Pemasaran yang bergabung dengan dunia digital merupakan perpaduan yang paling ampuh untuk membawa sebuah bisnis terus berkembang. Kemodernan dan kemudahan yang disuguhkan oleh dunia digital membuka jalan bagi upaya pemasaran untuk memunculkan strategi yang tidak terbatas. Ini menjadi berita yang baik bagi bagian pemasaran yang disebut sebagai ujung tombak sukses atau gagalnya sebuah perusahaan. Salah satu yang kerap kali digunakan adalah internet. Internet kini sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar masyarakat. Tidak sekadar untuk mencari informasi ataupun bertegur sapa dengan orang lain tanpa di batasi jarak, internet juga dapat dimanfaatkan di bidang pemasaran untuk promosi bahkan penjualan. Fungsi ini kian hari pun semakin sering diterapkan. Terbukti dengan banyaknya kegiatan jual beli digital atau e-commerce baik yang dimiliki oleh bisnis besar maupun kecil.

Untuk mencapai hasil maksimal dalam kegiatan pemasaran menggunakan internet, salah satu strategi yang santer muncul saat ini adalah inbound marketing. Apa yang dimaksud dengan inbound marketing? Dan bagaimana penerapan inbound marketing untuk meningkatkan nilai jual bisnis Anda? Berikut Jurnal berikan penjelasannya untuk Anda.

 

Pengertian Inbound Marketing

Manfaatkan Inbound Marketing untuk Pemasaran yang Lebih EfektifKonsep inbound marketing pertama kali dikemukakan oleh Brian Halligan, CEO dan co-founder HubSpot, pada tahun 2005. Sejak 2006, inbound marketing dianggap sebagai cara pemasaran yang efektif dalam menjalankan bisnis secara online. Karena itu meskipun lambat, konsep ini terus bertumbuh hingga benar-benar mendapatkan ketenaran dan diterapkan oleh sebagian besar bisnis pada tahun 2012.

Secara garis besar, inbound marketing adalah teknik pemasaran dengan menggunakan konten serta interaksi yang relevan dan solutif untuk membuat bisnis Anda ditemukan oleh konsumen dalam hal ini konsumen yang mendekatkan diri pada produk dan layanan Anda. Dengan memanfaatkan kebiasaan konsumen saat ini yang hampir setiap hari menggunakan internet, inbound marketing benar-benar memaksimalkan fungsi media sosial, surat elektronik, search engine, website, dan blog. Melalui platform-platform ini, Anda sebagai pelaku bisnis dituntut untuk menyuguhkan konten-konten berkualitas demi menarik perhatian konsumen.

Ini sebagai upaya agar konsumenlah yang tertarik dan secara alami ingin mencari bisnis Anda. Sehingga mereka tidak menganggap bahwa apa yang Anda tampilkan akan menganggu aktivitas. Oleh karena itu, konten tersebut dibuat dengan tidak sembarangan. Sebaiknya Anda terlebih dahulu menganalisa persoalan yang dialami serta kebiasaan yang kerap kali dilakukan oleh konsumen. Selanjutnya hubungkan dengan produk dan layanan yang Anda sediakan. Metode ini dilakukan agar konten yang disuguhkan bukan hanya menarik tetapi juga bernilai guna. Karena pada umumnya masyarakat kini lebih banyak mencari solusi melalui media sosial atau search engine sehingga inbound marketing menjadi cara yang tepat untuk diterapkan.

Konsumen akan menempatkan produk serta layanan Anda sebagai solusi dan hal yang memberikan manfaat untuk permasalahan mereka. Konsumen jenis ini biasanya memiliki kemungkinan yang sangat tinggi untuk menjadi pelanggan tetap. Keunggulan lain yang bisa didapatkan adalah inbound marketing juga lebih menghemat biaya. Beberapa aktivitas inbound marketing yang paling banyak diterapkan antara lain, social media marketing; blogging; search engine optimization (SEO); email marketing;  mengatur landing page; memelihara leads serta pembuatan artikel, video, infografik dan lain sebagainya.

 

Perbedaannya dengan Outbound Marketing

Manfaatkan Inbound Marketing untuk Pemasaran yang Lebih EfektifJika tadi Anda sudah mengenal istilah inbound marketing, Anda juga perlu mengetahui konsep lain yang menjadi kebalikannya yakni outbound marketing. Outbound marketing sering juga disebut sebagai metode pemasaran secara tradisional. Apabila dalam inbound marketing konsumenlah yang mendatangi Anda, maka metode ini membuat Andalah yang menjangkau konsumen. Tujuan utama dari outbound marketing adalah menemukan sejumlah orang yang berprospek menjadi pelanggan melalui iklan yang berkelanjutan, promosi, telepon, direct mail atau cara-cara tradisional lainnya. Namun, alih-alih mendapatkan banyak konsumen tetap, terkadang pemasaran melalui cara ini justru mengganggu dan terlalu memaksa. Selain itu karena dilakukan di media secara umum, pemilik bisnis tidak memperhatikan persona konsumen yang disasar sehingga kurang tepat sasaran. Karena ini jugalah outbound marketing membutuhkan biaya yang cenderung lebih besar.

 

Metode Inbound Marketing

Manfaatkan Inbound Marketing untuk Pemasaran yang Lebih EfektifUntuk menarik serta mencapai target konsumen dengan inbound marketing, ada empat metode yang dapat digunakan yang antara lain.

1. Attract

Pada metode ini tugas Anda adalah untuk membuat orang asing yang belum mengenal bisnis Anda menjadi tahu dan tertarik. Metode pertama ini merupakan tahap yang paling penting. Dalam outbound marketing, metode ini biasanya ditempuh dengan membuat iklan dan promosi. Sementara pada inbound marketing Anda dituntut untuk bisa memberikan konten yang bermanfaat. Anda bisa memanfaatkan berbagai media seperti blog, media sosial dan search engine optimization (SEO). Mulailah konten dengan hal-hal yang disukai oleh calon konsumen, lalu arahkan mereka ke produk dan layanan yang Anda tawarkan. Anda pun dapat memberdayakan ketiganya sekaligus dengan menyediakan konten yang tepat kemudian memanfaatkan media sosial serta SEO untuk memaksimalkan kunjungan ke website bisnis Anda.

2. Convert

Setelah mendapatkan pengunjung pada website, kini saatnya membuat kunjungan tersebut menjadi kegiatan membeli dan bahkan menjadi pelanggan. Caranya adalah dengan mendapatkan detail kontak mereka, khususnya email. Dalam dunia digital sekarang, alamat email pengunjung dianggap sangat berharga. Karena mendapatkan kontak email menjadi langkah awal membangun hubungan dan meningkatkan rasa percaya. Anda bisa memanfaatkan landing page, call to action, dan formulir opt in untuk memaksimalkannya.

3. Close

Simpan detail kontak calon pelanggan dan saatnya untuk menawarkan produk serta layanan Anda. Hubungi calon pelanggan baik yang siap menggunakan layanan Anda ataupun yang tidak menggunakan email untuk semakin meyakinkan mereka. Dan usahakan untuk selalu menyajikan konten promosi yang bermanfaat. Kirimkan pula email follow up secara berkala untuk mengingatkan calon pelanggan terhadap produk dan layanan terbaru Anda.

4. Delight

Setelah calon pelanggan resmi menjadi pelanggan, maka tidak boleh puas hanya sampai di situ saja. Anda harus tetap mempertahankan hubungan dengan para pelanggan. Puaskan mereka dengan kualitas produk, berbagai event, diskon, promo dan lain sebagainya hingga akhirnya mereka sendiri yang secara sukarela mempromosikan bisnis Anda.

Setelah mengetahui aktivitas inbound marketing, kini saatnya untuk mengaplikasikannya langsung pada bisnis Anda. Lihat seberapa efektif metode-metodenya bekerja untuk mengubah website Anda menjadi wadah pemasaran dengan hasil yang luar biasa. Tidak lupa pula untuk melakukan evaluasi dan pengelolaan berkelanjutan, khususnya bidang ekuangan. Untuk pengelolaan keuangan Anda, serahkan pada Jurnal.

Jurnal merupakan software akuntansi online nomor 1 di Indonesia yang memberikan manfaat lengkap dan menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai jenis perusahaan di Indonesia. Jurnal  dilengkapi dengan berbagai fitur, mulai dari membuat invoice, mengelola stok barang, mengelola aset penjualan, dan masih banyak lagi. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Selain itu Anda juga bisa menikmati berbagai diskon menarik serta  percobaan gratis selama 14 hari. Tunggu apalagi? Daftarkan bisnis Anda sekarang juga.\

Author