilah cara mendefinisikan tujuan strategi Content Marketing Anda:

  • Ketahui bentuk, tujuan, dan sasaran konten yang ingin dibuat.
  • Buat rencana secara terperinci untuk merealisasikan strategi Pemasaran Konten Anda.
  • Memiliki rencana cadangan.

Meskipun memproduksi konten berkualitas menjadi salah satu prioritas utama, jangan sampai Anda mengorbankan definisi tujuan Pemasaran Konten.

Strategi Pemasaran Konten Anda bisa saja menghancurkan kampanye pemasaran jika konsep dan tujuan dari konten tidak terencana secara jelas.

2. Kenali Target Pelanggan atau Konsumen Anda

Memahami dan mengenali target konsumen Anda beserta keinginan mereka sangatlah penting untuk mendapatkan kesuksesan dari Pemasaran Konten untuk bisnis kecil.

Ini adalah salah satu langkah paling penting yang perlu Anda ketahui untuk membuat fondasi yang kuat bagi konten Anda.

Berikut adalah dua hal yang perlu Anda lakukan untuk mempelajari lebih lanjut tentang target konsumen Anda:

Fokus pada Pelanggan Terbaik

Jika Anda mengambil langkah yang salah dalam menjalankan Content Marketing, tentu Anda akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

Inilah sebabnya mengapa penting bagi Anda untuk memilih dan fokus kepada satu segmen pelanggan yang terbaik. Dengan melakukan ini, Anda dapat menyesuaikan upaya pemasaran dengan lebih baik, dengan menciptakan persona pembeli yang tepat.

Ketahui Apa yang Benar-Benar Diinginkan Pelanggan

Salah satu keuntungan menggunakan Pemasaran Konten adalah Anda dapat terbantu dalam mendapatkan lebih banyak kesadaran akan Customer Experience.

Bagaimana itu bisa terjadi? Ketika membuat konten, Anda dipaksa untuk belajar mengenai situasi dan kondisi para pelanggan, dan apa yang sebenarnya mereka sukai dan inginkan dari bisnis Anda.

Anda pasti tidak akan melakukan hal ini hanya berdasarkan asumsi.

Pemanfaatan Big Data mengenai karakteristik konsumen Anda adalah salah satu hal yang krusial.

Anda mungkin ingin melangkah lebih jauh dan mencoba memahami apa yang paling diinginkan pelanggan.

Cobalah untuk melihat masalah, kegelisahan, motivasi, dan apa yang tidak mereka sukai.

3. Buat Konten yang Mewakili dan Mewujudkan Setiap Tujuan Bisnis

Konten yang Anda buat harus membantu bisnis Anda tumbuh dan mewujudkan setiap tujuan bisnis.

Anda perlu menghubungkan upaya Content Marketing dengan tujuan utama bisnis.

Jika tidak bisa dilakukan, maka tidak ada gunanya memproduksi konten bagi bisnis Anda.

Berikut dua hal yang bisa dilakukan untuk memperkuat pembuatan konten untuk merealisasikan tujuan bisnis:

Bangun Kesadaran (Awareness) dari Produk Bisnis

Menciptakan kesadaran akan produk bisnis Anda kepada pelanggan adalah langkah pertama untuk membangun hubungan dengan target pelanggan.

Jika pelanggan Anda tidak mengetahui tentang produk Anda, maka akan sulit untuk menambah penjualan produk Anda.

Bagaimana pelanggan bisa membeli produk Anda jika mereka tidak mengetahui tentang produk yang dijual?

Untuk menciptakan kesadaran yang kuat, Anda harus berupaya menghasilkan konten yang informatif dan menarik.

Karena itu merupakan salah satu cara jitu untuk menarik calon pelanggan yang sedang mencari produk yang Anda tawarkan dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Tunjukkan Product Knowledge Bisnis yang Anda Miliki Pada Konten yang Dibuat

Product Knowledge adalah segala hal terkait informasi dan keunggulan produk yang bisnis Anda tawarkan.

Setiap bisnis atau perusahaan pasti mempunyai data terkait hal tersebut untuk dibagikan kepada pelanggan.

Itulah sebabnya Anda harus membuat konten yang mendidik pelanggan terkait Product Knowledge bisnis Anda dan membantu mereka menyadari bahwa apa yang Anda tawarkan berbeda dari kompetitor.

Kesalahan Content Marketing yang Harus Anda Hindari

content marketing7

Sayangnya, menjalankan strategi content marketing tidak semudah membalikkan telapak tangan. Anda harus membuat konten yang menghasilkan emosi dan tindakan untuk siapapun yang melihat atau membacanya.

Maka dari itu tidak heran jika para pemula yang baru belajar content marketing melakukan beberapa kesalahan yang membuat konten tidak maksimal.

Agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, maka Anda wajib membaca tulisan ini.

Berikut adalah 9 kesalahan dalam content marketing yang harus Anda hindari.

  • Penulisan yang Tidak Spesifik

Beberapa orang menganggap bahwa konten yang baik adalah konten yang bervariasi. Tidak salah memang, namun jika digunakan untuk strategi content marketing maka itu kurang tepat bahkan perlu Anda hindari.

Konten yang bervariasi tidaklah terlihat menarik justru membuat para audience tidak setia.

Coba perhatikan setiap menitnya banyak content marketing yang diterbitkan di internet. Jika konten yang Anda posting tidak spesifik dan tidak memberikan ciri khas maka Anda dapat kehilangan pembaca.

Oleh karena itu, tulis lah atau buatlah konten yang spesifik menjadikan ciri khas bisnis Anda. Selain itu, pastikan konten yang di posting dapat menarik pembaca yang banyak.

  • Mementingkan Kuantitas Bukan Kualitas

Kesalahan kedua dalam content marketing yang perlu Anda hindari adalah mementingkan kuantitas dibandingkan kualitas.

Daripada Anda membuat konten banyak tetapi isinya hanya itu-itu saja, sebaiknya membuat konten tidak terlalu banyak tetapi berkualitas.

Akan lebih sempurna jika Anda membuat content marketing yang banyak dan berkualitas.

Tidak perlu banyak asalkan konsisten sebenarnya sudah cukup.

Untuk memudahkan Anda, buatlah jadwal untuk melakukan postingan sekaligus tema tulisan yang akan dibahas. Ingat, membuat konten yang berkualitas akan lebih baik untuk strategi jangka panjang bisnis Anda.

  • Mengincar Agar Viral

Menurut Chad Pollitt “tidak ada orang yang bisa membuat apapun viral”. Maka dari itu janganlah mengincar agar konten Anda menjadi viral. Menjadi viral mungkin berhasil tapi mungkin juga tidak.

Apalagi jika konten Anda viral bukan karena hal yang baik. Konten yang viral biasanya karena faktor keberuntungan yang “pas” saja. Selain itu konten yang viral umumnya tidak akan viral selamanya, ia ada jangka waktu tertentu.

Jadi hindari membuat konten dengan tujuan viral tetapi buatlah konten dengan tujuan yang baik, yang bermanfaat. Itu akan lebih terkenang bagi pembaca.

  • Tidak Menerapkan SEO

SEO atau Search Engine Optimalization berguna untuk mengoptimasi mesin pencari agar konten yang Anda terbitkan dapat muncul pada halaman pertama google dengan kata kunci yang ditargetkan.

Para pemula umumnya tidak menerapkan tekmik SEO Marketing dalam postingan konten nya sehingga artikel ada di belakang dan tidak terbaca banyak pengunjung.

Untuk menerapkan SEO ini, sebaiknya Anda melakukan riset terhadap kata kunci terlebih dahulu sebelum membuat konten nya. Dengan begitu konten yang di posting berkualitas dan banyak di cari.

  • Tidak Menggunakan Gambar yang Relevan

Kesalahan lain yang sering dilakukan yakni mencantumkan gambar yang tidak relevan. Seperti yang diketahui bahwa gambar yang menarik dapat menjadi strategi agar postingan Anda banyak dilihat audience.

Namun, Anda juga harus memerhatikan gambar yang akan diposting. Gambar yang tidak relevan dengan topik akan membuat konsumen Anda malas membacanya.

Jadi sertakanlah gambar pada setiap postingan yang menarik.  Pastikan juga gambar yang Anda sebarkan juga sesuai dengan topik atau captionnya.

Dengan demikian pengunjung yang melihat gambar merasa tertarik dan mau membagikan artikel ke social media lainnya.

  • Terlalu Banyak Konten Promosi

Beberapa orang yang online tidak suka dengan konten-konten promosi karena dianggap mengganggu. Mereka biasanya mencari sesuatu yang bermanfaat, menarik, dan menghibur.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda jangan membuat konten promosi dalam akun Anda. Terlebih konten promosi yang ada secara gamblang membahas jual-belinya.

Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mencantumkan content promosi ya. Anda dapat mencantumkan content promosi dengan beberapa ketentuan, seperti: jumlahnya tidak terlalu banyak dan tidak sering, promosi dilakukan secara kreatif dan menarik, berilah gambar atau visual di luar topik utama blog, dan lain sebagainya.

  • Mengabaikan Artikel Lama

Biasanya para content creator melupakan content yang sudah pernah dibuat sebelumnya. Padahal menurut Andy Crestodina dari Orbit Media, artikel lama bisa memberikan hasil yang lebih baik daripada artikel baru.

Meskipun tidak semua artikel lama seperti itu tetapi tidak ada salahnya jika Anda mengunjungi artikel atau postingan lama sekali-kali.

Cara lain agar Anda tidak mengabaikan postingan lama yakni dengan menyelipkan link artikel lama pada artikel baru Anda. Jika tidak, Anda dapat memberi update dan meng-“up” (menyundul) artikel jika keadaan atau situasinya sesuai dan mendukung.

  • Tidak Memikirkan Audience

Ingatlah tujuan dari content marketing yaitu menarik perhatian audience sehingga mereka mau membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Oleh karena itu penting untuk Anda memikirkan audience. Produk atau jasa yang ditawarkan tentu saja yang pembeli/calon pembeli butuhkan dan inginkan maka buatlah content yang sesuai dengan mereka.

Mungkin artikel postingan Anda menurut Anda sudah bagus dan sangat Anda sukai tetapi bagaimana dengan audience?

Maka janganlah menulis untuk diri sendiri, susunlah strategi pemasaran berdasarkan riset atau keinginan pembeli dan calon pembeli.

  • Meremehkan Email

Dalam dunia marketing terkadang email diremehkan. Sebenarnya melalui email Anda dapat melakukan segmentasi audience. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui kebutuhan dan kesulitan mereka.

Melalui email marketing, Anda dapat mengetahui pembeli yang loyal. Oleh karena itu berikan perhatian pada para subscriber email.

Melakukan strategi Content Marketing untuk bisnis kecil adalah salah satu opsi upaya pemasaran yang patut dicoba.

Untuk memastikan Pemasaran Konten Anda membuahkan hasil, buatlah  konten yang tidak hanya menarik pelanggan, tetapi juga membantu Anda mempertahankannya.

Namun, pencatatan dan pelaporan segala transaksi bisnis kecil Anda juga tidak kalah penting dari strategi Content Marketing. 

Anda membutuhkan Software Akuntansi yang bisa meng-handle segala transaksi bisnis kecil Anda dengan mudah dan cepat.

Anda bisa mencoba Jurnal, Software Akuntansi Online yang menawarkan berbagai macam fitur untuk mengatur keuangan bisnis Anda, contohnya fitur pencatatan penjualan dan biaya secara lengkap, serta pembuatan Laporan Keuangan yang instan.

Tidak hanya itu, Jurnal juga menyediakan fitur pendaftaran dan pembuatan produk dari bahan baku atau persediaan yang bisnis Anda miliki hingga fitur aplikasi pembukuan online shop.

Sehingga Anda tidak perlu repot dalam mencari tahu nilai Harga Pokok Penjualan (HPP) dari persediaan yang terjual. Fitur-fitur lainnya dari Jurnal bisa Anda lihat di sini.

Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi Anda sebagai pemilik bisnis, baik yang berskala besar maupun kecil. Berikut Guidebook terkait cara membuat produk dari persediaan yang Anda miliki. 

Kategori : Marketing

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo