Berbicara mengenai anak muda, generasi ini akan mewarisi triliunan rupiah dan memiliki potensi daya beli natural yang tinggi. Sangat menggiurkan bukan? Itulah mengapa banyak sekali produk dan tren yang dikembangkan untuk memenuhi target market anak muda. Namun tentu saja setiap usaha yang diupayakan akan menghadapi tantangan. Dan tantangan yang dihadapi ketika mempunyai target market anak muda adalah bagaimana mengikuti kehidupan mereka yang serba cepat.

Tren mereka berjalan seperti kilat dan Anda harus siap atas segala perubahan dan inovasi demi mengimbanginya. Jika berhasil melakukannya, bisa jadi loyalitas jangka panjang yang akan didapatkan. Pada saat Anda cukup tua ketika menjadi pemasar, Anda akan jauh dari pola pikir anak muda yang menjadi target market Anda. Oleh karenanya semua upaya harus dimulai dari sekarang. Untuk mengiringi langkah Anda dalam menggaet anak muda sebagai target market yang sangat potensial, berikut Jurnal membagikan cara efektifnya.

Baca juga: Keuntungan Memulai Bisnis Startup Dibanding Bisnis Konvensional Bagi Milenial

 

Dengarkan Konsumen Anda

Konsumen anak muda yang Anda tuju jauh lebih pintar dan kritis dari apa yang Anda bayangkan. Mereka tahu apa yang diinginkan dan tidak segan untuk langsung memberi tahu melalui media yang digunakan. Mereka dengan telaten mencari informasi mengenai produk yang diinginkan sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli.

Jika Anda benar-benar mendengarkan keinginan ini maka akan sangat membantu dalam pengembangan produk agar laku di pasaran. Media digital saat ini memberi Anda kesempatan untuk langsung bertanya pada konsumen dan bukan sekadar menerka.  Sehingga ketika para anak muda ini membeli, mereka tidak hanya menyukai produk tetapi juga merasa menjadi bagian dari produk tersebut.

 

Dapat Beradaptasi dengan Platform Baru

Anak muda menjadi generasi yang pertama kali menerima hal-hal baru yang berhubungan dengan akses teknologi. Mereka menyerap secara cepat dan langsung berinteraksi dengan berbagai platform. Layaknya generasi ini, bisnis Anda juga harus siap menerima berbagai hal baru dan beradaptasi dengan platform-platform baru. Perhatikan dan pelajari perilaku target konsumen di setiap platform dan sesuaikan materi pemasaran serta konten yang akan diberikan agar lebih relevan dan menarik.

 

Gunakan Inbound Marketing

Pancing target konsumen “masuk” dengan sukarela ke dalam upaya pemasaran Anda dengan inbound marketing. Menurut data statistik 84% generasi muda tidak menyukai iklan dan hanya 1% yang mampu dipengaruhi oleh iklan konvensional. Berdasarkan fakta ini bisnis Anda diharapkan mempunyai strategi pemasaran yang lebih revolusioner. Fokuskan pemasaran Anda dengan inbound marketing yang menarik calon konsumen dengan konten berkualitas yang bermanfaat.

Hal ini lebih baik dibandingkan memaksa mereka melihat iklan dengan materi yang tidak mereka sukai sama sekali. Dengan konten yang berkualitas, calon konsumen akan tertarik atas manfaatnya. Proses ini akan terjadi secara alami tanpa mengganggu aktivitas.

 

Berinteraksi dengan Konsumen

Pemilik bisnis harus memahami bagaimana pentingnya komunikasi dua arah terhadap konsumen anak muda. Anda dituntut untuk secara teratur memonitor aktivitas yang ada di tiap platform yang digunakan, baik itu Instagram, Twitter, Facebook dan lain sebagainya. Segerakan untuk membalas berbagai komentar konsumen baik yang positif dan negatif. Berkomunikasilah dengan mereka sesering mungkin.

Ajak konsumen berinteraksi, ajukan berbagai pertanyaan, berikan informasi yang bermanfaat dan sediakan waktu Anda untuk sharing dengan mereka. Jika jeli, Anda bisa mendapatkan ide promosi dan produk dari balasan-balasan konsumen tersebut.

 

Buat Konsumen Penasaran

Rasa penasaran membuat orang cenderung ingin mencoba sesuatu walaupun itu berbahaya baginya. Begitu pula dengan produk, konsumen akan lebih sering melihat konten promosi Anda atau berniat membeli produk Anda karena penasaran dengan apa yang Anda buat. Membuat penasaran konsumen bisa melalui berbagai cara dan media. Anda bisa membuat kemasan produk unik, dekorasi toko yang mencolok, membuat teaser untuk produk baru, judul artikel blog yang clickable dan lain sebagainya.

 

Rajin Melakukan Inovasi dan Meng-update Produk

Perkembangan teknologi yang kian pesat dan perubahan informasi yang semakin cepat serta kebiasaan serba cepat lain dalam aktivitas sehari-hari membuat anak muda kini cenderung mudah bosan. Mereka akan memuaskan rasa penasarannya dengan menikmati sesuatu secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Sehingga membuat rasa bosan lebih mudah muncul setelahnya.

Untuk mengantisipasi rasa bosan konsumen tersebut diperlukan inovasi dan update produk secara rutin. Namun inovasinya pun tidak perlu terlalu besar yang justru akan menyulitkan Anda.

 

Buat Sesuatu yang Limited Edition

Label limited edition dahulu memang dipakai untuk barang-barang mewah dengan harga yang selangit. Namun kini hal tersebut sudah jarang berlaku dan produk dengan label limited edition sudah menjamur. Label limited edition yang saat ini dilekatkan pada produk kebanyak berfungsi sebagai penarik konsumen saja dan memang cukup efektif.

Ini merupakan gimmick dalam pemasaran namun tidak ada salahnya untuk mencoba ke produk Anda. Limited edition bisa diwujudkan melalui kemasan produk, bahan baku, rasa, desain, dan penampakan yang berbeda dan lebih unik dibanding produk konvensional.

 

Pastikan Mudah Dipesan Secara Online

Anak muda menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berinteraksi di dunia maya. Itulah sebabnya mengapa generasi ini lebih banyak menghabiskan uang secara online dibanding kelompok umur lainnya. Ini berarti Anda harus membuat penjualan Anda mudah untuk dipesan secara online. Selain pemesanan, Anda juga perlu mempermudah konsumen dengan metode pembayaran secara online pula.

 

Setelah mampu menembus pasar pada generasi ini dan mendapatkan keuntungan luar biasa, langkah selanjutnya yakni mengelola penerimaan tersebut. Kini masalah pengelolaan keuangan semakin mudah untuk dikerjakan karena adanya Jurnal software akuntansi. Pengerjaan data keuangan sebanyak apapun akan terasa lebih ringan jika memanfaatkan software ini.

Itu karena Jurnal dilengkapi dengan berbagai fitur yang mempermudah Anda dalam menjalankan bisnis, mulai dari laporan keuangan lengkap, pengelolaan faktur profesional, fitur Invoicing, Manajemen Aset, Rekonsiliasi Bank, dan lain sebagainya. Jadi tunggu apalagi? Kelola keuangan Anda dengan Jurnal! Daftar sekarang untuk mendapatkan free trial selama 14 hari.

 

Author